Gifty sangat membenci Lei Han. Sejak menginjakkan kaki di Foshan, dia langsung menyusun rencana untuk menghancurkan hidup putra tunggal pemilik perusahaan software terbesar di Cina itu. Gifty sudah menyiapkan perangkap dengan matang, meski harus mengorbankan hal penting di hidupnya.
Lei Han selalu menjaga Gifty dari jauh. Melindungi gadis itu menjadi prioritasnya di sela-sela kegiatan kuliah dan bisnis yang baru dia rintis. Akan tetapi, Gifty telanjur berprasangka buruk terhadapnya. Satu-satunya cara menepis kesalahpahaman itu dengan masuk ke perangkap Gifty.
Secara tak terduga, Lei Han menawari Gifty menjadi asisten pribadi pemuda itu. Tentu saja gadis itu tak menolaknya karena dia bisa mengetahui kelemahan Lei Han dan langsung menghancurkan hidup pemuda itu. Sayangnya, justru dia yang terjebak oleh sikap Lei Han yang sulit ditebak. Lantas, benarkah tuduhan yang Gifty lontarkan pada Lei Han? Atau sebenarnya ada hal tersembunyi yang tidak dia ketahui?
Nama Gifty mengingatkanku pada gifted. Blurb-nya cukup mengecoh, ya. Kukira akan berisi kehidupan Gifty tanpa misteri-misteri yang sampai di epilog pun masih berkabut. Ending yang gantung dan tampak tidak jelas, menyerukan pertanyaan dan menciptakan kerutan dahi ini akan termaafkan jikalau setelah Departure akan ada lanjutannya (tapi katanya memang ada lanjutan, ya?). Kucukup menikmati dan kutunggu lanjutannya. Sukses untuk penulisnya.
Wow. Nyelesain novel ini 2 hari hm. Novelnya cukup ringan untuk young adult dan gak bikin degdegan atau gimana. Konfliknya emang unik dan bikin penasaran😆 aku selalu suka latar di luar negeri, orang-orang luar, ditambah konflik kayak gini bikin aku jatuh cinta waktu bacanya💕
Prolog yang asik, bab-bab awal yang langsung menemukan konflik. Keseharian Gifty di Foshan bikin aku iri😂😭 di hidupnya banyak terjadi sesuatu yang bikin aku semangat bacanya. Mulai dari Kai yang neror dia buat nambah poin di universitas, terus ada Lei Han yang diam-diam menjaga Gifty dan juga berhubungan dengan 'masa lalu' yang disembunyikan.
Memang di blurb ceritanya tentang Gifty yang ingin menghancurkan hidup Leihan, seolah-olah cuma ada Gifty dan leihan. Tapi ternyata isinya lebih banyak porsi Gifty dan Kai beserta tugas-tugas mereka😆
Tapi mungkin itu karena buku ini bakal ada lanjutannya, jadi kayak cuma semacam prolog dari suatu 'rencana' penulis yang lebih misterius lagi dan mendebarkan lagi.
Aku juga merasa sedang membaca naskah drama korea di novel ini😆 Gifty yang terbang ke Foshan, Cina untuk 'membalas dendam' sementara orang yang ditargetkan malah diam-diam melindungi, juga ada Kai yang awalnya deketin Gifty buat ngebantu masalah akademik malah tumbuh benih-benih uhuk.😂 sebenernya ada satu lagi laki-laki di hidup Gifty yaitu JinRu yang masih misterius di sini. Dia tipe badboy yang gak mentingin kuliah dan cuma maen game. Aku penasaran apa peran JinRu nanti setelah konfliknya makin besar di buku kedua😆
Karakter-karakternya juga aku suka semua! Mereka semua misterius dan 'licik' dalam sisi yang berbeda-beda. Aku juga paling suka sosok utama cewek yang badass kayak Gifty, dia berani dan kadang nekat😂
Visual Leihan mungkin lebih enak buat dibayangin secara dia cowok 19 tahun (segede gw yawla😭) yang udah jadi CEO dan anak konglomerat, dia juga keren dan kalem. Tapi kenapa aku lebih suka Kai yang menurutku lebih gagah😂 mungkin daripada Leihan yang harusnya jadi tokoh utama(?) Kai lebih banyak ditampilkan di novel ini.
