Jump to ratings and reviews
Rate this book

Honestly Hurt

Rate this book
Bagi Velya, Chiko dan Gusti mewakili sosok kakak yang tidak pernah dimilikinya. Dia menyukai seluruh waktu yang dihabiskan bersama mereka. Mulai dari perhatian yang didapat sampai keusilan yang sering diterimanya. Hingga ketika mereka remaja, perhatian itu mulai berkurang. Kedua sahabatnya mulai tertarik pada lawan jenis dan mulai berpacaran.

Velya tidak bermaksud menggangu. Dia hanya tidak suka kehilangan kedua sahabatnya di saat bersamaan. Itu membuatnya tertarik untuk merecoki hubungan mereka dengan pacar masing-masing. Awalnya Gusti dan Chiko mendiamkannya, sampai di satu titik, mereka merasa harus menghentikan kelakuan itu dengan mencarikan gadis itu seorang pacar.

248 pages, Paperback

Published December 1, 2017

5 people are currently reading
58 people want to read

About the author

Elsa Puspita

10 books44 followers
Pecinta genre romance yang masih menunggu cinta, sekaligus mencari arti cinta itu sendiri (halah).

Penyuka sunyi yang lebih menggilai kopi daripada air putih, cokelat batang daripada es krim, matahari terbit daripada matahari terbenam.

Pemimpi yang lebih sering mimpi dalam keadaan mata terbuka, dan mulai jarang mimpi pas tidur lelap.

Suatu saat bakal coba nulis genre horor, kalau fobia setannya sudah berkurang.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
17 (26%)
4 stars
23 (35%)
3 stars
17 (26%)
2 stars
7 (10%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 28 of 28 reviews
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book272 followers
September 15, 2020
Seminggu lebih tidak menyentuh novel, ketemu tulisan Elsa Puspita terasa seperti habis minum air pas lagi haus. Hehe...

Pertama baca Honestly Hurt di wattpad. Tapi karena saya malas nungguin bab baru, saya memilih menunggu ceritanya kelar saja. Sempat jadi penghuni wishlist cukup lama di Playbooks, akhirnya kesampaian bacanya di iPusnas.

Cerita persahabatan antara Gusti, Chiko dan Velya yang manis. Velya awalnya dianggap menjadi penghalang bagi Chiko dan Gusti saat ingin mengejar gebetan masing-masing. Apalagi Chiko yang playboy, sudah kenyang dengan gangguan manjanya Velya. Saat Chiko dan Gusti sama-sama naksir sama satu cewek, Velya malah mendamprat cewek yang dianggapnya kegatelan itu.

Lalu tiba-tiba perilaku Chiko ke Velya berubah. Apalagi semenjak Gusti sibuk dengan pacar barunya. Velya mulai merasakan sesuatu yang aneh saat berada di dekat Chiko. Persoalan yang dihadapi Chiko dalam keluarganya membuatnya berpikir tidak ingin sendiri. Dia pun nembak Velya, meski dia sendiri tidak yakin akan perasaannya pada Velya.

Cerita remaja ini intinya memang tentang persahabatan yang diuji. Tapi ada cinta romantisnya juga.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
May 7, 2018
51 - 2018

"Kita mungkin nggak bisa milih mau suka atau naksir sama siapa. Tapi,menurut gue, kita masih bisa ngatur porsi perasaan yang ada itu. Mau dibiarin terus tumbuh, atau pelan-pelan dikendaliin." - Hal.206

Ada yang sudah pernah membaca Belia Writing Marathon Series? Honestly Hurt merupakan salah satu novel yang masuk dalam seri ini yang ditulis oleh Kak Elsa bersama 10 penulis lainnya selama 180 hari secara marathon di wattpad.

Novel ini mengisahkan 3 sahabat, yaitu Velya, Chiko dan Gusti. Mereka telah bersahabat sejak kecil layaknya saudara. Hingga kemudian cinta hadir dan membuat hubungan mereka menjadi berbeda.

Novel ini ringan dan sederhana. Memotret hal yang umum terjadi pada remaja, cinta pertama dan patah hati. Namanya jatuh cinta pasti datangnya 1 paket dengan patah hati.

Tapi, jangan bayangkan terjadi cinta segitiga diantara ketiga sahabat ini. Bukan, novel ini bukan tentang itu.

