Jump to ratings and reviews
Rate this book

Beauty & The Bis

Rate this book
Buku ini adalah kumpulan catatan pengalaman naik bis, yang berisi pernak-pernik kehidupan manusia yang terekam di sepanjang jalan, selama perjalanan, dari kota ke kota, dari terminal yang satu ke terminal yang lain. Ada kisah tentang sopir yang saleh; persaingan antar-operator bis di suatu trayek; juga kisah-kisah yang lain.

Banyak pelajaran kehidupan di atas roda, di dalam bis, yang memberi inspirasi agar kita dapat mengisi hidup lebih baik. Sayangnya, banyak orang yang menganggap perjalanan itu sebagai aktivitas lahiriah belaka, hal yang biasa, bahkan dianggap membosankan, sehingga luputlah ia dari pengamatan. Peristiwa-peristiwa itu terlewat dengan percuma.

Buku ini adalah upaya untuk memaknai sebuah perjalanan dengan lebih cermat, merekam peristiwa-peristiwa yang lahir di atas bentangan aspal dan jenjang kilometernya, sehingga ia dapat hadir kembali dengan makna yang baru dan beraneka rupa.

216 pages, Paperback

First published January 6, 2018

6 people are currently reading
24 people want to read

About the author

M. Faizi

26 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (6%)
4 stars
9 (30%)
3 stars
15 (50%)
2 stars
4 (13%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for Steven S.
709 reviews66 followers
January 31, 2018
Kisah perjalanan yang keren.

Diberkati dengan lintasan darat yang menjuntai dari barat ke timur. Pulau Jawa memiliki line bus paling panjang se-Indonesia. Cmiiw. Apakah kamu menyadarinya? Di saat kebanyakan orang pergi beristirahat. Ekonomi terus bergulir-walau malam-karena bis adalah moda transportasi yang terjangkau bagi semua orang untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya. Transportasi masal yang paling dimanfaatkan masyarakat sejak jaman doeloe adalah bis. Di aspal jalanan terus melintas bus malam yang berisikan para pejalan yang menggantungkan harapannya sampai di tujuan dengan selamat. Dan disanalah kisah-kisah itu dijalin dengan sedemikian menarik oleh Moh Faizi.

Aku memutuskan membeli buku ini karena, sebetulnya nggak banyak penerbit yang "gila" nerbitin buku perjalanan dengan tema utamanya, "bis". Nggak keren aja gitu kelihatannya. Di saat traveling keren itu artinya main di pantai, gunung, dengan panorama mempesona. Aku kira sebagai pembaca buku ini menjanjikan pengalaman yang nggak kalah menarik. Dan saya kira itu benar adanya. Pengalaman yang unik. Seseorang yang menyukai bis. Bukan karena sebuah tujuan ingin pergi ke suatu tempat. Tapi karena sesederhana pengen nyobain naik bus jenis A, X, dan Y.

Aku mulai membaca buku ini dari bab tentang komunitas Bis Mania (Di bagian tengah). Aku rasa inilah titik mula yang bisa kamu ikuti untuk lebih relate dengan kumpulan catatan pejalan "Beauty & The Bis" terbitan BasaBasi Jogja itu. Dari sana baru aku sisiri dari awal cerita M.Faizi ketika berkeliling di daerah Tunjungan, Surabaya. Naik bus. Mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan. Karena dia hanya seorang pengguna bis yang di mata pak kondektur tidak lebih dari sekadar hubungan klien patron umumnya. Tapi dari sana romantisme, kesederhanaan, catatan perjalanan yang merakyat itu bukan sekadar cerita pada umumnya. Ibaratnya kita sedang ikut duduk bareng sang penulis (di bis) ketika membaca halaman demi halaman di dalamnya. Hampir seperti kita sedang memandangi pemandangan di sisi kiri jalan, membaui asap knalpot, duduk menikmati sajian santap makan saat rehat dari bis. Aku kira servis makan yang diberikan PO memang menggoda dan diakui mas Faizi adalah sebuah nilai lebih dari pelayanan jasa bis.


Aku sendiri jarang memang naik bis. Mungkin tiga empat kali. Bis enak lagi. Haha. Aku benar-benar salut. Mas Faizi bisa begitu detail, menyampaikan isi perjalanannya kepada pembaca. Saking senengnya, sampai jam berapa di mana, itu semua ditulis dalam buku ini. Keren.

Ok. Buku ini aku rekomendsikan buat paraa penikmat buku catatan perjalanan, apalagi seorang bis mania. Hahaha. Saya sungguh.
52 reviews7 followers
March 11, 2022
Jurnal apik penulis saat melakukan perjalanan menaiki bis ke berbagai daerah. Banyak pesan baik yang bisa dipetik, tidak hanya bergantung pada pemikiran orang - orang bahwa biasanya supir bis ini dan itu. Atau naik bis tidak aman, tidak nyaman, dsb.