Soal gaya bahasa, aku pikir gak berat sih, cuma kadang-kadang aku perlu mengulang suatu paragraf biar bener-bener ngerti apa yang penulis maksud🙈 tapi aku enjoy banget bacanya, setiap scene yang ada selalu seru!
Aku merasa alurnya juga gak maju dan baru maju ketika mendekati akhir, mungkin memang sengaja (kan mau ada buku kedua hehe). Terlalu banyak teka-teki yang belum terungkap dan setiap tokoh pun belum ada yang dijabarkan sampai detail. Aku sukaaaa pokoknya sukaa banget😆
Anyway, aku suka penggambaran suasana kampus di sana, sistem mereka, kegiatan mereka, aku bener-bener ngerasa diajak ke Cina😆 overall, aku sangat menantikan buku keduanya💕
Buku ini secara garis besar menceritakan tentang kehidupan Gifty sebagai mahasiswa internasional di Foshan--sebuah kota di Tiongkok. Gifty menyimpan dendam kepada Lei Han, yang justru malah menjadi "shadow guardian" bagi Gifty selama di Foshan. Langsung saja saya jelaskan Pros dan Cons buku ini.
Pros: - Unik, menceritakan tentang kehidupan kampus di Tiongkok - Bahasa dan cara penulisan bagus. Saya suka membacanya - Cover bukunya manis dan cantik
Cons: - Banyak jeda cerita yang menurut saya ga masuk akal. Saya dibikin ga paham gitu, saya pikir kalau ada banyak misteri di dalam cerita ya tambah penasaran (iya saya penasaran) tapi gak dapet apa-apa sbg jawaban. - Ini karena saya baca terlalu cepet karena pengen ngehabisin atau gimana? Kenapa Lei Han bilang ke Gifty kalau Gifty ga boleh suka sama tiga cowok tsb (Lei Han, Kai Wei dan Jian Ru(saya sampai lupa nama karakternya)? - Jujur, buku ini banyak banget hal yang engga terjawab sama sekali, contohnya... Sinopsis sih bilang kalau Gifty mau menghancurkan hidup Lei Han saking dendamnya, tapi isi buku ini apa? Minimal yaaa interaksi Gifty dan Lei Han lebih jadi fokus utama, jadi tahu bagaimana cara Gifty membalas dendam ke Lei Han. - Ini bakal ada buku kedua apa gimana? Gantung abis tapi emang gak ada jawaban apa-apa. - Plot cerita lebih besar ke arah kehidupan selama Gifty jadi mahasiswa internasional dan interaksi dengan Kai Wei.
Ceritanya bagus, pake banget! Apalagi dengan setting lokasi yang diambil adalah Tionghoa (China) dan entah mengapa gue suka aja latar belakang dengan negara luar yang dipakai.
Namun ... banyak banget misteri yang belum dikupas disini (katanya bakal ada yang kedua? Dan gue bakal nunggu kalau iya.)
Saat baca blurb gue terkecoh dan menebak jika dalam cerita bakalan terfokus pada Gifty dan Lei Han aja, pada masalah mereka. Namun ternyata gue salah, hell. Karena ceritanya engga terlalu fokus sama mereka berdua.
Bahkan, nih cerita kayaknya lebih fokus sama Gifty dan Kai Wei (kalau aja nama Lai Han enggak disebut-sebut si blurb, barangkali gue bakal mengira Kai Wei lah si pemeran utama.) *hehe
Hmm, but, not bad. Gue suka banget sama nih novel, dan akan menunggu buku selanjutnya.
