Revrisond dengan pendiriannya yang teguh mengungkapkan dosa-dosa pemerintahan sejak era reformasi dengan segala amanat dan cita-citanya untuk kembali mengingat Proklamasi dan undang-undangnya, mengatakan bahwa pemerintahan sudah berubah bentuk ideologisnya sejak kudeta oleh Purnawirawan AD yang terkenal itu. Satu hal yang saya kagum dari Revrisond adalah keteguhan pendiriannya untuk berbicara mengenai realita bagaimana Sri Mulyani yang digadang-gadang sebagai anak emasnya Indonesia dalam hal ekonomi dengan segala agenda IMF dari Konsesus Washingtonnya dibawa hingga diteruskan menjadi kurikulum untuk tetap menjalankan produksi agen-agen neoliberalnya.