Aku ingin mencintaimu seperti benang-benang yang jatuh dari pangkuan seorang ibu; tak peduli apakah nantinya kau akan memilihku atau harapku berhenti di simpang jalan yang kau tuju.
Saat kau datang waktu itu, aku tak tahu apa yang perlu kusembunyikan lebih dulu darimu---senyum atau harapan. Namun, kupastikan untukmu; sengaja tak kukunci pintu itu, berjaga jika sewaktu-waktu kau merasa tuntas dengan segala urusanmu, lalu pamit dan berlalu. Aku ingin mencintaimu seperti anak yang berlari dan kembali pulang; tak peduli apakah tubuhku sudah menjadi begitu lelah dan kau hanya diam melihatku yang tak mampu menahan rindu.
Malam itu, aku tiba di masa lalumu---sesuatu yang tak kau ungkapkan pada perempuan-perempuan lain dalam hidupmu. Kudekap seluruh kekhawatiranmu dan kupastikan kau akan baik-baik saja di sini bersamaku. Kepalamu merebah, kata-kata dari benakmu merekah. Hari tak pernah terlalu larut di lantai dua puluh. Dan kota yang ramai begitu jauh... lalu meluruh.
Indah Hanaco penyuka novel-novel historical romance. Tergila-gila pada segala hal yang berbau tahun 90-an. Juga sederet serial kriminal dan film-film romance. Mendadak mellow hanya karena gerimis. Kolektor majalah dan buku-buku resep yang jarang dimanfaatkan.
Fans sejati Michael Schumacher yang memilih berhenti menonton balapana Formula Satu begitu sang idola pensiun. Tidak bisa lepas dari kopi meski sangat tidak menyukai kopi.
Indah Hanaco pernah bekerja kantoran, tetapi benar-benar merasa menemukan "dunia" saat menjadi penulis. Cita-cita saat ini adalah pindah dan menetap di Yogyakarta, keliling Eropa serta menghabiskan sisa hidup untuk menulis.
Indah Hanaco telah menerbitkan 23 novel, beberapa buku anak dan parenting. Indah Hanaco juga menulis novel dengan pseudonym Aimee Karenina.
Sangat pantas buku ini menjadi juara pertama Sweet and Spicy Romance 2016. Karena kesanku setelah baca ini adalah manis dan pedesnya memang endes banget dan menggigit. Porsi manis antara Gabe dan Tory bikin gemes. Karakter tiap tokohnya kuat. Chemistry-nya juga terbangun sangat baik dari awal sampai akhir. Tidak ada kesan terburu-buru, semuanya mengalir apa adanya. Sikap Tory yang blak-blakan pun terbilang manusiawi, jadi nggak terlalu dibuat-buat. Aku hanya merasa sedikit terburu-buru di bagian ending.
Pertemuan di lift itu ternyata membawa ke pertemuan2 berikutnya. Ya Tory dipertemukan lagi di acara liburan di Bali, dan juga siapa sangka ternyata si Man Candy ini adalah Gabriel bos-nya Reyta.
Reyta bilang Gabe sang bos ini lelaki yang mesti dijauhi banget sama Tory, banyak hal minus Gabe. Apalagi Tory lagi fase patah hati. Dan juga Tory bukan tipe Gabe, sebaliknya Gabe pun demikian.
Tapi ternyata, semesta emang suka bercanda. Ada hal yg membuat Gabe harus berurusan dengan Tory. Dan tanpa mereka tahu juga, ada sesuatu yg akhirnya harus mereka rasakan.
Gaya bercerita kak Indah menarik, apalagi di sini tokohnya ttg consultan bridal gitu. Idenya unik gitu.
Aku sebel sama mantan pacarnya Tory, nyebelin bgt sumpah itu orang. Gak tahu malu bgt, untung aja ada Gabe lelaki yang dibilang playboy karena rekor pacaran 3 bulannya ini. Meski begitu, sikapnya yang tenang, dewasa dan manis ini emang selalu bikin org nyaman dkt Gabe. Tory pun yang sikap awal tegas, lama-lama dia luluh dengan kebaikan Gabe tapi insecure tetep mendominasi.
Gaya bahasanya ringan dan ngalir gitu. Pakai sudut pandang orang ketiga, pikiran tokohnya diceritakan dg baik. Beberapa scene kasian ih sama Tory apalagi klo ibuknya selalu membela Bram.
Chemistry mereka dapet, feelnya berasa. Interaksinya hangat.
Konfliknya emang lebih ke konflik batin para tokohnya, apalagi Gabe punya masa lalu yg terbilang buruk. Dan itu pulalah dia gak percaya cinta. Tory jg sama, patah hati membuat dia menjadi orang yg waspada. Aku suka eksekusi konfliknya, apik. Endingnya pun sukaaa 😍.
Overall yang suka tulisan kak Indah, kalian mesti baca juga kisah mereka 🌵.
Awalnya aku kepo banget sama buku ini, bela-belain beli padahal waktu itu lagi bokek, hehe.... Beneran ini! Tapi waktu baca, jujur aku agak kecewa karena nggak sesuai dengan ekspetasi. Oke, mari kita bahas satu-satu....
Storyline Tory yang menghindari mantannya, Bram, memilih pindah ke apartemen milik kakak iparnya. Di hari pertama kepindahannya, tanpa sengaja dia bertemu dengan Gabe di lift. Gabe mengingatnya sebagai gadis yang ketiduran di lift dan itu sangat melekat dalam benaknya. Suatu hari Tory diajak Reyta, temannya yang juga asisten Gabe untuk liburan ke Bali. Fyi, Gabe ini bos yang sangat-sangat-sangat baik sama karyawannya, dia nggak segan untuk merogoh kocek yang nggak sedikit untuk menyenangkan para karyawannya.
Tak ada yang menduga kalau bakal ada sebuah kisah di antara Tory dan Gabe, karena mereka ini bertolak belakang, sama-sama menganggap kalau mereka tidak mungkin tertarik satu sama lain. Di mata Tory, Gabe adalah seorang pria yang suka gonta-ganti pacar, tapi memang seperti itulah keadaannya, hubungan Gabe dan pacar-pacarnya nggak pernah bertahan lama. Sementara Gabe adalah pria yang sangat memuja keindahan, dia tidak menyukai seorang gadis dalam balutan busana kasual. Semua pacar-pacarnya adalah gadis ber-body bagus layaknya model, jelas Tory tidak masuk dalam kategorinya.
Suatu ketika, mereka terjebak dalam situasi. Tory yang berusaha keras menghindari Bram mengakui Gabe sebagai pacarnya, pun Gabe yang tengah menghindar dari sang mantan, Helen, mengakui Tory sebagai pacarnya. Jadilah mereka menyebut hubungan mereka itu simbiosis mutualisme. Sayangnya, perasaan mereka berkembang tanpa bisa dicegah.
Di samping menceritakan hubungan Tory dan Gabe, diceritakan juga mengenai kisah kelam Gabe. Tentang kehidupan masa lalunya yang pilu, betapa itu sangat membentuk karakter Gabe.
Tbh, aku ngerasa boring banget di awal, baru sekitar h. 170-180 an aku bisa menikmati ceritanya. Aku ngerasa kalau proses dekatnya Tory dan Gabe di awal-awal berjalan terlalu lambat. Aku sempat bingung lho, mau dibawa ke mana sebetulnya hubungan Tory-Gabe, syukurnya semua itu terselamatkan oleh argumen-argumen mereka. Aku juga nggak nemu plot yang bolong, semuanya nyambung dan pas.
Karakter Aku nggak nemu something wrong dengan karakter di sini. Meski begitu jujur aku nggak punya karakter favorit dalam buku ini. Gabe memang gentle sih, but he failed to caught my heart.
POV POV yang dipakai di sini adalah POV 3 bergantian dari sudut pandang Tory dan Gabe. Menurutku perpindahannya pas, enak banget dibacanya.
Penulisan No doubt. Rapi banget. Aku suka diksinya, juga percakapannya yang luwes meski menggunakan bahasa baku, nggak sekaku Cinta 4 Sisi yang baru aku kelarin beberapa hari lalu.
Kenapa aku kasih bintang 3? Karena terus terang kisah yang disajikan kurang menggigit. Tapi jangan khawatir, buku ini cocok kok buat penggemar cerita ringan dengan ending yang manis. Penggemar om-om berdasi juga boleh merapat deh.
Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Man Candy? Novel Man Candy ini merupakan novel Juara Pertama Sweet and Spicy Romance 2016.
Novel ini mengisahkan tentang Tory dan Gabriel, 2 orang berbeda pandangan tentang cinta yang bertemu. 2 orang yang sejak awal bertemu sudah meyakinkan diri kalau mereka bukan tipe satu sama lain.
Tory yang pernah patah hati, sedangkan Gabriel malah berada di pihak yang paling sering membuat wanita-wanita patah hati. Bagaimana jika keduanya dipertemukan? Akankah takdir bekerja untuk hubungan keduanya?
Dari segi ide dan alur cerita mudah ketebak, tapi gaya menulis yang enak dan nyaman untuk diikuti, karakter yang kuat, interaksi yang manis dengan saling adu kata-kata pedas, membuatku begitu menikmati kisah ini.