Btw, gue sukaaaaa banget sama Jin Ru yang badass dan badboy-able ituu~~ *hehe (´ω`*)
Pas awal-awal agak bingung dengan pergantian point of viewnya. Setelah dibaca lagi, oh ternyata yang dimaksud adalah orang yang berbeda😃 Ayolah kakak penulis yang baik. Jangan terlalu banyak menyembunyikan hal-hal yang menyenangkan sendirian.
Agak terkecoh sinopsis nih. Wkwkwk. Aku merasa ada detail lain yang ditinggalkan. Ini bukan hanya tentang Gifty dan Lei Han saja. Ini bukan hanya tentang mereka**mojokdilemarisambilbawalilin**
Berharap cepet ada lanjutannya. Soalnya masih burem. Belum bisa menebak utuh. Terlalu banyak hal yang disembunyikan. Sedikit sekali clue. Sayang banget jumlah halamannya juga sedikit. Semoga aing ngga dirongrong kekepoan haqiqi.
Dan... bersambuuuuuuuuuuuung. Tak ada teaser buat kelanjutannya? Aaaaaa.
I think dari tiga novel Mbak Resti yang udah kubaca (Mahardikans, Siluet, dan Departure), ini yang terbaik. Misterinya bikin penasaran.
Poin plus novel ini adalah, tokoh-tokohnya powerful, baik saat melakukan hal yang benar maupun salah, mereka begitu yakin dan punya alasan kuat untuk melakukannya. Hahahaha....
Selalu sukak karya-karyanya Resti Dahlan. Dari Mahardikans, Siluet sampai Departure ini. Aset berharganya GWP ini mah. Dear Gifty, namamu indah sekali. Nggak sabar menunggu Arrival. #TeamGiftyLeiHan
Aku menikmati buku ini. Lebih tepatnya, aku yang ingin menyusun potongan-potongan fakta acak di dalamnya seperti disihir untuk terus membalikkan setiap halaman. Namun, sampai di akhir, sedikit kecewa—berharap ada tambahan beberapa halaman untuk menjelaskan yang masih belum terjawabkan. Aku merasa potongan fakta acak itu belum tersusun sempurna.
Tema remaja yang penuh teka-teki dan bikin mikir. Latar kampus di dataran Tiongkok yang baru. Alur cepat yang bikin penasaran. Tiga poin penting buku ini.
Awalnya seperti terlihat sederhana, Kai membantu Gifty untuk mengumpulkan poin-poin demi syarat kelulusan, tapi permasalahannya Gifty sudah terlambat satu tahun untuk mengumpulkan poin-poin, jadi di tahun keduanya ia harus bekerja keras mengumpulkan poin-poin. Sementara itu, Gifty mengenal Jin Ru sebagai orang yang membeli cemilan di toko makanan tempat ia bekerja namun tidak membayar.
Karena sebuah kejadian, mereka harus bekerja sebagai asisten-asisten Lai Han, si pewaris tunggal. Namun, yang menarik adalah bahwa mereka bertiga memiliki ketertarikan yang sama terhadap Lai Han, yaitu sama-sama membenci Lai Han, dan Lai Han tau itu. Jika mereka berpikir menjadi asisten Lai Han akan memudahkan mereka mencari-cari kelemahan Lai Han, mereka salah, karena tidak semudah itu. Tapi yang terpenting.. hal apa yang membuat mereka bertiga membenci Lai Han? *** Banyak banget rahasia yang ada di dalam buku ini, dan kenyataan bahwa ending dalam buku ini bukan terselesaikan dengan baik alias...gantung banget boss!
Awalnya cerita ini tentang Gifty dan Kai lalu sedikit-sedikit Jin Ru meramaikan di antara keduanya, namun ternyata...ada sosok Lai Han yang sepertinya menjadi tokoh sentral, ya?
Endingnya ternyata masih menggantung. Dan setelah ku cari tau, si author bakal bikin kelanjutan ceritanya berjudul "Arrival". Ditunggu ya Thor. Ceritanya soalnya bagus sih, lumayan page turner.
