Jump to ratings and reviews
Rate this book

171 Hours

Rate this book
"Lucas menuang dua gelas bourbon dan berjalan mendekati gadis yang duduk di meja bar. Gadis murung itu duduk dengan tangan kiri menopang kepala dan telunjuk kanan memutari bibir gelas kristalnya puluhan kali. Lucas masih berjarak dua langkah dari Maura saat gadis itu menoleh ke balik punggungnya. Ia tersenyum kecil. “Kau menemukanku lagi.” Lucas menyodorkan minumannya yang diterima Maura.

Ia kemudian mengambil gelas di meja dan tidak perlu satu detik untuk mengenali aroma Mirage 50 vodka. “Kau dicampakkan lagi,” simpulnya.“Hmm.” Maura tertawa menyedihkan. Lucas kemudian melangkah lebih dekat dan mengulurkan tangan menyentuh pipi Maura.

Gadis itu terkejut dan mencoba menjauh, tetapi Lucas menahannya. “Sst, aku tidak mungkin melukaimu.” Lucas terus mendekatkan wajahnya dan berhenti tepat sebelum bibir mereka bersentuhan. “Stop running from me. You know I’ll be the one to walk you down the aisle.”

264 pages, Paperback

Published February 19, 2018

2 people are currently reading
26 people want to read

About the author

Stefiani Emasurya

5 books9 followers
I'd spent more than a decade of writing for big publishers while pursuing my study and corporate career in pharmaceutical and art. Now that I'm an official cross-science graduate and experienced formulator, I'd love to use my skill and passion to write what I believe will bring strong and meaningful experience for the readers.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
7 (13%)
4 stars
24 (45%)
3 stars
15 (28%)
2 stars
7 (13%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 21 of 21 reviews
Profile Image for Reina Tan.
288 reviews143 followers
May 29, 2018
Setelah menamatkan buku tipis ini dalam sekali duduk, aku cukup dibuat impres dengan twist-nya. Yah, meskipun enggak sampai sekaget itu karena—pas itu—aku bacanya lagi fokus(?) 😂😂 Novel ini tergolong ringan dan manis, namun tetap ada sentuhan misteri. Cocok kalau mau cuci otak(?) setelah baca yang menguras pikiran ataupun ingin membaca dalam waktu senggang.

Yang kurang dari novel ini, mungkin penggambaran watak Ana. Aku paham kalau Ana itu—*sensor karena bisa dihitung spoiler(?)*—tapi aku rasa vibe dari hal 'unik' yang dimilikinya digali lebih dalam lagi agar lebih terkesan horor(?) 😂😂

Romansa yang terbentuk antara Lucas-Maura pun cukup berkembang baik dan natural. Yah, meskipun kadang terlalu banyak kebetulan dan kesannya jadi kayak dipaksa bertemu terus-menerus, but that's okay.

Oh ya, alurnya sedikit banyak menyelipkan flash back para tokoh, terutama Maura. Dan potong-potongan flash back itu lah yang bisa membantu menjadi klu dalam mencari tau apa yang sebenarnya terjadi. Bahkan, jika beruntung(?), kalian bisa mengetahui sekiranya apa yang akan terjadi di ending nanti 😂😆
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
May 7, 2018
171 Hours merupakan novel terbaru Kak Stefiani Emasurya yang masuk dalam young adult fiction. Mengisahkan kehidupan Maura dan Lucas yang bertemu karena hari yang buruk.

Pertemuan yang terjadi membuat mereka saling nyaman satu sama lain hingga berujung curhat dan melahirkan pertemuan demi pertemuan selanjutnya. Kisahnya tergolong cepat, hubungan keduanya pun berubah sedemikian cepat dalam artian asmara.

Namun, yang membuat menarik novel ini tidak hanya menyoroti kisah romansa saja, tetapi juga ada unsur misteri dan thriller terkait pembunuhan seseorang. Pembunuhan yang disengaja yang melibatkan orang-orang tertentu dengan motif tertentu.

Menggunakan alur maju dan mundur membuatku bisa memahami konflik apa yang coba disajikan.