Belum lagi, detail fashion gaun pengantin dan fashion pria yang cukup membuatku takjub. Menambah pengetahuan banget deh 😍😍😍😍😍
Makanya, aku pun setuju novel ini memang layak menyandang juara pertama kategori sweet and spicy, karena novel ini memenuhi kedua unsur itu.
Sebenarnya saya sudah tidak asing lagi dengan Indah Hanaco yang memang sudah banyak menulis berbagai macam buku. Dan baru kali ini saya akhirnya bisa berkenan dengan karya beliau. Kover bukunya sendiri berhasil memanjakan mata saya dengan warna pink yang cerah. Selain itu ukuran judul bukunya pun terlihat pas dan eye-catching. Ditambah dengan gambar mobil dan balon, serta ornamen bintang-bintang menambah kesan manis dan ceria. Secara keseluruhan kover bukunya sukses memikat hati dan mata saya untuk mengaguminya.
Masih sama seperti novel-novel metropop lainnya yang membahas tentang kisah cinta kaum urban, Man Candy mengajak saya untuk menyelami kisah Tory dan Gabriel yang dihantui oleh masa lalu mereka. Sebenarnya sudah banyak sekali tema cerita seperti ini, dan jujur saja saya tidak menemukan sesuatu yang spesial dalam Man Candy. Namun, penulis berhasil menceritakan kisah Tory dan Gabriel dengan menarik melalui masa lalu mereka masing-masing. Tory dengan masalah mantan kekasihnya dan Gabriel dengan masalah keluarganya . Saya suka dengan cara penulis dalam memgemas ceritanya melalui latar belakang tokohnya. Meskipun ada beberapa unsur yang membuat saya bertanya-tanya, tapi untuk tema ceritanya sendiri cukup menarik untuk disimak dan diikuti.
Terdapat dua tokoh utama dalam novel ini, yaitu Tory dan Gabriel. Tokoh Tory digambarkan sebagai wanita muda yang keras kepala dan pekerja keras. Pekerjaannya sebagai bridal consultant juga memberikan kebahagiaan tersendiri untuk Tory. Di mana dia bisa membantu dan memberikan kebahagiaan kepada para calon pengantin dengan memilihkan gaun untuk mereka. Hubungan asmara Tory pun bisa dibilang kurang beruntung. Setelah menjalin hubungan yang cukup lama bersama Bram, Tory harus mengakhiri itu semua akibat perlakuan buruk Bram. Namun, tiba-tiba saja Bram datang kembali untuk mengusik hidup Tory. Lalu ada tokoh Gabriel yang digambarkan sebagai pengusaha muda flamboyan yang sukses dengan brand pakaiannya 'Man Candy'. Gabriel memiliki karakter yang sinis dan tidak percaya akan cinta. Itu semua karena masa lalu Gabriel yang buruk dan penuh penderitaan. Akibat masa lalunya itu, Gabriel sering berganti-ganti pacar kurang dari tiga bulan. Namun, setelah bertemu dengan Tory, Gabriel mulai bisa berdamai dengan masa lalunya dan menemukan arti cinta yang sesungguhnya. Latar belakang kedua tokoh yang kuat berhasil membuat saya ikut merasakan perasaan Tory dan Gabriel. Terutama tokoh Gabriel yang tidak mendapatkan kasih sayang dari keluarganya. Saya sangat mengerti perasaan Gabriel yang sinis karena jujur saja saya juga mengalami hal yang serupa. Di mana lingkungan keluarga memang sangat penting dalam tumbuh kembang seorang anak. Saya sendiri tidak menyalahkan Gabriel akan sifatnya itu, karena memang trauma di masa kecil sangat susah untuk dilupakan. Saya suka cara penulis dalam menceritakan masa lalu kedua tokohnya.
Novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga melalui dua tokoh utamanya, yaitu Tory dan Gabriel. Dengan sudut pandang ini saya diajak untuk melihat trauma kedua tokohnya akibat masa lalu mereka, terutama tokoh Gabriel. Alur ceritanya sendiri berjalan dengan cukup cepat, mulai dari kehidupan tokoh Tory dan Garbriel, hingga pertemuan mereka. Gaya bahasa yang digunakan penulis bisa dibilang sederhana, tapi ada beberapa istilah dalam dunia fashion yang dijelaskan melalui beberapa catatan kaki. Saya sendiri cukup menikmati gaya bahasa penulis yang mengalir. Typo yang saya temukan juga tidak terlalu banyak dan tidak mengganggu proses membaca.