Novel ini ditulis Resti Dahlan dengan format yang cukup berbeda dari novel kebanyakan. Biasanya, di novel yang kubaca, rata-rata penulis akan menjelaskan siapa karakter utama, bagaimana sosoknya, dan bagaimana kehidupan serta lingkungan di sekitarnya sejelas-jelasnya agar kita dapat mengenal mereka dengan baik. Namun di novel ini, nyatanya tidak. Setelah prolog yang singkat, tiba-tiba saja cerita sudah mengalir ke kehidupan Gifty beserta aktivitasnya di kampus, tiba-tiba saja ada karakter baru. . Kalau para pembaca lain menilai novel Resti Dahlan penuh teka-teki, aku akan menjawab: mungkin saja. Potongan adegannya memang pendek-pendek sekali, kebanyakan seputar aktivitas Gifty dan interaksinya bersama Kai Wen, yang aku merasa tidak begitu relevan dengan inti cerita (tetapi itu mungkin karena penulis perlu mengulur hingga akhirnya kita sampai kepada "hidangan utama", yaitu konflik rahasia novel ini. . Kadang aku merasa nggak cukup waktu untuk memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi. Tapi, anehnya justru ini yang membuatku malah penasaran, ingin tahu bagaimana sih permasalahan yang sebenarnya? Memang lama kelamaan terungkap, bahwa penulis "melepaskan" petunjuk satu persatu tentang konflik di novel ini. Sampai akhirnya aku menemukan fakta besar yang dengan rapi disembunyikan oleh penulis yang baru terungkap di akhir novel (yang mencengangkan 😱😱)
Gaya menulis Kak Resti cukup enak untuk diikuti, karena mengalir. Typo-nya pun hampir nol kalau nggak ada yang terlewat olehku. Kembali ke format tulisan buku ini, karena formatnya agak berbeda dan sering lompat-lompat adegan, penulis jadi kurang bisa mengeksplorasi tiap-tiap karakter, tetapi aku harap di buku keduanya penulis akan membeberkan semua. . Hal yang perlu disebutkan lagi adalah bagaimana penulis membangun latar tempat di novel ini yaitu di Foshan, China, aku cukup suka cara penulis karena nggak membuat buku ini mirip seperti guide book kalau jalan-jalan ke luar negeri. Kita mungkin nggak akan menemukan si tokoh berjalan-jalan di tempat wisata, bersama seorang cowok ganteng dan kemudian mereka saling jatuh cinta, karena novel ini lebih banyak menceritakan kehidupan kampus yang malah membuatku merasa sedang ada di Foshan bersama Gifty. . Overall, aku cukup senang bisa mendapatkan kesempatan baru membaca buku yang formatnya agak beda dari yang lain, yang kadang membuatku mikir "aku ke-skip bacanya atau gimana ya? Kadang suka muncul ini itu tiba-tiba", tapi di satu sisi malah membuatku penasaran untuk terus membalik halaman, mencari jawaban atas teka-teki yang disuguhkan penulis.