Secara keseluruhan, kamu mencari sebuah kisah romansa berbalut unsur thriller aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca.
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews142 followers
March 27, 2018
3.8 🌟

Baca kisah Lucas dan Maura ini lumayan bikin deg-deg-an, karena baru pertama kalinya aku baca novel thriller begini... Ceritanya bukan hanya tentang romansa cinta Lucas dan Maura, tapi tentang pembunuhan yang dilakukan oleh orang yang emang sengaja pengen membunuh. Orang yang melakukan hal apapun untuk melakukan kejahatan, kayaknya dia punya penyakit kejiwaan. Seremm kalau ketemu orang begini. Misteri apa yang ada dibalik kematian pak Ketut yah? Trus kenapa Maura dan Lucas seolah kayak temen lama yang kenal? Jawabannya bisa kalian baca dibukunya, cukup aku nggak mau spoiler.
.
❤ Pertama kalinya aku baca karya ka Stefiani, gaya cerita nya menarik dan detail... Awalnya aku binggung dengan setting waktunya, tapi baru nyadar pas baca lagi judulnya. Unik banget, btw kurang epilog kak hihi (banyak mau-nya :D).
.
❤ tokoh-tokohnya kuat, sifat Lucas yang sweet banget buat melindungi Maura. Dan Maura juga mempunyai sifat mandiri, pekerja keras. Ah mereka saling melengkapi. Aku suka banget sama Lucas ih! Yang paling sebel, sama Matthew! Diakhir, nasib dia kayaknya ngegantung yah? Soalnya fokus ke Anna.
.
❤ Gaya cerita mengalir, memakai sudut pandang orang ketiga. Penulis menceritakan pikiran para tokohnya dengan baik. Dan aku selalu dibuat penasaran tiap babnya! Bikin deg-degan.
.
❤ Alurnya maju mundur, dengan flashback yang cukup pas. Chemistry Lucas sama Maura pun dapet banget.
.
❤ Konfliknya rumit banget, tentang upaya pembunuhan yang cukup cerdik. Juga tentang masa lalu yang ternyata menghubungkan mereka. Eksekusi yang baguss buat konfliknya, ahh aku sampe lemes aja pas adegan Maura dan Anna.
.
Aku baru pertama kalinya baca genre romance-thriller, aku menikmati banget dan suka ceritanya! Bagi yang cari cerita bergenre ini, boleh di baca.
Profile Image for Nola Andriyani.
180 reviews
March 7, 2019
🌟3,5

Bercerita tentang Maura dan Lucas yang terlibat cinta lokasi di hotel tempat mereka bekerja. Dan Maura juga harus terjebak diantara Matthew-mantan pacarnya-yang akan menikah dengan Anna demi sebuah ambisi. Ambisi itu pula yang membawa Anna dan Matthew membunuh seseorang dan tugas Maura serta Lucas membuka misteri tersebut.

Sepanjang baca novel ini aku dibuat deg-deg an dan baper. Baper sama sikap Lucas yang heartwarming dan deg-degan sama sikap Anna yang mengidap Dissociative Identity Disorder. Tapi aku juga benci banget sama Matthew yang brengseknya kebangetan. Aku suka dengan Maura yang nggak gampang terpengaruh dan tahu maunya dia apa. Aku juga suka gimana cara Maura terbuka kepada Lucas bahkan untuk hal-hal remeh sekalipun.

