Fakta Stastistik Perempuan • jenis pekerjaan sama, hanya dapat 80% dari penghasilan laki² • usia kerja lebih pendek (7 tahun untuk mengurus keluarga) • jaminan hari tua lebih sedikit • usia harapan hidup lebih panjang
Uang dan Hubungan 1. penghasilan suami + istri = keperluan keluarga 2. penghasilan suami = milik keluarga, penghasilan istri = milik sendiri 3. penghasilan suami = uang bulanan = istri tidak tahu jumlah penghasilan sesungguhnya 4. penghasilan suami = keperluan rutin, penghasilan istri = bayar cicilan
wanita karier = tingkat ketergantungan antara suami-istri kecil dari hub 1 ke 4
jika salah satu tidak berpenghasilan = dampak hub 4 dibanding 2 lebih minimal
#checklist ✓ cari tahu ketakutan dalam hal keuangan ✓ luangkan waktu (min 1x sebulan) untuk membicarakan keuangan dengan pasangan ✓ cari nasehat dan saran keuangan
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
LEBIH BERTANGGUNG JAWAB
1⃣ Tabel "KEKAYAAN BERSIH"
• Aset Kas: paling likuid » uang tunai, tabungan, giro, deposito, reksa dana pasar uang • Aset Investasi Lancar: investasi » saham, obligasi, reksa dana (selain pasar uang), emas batangan • Aset Investasi Tidak Lancar: tidak likuid, tidak dikonsumsi » rumah/apartemen yang disewakan, tanah, koleksi batik kuno/lukisan/benda seni lain, modal usaha start-up • Aset Konsumsi: sehari² » rumah tinggal, kendaraan, furnitur, perhiasan emas/berlian, warisan • Utang Jangka Pendek: <1 tahun » kartu kredit, kredit multiguna jangka pendek • Utang Jangka Panjang: >1 tahun » KPR, KPM, kredit multiguna jangka panjang
Hasil: • positif: aset > utang • negatif: aset < utang • nol: aset = utang
isi min tiap 6 bulan sekali
pisahkan aset investasi dengan aset konsumsi
2⃣ Tabel "ARUS KAS"
• income • saving • expense • cicilan utang • gaya hidup
Tipe Pengguna • Uang Tunai » struk belanja • Kartu Debit » mutasi rekening • Kartu Kredit » tagihan
pendapatan rutin » membayar pengeluaran rutin
pendapatan variabel (bonus, THR) » membayar pengeluaran variabel (liburan)
catat min untuk 3 bulan ke depan
manfaat: • mengetahui pos² kebocoran • tahu pos prioritas • tahu dimana harus menghemat: dimulai dari pos yang paling tidak penting
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
PENGELUARAN TERKENDALI
1⃣ Sesuaikan Standar Hidup dengan Anggaran
2⃣ Alokasikan ZAPFIN
• (Z)akat 2,5% » membersihkan harta • (A)ssurance & Dana Darurat @ min 5% » melindungi dari hal tak terduga • (P)resent Consumption max 60% » kebutuhan hidup bulan ini: termasuk gaya hidup • (F)uture Spending & (In)vestment min 15% » tabungan: <5 tahun mendatang & investasi: jangka panjang
jika punya cicilan utang max 30%
3⃣ Bandingkan Pengeluaran dengan Anggaran
• rekening terpisah: konsumsi, investasi • debit otomatis ke masing² rekening • jika tidak terbiasa, gunakan metode amplop
#checklist ✓ pilih pos mana yang bisa dikurangi ✓ pilih pos mana yang harus ditingkatkan ✓ lakukan penghematan dari pos pengeluaran dengan prioritas terakhir
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
MENARI TANPA JERATAN UTANG
Jenis² Utang • Utang Baik » nilai tambah aset » KPR, kredit modal usaha • Utang Jelek » nilainya turun: kredit kepemilikan mobil • Utang Super Jahat » sinyal: hidup di luar batas kemampuan » kredit konsumtif: kartu kredit, kredit online
Langkah Bebas Utang • gunakan tabungan untuk bayar utang • buat daftar prioritas pembayaran • negoisasi penurunan suku bunga • cari tambahan arus kas • lakukan penghematan • jangan buat utang baru dan mulai buat dana darurat
#checklist ