Dicari: Istri Kontrak Persyaratan: Usia 25-30 tahun, fisik sehat, dan penampilan rapi. IQ di atas 130. Memiliki pekerjaan tetap.
Kesepakatan: Diberikan uang kontrak dan upah per tahun standar lulusan universitas. Disediakan pakaian dan pembantu rumah tangga. Setelah kontrak selesai, akan diberikan keuntungan khusus seperti belajar di luar negeri.
Perhatian: Bukan kontrak seumur hidup. Masa kontrak maksimal 3 tahun. Kontrak akan diperbarui setiap tahun. Tidak diperbolehkan adanya kontak fisik atau keluhan apa pun.
Lampirkan CV, surat keterangan kesehatan, dan sertifikat tes IQ. Wawancara akan dilakukan setelah lulus seleksi dokumen.
####
Dunia sepertinya sudah semakin gila ketika aku melihat iklan untuk mencari'istri kontrak' yang terpasang di koran hari itu. Apalagi, adikku sendiri yang baru berumur 20 tahun, yang memiliki perbedaan umur lebih dari 12 tahun dengan lelaki itu. Benar-benar sinting!
Setelah bersusah payah menjauhkan dan menyelamatkan adikku, lelaki itu malah berkata padanya dengan wajah datar. 'Tidak ada burung pedar, ayam pun jadi.'
Ayam? Siapa yang ayam? Sekarang ia malah menawariku menjadi istri kontraknya!
Ini kisah dua orang dewasa yang sama-sama punya ego tinggi. Satu inginnya semua orang nurut padanya, bisa baca pikirannya. Satu lagi ga berani berkata karena menurutnya (asumsi) ia lah yang paling benar, ego tinggi karena takut kalah.
Kesel sih baca novel begini sekarang, karena aku percaya bahwa kunci hubungan yg sehat adalah komunikasi. Tapi di novel2 romance yg biasa kusukai, cowonya diem, cewenya diem, kalo berantem sama2 susah mau minta maaf sampe udah diambang putus baru deh ngaku kalo sama2 salah.
Mau tak mau, aku tersadari bahwa ini hanyalah dunia fiksi, yahh yang menurut penulis mah terserah mereka lah ya mau diapain dua anak ciptaan mereka ini. Yg dari berantem dan cinta diem2 tapi bisa saling baca pikiran dan sifat masing2.
Jujur, aku enjoy banget baca buku ini. Kalimat2 indah yg bikin hati cenat cenut, mendambakan dua tokoh ini segera bersatu dalam hubungan romansa. Sampe sakit kepala bacanya karena semalam sebelumnya aku kurang tidur. Untung hari ini selesai deh, ga penasaran lagi sama endingnya.
Oh ya, seperti biasa, favoritku yaaa, ceritanya ttg si cowo kaya yg jatuh cinta sama si cewe miskin. Huh, seandainya kenyataan seindah fiksi. Kenyataannya, anak orang kaya ya maennya sesama anak orang kaya, ketemu jodohnya ya sama2 yg udah sering ktemu di dalam circle mereka. Memang yg indah hanya drama korea saja yaa. Lol.
Menyebut kata drama korea, buku ini bener2 bikin aku ngebayangin adegan2 drama korea. Sepertinya kalo dibuat drama pun bisa dibikin sama persis sesuai di bukunya, karena bukunya sendiri udah kayak script drakor.
Ngomong2, aku udah berharap ini cerita bakal lucu karena sinopsisnya nikah kontrak. Tapi ternyata, itu hanyalah harapan palsu belaka, tetep aja si cowo nyosor, yg katanya ga boleh ada kontak fisik. Belom bikin perjanjian aja udah nyosor dluan, duh yaa Geon Hyeong napsu bener dah. In the end, aku udah menanti mereka ttd kontrak buat nikah dan tinggal bareng, tapi ternyata nikah kontraknya agak beda.
Penasaran sama Always With Me nih, ada yang mau minjemin ke aku? (Ga dapet pas sale shopee kemarin hiks, dan pas kontak Haru, udah abis banget, sisa yg kuning dan jele’ banget katanya)
Berawal dari sebuah iklan koran "Dicari:Istri Kontrak" dimulailah pertemuan antara Kim Geon Hyeong dan Kang Jung Won. Jung Won yang awalnya ingin melabrak Geon Hyeong karena memasang iklan tersebut sehingga membuat adiknya, Hee Won tertarik untuk melamar karena iming-iming apa saja yang bisa dia dapatkan jika menjadi istri kontrak Geon Hyeong. Tapi, Jung Won tidak tahu kalau Hee Won ternyata memakai nama dan biodatanya untuk melamar menjadi istri kontrak, karena Hee Won tidak sesuai dengan kriteria yang dimaksud dalam iklan koran itu.
Melihat Jung Won yang pemberani dan cerdas yang melabraknya langsung, Geon Hyeong malah memutuskan bahwa Jung Won adalah "wanita yang tepat untuk menjadi istri kontraknya" yang dia yakin mampu menghadapi keluarganya. Awalnya Jung Won jelas-jelas menolak, tapi segala cara diperbuat oleh Geon Hyeong yang akhirnya malah Jung Won bersedia untuk menjadi pasangan Geon Hyeong.
Hubungan mereka yang dipenuhi dengan adu mulut, perlahan-lahan mulai mencair, apalagi saat Geon Hyeong memilih untuk tinggal sementara dirumah mungil Jung Won. Disanalah Geon Hyeong melihat sosok lain Jung Won dan mendapatkan kehangatan dan kenyamanan sebuah rumah dan keluarga. Tanpa mereka sadari, perasaan diantara mereka pun mulai tumbuh dan merekah ^^
Diwarnai dengan permasalahan keluarga, kisah masa lalu ayah Geon Hyeong yang ternyata melibatkan Jung Won dan keluarganya, kesalahpahaman yang terjadi, kehadiran Shin Hee dan Jae Hyun membuat cerita ini menjadi menarik. Bagaimana akhir kisah Geon Hyeong dan Jung Won?
Aku cukup terhibur dengan novel terjemahan korea ini, walau memang entah kenapa sampai sekarang aku belum bisa terlalu menikmati terjemahan korea yang menurutku masih agak kaku. Alur ceritanya membuatku terus membolak-balik halaman demi halaman, didukung dengan karakter para tokoh yang saling mendukung membuatku tidak bosan dan penasaran hingga akhir ^^ Walau sampai akhir membaca kisah ini, masih ada yang sedikit mengganjal, "4 ways to get a wife" yang dimaksud di judul novel ini apa?
Drakor banget deh. Si cowok kaya tampan jatuh cinta pada cewek miskin, ada cinta segi empat, salah paham dan berakhir bahagia. Plot dan ide ceritanya cukup unik sih.