Konfliknya terbilang ringan tapi dikemas dengan cara yang epic banget. Melibatkan keambisiusan dan orang gila bikin aku beberapa kali nahan nafas. Gaya menulisnya mengalir dan rapi. Semua kejadiannya diurutkan secara sistematis, setiap bagian juga diberi keterangan tanggal dan jamnya. Aku suka gimana penulis menyusun skenario setiap tokohnya. Plotnya ketebak dan nggak ada twist yang mengejutkan. Tapi tetap aja bikin greget.
Profile Image for Ika.
103 reviews3 followers
March 28, 2018
Novel ini dibuka oleh cerita Lucas, koki eksekutif dari salah satu hotel ternama di Bali, yang mengalami bad day. Ia harus menjernihkan kepalanya sebelum memulai tugasnya sebagai koki utama dan Nattaya memberinya dua jam untuk "menenangkan diri".
.
Lucas menuju balik meja bar ketika ia melihat Dev sedang meramu sesuatu dengan shaker alumunium. Dan disanalah ia bertemu dengan seorang gadis cantik.
.
Gadis itu dalam balutan kebaya Bali. Memiliki mata cokelat terang yang indah berbentuk almond. Bibir merah, lesung pipit yang menitik jelas dan hidung yang tidak terlalu tinggi membuat gadis cantik itu terlihat manis.
.
"Setidaknya sembunyikan name tag-mu kalau berencana mabuk, atau ganti bajumu. Kau terlihat seperti manajer hotel ini." — Hal. 6
.
Nama gadis cantik yang ditemui Lucas malam itu adalah Maura, salah satu asisten manajer front office, Ia mengalami kondisi yang sama dengan Lucas, Maura —yang membenci semua yang terkait Thailand itu— juga mengalami bad day.
.
Segelas mocktail buatan Lucas bernama Blue Ocean dengan lebih banyak soda dan es dihidangkan di hadapan Maura.
.
Lucas dan Maura, pada malam itu, akhirnya bertukar cerita penyebab mereka mengalami kesialan dan ternyata kisah kesialan mereka berkaitan dengan orang yang sama yaitu pasangan yang akan bertunangan di hotel itu, Anna—Matthew.
.
"Tapi, itu belum sehebat kenyataan bahwa calon suaminya adalah mantan calon tunanganku yang mendadak hilang tiga tahun lalu!" — Hal. 15
.
Ya! Salah satu kesialan Maura pada hari itu adalah kembali bertemunya ia dengan Matthew Wiryawan, mantan calon tunangannya —yang sekarang menjadi calon suami Anna— dan ia meminta Maura sebagai penanggung jawab semua urusan pertunangannya.
.
Pertemuannya kembali dengan mantan calon tunangannya sedikit banyak cukup membuat Maura tergelitik untuk bertanya alasan Matthew meninggalkannya.
.
Bagaimana kisah Maura selanjutnya? Dan apakah Lucas tertarik pada Maura?
.
.
Maura terus mengabaikan Matthew ketika gadis itu masuk ke ruangan Pak Ketut, sang direktur utama.
.
Namun, tindakan Matthew begitu gadis itu keluar dari ruangan tersebut membuat Maura ketakutan. Matthew menarik paksa dirinya ke tangga darurat dan menghadiahkan tatapan penuh amarah pada gadis itu. Saat Matthew hendak "menerkam" Maura, pintu darurat terdorong kuat dan menghantam Matthew.
.
Gadis itu terkejut mendapati Matthew tersungkur di lantai dan lebih terkejut lagi karena Lucas berdiri di hadapannya.
.
"Kubilang kau butuh bantuan dan kurasa surga setuju denganku."
"Apa maksudmu?"
"Surga mengarahkanku untuk menolongmu. Kau tidak percaya?"
— Hal. 40
.
Maura menghampiri Lucas ketika sang koki eksekutif sedang asyik bercengkrama dengan Arya, salah satu rekan kerjanya di hotel tersebut. Gadis itu segera "menyeret" Lucas menuju tempat sepi yang hanya terdengar deburan ombak.
.
"Aku hampir mati, Lucas." — Hal. 44
.
Ya Tuhaaaan.. Apa yang terjadi dengan Maura? Jujur, aku masih berdebar dan tanganku bergetar lho menulis review ini gegara kejadian yang menimpa Maura.
.
Kepanikan dan ketakutan Maura, kakinya yang gemetar mendadak hilang ketika ia bersama Lucas. Maura merasa terlindungi dengan keberadaan Lucas.
.
Maura membawa Lucas ke rumah sakit begitu tau pria berkulit coklat dengan tubuh proporsional mengalami luka bakar. Bahkan Maura menelepon manajer restoran untuk meminta ijin agar Lucas bisa libur beberapa hari untuk memulihkan lukanya.
