Waaah, yang ini lebih lucu dan menarik daripada yang nomor 2-nya. Separo comic stripnya setidak-tidaknya gak membicarakan dunia, tetapi dunia anak-anak itu sendiri.
Sekarang Miguelito tidak muncul, sementara karakter-karakter lain semakin tajam. Mafalda dan keinginannya mengubah dunia menjadi lebih baik, Manolito yang sangat-sangat berjiwa pedagang, Felipe yang suka membaca, cerdas dalam hal belajar tetapi lugu dalam hal-hal lain, serta Susanita yang pikirannya khas cewek borjuis masa itu: "kalau sudah besar tidak ingin bekerja, hanya ingin jadi ibu, dan punya banyak anak, dan kalau bisa anaknya jadi dokter."
Oya, aku merasa kok si Quino menyusun strips-nya tidak urut. Seperti di buku 1, misalnya, Miguelito sudah muncul beberapa kali, tahu-tahu di halaman akhir-akhir, dia baru berkenalan dengan Mafalda dkk (Miguelito sebal Mafalda punya teman selain dirinya).
Terus, di buku 3 ini, Mafalda pingsan karena orangtuanya (akhirnya) beli TV, padahal di buku 1 dan 2 dia sudah menonton TV.