Jump to ratings and reviews
Rate this book

Maya

Rate this book
Komik 9 volume tentang petualangan seorang gadis paranormal.

Maya memiliki kemampuan meramal kejadian masa depan. Setiap melihat kejadian dalam mimpinya, Maya berusaha menemui calon korban yang akan mengalaminya. Salah satunya Wataru Sakai, seorang pemuda yang akan menemui ajal karena menolong teman sekelasnya. Akan percayakah Wataru pada ramalan Maya?

180 pages, Soft Cover

Published January 1, 1999

Loading...
Loading...

About the author

Yukihisa Motojima

47 books7 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (42%)
4 stars
4 (28%)
3 stars
2 (14%)
2 stars
1 (7%)
1 star
1 (7%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
Profile Image for Gus.
639 reviews62 followers
March 1, 2018
--- Maya 1-9 ---
Plot: Interconnected episodic dengan rasa supernatural dan bumbu gelap lain (͡° ͜ʖ ͡°)
Penokohan: Ok. Meski Maya kadang minta dilempar.
Gambar: Garis kuat dan tegas ^^.

Terima kasih atas rekomendasinya, bro Ever! (^~^)/

Apakah kau pernah tertarik untuk meramal masa depan?

Atau kau tertarik dengan hal-hal supernatural lain?

Jika iya, maka kalian cocok mengikuti kisah Maya, seorang gadis tengah malam yang memiliki kemampuan melihat masa depan. Bermodalkan keinginan yang kuat untuk membantu maupun memperingati setiap orang, Maya selalu berusaha melangkah dengan tegar dibalik kemampuan yang dimilikinya!




Komik ini memang cocok dibilang kisah misteri... karena memang stempel kisah horor tak cocok dengan komik ini X"D (cuma satu dua chapter yang memang berhasil bikin saya bergidik) //ploks. Nah! Mari kita mulai dari hal yang paling saya suka di komik ini. Benar! Saya tidak suka episodic... tetapi bertolak belakang dengan itu, saya suka sekali interconnected episodic!

Kisah Maya memiliki alur yang berjalan dan memperlihatkan perkembangannya secara perlahan dan pasti, dengan rute episode yang selalu sama^^. Saya suka sekali melihat tokoh-tokoh di chapter lalu, atau hal-hal di chapter lalu, kembali muncul (atau sekilas muncul) di chapter selanjutnya. Dan yang lebih hebat dari itu, perkembangan tokoh Maya benar-benar perlahan tapi pasti. Dijamin yang baca volume pertama akan kaget melihat Maya di volume-volume akhir. Bahkan kover komiknya ikut menyatakannya juga X"D



Kasus-kasusnya juga oke. Beberapa sangat brillian dan saya suka sekali (salah satu favorit saya: Papan Carneadeus). Sayang, ada juga satu dua chapter yang... rasanya mau membuat saya melempar tokoh Maya ke luar angkasa. Bukan tanpa alasan lho! Tapi ini karena di satu dua chapter, Maya benar-benar... tanpa perjagaan. Dia terlalu tidak punya kesadaran diri. Saya tahu menolong orang itu penting, but seriously you're a girl, dear.




Tapi chapter terakhir dari kisah misteri ini mirip dengan Jinco from Room 203 lho! Soalnya mereka sama-sama menekankan mengenai kekuatan yang dimiliki tokoh utama. Dan kalian tahu? Tamat komik ini semanis tamatnya Jinco. Tipe tamat yang manis... manis sekali.

Untuk tamat dan perasaan kesal saya yang mereda, maka bintang 3.5 akan saya bulatkan ke atas. Ushhh! (●´∀`●)
[8.5/10]
Profile Image for miné.
296 reviews1 follower
August 17, 2026
MAYA MAYONAKA NO SHOUJO 1 (Kodansha © 1994)
MAYA 1 (Elex Media Komputindo © 1999)
by
Yukihisa Motojima
M. Gunarsah (Translator)

Ada berbagai macam oneshot yang berhubungan dengan cewek bernama Maya Mizuki. Maya yang datang pagi itu sebagai murid baru ke sekolah Wataru berkata bahwa Wataru sebentar lagi akan mati. Mana ditunjukkin lagi foto paranormal Wataru yang bakal terlilit tali dan jatuh menyentuh tanah.

Cerita kedua ada cowok berkepribadian ganda (Keiji Muto) yang diramalkan dua kepribadiannya itu bakal mati. Maya berusaha menyelamatkan Keiji, sayangnya sisi jahat Keiji begitu bengis dan nggak ada ampun.