.
Bukan tanpa alasan Lucas kembali ke Bali. Pria itu terus berharap agar bertemu dengan gadis masa lalunya yang bernama Nina, yang ia temui saat proses pemulihan pasca bom Bali.
.
Jadi, ketegangan apalagi yang akan kita temui?
.
.
Aku nggak nyangka aku berani baca novel thriller kek gini. Ha..ha..ha..
.
Selain kisah manis antara Lucas dan Maura, ternyata novel ini juga ada kisah antara Anna dan Matthew yang "sangat mengerikan".
.
Anna, calon istri Matthew, ternyata menderita DID sejak umur 5 tahun. Anna memiliki gangguan identitas disosiatif atau lebih dikenal dengan penyakit kepribadian ganda.
.
Penyakit inilah yang membuat Anna tidak segan menyakiti orang lain termasuk orang-orang terdekatnya.
.
Anna yang mengetahui bahwa Matthew dulu punya kisah dengan Maura segera menerjang Maura dan pecahan kaca yang digenggam Anna nyaris melukai bahkan merobek wajah Maura kalau saja security tidak segera memisahkan mereka.
.
Semakin ke belakang, semakin jelas bahwa Matthew menyesal melepaskan Maura dulu. Ternyata sebuah ambisi yang ada di dalam diri membuat pria itu "khilaf" untuk menikahi Anna.
.
Tiga tahun setengah Matthew berpura-pura mencintai dua kepribadian Anna hanya karena sebuah ambisi dan ia tidak ingin rencana itu hancur berantakan.
.
Ketika Matthew mengetahui Maura "bahagia" bersama pria asing tinggi besar berkulit coklat, pria itu tidak bisa mengontrol amarahnya. Aduuhhhh... Nich orang ya pengen aku jitak. Nggak tau diri banget.
.
"Aku bahkan tahu dalam beberapa detik kau masih menyukainya. Perasaanmu akan mengacaukan segalanya, Matt." — Hal. 109
.
Sebuah kasus besar membuat gempar hotel tersebut. Pak Ketut, direktur utama mereka meninggal ketika pesta pertunangan berlangsung dan Dev, rekan kerja mereka, menjadi salah satu kandidat calon tersangka.
.
Karena kecurigaan yang mengarah pada Anna dan Matthew, membuat mereka mengusut kematian tersebut. Dan pengusutan kematian ini membawa Maura dalam bahaya. Nyawa Maura taruhannya.
.
Bisakah Lucas melindungi Maura? Apakah misteri pembunuhan itu terungkap? Penasaran? Yuk segera miliki bukunya.
.
.
"Kau memang cinta pertama Maura." — (Ayu, Hal. 248)
.
"Aku menemukanmu, Aku menemukanmu, Nina. Aku menemukanmu." — (Lucas, Hal. 259)
.
.
AMAZIIIINGGGG.. Aku memberi penghargaan pada diriku karena "berani" baca novel genre thriller-romance dan aku jadi ketagihan. Keseruanku membaca novel ini sama dengan keseruanku menonton series CSI, Crime Scene Investigation, salah satu serial detective kesukaanku yang biasa tayang di FOX.
.
Novel 171 Hours ini menyuguhkan sesuatu yang berbeda dibandingkan novel lain. Tidak hanya kisah cinta yang manis yang disuguhkan tetapi juga kisah pembunuhan yang berujung investigasi yang mana bisa saja merenggut nyawa saat investigasi itu dilakukan.
.
Novel yang menggunakan POV 3 antar tokoh ini juga menceritakan tentang cinta monyet yang serius antara Nina dan Lucas karena mereka saling menemani dan mendukung saat pemulihan pasca bom Bali. Mereka sama-sama kehilangan orang tua.
.
Novel yang menggunakan alur maju dan alur mundur ini cocok banget bagi pencinta thiller+romance yang diselipin bumbu detective.
.
Novel yang berlabel U17+ ini memberikan pengetahuan pada readers tentang DID, gangguan identitas disosiatif atau lebih dikenal dengan penyakit kepribadian ganda. Apa saja gejalanya, efek yang ditimbulkannya, bisa kalian temukan di novel ini.
.
Terima kasih kepada Kak Stefiani Ema yang telah mengijinkanku menikmati novel kece ini. Mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama review novel ini. Sukses terus Kak.
.
Terima kasih juga kepada Grasindo Punisher @grasindo_id teruslah menjadi penerbit yang menerbitkan karya karya kece. Sukses selalu ya.
.
.
IG : @dumzcharming
Profile Image for Zia Nazaliah.
145 reviews4 followers
February 17, 2024
4/5 ⭐️⭐️⭐️⭐️