Nyatanya penulis menikmati setiap perjalanan yang dia habisnya berjam - jam diatas bis. Beliau selalu berusaha mengenal supir bis itu sendiri. Meneliti body, mesin, dan kecepatan bis yang ia tumpangi. Bahkan ia rela turun lebih jauh dari tujuan sebenarnya untuk menikmati perjalaanan lebih lama dengan bis. Berbagai pengalaman pun sudah dicicipi penulis, tak heran sebab penulis sendiri mulai menuliskan jurnalnya sejak tahun 1992.

Mungkin bagi sebagian orang novel ini terlalu monoton, tidak ada kejutan, apalagi konflik. Novel ini hanya jurnal seorang yang menyukai bis. Namun bagi saya yang sering gunakan bis untuk berpergian, novel ini cukup menarik sebab tempat - tempat yang disebutkan beberapa saya kenali, jadi serasa diajak jalan - jalan oleh novel penuh pengetahuan ini.
Profile Image for Sari Marliana.
22 reviews
March 21, 2025
"Beauty and the bis"
Penulis: M. Faizi
Penerbit: Basabasi

***

Kapankah waktu mereka untuk kumpul bersama? Berapa jam sisa waktu dalam setiap minggu untuk bercengkerama? Rasa kemanusiaan mem­bumbui percakapan kami malam itu: kisah cinta, waktu
yang terbatas untuk keluarga, harus bertarung dengan sisi lain kehidupannya, mengais rezeki setiap malam di jalan raya.

***

Buku yang menceritakan pengalaman selama naik bis dengan berbagai macam aneka ragam kisah. Setelah baca buku jadi tahu bagaimana kehidupan di terminal sana. Walaupun hanya menceritakan tentang perjalanan dengan bis, tapi ini bagus. Walaupun juga sedikit membosankan.
Profile Image for Fhia.
505 reviews18 followers
February 21, 2022
Merupakan cerita perjalanan penulis yang adalah seorang bis mania. Ceritanya unik, karena catatan perjalanan pribadi penulis yang alasan naik bis bukan hanya untuk ke suatu tempat tertentu tapi juga ingin mencoba sensasi menjadi penumpang bis jenis tertentu. Jangan berharap ada konflik atau alur tertentu dalam membaca buku ini karena memang tidak ada. Namanya juga catatan perjalanan. Sebenarnya bisa saja plus bintang 1 lagi, tapi aku merasa "can't relate" dengan jalan lintas sepanjang Pulau Jawa yang menjadi latar tempat perjalanan penulis yang malah membuatku jadi bosan.
Profile Image for Naa.
28 reviews1 follower
March 31, 2024
At first, I thought this was a novel, but turns out, it is a story about a person who tried every kind of bus in Indonesia.

Although there is no plot twist in this story, but I have a fun timer reading it. The author make the story exciting and not boring. It feels like I read about car racing but in bus version.

Overall, the books is pretty okay, not a very exciting one, but also not too boring.
Profile Image for Ekita10.
51 reviews
December 13, 2022
Novel yang berbeda dari biasanya..Menceritakan kisah tentang perjalanan sang penulis dengan berbagai macam bis dengan trayek yang berbeda2. Mengingatkanku dengan kenangan lama saat mudik dengan bis. Aku jadi terinspirasi untuk mengisahkan perjalananku saat naik kendaraan umum
Profile Image for alaia.
104 reviews1 follower
October 17, 2022
Bukunya unik, kayak semacam buku catatan tentang pengalaman penulis naik bis. Tapi, aku merasa agak ga relate aja, disayangkan juga aku agak bosan di beberapa part. But, it's worth the try tho. :)
Profile Image for KHAIR: .
65 reviews4 followers
May 4, 2025
Beauty & The Bis: Sebuah ulasan dan kesan berdasarkan pandangan pribadi (2.9/5)

Tanpa membaca sinopsis, saya pikir buku ini menceritakan tentang love-hate seseorang dengan sebuah bis. Tetapi ternyata isinya seputar kumpulan cerita pengalaman penulis dalam menaiki banyak bis. Sebuah konsep yang cukup fresh karena jarang saya temui di jajaran buku non-fiksi.

Tetapi karena memang sedari awal bukan my cup of the tea, jadi belum bisa untuk memberikan rating tertinggi. Tapi karena disajikan dengan bahasa yang ringan dan menyenangkan, mungkin 2.9/5 cukup untuk menjelaskan.

💌: Ditulis kembali pada Minggu, 4 Mei 2025 dikarenakan ulasan yang pernah hilang secara tiba-tiba sebelumnya.
Displaying 1 - 8 of 8 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.