Cerita ketiga ketemu Wataru lagi di cerita pertama yang lagi dirawat di rumah sakit gara-gara insiden jatuh kemarin yang bikin tulang hidungnya retak. Wataru sebelahan ruangannya sama cowok yang terkena radang paru-paru, Eiji Ezaki dan pacarnya yang merawatnya, Kei Hyuga. Maya ternyata nggak meramalkan kematian Eiji (yang udah sakit parah), ternyata Maya nyamperin mereka karena dia melihat kematian Kei.

Ceritanya kompilasi petualangan Maya yang berusaha menyelamatkan orang yang dalam ramalannya akan mati. Maya awalnya juga pesimis kalo dia nggak bakal bisa mengubah masa depan. Tapi semangatnya bangkit lagi waktu Wataru ternyata bisa mengubah masa depan yang dilihat Maya dan selamat. Di sini juga ada cerita dari sejak kapan Maya bisa lihat ramalan kematian orang-orang itu, dan ramalan itu dilihat via kamera (asli sengsara banget si Maya ini).

MAYA MAYONAKA NO SHOUJO 2 (Kodansha © 1994)
MAYA 2 (Elex Media Komputindo © 1999)
by
Yukihisa Motojima
M. Gunarsah (Translator)

Cerita pertama dibuka dengan kejadian 10 tahun lalu dimana orang tua Maya tewas karena kebakaran di gedung hotel di Prancis, yang diceritakan butler-nya Maya. Maya yang masih kecil untuk pertama kalinya mendapatkan penglihatan gaib yang menewaskan tamu-tamu hotel. Wataru yang mendengar ceritanya langsung menyusul Maya yang sedang menemui ketiga cowok di kafe yang diduga dalam bayang kematian. Wataru bertekad akan membantu Maya mengubah masa depan dan menyelamatkan banyak orang.

Wataru yang berniat membantu Maya melakukan usaha dengan mencoba mempelajari kekuatan supranatural. Kebetulan waktu lagi latihan mengambil foto gaib dia bertemu Takane yang kemudian mengajaknya untuk belajar memperdalam ilmu supranatural.

Di lain sisi ada Maya yang meramal seorang anak SMA yang tengah hamil muda dengan pacarnya yang seorang calon dokter. Sebenarnya hasil foto masa depannya terlihat bagus, cuma Maya nggak yakin seolah ada sesuatu yang bisa bikin ramalan bagus ini jadi buruk.

MAYA MAYONAKA NO SHOUJO 3 (Kodansha © 1995)
MAYA 3 (Elex Media Komputindo © 2002)
by
Yukihisa Motojima
M. Gunarsah (Translator)

Wataru yang dalam pengaruh hipnotis Takane bergerak menuju kereta yang melaju. Maya yang tahu segera mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk menolong Wataru yang dalam bahaya.

Kenji Hatori, playboy jaman heisei (sumpah lawak banget) menghadiahkan lipstik merah ke ceweknya yang bernama Reiko di kafe Dooinney Oie (tempat Maya tinggal dan membantu Alf, butlernya). Maya yang gak sengaja menyentuh lipstik itu langsung terpekik kaget karena si lipstik dipenuhi aura dendam.

Seorang bodyguard menemui Maya dan memohon untuk meramalkan kematian Jiru Daara (ketua partai republik Zarid). Maya bingung karena dia belum pernah bertemu pria itu, sampai si bodyguard bernama Gestaf itu mengungkit kejadian 10 tahun lalu yang menewaskan orang tua Maya.

Hiroto Wakita, seorang wartawan majalah ngetop Up Can berhasil membuat orang-orang mengerubungi anak kecil yang terduga memiliki kekuatan paranormal. Sampai dia mau memberitakan tentang kemampuan Maya, hingga sebuah telepon mengubah keputusannya.

Sebagai permintaan maaf, Hiroto Wakita mengajak Maya dan Wataru untuk liburan ke luar kota. Saat dalam perjalanan menaiki bus, Maya merasakan firasat kematian yang mendekat. Sayangnya dia nggak bawa kamera polaroidnya (media untuk meramal).

Satoru yang baru sembuh dari kecelakaan motor mendadak bisa mendengar apa yang orang-orang pikirkan di sekitarnya. Karena itulah Maya mengajaknya ke kafe untuk mengetahui kekuatannya lebih lanjut.

Masing-masing chapter punya cerita dan masalahnya sendiri. Tapi Maya keren sih, pake kemampuannya buat nolongin orang. Bahkan Satoru yang ogah-ogahan pun jadi tergerak buat bantu. Terus perkembangan karakter Wakita juga bagus, sangat berbeda sama waktu awal-awal karakternya muncul yang lebih mentingin sensasi, ketimbang efek yang diderita subjek artikel dia.

MAYA MAYONAKA NO SHOUJO 4 (Kodansha © 1995)
MAYA 4 (Elex Media Komputindo © 2002)
by
Yukihisa Motojima
M. Gunarsah (Translator)

Penuntut tengah malam – ada 3 cerita dari 3 orang yang seharusnya nggak usah Maya bantuin. Direktur badan kredit yang mendapat surat ancaman pembunuhan. Ada anggota DPRD yang membunuh demi bertahan hidup, sama cewek gold digger tukang tipu. Karakter mereka pure serakah aja, jadi emang buang-buang waktu Maya aja.

Pemuda dalam senja – ada Keiichiro yang berkeinginan untuk mengakhiri hidupnya setelah dia cedera kaki dan ditinggal meninggal ayahnya. Ternyata keinginan Keiichi bikin atap tempat pasien menghirup udara segar jadi tempat negatif dan menghipnotis orang untuk lompat.

Don Quiote tengah malam – ada kisah 4 orang pemberani yang menghadapi kematian mereka demi kebaikan. Shiro Sengoku seorang petinju profesional, Claud Alec (fotografer di medan perang), Ichiro Tsuda (berani menghadap maut demi teman masa kecilnya), dan Mamoru Hoshina yang mengorbankan diri demi kemajuan ilmu pengetahuan.

Sonata dalam kegelapan dan cahaya – Maya dibawa Wakita untuk bertemu temannya yang seorang ilmuwan, Masanori. Masanori sedang meneliti tentang kekuatan supranatural pada seorang anak yang katanya bisa telepati.

MAYA MAYONAKA NO SHOUJO 5 (Kodansha © 1995)
MAYA 5 (Elex Media Komputindo © 2003)
by
Yukihisa Motojima
M. Gunarsah (Translator)

Masih kelanjutan cerita sebelumnya tentang Masanori, ilmuwan yang menyelidiki kekuatan supranatural. Sampai sebuah kebakaran hutan membuat Hikari (cewek yang jadi subjek penelitian) mengerahkan kekuatannya untuk menemukan ibunya dan sukses membuktikan secara tersirat bahwa kekuatan supranatural itu ada.

Petualangan gadis tengah malam – Maya sengaja masuk SMA Seishin begitu mendapat firasat kematian mereka. Ternyata di sana ada cowok bernama Osamu yang disebut dewa kematian. Kekuatan Osamu mirip dengan kekuatan Maya, tapi dia menggunakannya untuk membunuh orang yang tak bersalah.

Datanglah musim semi – ada dua oneshoot pendek tentang cowok yang ikut ujian kedokteran dan sepupu Wataru yang dikucilkan selama SMP. Ceritanya paling ceria di antara cerita-cerita sedih dan gelap lainnya. Di sini Maya kelihatan rileks dan banyak senyum.

MAYA MAYONAKA NO SHOUJO 6 (Kodansha © 1995)
MAYA 6 (Elex Media Komputindo © 2003)
by
Yukihisa Motojima
M. Gunarsah (Translator)

Ada satu cerita terakhir dari segment musim semi, di mana Taro (mantan temen sekelas Maya dari SMA Seishin) jatuh cinta sama cewek anak orkay dari SMA Meisei, dan dia curhat ke Maya. Maya dengan kemampuannya membuat mereka ketemu lagi dalam keadaan yang berbeda.

Mata suci – Maya yang mencoba mencegah seseorang bundir, tapi orang itu keburu ditarik ke kampung ramalan dan di-makeover sama peramal di sana yang bernama Rin. Maya suka banget dengan cara meramal Rin dan berteman dengan para peramal lain dari kampung ramalan. Tapi kampung ramalan mereka terancam bubar karena ada Holy Eye yang katanya ramalannya tepat 100%.

Saat takdir – ada dua oneshoot tentang gereja yang meledak di pernikahan Ichiro (yang punya kemampuan telepati di buku sebelumnya) dan Koyuki (teman masa kecilnya). Sama cerita dokter penyakit dalam yang berusaha mengakhiri hidupnya mengingat dia hampir membuat tewas seorang pasien di IGD dan tidak mampu memulai operasi karena trauma.

Masa depan biru yang indah – Maya dibawa ke kantor polisi untuk menemukan anak dari dubes Latoya yang diculik. Di sana Maya dipasangkan dengan paranormal lain bernama Akena Hokuto dan mereka bekerja sama untuk menemukan anak itu. Di sisi lain, ditemukan mayat paranormal lain yang meninggal diperkirakan 3 hari yang lalu, dengan kondisi pembusukan mayat yang cepat.