171 hours. Cerita yang dimulai dari tanggal 10 sampai 18 Oktober ini benar-benar bikin aku ga berhenti baca dan senyum-senyum sendiri ketika part berdua antara Lucas dan Maura 💝🥺! Setulus itu Lucas sayang sama Maura.

Buku ini menceritakan kisah Lucas, seorang warga Australia yang udah tinggal lama di Indonesia sekitar 5 tahun lah di Bali dan Maura yang emang asli Bali, Indonesia. Nah keduanya bisa bertemu karena berada di satu tempat pekerjaan. Lucas sebagai koki dan Maura sebagai (aku kurang paham apa kerjaan Maura, :") tapi intinya kayak di perusahaan gitu, entah manajer, konsultan, entah apa, di hotel / tempat makan, intinya gitu lah). Nah, sebenarnya pertemuan mereka berdua tuh accidentally haha tiba-tiba banget dan ga terduga. Tapi, gara-gara pertemuan itu, mereka berdua jadi dekat, bener sih Lucas yang jatuh cinta pada pandangan pertama and she fell harder... ;). Kegigihan Lucas mendapat lampu hijau dari Maura, untung aja ga bertepuk sebelah tangan wkwk. Disini dideskripsikan kalo Lucas tuh ganteng (ya iyalah bule) terus Maura dengan darah Indonesianya bikin Lucas ngeliat di itu cantik.

Selama alur ceritanya, konfliknya itu tentang masalah mantan tunangan si Maura (Matthew namanya) dan si Anna (yang bakal nikah sama Matthew), dia mengidap DID, kayak penyakit mental gitu, jadi bisa ga kekontrol emosi dan kepribadiannya kalo jadi. Bisa sampe ngebunuh dan ngelukai orang. Intinya, mereka berdua tuh pengen kaya raya, usaha bisnis gitu di Jakarta / Bali. Nah si Matthew, laki2 brengsek ini galmup sama Maura, tapi untungnya Maura punya pendirian kuat ga akan balik lagi dan udah punya Lucas ;). Pokoknya konfliknya seputar itu deh, minusnya entah kenapa aku kurang paham sama masalah yang diomongin 😭 haha mungkin akunya kurang mendalami ya tapi beneran, terus kalo lagi ngomongin soal konflik ini part paling bosen di babnya.. kek alurnya lambat gitu, dan yg dilibatin juga teman-temannya Lucas yg jadi koki juga disitu. Jadi, kadang aku skip dan lebih suka ketika part berdua antara Lucas dan Maura >< hehe. Ada plot twist juga sih dikit, dan aku senang dengan endingnya 💗 bikin terharu!!
Profile Image for Nadyasiaulia.
6 reviews
November 28, 2019
"Hanya saja hariku tidak seburuk dugaanku setelah berbincang denganmu." — hlm.20
.l
Lucas, seorang koki hotel mewah, berumur tiga puluh tahun, meninggalkan Aussie dan menetap di Bali. Baginya Bali penuh kenangan.

Maura, asisten manajer front office, berumur dua puluh tujuh tahun, yatim piatu.

Meski bekerja di tempat yang sama, mereka baru sama-sama kenal ketika Lucas menggantikan temannya sebentar di bar. Maura yang sedang merasa harinya buruk, mendatangi bar dan meminta alkohol dengan jumlah yang banyak. Tentu saja ditolak Lucas, walaupun ia bukan bartender tetapi bukan berarti ia tidak mengerti tentang alkohol.

Setelah saling bertukar cerita, rupanya kesialan mereka hari ini berujung kepada hal yang sama; mantan calon tunangan Maura yang datang bersama pacarnya dan membuat seisi hotel kalang-kabut.

Tujuh hari atau 171 jam membuat mereka bersama-sama menemukan fakta baru yang menarik.

"Lucas tidak membagi miliknya pada siapa pun. Kami mengenalnya dan tahu untuk tidak menyentuh apa pun yang dia lindungi." — hlm. 177

Novel dewasa muda yang manis. Di buku ini, aku benar-benar terasa datang ke sebuah hotel di Bali. Dijelaskan bagaimana koki, sistem kerjanya, apa yang dikerjakan mereka, sampai segala jenis masakan. Aku bisa membayangkan koki bule yang cool, tegap dan tampan. 🙄

Aku juga suka di bagian penulis menceritakan Maura dan hal-hal yang harus dihandlenya berhubungan dengan front office, seperti komplain costumer, mengabari event kepada member dll.