Konflik yang coba diberikan oleh penulis sebenarnya sangat sederhana, yaitu di mana Tory dan Gabriel harus menyangkal perasaan mereka akibat masa lalu mereka masing-masing. Tory yang berharap bisa menyembuhkan trauma Gabriel ternyata tidak bisa memungkiri bahwa Gabriel memang tidak menginginkan hubungan yang lebih. Sedangkan Gabriel yang belum bisa berdamai dengan masa lalunya selalu menyangkal sambaran petir yang dirasakannya ketika melihat Tory. Sebenarnya konflik seperti ini sudah cukup umum diangkat dalam novel romance. Saya sendiri tidak terlalu sulit untuk memahami konfliknya. Meskipun saya sudah bisa menebak ke arah mana konfliknya akan berkembang, tapi saya tetap bisa menikmati konfliknya yang sederhana dan tidak terlalu rumit.
Man Candy sedikit mengingatkan saya dengan novel Stilettale karya LM Cendana. Di mana kedua novel ini sama-sama mengangkat tema cinta, masa lalu, dan brand pakaian. Namun yang membedakan Man Candy adalah bagaimana penulis sepertinya ingin lebih jauh dalam menggali masa lalu para tokohnya. Saya suka dengan cerita romance yang dibalut dengan tema berdamai dengan masa lalu. Selalu ada nilai dan hikmah yang tak jarang cukup relate dengan kehidupan kita sehari-hari. Melalui Man Candy saya diajak untuk terhanyut sekaligus bersimpati pada kedua tokohnya. Secara keseluruhan Man Candy berhasil dikemas dengan baik melalui masa lalu kedua tokoh utamanya. Di mana terkadang betapa sulitnya bagi kita untuk berdamai dengan masa lalu.
Kisah di novel ini dibuka dengan kekesalan Tory dikarenakan gaun pengantin ketiga juga bernasib sama dengan dua gaun sebelumnya, Gabriel memberikan gelengannya. . Bagi Tory, Gabriel dan calon istrinya ini merupakan pasangan yang aneh. Bukan tanpa alasan Tory mengatakan demikian, dimana-mana, mempelai wanita lah yang datang bersama teman atau keluarganya untuk memilih dan mencoba gaun pengantin pilihan mereka, lah ini malah Gabriel sang mempelai pria yang datang memilih gaun pengantin. . Tory, Tory Solana, merupakan seorang bridal consultant yang pekerjaannya melayani banyak calon pengantin. . Tory ini anak bungsu dari tiga bersaudara. Anya, Ian dan Tory. Menurutnya, ia adalah anak yang tidak bisa memenuhi harapan Ibu mereka. . Ketika Tory dan Bram putus setelah lima tahun bersama, ia dianggap seperti terdakwa yang pantas dijatuhi hukuman, dituding sebagai penyebab kandasnya hubungan asmara mereka. Kok kesal ya dengan Ibunya Tory. . Tory akhirnya menerima tawaran cerdas dari Anya untuk pindah ke apartemen milik Alain, kakak iparnya, agar bisa membebaskan diri dari beberapa masalah yang sedang dihadapinya. . Gabe, Gabriel Maliq, seorang pria yang tidak percaya akan cinta. Di matanya, cinta cenderung menakutkan. Label pria murahan tersemat padanya dikarenakan seringnya gonta ganti pacar. Gabe dengan mudahnya pacaran dengan seorang wanita walaupun ia tidak benar-benar jatuh cinta. . "Cinta membuat hatimu mudah dikendalikan oleh orang lain. Dan hal yang paling mengerikan di dunia ini adalah kehilangan kendali." — Hal. 19. . . Nah ternyata menjadi bridal consultant di Happy Day tidak pernah ada di benak Tory. Yang ia inginkan adalah bekerja di kantor pada bidang manajemen. Semua berubah ketika ia, Anya dan Ibunya datang ke Happy Dah untuk memilih gaun pengantin buat Anya. . Tentu saja pilihan Tory untuk bekerja sebagai bridal consultant ditentang Ibu dan Bram —yang kala itu masih berstatus kekasihnya—. Mereka menganggap bahwa bekerja sebagai Bridal Consultant tidak memiliki masa depan yang cerah. . Tory tetaplah Tory, orang yang paling susah dibujuk jika sudah memutuskan sesuatu, tidak ada satu orangpun yang mampu membuatnya untuk tidak bekerja di Happy Day. . Tory akhirnya meng-iyakan ajakan Reyta, asistennya Gabe, untuk ikut liburan ke Bali. Cerita sedikit, Reyta bisa dekat dengan Tory dikarenakan cewek yang sangat mengabdi pada pekerjaan itu menemani calon kakak iparnya untuk mencari gaun pengantin di Happy Day, tempat kerjanya Tory dan Tory sebagai bridal consultantnya. . Di Bali lah terungkap asal usul Man Candy, bisnis fashion yang