MAYA MAYONAKA NO SHOUJO 7 (Kodansha © 1995)
MAYA 7 (Elex Media Komputindo © 2003)
by
Yukihisa Motojima
M. Gunarsah (Translator)

Masih melanjutkan cerita sebelumnya di mana Maya dan paranormal lain diminta bantuan untuk menemukan anak dubes yang diculik. Maya dan Akane yang mencari anak itu dengan menyusup ke rumahnya mendapat titik terang di mana lokasi anak itu. Begitu sampai sana mereka disambut pria misterius yang disebut dengan Chesha Cat. Ini sumpah endingnya plot twist banget. Nggak cuma dari pelaku utama penculikan itu, tapi dari segi motif, dan juga siapa sebenarnya Chesha Cat ini.

Keadilan – Maya yang berangkat sekolah kebetulan membantu orang yang dijambret dan itu mempertemukannya dengan polisi yang bernama Takao. Takao sekilas kelihatan sebagai polisi yang baik dan berprestasi. Tapi ternyata dia pembunuh berdarah dingin dan menghabisi 3 preman di depan mata kepala Maya berlandaskan keadilan. Dan berikutnya, nama Maya muncul di daftar incarannya. Nah ini dia, kalau sociopath masuk instansi penegak hukum. Kok kayak familiar ya? Kalian ngerasa juga nggak?

MAYA MAYONAKA NO SHOUJO 8 (Kodansha © 1996)
MAYA 8 (Elex Media Komputindo © 2003)
by
Yukihisa Motojima
M. Gunarsah (Translator)

Lanjutan babak keadilan di buku sebelumnya, Maya memutuskan untuk menghadapi Takao walau dia bisa melihat kematiannya sendiri. Bener deh, penegak hukum yang bisa membunuh itu bener-bener mengerikan.

Angin musim gugur – ada 3 oneshoot yang menceritakan orang-orang yang mau berusaha mengubah ramalan kematian mereka. Maya seolah jadi pengantar pesan, tapi yang bisa mengubah takdir ya mereka-mereka juga.

Tangan masa depan yang tak terlihat – ada kisah ayah dan anak yang meminta Maya untuk meramalkan kematian sang ayah yang memiliki penyakit jantung kronis. Maya lalu bilang kalo donor yang cocok akan ditemukan di rumah sakit mana dan mereka ke sana, sampai suatu kejadian tak terduga terjadi.

File – Ada dua cerita yang berhubungan dengan tubuh manusia. Cerita pertama mirip-mirip sama film Malignant, kalo yang ke-2 tentang teror vampire di sekolah khusus putri. Maya dan Akane diminta polisi untuk masuk ke sana dan menyamar sebagai murid baru. Dua ceritanya agak-agak sci-fi, tapi vibes horrornya tetep kerasa.

MAYA MAYONAKA NO SHOUJO 9 (Kodansha © 1996)
MAYA 9 (Elex Media Komputindo © 2003)
by
Yukihisa Motojima
M. Gunarsah (Translator)

Doppelgangers – Maya dan Wataru yang lagi jalan-jalan papasan dengan sejoli yang lagi pacaran. Tapi bayangan kematian salah satunya kuat banget. Shin Kojo seolah akan dibunuh oleh orang yang mirip dia, dan Wataru mengira ini fenomena doppelgangers. Endingnya walau ketebak tapi berakhir baik sih. Maya juga nggak menyerah untuk bantu walau sudah diusir berkali-kali.

Masa depan dalam telapak tangan menjadi cerita terakhir dari petualangan Maya. Di sini sekarang terlihat ya, Maya walau bisa meramal dan dibayangi kematian udah nggak suram lagi hidupnya. Terbukti dari kamarnya yang dulu cuma kursi doang, sekarang ada tempat tidur dengan dipan dan rak buku. Maya dan Wataru yang pergi kencan menyaksikan Kousuke yang sedang berlatih lari tertabrak, di situ Maya menyadari bahwa dia sama sekali tidak melihat tabrakan itu dalam ramalan. Maya murung berhari-hari dan Wataru yang mau mengembalikan senyuman Maya berusaha untuk mengajak Kousuke ikut marathon sebulan lagi, tapi Wataru malah cedera juga.

Our grand one – oneshoot bonus dari komik ini. Bercerita tentang kuda besar bernama Kotetsu dan Joki-nya bernama Kakeru yang mengikuti pacuan kuda. Ceritanya bagus dan mengingatkan kita, walau hewan nggak punya akal tapi mereka juga punya perasaan.
Profile Image for Eva Siagian.
433 reviews6 followers
November 29, 2019
Ceritanya ringan, per case, bener2 nggak perlu pake mikir bacanya..
1 review
February 13, 2021
Bacaan waktu SMP (2006). Akhirnya di 2021 beli komiknya karena ingin baca lagi. Karena buku ini aku akhirnya baca juga salah satu buku referensi mangakanya; 24 Minds of Billy Milligan
Displaying 1 - 4 of 4 reviews