Kedua kalinya membaca novel karya kak Resti, dan nggak pernah bosan. Pertama kali membaca kisah tentang teen, kali ini diajak untuk menyelami dunia perkuliahan. Dimana Gifty menjadi tokoh utamanya. Kenekatannya berangkat ke Guangzhou bukan tanpa alasan. Disana selain kuliah, dia juga ingin mencari seseorang . . Seseorang yang terlalu lama dirindukannya. Ibunya. Bertemu dengan Kai Wei, Jin Ru membawa Gifty pada pertemuan dengan orang yang ingin dia temui seumur hidupnya. Orang yang dia anggap bertanggung jawab pada takdir Ibunya, Lei Han . . Sedikit demi sedikit rahasia itu terbuka lebar, Gifty tak menyangka, jika Lei Han mempunyai rahasia. Tapi, tak dapat dipungkiri, rasa penasaran itu masih ada. Akankah rahasia mengenai kepergian Ibunya akan terbuka lebar? . . Dari awal baca sampai ending, diberikan dengan cerita yang susah ditebak. Ikut penasaran dan pada akhirnya malah keasyikan membaca. Dari segi tulisan, kak Resti banyak mengalami kemajuan. Dan suka banget bikin pembaca menebak-nebak akan kejadian selanjutnya apa. Sukses bikin aku shock. Nggak nyangka sama sekali lho. Mikirnya sama kayak Gifty 😂 . . Kita diajak untuk mau mendengarkan apa yang orang ingin kita dengar. Kita diajak untuk memberikan kesempatan pada dia yang menurut kita tak baik, untuk memberi penjelasan. Disini juga diajak untuk memahami arti sebuah persahabatan, pengorbanan, ketakutan, kerinduan, dan banyak hal. So, kalau kamu suka dengan kisah petualangan mencari sebuah kebenaran, juga ada kisah persahabatan, jangan lupa juga ada cogan, kamu wajib baca buku ini. Recomended abis. Dan kakak Princess menanti kisah mereka selanjutnya di Arrival. Jangan bikin rasa penasaran ini membuat kakak Princess lapar dong
Bacaan yang lumayan ringan dan keren, walaupun awalnya harus diajak marathon sama alur dan pengenalan para tokoh. Endingnya gantung, banyak misteri yang belum terpecahkan. Semoga lekas terbit lanjutannya.
Sebenernya kurang begitu suka sama beberapa karakter nya yang kurang masuk di aku. Selain tokohnya, konfliknya agak ngambang. Awal cerita masih susah paham mau dibawa kemana cerita nya ini. Dan ending nya itu loh ternyata masih gantung 😥
Lei Han, Gifty, Kai Wei, and Jin Ru are the main characters. IMO, "Departure" mostly talk about campus activities, slices of life, romance, and who actually the ▪real▪culprit of the murdered lady, Gifty's biological mother (but it hasn't cleared yet)---and yaa, from what is known, this YA novel has a sequel (soon). Can't wait! 🕵️♂️4/5 stars.
Sebetulnya awal buku ini menjanjikan, trus jadi berbelit-belit, tiba-tiba mendadak berakhir. Gak ada penjelasan, gak ada resolusi. Memang sih permasalahan dunia nyata gak selalu ada resolusi. Banyak hal-hal yang secara logika nggak masuk buat saya. Waste of time.
Gifty: mahasiswa departemen internasional di Universitas Foshan. Tokoh perempuan mandiri, keukeh dengan kemauan dan tujuannya. Kedatangannya ke Cina sebenarnya hanya untuk menghancurkan Lei Han.
Lei Han: putra tunggal pemilik perusahaan software di Cina. Ketua Student Union. Sosoknya cukup terkenal di seantero kampus. Ia tahu Gifty membencinya, tapi Lei Han selalu menjaga Gifty dari jauh di sela-sela kegiatan kuliah dan bisnis yang baru ia rintis. Hidup Lei Han dipenuhi misteri, karena ia adalah pemegang rahasia yang mengikat dirinya, Gifty, dan dua tokoh lainnya.
Kai Wei: ketua departemen internasional. Dia mendapat tugas untuk membantu masalah akademis yang dihadapi Gifty. Sikapnya sangat menyebalkan. Tapi anehnya, mahasiswa lain—terutama mahasiswa putri—sama sekali tidak terganggu dengan sikap Kai dan justru berlomba mendekatinya—kecuali Gifty, tentu saja.
[Sudut Pandang]
Sudut pandang yang digunakan campur antara orang ketiga terbatas dan serba tahu. Sebenarnya tidak masalah. Saya masih bisa menikmati dan memahami sudut pandang siapa yang digunakan. Hanya saja saya lebih menyukai sudut padang orang ketiga terbatas saja, atau serba tahu saja. Tapi favorit saya tetap orang ketiga terbatas.
[Gaya Bahasa]
Novel ini menggunakan gaya bahasa terjemahan, meskipun tidak kaku. Di bagian yang berlatar Indonesia, kalimat percakapan menggunakan bahasa non-formal. Pengolahan kalimat pintar dan luwes. Dan yang paling penting, tidak banyak kata ‘nya’ yang berhamburan tidak perlu.
I don’t know what to say. Really. Perasaan saya campur aduk setelah membaca novel ini. Ada beberapa bagian yang membuat saya gemas. Ada sisi yang menjengkelkan. Ada yang membuat saya tersenyum-senyum sendiri. Dan ada juga yang membuat saya ingin menjerit frustasi karena *spoiler removed*
Awalnya aku bingung dengan pergantian point of view, dan juga banyaknya tokoh yang membuat aku mengernyitkan dahi. Nama-nama tokohnya bikin aku pusing sendiri, mungkin karena nama itu asing buatku.
Dan aku suka cerita yang berlatar di luar negeri. Dan yaa, meskipun di awal hingga pertengahan cerita aku merasa flat.
Mendekati ending mulai terasa konfliknya, dan banyak pertanyaan muncul di benakku. Tapi saat aku baca sampai epilog, pertanyaan itu nggak mendapat jawaban. Semoga saja kakak penulis berbaik hati untuk membuatkan sequel, atau memang ada sequelnya tp aku kudet?
Bab² awal dibikin bingung. Entah karena akunya lagi mood gak mudah paham atau gimana. Terus ngerasa masih banyak plot hole dan emang sengaja dikasih teka-teki yg belum dipecahkan
Katanya ada sekuelnya, aku yakin yg kedua nyeritain maksudnya gimana. Cuman aku masih merasa ada sesuatu yg agak mengganjal aja
would give this more stars kalo ada lanjutannya :( honestly, aku gaterlalu suka bagian awalnya tp lama2 alurnya tuh makin enak jd pas tengah-akhir enjoy2 aja.
tp endingnya gantunngggg bgt :( kalo plot ini bagaikan baju, banyak bgt lubangnya dan dari keseluruhan bukunya itu, majoritas ya ga terlalu ada hubungannya sama plotnya. then again, kalo ini ada lanjutannya, opiniku mungkin berbeda, tp buku ini kan terbitan tahun 2018, dan walaupun ada desas desus jd series, kayanya udah duluan kadaluwarsa sih. tp kalo misalnya ada, i would def continue this.
but try to assume that this book is just a standalone. ini terlalu gaje sihh. banyak bgt unnecessary parts yang sebenernya gaperlu dipanjang2in, kayak bagian gifty yang berusaha ngumpulin poin biar bisa lulus dan pertemanannya sama kai. and that causes the main plot to be pretty blurry. which i would be fine at first if this book doesn't have a plot in the first place (nanti ini jd character-driven). tp the author made it clear kalo di awal2 it's clearly plot-driven. tp malah plot utamanya slow bgt, dan malah gada penyelesaian samsek. second, detailsnya kurangg bgt. kalo dari blurb sih seakan2 tokoh utama nya lei han & gifty. tp pas di buku, malah lebih sering muncul gifty & kai. tbh, i dont even know conflict mereka sebenernya ttg apa. like i said the whole thing has too much holes dan bikin banyak pertanyaan. but not the type yang endingnya bisa kalian imajinasiin gt because we dont even know what the plot is all about in the first place T___T jadinya kesel huhuhu
giving this 2 stars tho karena bukunya sebenernya lucu and fine2 aja if it werent for the plot. bahasanya jg mudah dan aku bacanya ngalir & gabisa berhenti.
Lo pernah nggak sih baca cerita yang membingungkan banget sampe ekspresi lo itu kayak tukang keong? Cerita ini benar-benar membingungkan dan penuh dengan plot hole!