Secara keseluruhan, kamu mencari sebuah kisah tentang sahabat, cinta dan keluarga yuk lengkapi serimu 😍😍😍
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 20 books464 followers
September 14, 2022
TBR lamaku berkurang satu yeaaayyy! 🤣

Aku sukaaaa. Ceritanya simpel khas teenlit, susunan kalimatnya juga sederhana, efektif, dan mudah dipahami generasi tua sepertiku. Wkakaka. Soalnya aku sering baca novel teenlit dan merasa susunan kalimatnya terutama dialog aneh dan susah dimengerti gitu. Tapi mungkin emang begitu gaya berbahasa anak remaja zaman now. Entahlah.

Interaksi antara Velya-Gusti-Chiko juga masih dalam batas sweet yang wajar. Jadi nggak bikin cringe sendiri pas baca.

Ada missed satu aja bagian Chiko nungguin hasil pembicaraan Gusti sama Velya. Di paragraf awal dibilang Gusti bungkam. Tapi di bagian selanjutnya dibilang ada hasil pembicaraan Chiko dan Gusti (merujuk permasalahan yang sama). Tapi overall seru banget. Aku selesai dalam sekali baca.
Profile Image for Hasita Visakha.
147 reviews
May 20, 2018
Seperti biasa cara Kak Elsa dalam menuliskan sebuah cerita sangatlah santai dan nyaman. Ini adalah buku ketiga setelah Deessert dan Storm Cloud Marriage dari tulisan Kak Elsa.

Awalnya aku agak kurang minat saat tahu Kak Elsa nulis cerita teen fiction. Tapi karena aku fans berat Kak Elsa, aku tidak mau melewatkan cerita barunya yang terlebih dahulu di upload oleh Bentang. Fyi aku juga penggemar Bentang Pustaka, karena hampir cerita yang diterbitkan selalu bagus walau jebolan wattpad.

Mungkin dari seri BMW2 ini yang paling aku suka adalah Honestly Hurt. Mengapa? Karena ceritanya tidak bertele-tele dan remaja banget.

Aku agak gemes awalnya dengan Chikko tetapi lama kelamaan aku juga sedikit iba jika ada di posisi nya. Dari Chikko juga aku seperti mendapat persepsi baru tentang anak broken home. Biasanya anak broken home akan bertransformasi menjadi badboy kelas kakap tetapi Chikko nggak.

Kisah Chikko dan Velya juga nggak terduga sama sekali. Sedih karena akhirnya jauh dari apa yang sudah aku bayangkan.

But, overall aku suka sekali. Kadang aku ngerasa kok enak banget ya jadi Velya 😂😂
Profile Image for Melani Ivi.
55 reviews5 followers
March 6, 2018
“... dari patah hati itu kita banyak belajar. Belajar ngelepasin, mencoba buat sembuh. Akhirnya bikin kita lebih kuat. Itu juga bisa jadi semacam ujian yang harus kita lewatin sebelum ketemu orang yang benar-benar tepat.” (hal. 202)

“Kita mungkin nggak bisa milih mau suka atau naksir sama siapa. Tapi, menurut gue, kita masih bisa ngatur porsi perasaan yang ada itu. Mau dibiarin terus tumbuh, atau pelan-pelan dikendaliin.” (hal. 206)

“Kita nggak pernah tahu kapan pertemuan terakhir sama orang yang kita sayang. Makanya, sebisa mungkin, di tiap pertemuan yang mungkin jadi terakhir itu, kita jadiin kenangan yang indah, jangan yang nggak enak.” (hal. 211)

Kutipan-kutipannya bikin baper, kan? Tema persahabatan, cinta pertama, dan keluarga yang diangkat memang bisa dibilang sukses mengaduk-aduk perasaan pembaca. Ketiga tokoh utama remajanya bisa mewakili remaja masa sekarang, lengkap dengan warna-warni dunia mereka beserta masalah yang relevan. Contohnya Chiko, anak tunggal dengan papa yang berdarah Prancis dan sibuk dengan dunia kerjanya sendiri, bisa mewakili sosok remaja kesepian, haus kasih sayang orangtua, sekaligus contoh keluarga dengan perbedaan kultur. Persahabatannya dengan Gusti dan Velya memberikan pengaruh positif sehingga menghindarkannya dari pergaulan yang salah atau perkembangan karakter yang buruk. Saya pun suka nuansa kehangatan keluarga yang digambarkan keluarga Gusti dan mama dari Velya. Mereka memberikan secercah harapan bagi anak-anak korban perselisihan dan perpecahan keluarga, bahwa masih ada harapan dan kehangatan kasih sayang di luar sana.