Lalu aku sampai pada bagian trik, intrik dan mental health. Bagus!
Profile Image for Maya Murti.
205 reviews8 followers
September 19, 2022
Dari segi alur cerita sudah cukup oke. Karakter dan latar belakang yang digunakan juga tidak seperti kisah romance kontemporer Indonesia pada umumnya: hotel Bali dengan cowok bule Australia yang berprofesi sebagai koki dan seorang perempuan Bali yang bekerja sebagai asisten manajer. Natural insta-love, with fitting mood and chemistry. Di paruh akhir buku ada cerita pembunuhan, tapi tidak menjadikan bukunya sebuah kisah detektif.

Dengan pernak-pernik yang disebutkan tadi, buku ini bisa dinilai menjadi 4 bintang. Tapi, entah kenapa, buku ini tidak meninggalkan kesan yang wow buat saya. Lucas dan Maura memang cute, tapi hubungan mereka tidak ada penghalang selain kehadiran mantan Maura dan tunangannya . Cerita pembunuhannya pun juga punya akhir yang gampang.

Entahlah, apa mungkin dari gaya bahasanya ya, yang seperti novel terjemahan? Saya bisa memahami kalau ini gaya yang sengaja dipilih penulis, karena ada beberapa bule dalam cerita ini. Di beberapa bagian juga agak belibet, entah karena salah cetak miring, pilihan diksi atau idiom yang kurang pas (contoh: tengkuk =/= leher), dll. Kayak, untuk ukuran native bahasa Indonesia, cerita ini kurang luwes dibaca. Bisa dipoles dan diselaraskan lagi, menurut saya.
Profile Image for Anastanindya.
Author 1 book1 follower
September 11, 2018
Buku ini adalah buku pertama dari Stefiani Emasurya yang saya baca. Pertama kali saya menemukannya di toko buku, jujur, hal yang membuat saya tertarik untuk membelinya adalah covernya. Dari segi desain, cover buku ini cukup membuat saya penasaran dengan isinya.

Ketika saya membacanya, ternyata novel ini digolongkan pada novel yang ringan. Kisah percintaan romantis dari Laura dan Lucas juga digambarkan dengan ringan, ceria, dan gimana ya saya menjabarkannya. Menurut saya yang menyukai novel sejenis ini, cara penulis bercerita cukup menarik. Ada plot twist yang cukup membuat saya ber-waw ria walau tidak terlalu terkejut karena tidak terlalu jauh dengan apa yang terjadi sebelumnya. Mungkin memang penulis tidak berencana membuat sesuatu yang terlalu penuh teka-teki.

Ada satu hal yang mengganjal bagi saya, yaitu pemeran antagonisnya. Menurut saya, penggambaran tokoh antagonisnya kurang greget. Bukan berarti saya mengharapkan novel yang berdarah-darah atau bagaimana. Hanya saja secara karakter mungkin yang kurang diperdalam.

Overall, novel ini keren banget dan cukup membuat saya baper dengan berbagai adegan romansa di dalamnya.
Profile Image for Afifah.
92 reviews4 followers
April 10, 2020
ini salah satu genre favoritku
romance mystery dan ada sedikit psikologi. Ramancenya juga tentang cinta pertama.
Aku suka dengan bahasanya tapi emang alurnya terasa cepet banget. Lagi baca kok tiba2 udah ending hehe..
Ya mau gimana lagi, kan judulnya 171 jam jadi ya segitu. Kalo ditambah nanti diubah judul hehe
Interaksi Lucas dan Maura juga manis dan lucu..
yang mungkin bikin sedih ada di masalah psikologinya
Misterinya sebenarnya pembaca udah tahu, tapi di dunia mereka hal itu tak terselesaikan,,,(tahulah maksudnya kalo dah baca)
Karena ini di Bali, jangan heran akan melihat nama2 Orang bali yang sering didengar juga orang luar negeri.
Rekomendasi buat kalian yang baca
Profile Image for Winda.
4 reviews
January 4, 2021
Buku yg sedikit berdeda dg buku lain pada umumnya. Dimana penulis menyampaikan cerita dari dua sudut pandang.
Genre romance yg dominan dg bumbu misteri pembunuhan, alur cerita sangat mudah utk ditebak. Sehingga tidak memberikan kesan penasaran kepada pembaca utk terlibat mencari tau mengenai misteri pembunuhan yg terjadi.
Namun kelebihan buku ini berani mengangkat tema romance dg latar belakang kejadian pengeboman di Indonesia.
Profile Image for Deira.
10 reviews
July 27, 2018
Love it. Gue suka ceritanya. Good job buat penulisnya karena udah nulis cerita asyik dan keren ini. Sekali lagi, gue suka cerita ini!
Profile Image for Septiari Ayu.
17 reviews
July 7, 2024
Di akhir baca, aku sampe inget2 lagi judul babnya apa dan tanggal berapa. Terus baru sadar ternyata pace of falling in love buku ini sesuai judulnya.
Profile Image for Autmn Reader.
881 reviews92 followers
July 16, 2020
Aku asalnya mau kasih 2,sekian 🌟, tapi ternyata aku malah scroll down di halaman 100 lebihan (baca di IPusnas).

Hal yang bikin aku scroll karena gimana ya ceritanya itu bener-bener insta-love without building emotion. Jadi baru beberapa jam mereka udah 'klik' besoknya udah mulai pacaran. Aku gak pernah masalah ama cerita insta-love selama building emotion-nya bagus. Jadi rasa sukanya jelas bukan karena tiba-tiba suka tanpa alasan.

Di beberapa part juga aku ada yang rada gak ngerti mereka ngobrolin apa. Gak ngeh karena mungkin aku gak fokus kali bacanya, entahlah.

Dan Anna ini... Kalai dia emang DID kenapa malah larinya kayak... Bipolar? Atau yg DID kalau udah sembuh emang bipolar? Atau hanya di beberapa kasus? Entah sih ya aku juga gak tahu. Tapi DID di sini jadi kayak tempelan supaya ada alasan buat Anna ngebunuh. Apa mungkin nanti dia akan lepas dari tuntutan? Kan dia sakit, yang sakit biasanya masuk rehab, kan? Atau enggak?

Twist di sini juga gak mengejutkan, sih. Jadi ya enggak twist, hehe.

Crtanya punya potensi bagus sebenarnya, tapi mungkin eksekusinya aja yang kurang, dan terlalu bnyak telling di sini. Dan aku juga gak paham kenapa banyak yang di miringin tulisannya ketika menurutku itu gak flash back atau gak perlu di flash back-in.

Semangat buat kakak penulisnya, tapi. Heuheu
Profile Image for Elizabeth R.
35 reviews
July 24, 2022
now I'm falling for Lucas and I don't know what to do lol I love this slow burn yet exciting romance type thing!
8 reviews
June 1, 2018
rate: 3,5 ☆

171 hours menyuguhkan fiksi romance dengan bumbu yang sedikit 'dark' karena diwarnai dengan suatu kasus yang membuat masalah lebih kompleks. Aku suka sama penuturan kak Ema dalam menyusun alur dan plotnya. Dan tentunya paling suka dengan twist yang disajikan di akhir❤❤. Aku suka dua karakter tokoh utamanya, kuat dan konsisten. Apalagi keberanian Maura dalam mempertahankan penadapatnya, terkesan tegas alias tidak mancla-mencle.
Seperti judulnya, buku ini dibagi menjadi beberapa bab denga sub bab berupa tanggal terjadinya peristiwa yang disertakan waktunya. Ceritanya berpadu dengan pas dan tidak tumpang tindih. Penulis benar-benar piawai mengajak kita untuk bisa mengikuti pergerakan alur cerita secara halus, benar-benar 'soft'.
Buku recomended untuk tema romance yang tak biasa👍
Profile Image for Deva Aksara.
47 reviews2 followers
November 9, 2018
Ini buku kedua ka Ema yg saya baca, khas ka Ema banget. Saya selalu seperti dikejar sang waktu ketika membaca -penunjuk- waktu yg memulai disetiap setting berbeda.

Sejauh ini aman terkendali, saya dibuai selalu dengan deskripsi pesona Lucas dan Maura yg terbilang biasa tapi rasanya luar biasa.

Oke, katakan saya lebay. Tapi ini sejujurnya yg saya rasakan. Membayangkan setiap segi fisik Lucas dan Maura, selalu membuat saya tersenyum senang tapi juga merasa envy dgn kesempurnaan yg mereka miliki. Mungkin ada satu atau dua hal yg menyiratkan kelemahan mereka, tapi semua terabaikan ketika membaca detail kehebatan mereka.
Displaying 1 - 21 of 21 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.