Ya Allahu ya rabbi Sekesel ini gue baca ini novel Tiap 5 halaman pasti kesasar di dialognya, setiap 3-5 halaman sekali selalu bertanya-tanya ini siapa yg ngomong, yang akhirnya baca ulang what a wasteeee Ide ceritanya sebenernya menarik sih, tapi duh gatau ini terjemahannya yg jelek apa gimana tapi gue merasa pusing banget tiap baca Sekali duduk maksimal cuma dapet baca 30 halaman lah, itu aja udah berasa lamaaaa banget Udah gtu ada konflik2 yg gak perlu dan sebenernya bisa dipersingkat Haduh gatau lah bertele-tele banget dah ini novelnya :(((( Udah gitu 4 ways to get a wife nya gimane siiiiiik????
Kang Jung Won adalah seorang ahli nutrisi yang bekerja di kantin Universitas Kyung Hwan. Kesehariannya adalah mengurus kedua adiknya Hee Won dan Sung Won sebagai ganti kedua orang tuanya yang telah meninggal pada saat usianya dua belas tahun. Suatu hari pamannya pun meninggalkan anaknya, So Hee, untuk dititipkan dan diurus oleh Jung Won, lalu meninggalkan hutang kepada bank karena pamannya telah meminjam dengan memakai rumah peninggalan orang tua Jung Won sebagai jaminan.
Pagi-pagi saat Jung Won akan berangkat kerja, Hee Won menemukan sebuah iklan tentang lowongan untuk menjadi istri kontrak pada sebuah surat kabar. Jung Won yang menganggap bahwa dunia sudah menjadi gila dengan adanya iklan tersebut. Lain dengan Hee Won, ia berpikir bahwa itu adalah peluang besar baginya untuk menyokong cita-citanya untuk menjadi Miss Korea. Kemudian tanpa sepengetahuan Jung Won, Hee Won mengganti CV Jung Won dan menempelkan foto dirinya, lalu mengirimkannya ke Goryo Grup.
Di lain pihak, Kim Geon Hyeong, yang baru saja menerima warisan dari ayahnya dibuat pusing dengan kelakuan mantan pacarnya, Yoo Shin Hee. Ia sengaja memasang iklan istri kontrak itu untuk membalas Geon Hyeong yang begitu saja putus dengannya dan merelakannya untuk menikahi laki-laki yang dijodohkan oleh keluarganya. Status Geon Hyeong yang disebut-sebut sebagai anak di luar nikah adalah salah satu penghambat utama hubungannya dengan Shin Hee, dan pertentangan yang terbesar adalah dari kedua keluarga mereka.
"Terkadang, ada sesuatu yang harus kita relakan di dunia ini karena kita tidak bisa mendapatkan semuanya sekaligus." - hal. 76
Tanpa disangka oleh Geon Hyeong, Jung Won yang memperkenalkan diri sebagai kakaknya Hee Won datang dengan marah-marah pada Geon Hyeong agar melepaskan adiknya. Karena Jung Won berpikir bahwa Hee Won masih terlalu muda dan masih belum bisa berpikir dengan jernih. Tanpa disangka, ternyata keberanian Jung Won itu lah yang malah membuat Geon Hyeong berubah pikiran. Ia kini menawarkan status istri kontrak pada Jung Won.
Hal yang pertama yang harus dilakukan oleh Geun Hyeong adalah memperkenalkan Jung Won pada dunianya saat pernikahan Shin Hee. Tetapi di luar dugaan, Shin Hee malah kabur di hari pernikahannya. Geon Hyeong pun memutar otak. Ia menawarkan Jung Won agar menjadi istri kontraknya sampai Shin Hee benar-benar menikah. Geun Hyeong pun demi niatnya terbebas dari Shin Hee sampai rela pindah ke rumah Jung Won dan hidup bersama sebagai keluarga.
Tanpa sepengetahuan keduanya, ternyata perasaan cinta tumbuh di antara keduanya tanpa sengaja. Kerumitan hidup Geon Hyeong dan kepatuhan Jung Won terhadap peraturan keluarganya di mulai dari sini.
"Cinta membuat segala sesuatu di depan kita tampak gelap, kecuali mata pasangan kita." - hal. 154
Saya akan mulai dari sampul depan bukunya. Ilustrasinya akan membuat siapa saja yang gemar membaca buku roman akan tertarik untuk membelinya. Lalu yang membuat saya tertarik juga adalah embel-embel di bagian atasnya yang mengatakan bahwa penulis buku ini adalah penulis K-Drama 1/ of Anything dan Creating Destiny. Jadi rasanya bayangan saya tentang buku ini tidak akan jauh dari cerita ala drama-drama Korea yang sering saya tonton. Lalu betul saja. Setelah saya menyelesaikan buku ini sampai akhir. Kesan dan rasa K-Drama memang terasa sekali.
Tema kawin kontrak saya rasa cukup banyak diangkat, terutama dalam drama atau film Korea. Dan yang paling saya ingat adalah Full House. Walaupun cerita dalam buku ini tentu saja berbeda dengan isi cerita Full House. Di samping percintaan, buku ini juga mengangkat tentang keluarga. Bagaimana Jung Won yang sangat bertanggung jawab dalam mengurus kedua adiknya, satu sepupu, dan orang asing yang sama sekali sebelumnya tidak ia kenal. Jung Won menekankan bahwa arti keluarga itu sangat penting lebih dari apa pun. Dan hal ini juga yang saya rasa membuat Geon Hyeong jatuh hati.
Tidak ada karakter yang benar-benar jahat dalam buku ini. Itu adalah salah satu alasan yang membuat saya dapat menikmati buku ini tanpa perlu mengerutkan kening dalam-dalam. Semua sifat masing-masing karakternya tergambar jelas dan meninggalkan kesan tersendiri. Tapi, membaca buku ini bagi saya memerlukan waktu dua kali lipat dari biasanya. Ketebalan bukunya sebetulnya biasa saja, tapi dengan spasi rapat dan huruf yang penuh buku ini jadi tampak 1,5 - 2 kali lebih tebal dari halaman aslinya.
Ending buku ini cukup bagus. Sudah dapat ditebak dari awal. Hanya saja kejutan-kejutan dalam konflik yang ditawarkan terkesan terlalu ringan. Dan terakhir, rasanya kurang lengkap jika buku ini tidak diangkat menjadi sebuah K-Drama.
"Kawin kontrak" aku skeptis dengan tema novel seperti ini. Tapi setelah aku baca, aku cukup suka dengan ide penulis dan aku menikmatinya.
Penulisnya pun konsisten dalam mengangkat konsep bunga-bunga, dari awal hingga akhir. Apalagi nilai keluarga yang diusung, membuat novel ini jadi semakin hangat.
Karakter jungwoo and geon hyeong juga menarik. Mereka seperti medan magnet yang bertolak belakang, tapi saling menarik satu sama lain.
Sayangnya, baik penulis atau penerjemah sepertinya kurang berhasil membawaku ke dalam dunianya jungwoo anda geunhyeong.
Aku kesulitan dalam menangkap siapa yg berdialog, "ini tuh siapa deh yg ngomong?" Alhasil aku harus balik lagi ke halaman sebelumnya, atau mengulang lagi dari awal percakapan mereka.