Diceritakan dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga, pembaca jadi bebas menyaksikan dan mengulik setiap adegan, isi pikiran dan hati masig-masing tokoh. Interaksi antara Chiko, Gusti, dan Velya pun sangat terasa, bisa jadi bikin iri karena tak semua orang beruntung memiliki sahabat-sahabat baik seperti mereka. Saya juga bisa memahami dan merasakan dilema yang dihadapi Chiko dan Velya terkait perubahan perasaan, dari sahabat menjadi seseorang istimewa yang disukai. Dalam kasus seperti ini, memilih menyatakan suka dan mengubah status sahabat jadi pacar memang selalu berisiko. Jika gagal, sudah pasti akan mengubah banyak hal, termasuk mempertaruhkan hubungan baik yang sudah dibangun. Dan ya, kisah Chiko-Velya ini saya yakin mewakili kisah banyak orang di luar sana.

Selain dilema sahabat jadi pacar, kisah ini juga membawa kita kepada masa remaja, masa di mana gejolak masa pubertas sangat memengaruhi perkembangan karakter. Salah satunya rasa suka pada lawan jenis yang pertama kali dirasakan. Kisah cinta pertama selalu menyenangkan dibaca, bukan?

Saya sendiri sempat gemas dan kesal pada Chiko, tahu bagaimana rasanya perasaan suka bertepuk sebelah tangan seperti yang dialami Evan, atau turut senyum-senyum dengan euforia kebahagiaan saat rasa suka bersambut seperti yang dialami Gusti. Masa remaja yang menyenangkan sekaligus jadi titik awal perjalanan menuju kedewasaan. Dan itu semua tetap tak melupakan pesan tentang pentingnya arti keluarga dan orangtua. Bahwa tak ada keluarga sempurna, tapi kita tetap tak bisa memilih dari orangtua mana kita terlahir. Yang bisa dilakukan adalah mengambil pilihan terbaik dan tetap berusaha berada di sisi orang-orang yang kita sayangi.

Novel remaja yang merupakan salah satu judul seri Belia Writing Marathon ini layak dibaca oleh para pembaca remaja. Menginspirasi, menghibur, dengan ketebalan buku yang pas. Penulis juga menghadiahi pembaca dengan twist dan ending yang logis dan memuaskan, sehingga pesan moral tersampaikan dengan baik. Saya menghargai pilihan penulis, meskipun saya pribadi lebih suka open ending (tak perlu epilog seperti yang ‘dibonuskan’). Tapi ini hanya masalah selera, sih. Dan satu hal kecil yang saya sedikit kurang sependapat lainnya adalah terkait pilihan jenis huruf untuk judul. Terlalu kecil, kurang menonjol. Sedangkan ilustrasi gambar manis dan menggambarkan cerita.

Anyway,kalau kamu ketemu buku berkover pink kalem ini di toko buku, boleh banget,dong, dibawa ke kasir, hehe.
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
May 30, 2019
3.8 🌟

Membaca teenfiction ini selalu menjadi hal yang menarik buat aku, selain bisa bernostalgia ke zaman-zaman SMA. Cerita ini juga bisa membuat gambaran anak-anak sekarang, ya ternyata zaman sekolah itu bakalan selalu sama ya. Punya sahabat dan juga cinta pertama, dan juga merasakan yang namanya friendzone. ⁣

Seperti Velya yang bersahabat dengan dua lelaki yang dia kenal sejak kecil, Chiko dan Gusti. Awalnya mereka baik-baik saja, sampe di mana ternyata Gusti dan Chiko mulai pendekatan dengan para cewek. Velya merasa diasingkan, meski begitu persahabatan mereka masih tetap solid. Kelamaan, ada satu hal yang mengganjal. Perasaan Velya untuk Chiko berubah, dan inilah yang Velya takutkan. Apakah mereka akan baik-baik saja?⁣

Aku selalu dibuat jatuh cinta dengan tulisan kak Elsa, gaya berceritanya selalu menarik! Tema friendzone ini bikin baper banget huhu.⁣

Karakter tokoh yang loveable semua! Aku suka sama Chiko, Gusti dan Velya. Mereka anak-anak yang sangat positif. Dan juga karakter mereka kuat.⁣