dimiliki Gabriel Maliq alias Gabe. Mau tau kenapa Gabe menamai bisnis fashionnya dengan nama Man Candy? Yuk baca temukan sendiri jawabannya ya readers. . Tory terkejut ketika tau bahwa atasannya Reyta itu adalah Man Candy dari lantai dua puluh tujuh. Ya!! Gabe dan Tory tinggal di apartemen dan tower yang sama tetapi beda lantai. . Tory dan Gabe bertemu kembali. Yang pertama saat Gabe melihat Tory terbentur di lift karena tertidur. Yang kedua adalah saat Tory sudah berada di lift tapi masih menggunakan sendal rumahan. Pertemuan yang menurutku sangat memalukan hihihi. . Ada sebuah kejadian yang tidak mengenakkan lho di pertemuan ketiga mereka. Apa ya itu? . . "....setelah kita yakin kalau seseorang punya perasaan istimewa pada kita juga, barulah cinta boleh tumbuh. Dunia ini pasti sangat aman kalau itu yang terjadi. Tidak ada yang patah hati karena cinta bertepuk sebelah tangan." — Hal. 80 . Bagi Reyta, Tory menjadi seseorang yang sinis akan cinta. Apakah masa lalunya yang buruk membuat Tory seperti itu? Membuat Tory tidak berminat pada semua makhluk berhormon testosteron. Kalau iya, berarti Bram lah yang harus bertanggung jawab. . Ngomong-ngomong soal Bram, makhluk satu ini sukses membuatku ingin menenggelamkan dirinya ke palung terdalam di dunia. Sungguh tidak tahu diri sekali makhluk ini. Ntah apa yang telah diperbuatnya, sampai-sampai Ibu Tory selalu mencurigai anaknya sendiri. Beuuhhhh... . Sedangkan Gabe, pria ini sungguh super pede, over pede lah kalo dibilang. Walaupun pria ini mudah sekali untuk gonta ganti pasangan, Gabe bukan penganut hidup bebas, yang bebas celup sana celup sini. . Man candy kita ini ternyata juga memiliki ketakutan untuk berkomitmen dikarenakan masa lalunya. Astagaa.. Kok miris ya mendengarnya? . Kalau Tory, manusia terakhir yang ingin dilihatnya adalah Bram. Sedangkan Gabe, manusia terakhir yang ingin dilihatnya adalah Rupert Armstrong dan Clark. Hanya karena dua nama itu, Gabe harus mengikuti konseling selama bertahun-tahun untuk mereduksi rasa antipatinya pada keluarga Armstrong. . Sebenarnya apa yang telah dilakukan keluarga Armstrong padanya? Sampai-sampai otak dan akal sehat Gabe tidak bisa berfungsi dengan normal jika ia berhadapan dengan salah satu atau keduanya. . . "...Ketika belum menemukan orang yang tepat, untuk apa memaksakan diri. Menikah itu harus didasari oleh kecocokan yang luar biasa besar, mengingat itu semacam investasi seumur hidup." — (Gabe, Hal. 132) . . Ahh tidak rela berpisah dengan Tory Solana dan Gabriel Maliq. Aku menutup novel ini dengan debaran jantung yang kencang sambil bergumam "ahh mereka manis sekali". . . 📚 : Man Candy ini memiliki kaver manis —semanis ceritanya— yang sangat foto-able lho readers. Aku sukak dengan kaver manisnya. . 📚 : Kita akan diajak berkenalan dengan beragam jenis gaun pengantin lho yang tentu saja Kak Indah melengkapinya dengan foot-note. . 📚 : Novel ini menggunakan POV 3 baik dari sisi Tory maupun sisi Gabe, jadi kita sebagai pembaca tau bagaimana "isi hati" tokoh tersebut. . 📚 : Novel yang menggunakan alur maju ini memiliki label D di pojok kanan atas lho tapi jangan khawatir isinya tidak ada adegan anu anu. Aman dibaca untuk readers yang sudah berusia 17+ ya. . 📚 : Novel yang kental dengan dunia fashion ini memiliki konflik yang tidak simple. Konfliknya mampu membolak balik perasaan lho. Masa lalu yang pedih nan suram membuat Gabe dengan sambaran petir serta Tory dengan "sesuatu" menjadi manusia sinis akan cinta. . 📚 : Tidak melulu menyajikan kisah romansa Gabe-Tory tetapi juga kisah keluarga mereka. . 📚 : Dari semua tokoh yang ada, aku sukanya sama Anya, kakak tertua Tory. Satu-satunya orang yang percaya Tory ketika seluruh dunia tidak percaya Tory. . . terima kasih kak indah untuk novel kecenya. aku sukak. . . @dumzcharming
Penempatan karakternya cukup menarik. Aku dibuat tersenyum dengan julukan yang disematkan pada para tokoh utama. Gabe sebagai Man Candy ( tentunya sesuai dengan judul dari novel itu sendiri) dan Tory si Puteri Tidur yang Butuh Diselamatkan. Manis sekali saat dibaca.