Minusnya lagi, aku banyak menemukan kata "itu" yang menurutku sangat amat mengganggu. Pendapatku, tanpa adanya kata "itu" sebenarnya masih enak dibaca, entah kenapa kata "itu" di novel ini sangat wajib diikutsertakan.
Nah, kalian juga sebel kan aku mention kata "itu" terus di review ini? Itu sebabnya aku bilang kata ini sangat amat menganggu karena terlalu berlebihan penggunaannya.
Terakhir, aku juga mendapati awal kata yang repetitif secara berurutan. Ujungnya, aku jadi mengulang kalimat yang sama saat berpindah baris.
Akankah lebih baik jika dibuat paragraf baru? Kan, jadi lebih enak dibaca.
Pada dasarnya saya bukanlah seorang yang terbawa arus Hallyu Wave, jadi saya gak suka K-Pop begitu begitu. Untuk baca bukunya pun sebenernya agak males, karena saya gak bisa bedain mana nama cowok mana nama cewek =____=" Lalu, saya juga susah ngafalin nama-nama tokohnya. Tapi hal-hal tersebut gak menyurutkan niat saya untuk membaca novel yang berbau Korea-Korea begitu. Jadilah novel ini adalah novel ke-Korea-an kesekian yang sudah saya baca.
Suka, cuma saya hanya bisa kasih 4 bintang karena saya gak bisa nemuin 4 caranya si Geon Hyeong untuk memperistri Jung Won. Jadi okelah, saya rangkum sendiri aja 4 caranya si Kim Geon Hyeong mencari istri.
Langkah 1 : Pasang iklan lowongan jadi istri kontrak di koran.
Hmm, ini sih bukan ide murninya Geon Hyeong, tapi ini adalah ulah Yoo Shin Hee, teman sekaligus kekasih masa lalunya. Shin Hee berulang kali meyakinkan Geon Hyeong bahwa ia hanya mau menikah dengannya, bukan dengan lelaki yang ditunjuk oleh keluarganya. Sebenarnya, Geon Hyeong juga mencintai Shin Hee, tapi karena janji kepada Ibu Shin Hee, ia berusaha menahan keinginan hatinya untuk bersama Shin Hee. Di sisi lain, Kang Jung Won mengetahui bahwa adiknya yang baru berumur 20 tahun , Kang Hee Won mengikuti sayembara tersebut. Yang ia tidak ketahui adalah, Hee Won memang mengirim foto dirinya tetapi CV yang dilampirkan adalah CV kakaknya.
Langkah 2 : Abis kirim CV, ya wawancara dong.
Geon Hyeong terkejut melihat banyaknya file-file CV yang ada di meja kerjanya. Nah disini serunya. Geon Hyeong bahkan belum sempat melihat-lihat CV para wanita yang dianggapnya sama gilanya dengan Shin Hee ketika Jung Won menyerbu masuk ke dalam ruangannya. Gile, Geon Hyeong itu kan Presdir Goryo Group! Jung Won masuk-masuk langsung marah-marah sama si geon Hyeong dan menganggap Geon Hyeong sudah tidak waras karena memasang iklan tersebut. "Wawancara" seru antara Geon Hyeong vs Jung Won berakhir 1-0 untuk Jung Won. Nah, karena hal tersebut, Geon Hyeong mengabaikan ratusan CV para wanita itu dan langsung memilih Jung Won sebagai istri kontraknya.
Langkah 3 : Pacarin pemenangnya (termasuk menginap di rumahnya).
Jung Won gak ngerti kenapa harus ia yang menjadi calon istri kontraknya Geon Hyeong. Namun perjanjian antar mereka membuat Jung Won harus menaatinya dan bersedia menjadi pasangan Geon Hyeong. Nah, ceritanya rumah Geon Hyeong lagi di renovasi, jadi Geon Hyeong memutuskan untuk menginap di rumah Jung Won selama rumahnya diperbaiki. Jung Won kan anak yatim piatu, orang miskin dengan 2 orang adik dan 1 orang sepupu kecil beserta rumah yang kecil dan jelek. Kebayang kan Geon Hyeong yang adalah presdir harus tinggal di rumah itu. Dan... disini pula Geon Hyeong dan Jung Won diharuskan mengintrospeksi hati mereka masing-masing :3
Langkah 4 : .....
Dikosongin supaya gak spoiler. Ya kayaknya ga usah dikasih tau juga udah tau kali ya hehehehe :')
Eits, tunggu dulu. Jadi ceritanya Geon Hyeong itu sebenarnya punya tugas untuk menemukan orang yang terindikasi menjadi adiknya karena foto ayahnya bersama dengan seorang wanita yang sedang mengandung. Nah, gak sengaja Geon Hyeong juga nemuin foto itu di rumahnya Jung Won... dan wanita itu adalah Ibunya Jung Won! Nah lho...
Suka banget sama perang sindiran antara Geon Hyeong dan Jung Won. Lucu. Kreatip. Sukses berkali-kali ngakak gegara konversasi antara mereka berdua xD
"Kang Jung Won, sebenarnya kau berharap apa? Apa kau sempat salah paham dengan segala kebaikan dan kehangatannya, mengira kalau semua itu benar-benar tulus darinya? Kebaikan hatinya itu hanyalah menjadi utang, dan dirinya tetap menjadi kekasih palsunya. Tiba-tiba saja ia merasa malu dengan dirinya sendiri yang lupa bahwa ia hanyalah pengganti Yoo Shin Hee... Meskipun sejak awal dirinya pun mengetahui hal ini, terkadang mengecek kembali kebenaran yang sudah diketahui memang cukup menyakitkan."
Kim Geon Hyeong, adalah seorang anak haram dari pemimpin Goryo Group yang terkenal sebagai seorang hidung belang dan playboy. Saat Ayahnya meninggal dunia, tidak disangka bahwa Geon Hyeong diwarisi seluruh saham perusahaan sang Ayah. Hal tersebut tentu saja membuat Nyonya Oh, ibu tiri Geon Hyeong, iri karena anaknya yang bernama Jae Hyun hanya mendapat saham sebuah universitas. Belum lagi permasalahan Geon Hyeong dengan kekasihnya bernama Yoo Shin Hee, hubungan mereka ditentang karena status Geon Hyeong sebagai anak haram. Saat keduanya berpisah, Shin Hee menawarkan untuk membantu Geon Hyeong mencari seorang wanita yang akan menggantikan posisinya lewat sebuah iklan koran: Dicari: Istri Kontrak....
Apa lagi yang bisa kugunakan untuk menjelaskan buku ini? Kisahnya sama sekali tidak kuingat lagi sekarang, selain kenyataan kalau typo bertebaran dan kisah yang sangat ngejelimet. Nama tokoh tertukar-tukar membuat mood baca hilang. Alhasil, harus kuakui, aku lebih banyak men-skip bagian-bagian dalam buku ini.
Pun hingga kutulis review ini, kisahnya sama sekali tidak ada yang melekat di dalam benak. Kurasa buku ini akan bagus dan lumayan kalau dalam bentuk visualisasi, tapi untuk versi literasi, jelas tidak mampu untuk memikatku. Atau memang aku sudah terlalu banyak membaca yang berbau Korea hingga sudah sampai titik jenuh? Mungkin juga.
Bukunya bagus sih sebenarnya. Tipe2 drama Korea. Tp ini kayaknya ada permasalahan di bagian penerjemahan. Bnyk kalimat2 yg bikin saya bingung (pdhl ini sangat jarang terjadi selama pengalaman saya membaca 13 thn terakhir), juga dialog2 yg g jelas siapa yg ngomong sehingga saya hrs membaca berulang kali. Ini kan novel terjemahan, seharusnya bahasanya baku, tp saya menemukan bnyk istilah2 gaul yg bikin saya g nyaman. Dan satu lg, ini br kesalahan pengarang, itu judul g salah? Kok di dalam novelnya g ada penjelasan cara2 mendapatkan istri? Yah, tp di balik itu semua, buku ini lumayan okelah.
suka deh sama tema novel seperti ini, hem...berharap bisa bikin review seperti yang lain lain sih,tapi ya tetep..hikz hikz ga bisa mengurai kata dengan indah... mau kasih bintang 5 untuk novel ini,alasannya saya suka,tapi ga jadi ,cuma kasih 4 aja,soalnya masih banyak celah yang seharusnya bisa menambah keren novel ini... http://aini-woaini.blogspot.com/2013/...
🦋 4 Ways To Get A Wife | Hyun Go Wun | 356 halaman | Penerbit Haru| ⚠️ 21+ di akhir, harap bijak membaca
🦋 Bagian koran yang biasanya berisi lowongan pekerjaan tiba-tiba diisi dengan tulisan pencarian istri kontrak yang diminta untuk melampirkan CV, surat keterangan kesehatan, dan sertifikat tes IQ. Kayak ngelamar pekerjaan bahkan dibayarnya ga kaleng-kaleng. Jung Won mengatai pembuat lowongan sebagai orang gila sementara adiknya malah tertarik membuat Jung Won harus melakukan tindakan tegas bahkan, setelah mereka bertemu, si pembuat lowongan menargetkannya untuk menjadi istri kontraknya. Apa-apaan ini?!
🦋 Kalau baca buku korea tuh, vibesnya emang semirip itu sama drakor walaupun kalau baca, aku ga tau bayangan muka si cowok gimana, si cewek gimana. Tapi, tetep aja adegan-adegan mereka emang drama korea sekali (Ya iyalah, orang ini novel korea) So far, ini seruw sekali Konflik-konfliknya naik turun dan kadang bikin aku deg-deg an dan bikin mikirin asumsi aneh-aneh.
🦋 Fokus cerita ini bener-bener nikah kontrak antara si Jung Won dan Geon Hyeong latar belakang mereka diceritain tipis-tipis tapi, masih burem seandainya dibahas lebih dalam tentang latar belakang mereka, aku bakal lebih suka sama buku ini.
🦋 Aku suka sama karakternya si Jung Won yang keras dan kalau dia nolak, udah pasti disetujui lagi. Aku sampe mikir, ini kalau karakternya dipertahanin, gimana mereka bakal jadi couple kontrak? Ternyata, hati si Jung Won yang ga tega :) Lemah di hati :) Sayang sekali dengan penggambaran Jung Won yang awalnya kelihatan kokoh, ternyata lumer dengan permintaan tolong.
🦋 Aku suka banget sama "aturan keluarga" nya si Jung Won. Bener-bener bagus dan kalau si Geon itu dikasih tau tentang itu, dia frustasi bangett. Jadi lucu 😭
🦋Satu hal yang bikin aku bertanya-tanya judul 4 ways to get a wife tuh darimananya, ya? Aku enggak menemukan hal itu sepanjang aku baca. Aku masih bertanya-tanya sampe aku nulis review ini.
🦋 𝐈𝐟 𝐲𝐨𝐮 : - Suka cerita korea - Suka drama korea - Suka trope hate to love - Suka yang bikin greget - Suka yang bikin tantrum
Judul: 4 ways to get a wife Penulis: Hyun go wun Penerbit: Haru Dimensi: 400 hal, cetakan pertama Januari 2018, edisi digital RBK ISBN: 9786027742048
Jung won tidak menyangka adiknya, Hee won akan mengirimkan CV atas nama dirinya untuk melamar sebagai istri kontrak. Orang gila mana yang memasang iklan pencarian itu di koran? Tapi adiknya ternyata lebih gila dengan menanggapi iklan tersebut. Demi menjaga keluarganya sesuai peraturan keluarga yang dituliskan orangtua mereka, Jung won menemui lelaki yang mencari istri kontrak tersebut. Geon Hyeong, sang lelaki itu pun ternyata kaget. Sebab bukan ia yang membuat iklan itu, melainkan mantan kekasihnya, Shin Hee yang akan menikah dengan orang lain. Namun saat Jung won dan Geon Hyeong bertemu, Geon justru tidak ingin melepaskan Jung won. Ada banyak rencana di kepalanya dalam menghadapi politik perusahaan dan keluarga kayanya yang tampaknya akan berhasil bila ia didampingi wanita seperti Jung won. Iklan yang awalnya main-main, pada akhirnya menjadi jalan keduanya merajut kasih. Namun, apakah takdir keduanya bertemu? Bisakah keduanya menyatu dan memiliki kisah happy ending?
Cuplikan iklan yang jadi deskripsi buku ini dan label best seller, membuat saya tergerak meminjamnya di RBK. Ternyata memang page turner. Padahal tebalnya lumayan, tapi kisahnya smooth, sweet, dan hangat. Terutama karakter Jung won dan keluarganya. Bagai menonton drama romance ala korea, tapi dengan interpretasi bebas imajinasi saya. Wawasan tentang bunga dan impian sederhana Jung won, apalagi kepercayaannya terhadap keluarga, meski naif justru itu yang membuat ia berkesan. Twist yang dihadirkan pun menarik hingga ending. Dari karya ini, saya jadi penasaran dengan karya penulis lainnya dan mencari tahu yang tersedia di elib lain. Ternyata ada buku yang sudah jadi film juga, judulnya 1% of anything. Bisa jadi film yang akan saya tonton kelak.
Cocok untuk yang suka romance ala drama korea dan dinamika keluarga.
Aku ngerasa gitu karena cukup terhibur dengan awal mula pertemuan Jungwon dan Geonhyeong, bagaimana Jungwon merawat adik-adiknya, peraturan-peraturan yang diberlakukan di keluarga Jungwon, pekerjaan Jungwon sebagai ahli nutrisi di kantin universitas dan berkebun, bagaimana perasaan Jungwon serta Geonhyeong antara satu sama lain walaupun mereka sempat denial, dan Jungwon juga Geonhyeong yang terlihat saling peduli.
Tipikal cerita di buku ini pun sederhana karena biasa ditemuin di sinetron juga drama korea. Jadi, aku sebagai pembaca gak menaruh harap lebih akan hal tersebut. Aku juga ngerasa kawin kontrak yang dimaksud dalam blurb-nya kurang ngefeel juga banyak fokus ke title Geonhyeong sebagai anak di luar pernikahan itu. Selain itu, judulnya juga mengecoh karena dalam buku gak disebutkan secara gamblang empat langkah yang dilakukan Geonhyeong untuk menemukan calon istrinya. Jadi rasanya kayak pembaca yang mesti menebak dan mengambil kesimpulan lewat membaca, aku rasa semisal perbab dibagi berdasar langkah-langkahnya akan lebih baik.
Ada beberapa hal juga yang masih jadi pertanyaanku salah satunya berkaitan sama kisah di balik foto yang mesti dicari tahu sama Geonhyeong. Mungkin aku yang kurang menaruh perhatian lebih, tapi agaknya bisa lebih dikembangkan supaya ceritanya makin kuat. Terus juga aku agak bitter dengan penyebutan pria itu atau orang itu instead of giving them a name. Karakter orang-orang berada di buku ini juga bikin sebel karena terlalu ngerasa superior akan posisi dan status sosial mereka wargh.
Still, aku menikmati buku ini karena bisa sampai habis. Terlebih aku juga dibikin penasaran banget dengan kisahnya karena aku cukup mengikuti karya-karya Hyun Gowun yang lain, sudah jadi wishlist dari sewaktu aku masih sekolah, dan diterbitkan sama Penerbit Haru di awal-awal mereka berdiri. Apalagi buku ini sampai diterbitkan kembali dengan cover yang berbeda dengan title best seller.
Judul : 4 Ways To Get A Wife Penulis: Hyun Go Wun Penerbit: @penerbitharu Tebal : 355 hlm ••• "Terkadang ada sesuatu yang harus kita relakan di dunia ini karena kita tidak bisa mendapatkan semuanya sekaligus" (hal.76) ••• Berawal dari iklan pencarian istri kontrak yang dipasang Shin Hee karena kesal pada Geon Hyeong yang merelakannya begitu saja untuk menikah dengan pria lain. Jung Won yang ingin menyelamatkan adiknya justru terpaksa harus mengikuti sandiwara yang dibuat Geon Hyeong untuk membayar hutang pamannya. Melihat Geon Hyeong dan Jung Won yang semakin dekat, Shin Hee merasa Geon Hyeong terlalu cepat melupakannya dan ingin Geon Hyeong kembali ke pelukannya. • • Setengah halaman lebih konfliknya terasa belum terlalu berat, masih berfokus dengan iklan kontrak yang mengharuskan Jung Won terlibat dengan Geon Hyeong. But, pas menuju seperempat halaman akhir, aku berhasil dibikin tegang dengan masa lalu dari ayah Geon Hyeong, sempet kesel kenapa pas udah mau ending justru dapet konflik yang ahhh...cukup besar, bikin aku yang bacanya jadi jungkir balik..😅 Suka liat karakter Jung Won yang selalu melindungi adiknya, bahkan berani menemui Geon Hyeong secara langsung supaya Hee Won tidak ikut wawancara istri kontrak yang diadakan Geon Hyeong. Sung Won adik kedua Jung Won juga bikin gemes, pertanyaan polosnya yang buat Geon Hyeong kewalahan bikin aku senyum sendiri bacanya, dia bener-bener gak mau nuna-nya sakut hati gara-gara Geon Hyeong...😅😅 Geon Hyeong dan Jung Won yang sama-sama keras kepala juga bikin greget, apalagi kalo Shin Hee udah ngomporin Jung Won dengan indahnya masa lalu dia bersama Geon Hyeong. 😈 Overall suka sama ini novel, gak terlalu banyak dibumbuhi adegan yang romantis seperti kiyagi yang sebelumnya aku baca yaitu perfect match, tapi jalan cerita dan terjemahannya patut diacungi jempol
Ini pertama kali baca karya Hyun Go Wun, yah sebenarnya udah nyoba baca yang judul Always With Me sih, tapi entah kenapa nggak bisa langsung 'klik' sama ceritanya.
Beda sama 4 Ways to Get a Wife ini, sejak Prolog aja udah langsung tertarik bacanya, sampe belain mau begadang, biarpun gak lama ketiduran juga 😂 jadi baru tadi sore namatin.
Tema dari benci ke cinta emang klise, tokoh utama laki-laki bersifat dingin lebih klise lagi, tapi aku demen sih sama yang begini, apalagi ceritanya juga seruuuu, feel-nya dapet.
Suka sama karakter Kang Jung Won, dia tipe wanita tangguh, sekaligus lembut dan baik hati, gara-gara itu juga akhirnya dia jadi dimanfaatin sama Kim Geon Hyeong, laki-laki dingin yang kaku dan nggak peka. Yah, kalo dibilang nggak peka, keduanya begitu sih, sampe gregetan rasanya sama mereka ini.
Novel ini nggak cuma fokus sama romens, tapi menyorot hubungan kekeluargaan juga, dan porsinya nggak sedikit. Salut banget sama kepercayaan dan rasa persaudaraan yang kuat di keluarganya Jung Won, biarpun sering berdebat, tapi mereka tetep solid.
Selalu ketawa pas bagian interaksi Jung Won sama adik-adiknya, apalagi waktu Geon Hyeong muncul, ya ampuuun, makin ambyar semuanya 😂
Ada beberapa plot twist yang lumayan bikin syok dan khawatir juga, sampe komat-kamit dalem hati, berharap ini-itu. Tapi sekali lagi, aku salut sama kepercayaan diri Jung Won, apalagi kalo menyangkut keluarganya, dia bisa yakin 100% sama mereka, biarpun orang lain suka sangsi.
Endingnya pun oke banget, nggak berasa buru-buru atau gantung, klop lah pokoknya mah. Sukaaa aja gitu. 💕💕💕
Nanti mau coba baca karya Hyun Go Wun yang lain, tapi nggak sekarang, mau ganti genre bacaan dulu, biar nggak bosen.
Aah pantas saja lagi-lagi aku terbawa ke dalam suasana drakor alias drama korea, karena penulisnya ternyata Hyun Go Wun. Sebelumnya aku sudah membaca bukunya yang berjudul Love With A Witch. Membaca karangan Hyun Ho Wun benar-benar asik! Dalam imajinasi ini, seluruh adegan layaknya dalam drama korea wkwk.
Mungkin sedikit membingungkan untuk setiap sisipan bab (Choice 1-4) yang mana dibawahnya juga terdapat beberapa kalimat yang menurutku nggg. Nggak jelas. Aku berpikir, mungkin saja dalam teks aslinya itu berupa puisi sastra. Maybe, yang mana ketika diterjemahkan ia menjadi rancu.
Oh ya, aku juga setuju dengan pembaca lain yang menyatakan kebingungan membaca dialognya, dan harus mengulang lagi untuk memastikan siapa yang berkata duluan.
Begini ya, kalo di novel Indonesia kebanyakan polanya: "Hai" sapa Jo "Hai juga" balas Bel dengan semangat.
Sedangkan dalam novel ini polanya: "Hai" "Hai juga" Jo menyapa Bel ketika melihatnya duduk sendiri, dan Bel menjawabnya dengan penuh semangat.
Jadi penjelasan siapa dulu yang bicara itu ada dibawahnya.
Overall, aku tetap menyukainya. Apalagi penulis mengangkat tema keluarga juga didalamnya, sungguh aku pikir dengan banyaknya peraturan akan menjadi terlihat seperti overprotektif. Tapi setelah itu aku terhenyak, justru peraturan itu menjadikan setiap anggota keluarganya sangat kompak, solid, dan saling percaya, dan bisa hidup mandiri walaupun tanpa orang tua. Itulah yang patut diacungi jempol.
Kim Geon Hyeong adalah anak di luar nikah dari Direktur Kim yg baru saja meninggal. Kesialannya bertambah dgn diputuskan oleh Shin Hee, pacarnya yg sudah 10 thn mrk menjalin hubungan. Shin Hee terlalu percaya diri bhw Geon Hyeong akan memohon-mohon balik kepadanya. Shin Hee malah nekad memasang iklan mencarikan istri bagi Geon Hyeong, yg malah jadi bumerang bagi dirinya.
Kang Jung Won tidak sudi adiknya akan menikahi pria dgn jenjang usia 13 thn. Ternyata Geon Hyeong malah lebih tertarik pd Jung Won yg galak dan tanpa tedeng aling-aling. Di baliknya itu, Jung Won menyimpan hati yg rapuh alias gak tegaan. Betapapun menyebalkannya Geon Hyeong, Jung Won selalu memperlakukan pria egois ini dgn baik.
Stigma anak haram membuat Geon Hyeong menjadi pribadi sinis dan memiliki OCD akut. Awalnya Geon Hyeong juga tidak yakin bakal tertarik pd Jung Won, tapi takdir berkata lain. Apakah Jung Won adalah saudara Geon Hyeong (beda ibu)?
Kalau dibandingkan dgn "Why Secretary Kim" terjemahan buku ini lebih jelek. Ada beberapa kalimat pertanyaan yg gak nyambung dan malah bikin bingung. Tapi ide cerita mirip-mirip sih. Hero-nya kaya raya dan heroine-nya jauh lebih miskin, dan si hero hobi mengintervensi kehidupan heroine-nya. Saya juga dibuat pening dgn hubungan ayah ibu Geong Hyeong dgn ibu tiri Geong Hyeong dan pamannya, semuanya carut marut bikin pening.
Lagipula chemistry Geon Hyeong & Jung Won kurang asyik menurut saya. Geon Hyeong cuma cemburuan mulu dan Jung Won pakai style "I don't deserve of you". Bukan tipikal pasangan kesukaan saya. Cuma lumayan menghibur sedikit krn saking enteng ceritanya.
OK, karena novel ini aku baca pas SMA dan minjem dari temen, aku akan memberikan review pendek untuk novel ini. Barangkali ada yang tertarik untuk baca ini. Dan, fyi, saya baca ini sekitar 2014 atau 2015. Dan ini cocok buat penyuka genre romance dan nikah kontrak.
***
Sesuai sinopsisnya, novel ini dengan ekstrem dan nyeleneh mengisahkan seorang konglomerat yang mencari istri lewat surat kabar. Mulanya, adalah wanita berusia 20 tahunan yang melamar menjadi calon istri kontrak ini, namun kakak si wanita tidak menerimanya. Dan sependek yang saya ingat, tokoh utama wanitanya ini menyukai hubungan platonik (tanpa hubungan badan) dan ingin berhubungan badan kalau sudah menikah.
Karena keanehan dan kekolotan itu, konglomerat itu pun menyukai wanita ini.
***
Kelebihan cerita ini ada di kesan komedi yang didapat. Diksi yang ringan. Dan konflik yang menurut saya pas, juga dikemas baik dalam alurnya. Perkembangan masing-masing karakter pun ikut terasa. Alasan konglomerat mencari istri kontrak, bagaimana si wanita enggan berhubungan badan kalau belum menikah. Lalu, mereka sama-sama menyatukan masa lalu dan perbedaan itu.
***
Ini bukan kategori kekurangan, tapi ini novel dewasa dan memuat hubungan seks non-eksplisit. Dan hubungan romansa yang disuguhkan memang gaya Korea Selatan yang berbeda budaya dengan Indonesia. Juga, karena novel dewasa, konflik dan perkembangan karakter membuat saya yang masih SMA saat itu agak sulit masuk ke dalam isi cerita.
Well, tapi, jika diingat sekarang, novel ini bagus jika kamu sudah berusia dua puluh tahunan (blame me cause I read this on my 17). Sehingga otak saya sudah bisa mencerna dengan matang tiap konflik batin yang disuguh di dalam novel.
Tipikal cerita yang bisa mudah ditemukan di drama korea. Memang bacanya seperti nonton drama korea.
Meskipun begitu, sebenarnya ceritanya lumayan seru. Apalagi dari segi candaan karakter-karakternya yang bisa dibilang termasuk ke sindiran dan ejekan, tapi entah kenapa banyak yang sukses bikin aku tertawa.
Awalnya cukup kesulitan buat menyesuaikan dengan gaya penulisan penulis. Sulit menentukan ini dialog ini yang bicara siapa, apakah si A atau si B. Hal ini cukup mengganggu awalnya, tapi lama kelamaan tidak terlalu jadi masalah.
Selain itu, dalam satu paragraf terkadang termasuk ucapan di dalam hati satu karakter, kemudian langsung disambung dengan deskripsi keadaan atau narasi. Jadi salah satu hal yang membingungkan juga.
Sangat disayangkan, penulis tidak terlalu menjabarkan dengan jelas setiap detail dari masing-masing karakter, termasuk pemeran utamanya. Dengan dijelaskan demikian, pembaca bisa dengan mudah membangun imajinasi. Karena ini tidak ada, akhirnya Geon Hyeong aku bayangkan seperti Levi dari Attack on Titan (lol) karena tingkah lakunya yang bisa dibilang mirip!
Dan satu hal lagi, setelah menuju akhir buku ini, aku jadi kepikiran dengan judul dan cerita dari, buku ini. Rasanya judulnya tidak menggambarkan isi dari bukunya, karena aku sampai akhir pun tidak tahu 4 cara yang dimaksud di judulnya.
Walaupun dengan kekurangan di atas, aku tetap menikmati membaca buku ini. Bacaan yang ringan dan tentu menghibur!