Dengan memakai sudut pandang orang ketiga, penulis berhasil membuat aku terhanyut sama kisah mereka. Gaya bahasa yang ringan dan mengalir, enak buat diikuti.⁣

Interaksinya seru dan hangat, aku suka persahabatan mereka. Feelnya dapet banget.⁣

Untuk konfliknya sendiri, ya persahabatan yang bersinggungan dengan hati emang susah ya. Jadi bisa dibilang sedikit rumit, tapi aku suka sih cara mereka mengatasinya. Ya penulis mengeksekusi konflik dengam apik, dan endingnya suka.⁣

Buatku, banyak hal yang bisa diambil dari baca teenfiction ini. Menginspiransi dan juga banyak hal positif. Kayak Chiko yang katanya pacaran itu bisa nambah semangat, karena dia bakalan jadi rajin dan nggak males. Asal aja kalau galau, nggak bikin nilai jatuh. Buat para remaja, boleh nih dibaca 😍🤩.⁣

"Emang udah kodratnya gitu, kan? Semua yang datang, punya kemungkinan besar buat pergi. Nggak ada yang abadi." - Hal. 66⁣
46 reviews2 followers
December 4, 2018
Gila emang ini novel. Separuh pertama bikin ngakak, eh mendekati akhir bikin mewek berkali-kali. Oke, usia gue emang udah jauh dari ABG dan konflik anak SMA udah jelas bukan makanan gue sehari-hari. Tapi novel ini, well, novel yang bisa bikin gue nangis emang selalu lebih berkesan. Alasannya sama seperti kata-kata velya tentang film sad ending.
Meskipun konfliknya emang SMA banget, tapi ga sekalipun bikin gue mengernyit cringe. Justru gue bisa seakan diajak kembali ke masa putih abu-abu beserta kisah cinta recehnya. Ceritanya mengalir, rapi, ga ada yang kesannya dipaksain, dan kerasa real, dengan penulisan yang asik bikin ga pengen berhenti baca.
“Kalau nanti lo nggak nemu cowok ideal, gue juga udah capek main-main, nikah sama gue aja, ya?” (Hlm. 74). Awalnya itu kalimat favorit gue, sampe setelah tau endingnya gue sadar, helooo hidup ga seindah janji playboy tobat. Sempet kesel banget gue sama karakter chiko, sampe gue baca kata-kata gusti di hlm. 206 “Dia mungkin pacar yang buruk buat lo. Tapi, paling nggak dia pernah jadi sahabat yang selalu ada kapan pun lo butuh. Kalaupun lo nggak bisa ingat kebaikan dia selama kalian pacaran, lo masih bisa ingat dia sebagai sahabat terbaik lo” pesannya, jangan benci seseorang karena satu kesalahan, padahal di balik itu ada berkali-kali lipat kebaikan orang itu yang ga pantes dibandingin sama kesalahan yang dia perbuat. Pesan-pesannya banyak banget, silakan baca sendiri kalo belom baca.
Dan, sampe akhir cerita, gue sangat nge-ship persahabatan velya-gusti-chiko.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Dhani.
257 reviews17 followers
February 10, 2018
Buku ini tidak habis sekali baca, bahkan sempat mau nyerah di awalnya.Tapi makin ke sini, kok makin menarik.Sampai halaman terakhir.

Sebuah kisah dari dunia putih biru, lengkap dengan kisah persahabatan dan suka sukaan.Kisah tentang Velya dan dua sahabatnya Gusti dan Chiko.Sahabat sekaligus tetangga rumah dari beberapa tahun yang lalu.

Persahabatan manis itu, mulai" terganggu" saat Gusti punya" pacar" serius dan mulai menghabiskan sebagian besar waktunya tidak dengan kedua sahabatnya, Velya dan Chiko.Dan pada akhirnya itu pun berimbas pada hubungan Velya dan Chiko, saat Velya mulai jatuh hati ke Chiko bukan sebagai sahabat.Lalu apakah keadaan akan baik baik saja setelah itu? Akankah persahabatan di antara mereka tetap langgeng? Semuanya akan terjawab di akhir cerita.