1. Apa alasan 4 orang berbadan besar mau ngebegal si Lei Han di kantornya?
2. Kenapa Lei Han bilang kalau Gifty nggak boleh suka sama mereka bertiga (Lei Han, Kai Wei, Jin Ru)?
3. Lei Han trauma darah sama pisau gara-gara apa?
4. Kai Wei dan Jin Ru kok tiba-tiba bisa dijadikan targetnya Lei Han? Mereka ada hubungan apa selain ketahuan menjadu hatersnya Lei Han?
5. Masalah apa yang dibuat oleh ibu kandung Gifty sampai-sampai Melfa (ibu tiri Gifty) mengatakan bahwa ibu kandung Gifty pembuat masalah?
6. Katanya Gifty mau balas dendam sama Lei Han, tapi kok 24/7 hanya menceritakan kehidupannya sebagai mahasiswa internasional?
7. Katanya ibu kandung Gifty udah meninggal, kok tiba-tiba Melfa mengatakan bahwa ibu kandung Gifty masih hidup? Gimane bos? Gue nggak paham???
This entire review has been hidden because of spoilers.
baca buku ini udah dari lama, baru ingat belum mark review.
yang aku kaget tuh buku ini tiba-tiba ending pas konflik lagi di puncak-puncaknya wkwkwkw. kirain bakal ada sequelnya gitu loh tapi bahkan sampe 2025 ini belum ada hilalnya sama sekali?? padahal semua-mua belum terungkap di novel ini, penjahatnya siapa, motifnya apa, semua belum diberi tau tapi tiba-tiba novelnya selesai ;)
Gifty menyimpan dendam tersembunyi terhadap Lei Han. Meskipun rasanya, pemuda itu sudah tahu akan hal tersebut. Perilaku nekad Gifty kemudian membuatnya harus terseret pada kehidupan pribadi Lei Han.
Namun, seperti halnya dendam yang Gifty sembunyi selama ini, apakah Lei Han juga punya hal tersembunyi yang tidak gadis itu ketahui?
Pertama, aku mau bilang kalau covernya simple tapi cantik banget! Visual-nya Gifty nggak main-main nih, ditemani dengan topi kesayangannya itu. Hal ini membuatku langsung memikirkan bagaimana rupa Lei Han, dan wajah aktor Jung Hae In langsung terbayang begitu saja.
Mungkin karena dua buku Resti Dahlan sebelumnya berlatar SMA, maka buatku di Departure ini terasa sekali perbedaannya, pembawaannya terasa lebih dewasa dan lebih matang.
Di awal, pembaca diperlihatkan bagaimana Lei Han begitu melindungi Gifty, meskipun dia nggak turun tangan sendiri dan gadis itu nggak menyadarinya. Ya kira-kira kayak Daddy-Long-Legs gitu. Lagi pula, Gifty rasanya terlalu fokus pada kesibukannya dengan Kai Wei, dan dendamnya pada Lei Han.
Aku dibuat bertanya-tanya apa sebenarnya kesalahan yang dibuat Lei Han, lagipula, Gifty kan baru berada di Foshan sekitar satu tahun, dan kalau dilihat mereka bukan seperti orang yang 'saling mengenal'. Tapi yang jelas, dari cara Gifty memandang Lei Han, hal tersebut jelas suatu 'dosa besar' yang nggak main-main.
Yang juga patut dicurigai adalah Jin Ru, dia jelas mendeklarasikan dirinya nggak berada di pihak Lei Han. Lalu aku merasa, Jin Ru ini tipe orang yang berani melakukan hal nekad di luar prediksi semua orang. Aku lebih menaruh perhatian ke dia dibanding ke Kai Wei yang juga menunjukkan perilaku yang terlihat mengganjal.
Dengan ending yang diberikan, aku dibuat penasaran dengan buku keduanya, yaitu Arrival. Aku betul-betul tidak tahu harus memercayai Lei Han atau tidak. Masih banyak hal yang menyisahkan tanda tanya yang kuharapkan akan terjawab di buku itu.