Alurnya bergerak maju dan beberapa kali bergerak mundur serta berjalan lambat, tapi berhasil membuat aku sebagai pembaca mengenal dengan baik masing-masing karakter. Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga.
Jalan ceritanya terasa pas dan tidak terburu-buru. Mengalir begitu saja dan membuat semuanya terasa masuk akal. Sempat pada saat sadar bahwa yang saya baca hampir habis, timbul pertanyaan di dalam benak aku. Bagaimana dengan si A, lalu bagaimanba permasalahan keluarganya, lalu ini dan itu? Tapi semuanya terjawab dengan cantik pada bagian epilog. Padahal saya baru berpikir akan dibuat bertanya-tanya, tapi ternyata tidak.
Bagi para pembaca yang suka cerita ringan dan gak terlalu berat, novel ini pas banget.
Kelebihan dari novel ini: - Jalan ceritanya terasa pas. Tidak terburu-buru. Mengalir begitu saja dan tidak terkesan dipaksakan, semuanya terasa masuk akal. - Manisnya pas banget, jadi tidak terkesan cheesy. -Ada pembelajaran yang bisa diambil dari novel ini. Berpacaran yang benar seperti apa, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Setidaknya kalau mau jadi pria brengs*k, jadilah seperti Gabe. Dan menurutku sebenarnya banyak terjadi saat ini. - Ada catatan kaki, penjabaran dari jenis-jenis pakaian yang ada disebutkan.
Kekurangan dari novel ini: - Buat aku yang buta sama jenis-jenis fashion, sedikit tidak mengerti jenis fashion yang dimaksudkan meskipun sudah dijelaskan di catatan kaki. Tapi ini kekurangan dari saya sebagai sisi pembaca. - Ada beberapa kosakata yang terasa asing, tapi itu artinya aku harus lebih banyak membaca bukan?
Apa yang terlintas di kepalamu saat pertama kali mendengar judul Man Candy? Pria penyuka makanan Manis seperti permen, cokelat, sweet cakes? Pria yang kerap melakukan tindakan "so sweet" terhadap orang-orang yang ia kasihi?
Apapun persepsi kalian saat membaca judul Man Candy, Gabriel -sang tokoh utama pria yang juga pemilik label fashion pria; Man Candy- adalah pria yang kerap dikelilingi kaum Hawa kemana pun ia melangkah. Sekalipun ia begitu menarik para lawan jenis, layaknya permen yang dikerubungi semut, tindakan dan ucapan Gabriel justru tidak semanis wajahnya. Bayangkan saja, ia terkenal sebagai playboy kelas atas yang sering sekali berganti pacar dalam waktu singkat.
Berlawanan dengan Gabriel yang kerap berpacaran singkat, Tory -sang tokoh utama perempuan yang berprofesi sebagai bridal consultant di Happy Day- justru baru saja mengalami patah hati setelah berpacaran selama 5 tahun. Kebayangkan kalau Tory tuh tipe cewek setia.
Itu sebabnya baik Gabriel maupun Tory sama-sama yakin kalau mereka tidak akan pernah merasa tertarik satu sama lain. Tory yang suka bercelana jeans, bukanlah selera Gabriel yang menyukai perempuan berpenampilan modis. Sebaliknya Gabriel yang terlihat tak siap berkomitmen, bukanlah pria yang akan dilirik oleh Tory.
Tanpa mereka sadari, Gabriel dan Tory ternyata sama-sama punya masa lalu pahit, terutama Gabriel. Rasanya begitu kelam ketika pembaca dibawa ke masa lalu yang tak ingin diingat oleh Gabriel.
Akankah Gabriel dan Tory akhirnya saling tertarik satu sama lain? Pastinya, tagline "Semua lelaki tak bisa dipercaya...terutama saat mereka jatuh cinta" bakalan bikin kamu tambah penasaran dengan kisah yang dibalut cover manis pink ini.