So, 4 Ways To Get A Wife ini tentang apa? Buku Self-help bagaimana mencari istri atau bagaimana supaya terpilih jadi istri? Ohh you wish...* sambil beraegyo* Aniyo.. Ini novel romance Korea. Hahaha... ya gimana dong? Saya agak terserang demam Hallyu Wave nih sekarang. Jadi gak musik, Film, Drama sampai novel pun akhirnya jadi Korea gini. Komik tapi tetap lebih suka manga Jepang. Eh, ini juga boleh minjam kok ( eh.. ups!)
Novel ini berkisah tentang Wanita yang suka memungut apa saja dan seorang Pria yang selalu ditolak dimana-mana. Apakah ini kisah percintaan perempuan pemulung dan lelaki jelek yang gak laku? Tenang aja.. bukan! Kalopun iya keknya gak bakal laku deh novel ini. Malah mungkin gak bakal ada yang mau menerbitkannya di Korea. You know, romance ala Korea itu biasanya melibatkan perempuan yang merasa dirinya gak cantik yang juga tidak merasa diperebutkan dua orang cowok cakep. Biasanya sih gitu..
And yes it happens all the time. I don't know why,maybe because the readers need a fairy tale which is almost not exist in this real life..
Anyway, si wanita yang suka memungut apa saja itu bernama Jung Won, seorang ahli nutrisi di sebuah kampus. Dan si Pria yang selalu ditolak dimana-mana itu adalah Geon Hyeong, seorang anak hasil di luar hubungan nikah dari bapaknya yang keturunan Goryeo Group dan dikenal sebagai playboy semasa hidupnya.
Sepeninggal bapaknya, Geon Hyeong yang menjadi anak lelaki tertua diangkat sebagai penerus. Tentu saja dengan status sebagai anak diluar pernikahan (resmi) hal ini menjadi sorotan. Salah satu yang menyorotinya adalah Nyonya Oh, sang ibu tiri dan keluarga calon mertuanya. Ya, Geon Hyeong ini sudah punya pacar sebenarnya. Namanya Shin Hee. Sebenarnya Shin Hee ingin sekali menikah dengan Geon Hyeong, apa daya Geon Hyeong dilarang oleh keluarga kedua belah pihak. Hubungan mereka pun semakin sulit. Geon Hyeong menyetujui keinginan para tetua untuk berpisah dengan Shin Hee. Gadis ini pun merasa kecewa tetapi terlalu tinggi hati untuk mengungkapkannya. Akhirnya dia menantang Geon Hyeong untuk mencari penggantinya. Shin Hee memasang iklan pencarian istri kontrak di koran. Hal ini dia lakukan karena Shin Hee ingin Geon Hyeong manyadari bahwa dia adalah wanita yang dibutuhkan Geon Hyeong. Sayangnya usaha Shin Hee malah membawa wanita baru dalam hidup Geon Hyeong.
Adalah Hee Won, seorang perempuan cantik yang masih berumur 20 tahun dan bercita-cita ingin menjadi Miss Korea ini ikut mengirimkan surat jawaban atas iklan itu. Hee Won adalah adik Jung Won yang tidak rela adiknya menjadi istri kontrakan. Jung Won yang ingin melindungi adiknya pun datang ke kantaor Geon Hyeong dan memarahi lelaki yang dasarnya sangat kaku dan keras kepala. Ternyata tingkah Jung Won itu malah membuat Geon Hyeong diam-diam tertarik. Menurut Geon Hyeong Jung Won sangat perhatian pada kedua adiknya, bahkan kepada sepupunya dan berbagai hewan peliharaan di rumahnya. Sebelum bertemu Jung Won dia pun belum pernah bertemu dengan perempuan yang berani melawannya. Akhirnya Geon Hyeong menawari Jung Won untuk menjadi pasangan kontraknya.
Tentu saja Jung Won menolak tawaran itu mentah-mentah. Apa daya ada sebuah moment yang akhirnya membuat Jung Won terjebak dan akhirnya mau tidak mau menerima tawaran tersebut. Geon Hyeong pun mengontrak Jung Won sebagai kekasihnya paling tidak sampai Shin Hee menikah. Baginya cara ini perlu agar Shin Hee bisa mengerti dan mau merelakan bahwa hubungan mereka ini memang harus berakhir. Sampai kapan pun orang tua Shin Hee tak akan menerima menantu seorang anak dari hubungan luar nikah. Kecewa karena ternyata Geon Hyeong datang ke pernikahannya bersama Jung Won membuat Shin Hee pun melarikan diri.
Geon Hyeong pun sempat dituduh bahwa dirinya lah yang membuat Shin Hee melarikan diri. Tentu saja itu membuat Geon Hyeong makin memperlihatkan hubungannya dengan Jung Won. Geon Hyeong bahkan rela pindah ke rumah Jung Won yang sangat sederhana ketika apartementnya diperbaiki. Interaksi antara mereka yang makin sering mengakibatkan kedekatan yang membuat Jung Won sering merasa berbunga-bunga. Padahal sebenarnya dia punya seseorang yang ditaksirnya diam-diam di kampus. Kim Songsaenim, adalah seorang dosen yang menjadi pangerannya yang bercahaya. Sejak kedekatannya dengan Geon Hyeong, pesona Kim pun perlahan memudar dan membuat lelaki itu merasa tidak terima dengan keadaan itu. Dengan kemunculan Geon Hyeong perlahan Kim baru merasakan bahwa ada perasaan yang berbeda pada Jung Won.
Perasaan ini lah yang akhirnya terbaca oleh Geon Hyeong. Parahnya lagi ternyata Geon Hyeong dan Kim itu bersaudara tiri. Sebenarnya Kim bisa jadi pewaris tahta Goryeo Grup tapi dia malah fokus dengan dunia perkebunan dan profesinya sebagai dosen. ( Ini ngingetin saja pada drama "Bread,Love, Dream Kim Tak Goo). Disaat suasana memanas, Shin Hee malah muncul kembali. Dia masih tidak terima dengan kenyataan bahwa Geon Hyeong tidak menahannya untuk pergi. Shin Hee pun mengajak Jung Won taruhan siapa yang lebih dipilih oleh Geon Hyeong. Serunya lagi, ditengah taruhan tersebut Geon Hyeong melihat sebuah foto tua yang persis sama dengan foto yang ada di rumahnya. Foto ayahnya bersama ibu Jung Won yang sedang hamil.
Omo! Apakah Geon Hyeong dan Jung Won ternyata punya hubungan darah? *Zoom In dua kali* Siapakah yang akan menjadi istri Geon Hyeong, Shin Hee aatau Jung Won? *Zoom in lagi dua kali*
Cerita novel ini seperti cerita drama Korea umumnya. Tidak bisa disalahkan, dua karya penulisnya pernah diangkat menjadi serial Drama di TV Korea. Jalan cerita dan konfliknya yang ringan, untungnya ceritanya yang mengalir tidaklah membosankan. Hanya saja bagi saya, fontnya terlalu kecil dan spasinya terlalu rapat. Karena ini adalah novel terjemahan, cara menerjemahkan sedikit banyak mempengaruhi kenyaman membaca. Jika saja di antara chapter-chapter diselipkan semacam insert tips yang berisi 4 ways to get a wife ( atau gimana jadi istri pilihan) bisa jadi novel ini punya nilai tambah. Semacam selingan lucu sebagai aksen tersendiri. Sayangnya (atau untungnya?) di beberapa halaman terakhir penulisnya malah menyisipkan adegan panas jadi sebaiknya pembaca dibawah umur 20 tahun jangan baca ini dulu yah.. *wink*
Overall novel ini bisa jadi guilty pleasure bagi pencinta drama Korea, or not. Anyway, Happy Reading!