Penulis novel ini, Elsa Puspita, saya rasa cukup berhasil menyajikan sebuah cerita tentang dunia remaja yang renyah, seru dan unik.Persahabatan antara Velya, Gusti dan Chiko juga terasa kehangatannya.Juga karakter tokoh tokohnya yang kuat, menguatkan cerita ini.Oh ya, penulis juga berhasil bikin saya baper di halaman halaman akhir novel ini.Cakep deh pokoknya.
Profile Image for venee jung.
55 reviews
March 16, 2018
jujur pas awal beli ga tau kalo ini novel dari wattpad. mungkin karena gue suka banget sama Resign! (yang juga jebolan wattpad) akhirnya gue gamau skeptis dulu. tapi ternyata.. tidak seperti apa yang gue bayangkan. cerita dimulai dengan perkenalan 3 tokoh yang sahabatan sejak kecil. di awal-awal bab, sangat sulit buat gue untuk merasakan cerita ini. entah karena karakter Velya yang menggangu, atau karena pilihan kata yang bertele-tele. entahlah. namun, mulai pertengahan cerita, tiba-tiba cerita mulai menarik dan gue bisa fokus ke mana arah dan tujuan novel ini. ketika gue mulai fokus dan menikmati cerita, penulis mengejutkan gue lagi, dengan akhir cerita yang sangat safe. c'mon.. cerita ini bisa dikembangkan lebih dari itu. bisa keluar dari zona aman, dengan sedikit twist yang menyenangkan. kalau memang akhirnya dipilih se-aman ini, kenapa sejak awal harus ada pilihan untuk bersama itu?

to be honest, i expect something out of the box for the ending. obviously not this. maybe.., a not-so-happy ending? since the tittle is "Honestly Hurt" but i didn't get what's so hurt about this story. but then, what can you expect from a teenfic?
Profile Image for Rumah.
Author 1 book41 followers
March 11, 2018
Kesekian kalinya kakak Princess jatuh cinta dengan karya kak Elsa. Kali ini kisah persahabatan tiga orang remaja. Gusti - Velya - Chiko
.
.
Masa remaja Gusti dan Chiko diisi dengan mengenal banyak teman cewek. Tapi, hal itu malah membuat Velya kayak tersingkirkan. Hingga Velya selalu mengganggu waktu kencan duo maut tersebut. Sampai-sampai Gusti dan Chiko berniat mencarikan Velya seorang cowok. Pilihan mereka ada pada sesosok nerd, Evan
.
.
Walaupun pada akhirnya rencana mereka tak berjalan sesuai harapan, karena mereka menyadari sesuatu jika sebuah perasaan tak bisa dipaksakan. Ketika kemudian Chiko melakukan sesuatu yang tak diduga dan cukup mampu membuat Velya terkesima, akhirnya persahabatan diantara mereka bertiga semakin rumit
.
.
Banyak pesan disini, antara lain, janganlah memaksakan sebuah hubungan jika alasanmu bukanlah rasa sayang atau cinta. Kemudian jangan memakai perasaan jika bersahabat dengan cowok, bakalan baper
.
.
Walaupun endingnya bikin surprise pakai banget. Tapi, itu membuat cerita ini bikin baper abis banget.
Profile Image for Autmn Reader.
896 reviews94 followers
December 15, 2021
Buku teenlit yang bikin aku ngerasa ini buku teenlit. Hah? Mksdnya? Wkwkwk. Maksudku, beberapa aku baca teenlit, kadang berakhir ku dnf, karena akunya cringe, wkwk. Dan ini nggak cringe.

•Pros:

Bukunya di awal kocak. Friend to lovers juga trope kesukaanku jadi pas baca ini aku berekspektasi lebih, wkwk. Aku suka endingnya juga. Sangat sangat realistis dan enggak dipaksakan untuk "baik-baik" aja. Lagian, bener kata Sheryl, mreka masih muda masih SMA, nggak perlu dulu mkir jauh-jauh.

Aku juha suka sama pertemanan mereka. Mereka ini bneran definisi teman, dan penggambaran perubahan dari temen ke pacar juga disuguhkan secara nyata.

•Cons:

Tokoh2nya berasa ngambang semua. Awalnya kupikir ini emang bkalan fokus ke Chiko, Gusti, Velya. Dan emang fokus ke mereka sih, tapi enggak ada satupun yang karakternya membekas. Kayak numpang lewat aja sih semuanya. Jadi nggak ada yg bikin aku simpati sama siapa pun.
.
.
.

Selebihnya, aku enjoy baca ini. Dan jiwa teenlitku meronta2 buat baca teenlit2 yang lain. Wkkwkw
Profile Image for Indri Octa Safitry.
Author 1 book18 followers
July 31, 2019
"Sahabat itu ibaratnya tong sampah tanpa filter. Kita bisa bahas apa pun, ngomongin semuanya, tanpa mikir dia bakal jadi ilfil sama kita atau nggak. Tapi, ke pacar nggak bisa gitu." (Hal 164)

Semua makin runyam. Terlebih saat Chiko harus memilih antara tinggal bersama Mama atau Papa nya. Ini membuat Velya harus berpisah dan kehilangan Chiko sebagai apapun.

Apa endingnya sedih? Nggak kok lika-liku konflik ini punya ending yang manis. Walau gue mau nonjok si Chiko 😂

Ini cerita ka Elsa yang aku baca. Genre teenlit jadi cerita nya pun ringan. Tapi, konfliknya klimaks abis.

Suka banget cara penyampaiannya yang santai namun pas dengan karakter tiap tokohnya. Feel tokoh-tokohnya juga dapet abis

Cover dan layoutnya juga lutju abis. Pas sama genrenya

Overall, terhibur dan bagus novelnya. Banyak nasihat dalam cerita ini untuk anak2 muda
Profile Image for Arika.
6 reviews
April 24, 2018
Beli novel ini sebenarnya ga niat. Waktu ke tobuk itu aku bingung mau beli novel apa. Hingga pada akhirnya pilihanku terjatuh di Honestly Hurt.

Di novel ini ceritanya ringan khas anak remaja, alurnya asik, tokohnya cukup menarik, ceritanya mampu buat aku masuk ke kehidupan mereka, dan cerita disini mampu buat aku terhanyut akan kisah mereka.

Aku juga suka tema secara garis besarnya yaitu : Friendzone. Aku suka kisah mereka yang ngalir di novel ini, aku juga sampe nangis waktu baca novel ini.. Entah ini efek ceritanya atau akunya yangg cengeng🤣 Jadi, kalo kalian kepo kenapa aku bisa nangis, bisa baca novel ini, semoga kalian juga nangis yaa🤣🤣

Recomended untuk kalian yang suka dengan tema Friendzone dan kisah manis di masa SMA. ♡
Profile Image for Ririn.
180 reviews3 followers
June 15, 2019
Owh.. Hurt.. Sedih sampe hatinya cenut cenut baca endingnya.. Kisah cinta masa SMA apalagi dengan sahabat sendiri..

Kisah persahabatan 3 orang.. Satu cewek 2 cowok.. Dari kecil sampe remaja.. Comfortzone sampe salah seorang nemuin pasangannya.. Tinggalah 2 orang.. Yang malah jadi berubah karena perhatian dan fokus satu arah..

Yang momen paling sedih saat salah satunya yg naik tingkat di coba jadi pacarnya ternyata ngelanjutin kuliah ke luar negeri dan ga bakal balik lagi ke indo.. Hampir nangis bacanya.. Perpisahan tanpa harapan bakal ketemu lagi disaat masih sayang.. Poor velya..

Jahatnya elsa puspita.. Krn cerita ini ga pake epilog atau sekuel yang ngasih harapan pembaca bahwa cerita ini bakalan happy ending saat mereka dewasa.. Gantung nyesek..
Profile Image for Rezki Nur Anisa.
9 reviews1 follower
February 8, 2018
Ceritanya beneran Honestly Hurt, sampai akhir cerita rasanya masih sakit banget ini perasaan, tapi di satu sisi rasanya warm, nyaman gitu. Haha

Buat yang nyari novel cinta-cintaan remaja tapi nggak muluk soal 'cowok idaman semua cewek & cewek bukan siapa-siapa' bisa baca novel ini. Ceritanya nggak berat, cocok buat bacaan santai. Permasalahan yang diambil juga simple banget, but banyak pelajaran yang bisa diambil dari novel ini, dari sisi persahabatan dan keluarga misalnya.