Taukah kamu, membaca novel mbak Indah Hanaco selalu dapat ilmu baru. Kali ini ilmunya soal bridal consultant, jadi keinget si Keith kan, uhukk, sama fashion cowok. Ehm, sebenarnya lebih seneng kalau ada yg mau bikinin babang thor baju yg lebih kece gitu, biar kalau diajak jalan ke Mall, nggak pake baju sayap gitu . . Selain itu, ada juga ilmu lain. Bukan ilmu pelet kok. Ilmu bagaimana menghadapi sebuah trauma masa lalu, trauma akan sebuah kalimat yang mengisyaratkan sebuah tindakan asusila kepada lawan jenis. Lalu, bagaimana cara membuktikan sesuatu hal yang dianggap baik diluar tapi ternyata nggak baik di dalam. Dan jangan judge orang dari penampilan luarnya, manis mulutnya aja . . Novel ini tak hanya tentang kisah cinta, masa lalu, kesukaan pada pekerjaan, keluarga tapi juga keberanian dan kepercayaan. Suatu hubungan tak akan berjalan lancar jika tak dilandasi dengan kepercayaan. Walaupun begitu, jangan sampai rasa kepercayaanmu menyakitimu . . Kisah Gabriel dan Tory tak hanya menceritakan tentang bagaimana perjuangan Tory untuk lepas dari bayang masa lalunya namun juga Gabriel yang berjuang untuk bisa merasakan apa itu cinta . . So, buat kamu yang mau merasakan euforia hubungan mereka berdua, langsung yuk, baca bukunya. Terima kasih ,@twigora, @indah_hanaco dan @tourianpeekybook untuk kisah serunya tentang Gabe dan Tory. Nunggu kisahnya Ian atau Reyta, si makhluk ajaib
"Memaafkan orang lain itu sungguh tidak mudah. Apalagi mengampuni diri sendiri." (hal. 101)
***
Man Candy menawarkan kisah yang penuh warna. Hubungan Gabe-Tory yang rumit tetap manis dengan berbagai adegan pertengkaran. Cara mereka adu mulut itu menggemaskan.
Meski alur hubungan Gabe-Tory ini mudah ditebak, tapi konflik tambahan tentang keluarga keduanya pun tetap menarik untuk disimak dan tetap diakhiri dengan baik.
Ceritanya menggunakan alur maju dan disampaikan dengan sudut pandang orang ketiga terbatas, di mana fokusnya ada pada Tory dan Gabe. Setting-nya juga rapi. Penyampaiannya khas Kak Indah banget dengan kalimat-kalimat manis dan gaya bahasa yang beragam.
Ah, jangan lupakan juga profesi tokohnya. Seperti biasa, Kak Indah membawakannya dengan detail. Banyak banget istilah pakaian laki-laki dan tipe-tipe gaun pengantin yang disebutkan di sini. Ada deskripsinya juga di catatan kaki, jadi enggak bakal bingung.
Sekali lagi, Kak Indah membawakan kisah para tokoh yang enggak sempurna tapi berhasil meraih bahagia. Well, kesempatan untuk bahagia itu memang selalu ada, kan?
📚: Novel ini menggunakan POV 3 serba tahu, dan, novel ini dikategorikan untuk pembaca berusia 21+ tapi juga bisa kok yang belum 21 tahun untuk membaca novel ini. . 📚: Novel ini memiliki konflik yang sangat komplit, dan konflik-konflik itu diselesaikan secara tuntas. Konflik antara keluarga, pekerjaan juga asmara yang benar-benar keren banget. . 📚: Penggunaan kalimat dan diksi yang sangat ringan dapat cepat di mengerti oleh para pembaca. . 📚: karakter dan sifat dari seluruh tokoh yang sangat kuat dan melekat banget di hati pembaca. . 📚: Banyak sekali pesan-pesan yang aku dapatkan dalam cerita ini; bahwa cinta itu terkadang bisa merubah segalanya. Dari yang tidak suka, menjadi suka. Juga pentingnya keluarga dalam mendukung kemajuan anak atau anggota keluarga lain. .
Suka sama novel ini, mba Indah selalu menciptakan karakter pemeran lelaki yang beda dan tak terlupakan. Gabriel di sini lelaki yang manis sesuai judul novelnya, lembut dan paling gak suka melihat cewek dikasari cowok. Pokonya calon pasangan yang mempu melindungi. karakter tokohnya memiliki chemistry yang kuat terutama Tory. Dia memiliki tekad yang kuat dan tidak tergoda lagi pada sang mantan yang terus mengejarnya. Alur cerita dan konfliknya menurutku tidak begitu tegang, santai tapi asyik-asyik saja. Baca novel ini seru. Rekomen....
Sepertinya saya telat banget baca novel ini *maafkan* Setelah tuntas membaca Man Candy, saya ingin bilang, terima kasih Mbak Indah Hanaco karena menghadirkan sebuah karya bergenre dewasa, yang kisahnya teramat manis dan tidak mengandung unsur dewasa sama sekali. Jadi, tidak hanya kovernya yang sangat eyecatching, muatan dalam buku ini pun sudah berhasil mencuri hati saya. Narasi yang rapi dan percakapan yang 'cerdas' adalah poin lebih Man Candy. Terakhir, masih ada stok seperti Gab? :D
keren sekali novel ini, pantas jika mendapatkan titel sebagai juara pertama penulisan yang diadakan oleh penerbit twigora.
kisah pergulatan Tory dan Gabriel dengan masa lalu membuat novel ini semakin seru, dari awal hingga akhir kita disuguhkan sesuatu yang sweet dan catchy, btw covernya juga pas banget.
gaya penceritaan kak indah sudah sangat khas banget dan alhamdulillah saya sangat suka dengan itu.