Awal baca, saya dibuat bingung oleh gaya bercerita dan penulisan Hyun Go Wun, dia menggunakan sudut pandang orang ketiga yang mengetahui segalanya. Tapi justru hal ini membuat setiap kalimat antar paragraf begitu campur aduk dipenuhi oleh isi pikiran nyaris semua tokohnya. Saya terkadang bingung, siapa yang berbicara? Siapa yang mengungkapkan pikirannya di kalimat atau paragraf tersebut? XD. Terbilang unik memang, disaat saya terbiasa membaca POV hanya dari 1 orang saja, sehingga lebih mudah untuk memahami isi ceritanya.
Namun, setelah beradaptasi, akhirnya saya bisa memahami setiap kisahnya, bahkan hanya dalam waktu 2 hari saya mampu menamatkan novel setebal 394 halaman ini. *elap keringet*
Kisah di novel ini ga maksa, semua ada proses, termasuk pengembangan sifat karakternya tadi, dan juga kita tidak hanya disuguhi oleh konflik cinta semata ternyata nggak! Saya salah kira. Ada beberapa konflik lain yang menjadi teka teki disini, saya sempat dibuat berdebar-debar dengan twist nya..aarrrhhh kesel…
Gyeon Hyeong ini gemas banget deh,, keliatan banget dibalik karakter kerasnya, tapi sebenarnya dia kesepian dan butuh seseorang yang tulus. Sementara Jung Won, karena ketulusannya dia justru susah untuk percaya diri. Mungkin dia harus banyak belajar dari Dilan. Padahal terkadang sedikit rasa percaya diri itu perlu loh.. *apasih
4 Ways to Get A Wife - menceritakan tentang bentuk kekesalan Shin Hee kepada Geon Hyeong karena menyetujui begitu saja Shin Hee menikah dengan pria lain dengan cara memasang iklan untuk mencarikan Geon Hyeong seorang istri.
Jung Won yang ingin menyelamatkan adiknya yang tertarik dengan iklan konyol itu membuatnya masuk kedalam permasalahan yang mau tidak mau harus ia lakukan karena kesulitan yang sedang dialami oleh keluarganya.
Dengan berjalannya waktu, sandiwara antara Geon Hyeong dan Jung Won membuat mereka saling bertemu dan lambat laun menjadi dekat. Kedekatan yang Shin Hee lihat dari Geon Hyeong dan Jung Won seperti bukan sandiwara lagi yang awalnya dibuat oleh Geon Hyeong hanya untuk membuat Shin Hee cemburu. Shin Hee mencoba merebut hati Geon Hyeong kembali, tetapi semuanya telah berubah. Hati Geon Hyeong telah berubah.
"Memangnya ada sesuatu yang tidak berharga di dunia ini?"
Kang Jungwon adalah seorang wanita berusia 26 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai ahli nutrisi di sebuah Universitas. Menjadi yatim-piatu sejak umur 12 tahun, ia harus menghidupi 2 adiknya dan sepupu perempuannya. Keluarga Kang yang unik dengan aturan yang mereka pegang teguh dan selalu muncul di cerita ini membuat saya menanti-nanti aturan apa lagi yang akan muncul di cerita selanjutnya. Bahkan setelah kehadiran Kim Geon Hyeong di tengah keluarga mereka, aturan itu tetap tidak goyah.
Cerita klise ala drakor tentang CEO angkuh dengan kehidupan yang sedih, hubungan benci jadi cinta, pacaran kontrak (?), kayak begini ternyata masih bisa saya nikmati. Pertanyaannya adalah, "Apa cerita ini udah diangkat jadi drama?"
This entire review has been hidden because of spoilers.
Aku tadinya ga berharap banyak ketika baca ini. Ternyata aku cukup enjoy meskipun alurnya klise dan mudah tertebak. Di tengah tengah sempet suudzon sama penulisnya udah mikir bakal sad ending, untungnya ngga. Jadi rada keaduk aduk perasaaannya pas baca. Bacaan yang ringan tapi ternyata cukup enjoyable, meskipun abis baca ngga ngefans sama Hero nya sama sekali (cowo redflag banget). Setelah baca ini baru sadar, kalau setua apapun umur pembacanya, tetep aja kalo kepribadian dominannya feeling baca cerita roman (yang dikemas dengan baik) ujung ujungnya tetep dibuat mabuk kepayang juga. Hehe.
P.S: abis baca berharap ada serinya, gara gara bukan drakor fans tp langsung kebayang gitu ini tipikal cerita drakor. Ehh sayang ngga ada.
Keseluruhan cerita tidak buruk, but I do not enjoyed all of about this book at all. Plotnya seperti kebanyakan cerita-cerita di drama korea, apalagi issue yg diangkat seputar hubungan kontrak, yg awalnya cuma sekedar hubungan perjanjian saling menguntungkan then falling in love each other. About hate to love relationship, Cinderella story-Rich man fall to poor girl, perebutan warisan, dan sejenis lainnya. Karakter para tokoh pun tidak ada yg lovable. So yeah... that's all.
Buat penyuka drama korea pasti bakal suka sama cerita dalam buku ini. Aku pribadi yang bukan termasuk dalam golongan penyuka drama korea cukup menikmati membaca cerita karangan Hyun Go Wun ini. Ceritanya ringan, setipe lah sama drama-drama korea kebanyakan. Cuma ya itu tadi, karena gak terbiasa agak bingung sama nama karakter yang of course semuanya nama korea. so sad. but it still good story.
judul sama ceritanya nggak nyambung sih. ceritanya tipikal drama korea banget; fake couple, latar belakang cowoknya yg chaebol tapi unlegitimate child, ceweknya jatuh cinta duluan, cowoknya punya mantan pacar yang harus dilindungi, cinta segiempat, salah paham. Mungkin karna penulisnya juga penulis skenario 1% of anything sama creating destiny, jadinya berasa banget kdramanya.
Akhirnya niat tersalurkan buat beli novel ini setelah wara wiri di online shop buat cari yg bekas karena udah gak di cetak ulang lagi. tapi ternyata nihil, sampe akhirnya ada kabar kalo pihak penerbit bakalan cetak ulang lagi dengan cover yg baru. Setelah dpt dan di baca sampe selesai, hal yg terlintas adalah ceritanya biasa aja. Saya gak merasa feel apa2 pas baca ini novel