Jujur beraharap ada produser film yang ngelirik ini novel, sudah lelah sama film cinta-cintaan remaja akhir-akhir ini.
Profile Image for Hermin Kamil.
15 reviews
February 16, 2019
Awal baca judulnya, aku kira ini bakal Jadi cinta segitiga. 2 cowok ngerebutin 1 cewek. Ternyata aku salah. Aku udah banyak baca buku tentang cinta sama sahabat sendiri. Tp jujur, buku kak elsa yg satu ini bener-bener bikin 'Honestly Hurt' banget. Berhari-hari setelah baca buku ini, masih terasa sakitnya😂😂😂 susah banget move on. Pelukan terakhir chiko bener-bener bikin honestly hurt. Buat cowok-cowok diluar sana, jangan suka PHPin temen sendiri ya.. Kasian tau, klo ujung-ujungnya cuma becanda doang. 4 jempol buat kak Elsa. Ditunggu lanjutannya ya.. Moga ada lanjutannya😁😀
5 reviews
October 18, 2019
I loveee it!

Cerita ini bener bener relatable sama kehidupan sehari hari. Apa yang bisa diharapkan sama pertemanan antara laki laki dengan perempuan?

Cewek itu ibarat batu. Kalo ditetesi air terus menerus lama lama bakal tergerus. Sama kaya hati perempuan, dikasih perhatian terus menerus, lama lama pasti jadi baper wkwk. Sesuatu yang emang sesuai banget sama kehidupan sekarang.

Aku suka endingnya. They should be like that.
Profile Image for Bila.
315 reviews22 followers
September 2, 2021
Kalau dari cover aja kukira ini kisah cinta segitiga. Eh ternyata bukan.

Sejujurnya aku males banget bacanya pas di pertengahan karena watak Velya yang ga berkembang sama sekali. Males banget liat dia childish betul sampe ngerusak segalanya. Untung diakhiri dengan memuaskan walau ya memakai formula yang sama dengan buku yang akhir konfliknya mirip. Lumayan sih.

+ Humornya cukup masuk di aku. Sedikit menggelitik.
Profile Image for Gege.
15 reviews
July 29, 2022
Honestly Hurt adalah bacaan yang tepat bagi siapa saja yang mau mengulang kekacauan cinta masa SMA. Tidak ada hal-hal yang dipaksakan, percakapan-percakapan realistis, dan hubungan persahabatan yang mereka bangun dngan sangat baik membawa pembaca kembali pada masa indahnya letup-letup asmara. Sekali lagi, Elsa Puspita berhasil mengajak pembacanya menikmati masa-masa remaja.
Profile Image for Sofia Aulia.
62 reviews5 followers
October 10, 2020
Premis dari cerita ini tuh simple menurutku. Namun dikemas dengan cara yang berbeda yang membuat menarik. Beberapa kalimat membuat saya seperti menerima tonjokan di hati.

Ending yang realistis. I love you kak elsa
Profile Image for apim.
43 reviews
January 24, 2026
been read this dari zaman SMP terus novelnya nganggur lama sampe aku memutuskan untuk re-read di umur yang udah gak seharusnya baca cerita wattpad lagi wkwk BUT SURPRISINGLY cerita ini gak cringe sama sekali!! soo good sampe aku mau ikutan nangis dan kegemesan sendiri, good job author >.<
1 review
November 14, 2020
Selalu seneng banget pas baca novel karya kak Elsa Puspita ceritanya bikin baperr
Profile Image for kiadh.
148 reviews7 followers
February 27, 2022
3.75

Kisah cinta ala anak SMA yang isinya bingung, jatuh cinta sama sahabat sendiri dan kehilangan.
Suka sama endingnya, realistis.
Profile Image for Yasmin Nabilla.
193 reviews
June 13, 2022
Aku membaca buku ini karena covernya lucu dan aku meminjam dari temanku. Ceritanya lumayan sederhana dan alurnya mengalir tidak terlalu mulus tetapi bisa mencapai tujuan. Agak sedikit kecewa dengan akhir cerita ini tapi tidak apa apa itu cukup dapat diterima dengan lapang dada
Profile Image for alia.
48 reviews
October 10, 2018
Untuk level novel remaja, sebenernya inti ceritanya simple banget sih, menurutku gaada yang bener2 beda banget dari ide ceritanya. Patah hati, sahabat, keluarga, unrequited love. Not trying to spoil something but aku agak kecewa sih sama endingnya, happy-but not so happy ending. Tapi yang bikin aku jatuh hati sama novel ini adalah style penulisannya. Halus banget. Ide ceritanya simple tapi bisa dibungkus secara menarik sama penulisnya. So good job to Kak Elsa Puspita!

Anyway plis CHIKO SINI SAMA GUE MAU GA????!!!
Displaying 1 - 28 of 28 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.