Aku suka banget sama buku ini. Mulai dari cover-nya yang berwarna pink sampai penulis dan editor-nya adalah penulis autobuy aku. Coba kasih aku alasan untuk nggak kasih buku ini bintang lima! Read my full review on my blog: https://dateabook.blogspot.co.id/2018...
Awal mula tertarik membaca buku ini karena covernya yang lucu dan judul bukunya yang ngegemesin. Man Candy. Ugh, suka banget. Selain cover dan judulnya yg menggugah selera, ceritanya pun tak kalah menarik. Membuat aku sangat menikmati buku ini. Dan bertambah satu lagi author yang menjadi fav aku.
Pengakuan terlarang: sebenarnya saya pengen banget baca Man Candy karena covernya berwarna pink. Bagi penggemar pink mutlak ini bener-bener cobaan. Tapi, saya juga tertarik dengan tokoh utamanya yang menyandang predikat 'playboy'. Sehingga ekspektasi saya jadi tinggi.
Sebenarnya, novel ini nggak mengecewakan. Jika dilihat dari pendeskripsian setting tempat dan penggambaran dunia pekerjaan para tokohnya, saya benar-benar kagum dengan Kak Indah. Setting tempat digambarkan dengan jelas dan detail dengan gaya bahasa khasnya yang tidak membosankan (gaya bahasanya lebih menyerupai gaya bahasa terjemahan, walaupun settingnya di Indonesia).
Hanya saja, ada beberapa hal yang kurang srek di hati. Yang pertama, ada label 'D' dan batas usia 21+. Sebenarnya, tidak ada adegan 21+. Entah novel ini dilabeli demikian karena ada tokoh utamanya yang playboy atau karena ada satu adegan yang menjurus ke arah novel dewasa (walaupun menurut saya masih aman). Yang kedua, saya kurang bisa merasakan ke-playboy-an Gabriel (maaf). Karakternya masih kurang kuat. Masa lalu Gabriel pun kesannya hanya digambarkan sekilas.
Kenapa?
Karena konflik batinnya kurang digali. Sehingga bukan hanya karakter, dan masa lalu Gabriel saja yang kurang kuat, tapi chemistry antara Gabe dan Tory juga kurang ngena. Lalu, interaksi Gabriel dan Tory agak telat. Menurut saya bagian introductionnya terlalu panjang. Sehingga, konflik dan penyelesaiannya terburu-buru. Mungkin ini juga salah satu faktor saya nggak mendapatkan chemistry mereka berdua sampai akhir.
Seperti judulnya, buku ini lebih condong ke karakter si Cowok. Namanya Gabriel. Yep kayak nama cewek. Tapi nama-nama karakter dalam buku ini terbilang unik ya. Bahkan aing sampai salah gender😂
Man candy apa sih? Intinya itu sih, cowok yang pengen banget kita 'gigit' dalam sekali pandang saking seksoynya. Wkakak. Walaupun kisah kelam Gabriel nggak terlalu diceritakan secara detail, novel ini lumayan bangetbanget bisa jadi selingan bacaan berat kita.
Ya tipe tulisan Kak Indah pasti kalian tahu dong. Yang sering mantengin buku-bukunya Kak Indah, pasti tahu deh. Walapun novel ini ngengiten sama Run To You, tapi tetep RTY belum tergantikan dengan buku-buku Kak Indah yang lain😂 Masih tetap jadi idola.
"Kamu harusnya bersyukur karena menemukan orang yang jatuh cinta saat melihat wajah jelekmu," - Pg. 301
Finally done! Aku nggak bakalan ngomong panjang lebar.... Kesanku pas baca tuh kyk yaampun Tory sama Gabe kerjaannya debat, saling lempar sindiran sarkas, tapi sweet disaat yang bersamaan. Apalagi dengan adanya Reyta yang saking deketnya sama si bos dan sayang sama Tory sampe ceplas ceplosnya itu kadang bikin kesal tapi ada benarnya.
Dan buat Bram..... Ughh, dia itu lelaki paling menyebalkan yang pernah ada. Pengen ku sleding bener itu laki satu. Kata-kata dia buat Tory itu bener-bener nggak tulus sama sekali. Cuman bisa memaksa. Aku suka dari segi ceritanya, apalagi karakter-karakter seperti Tory & Gabe. Ah, aku juga suka banget sama Anya, kakak sulung Tory. Bener-bener bisa diandalkan nggak kayak Ian yang agak rada-rada.
Mau tahu ending kisah Gabe & Tory? Jemput mereka segera di toko buku terdekat!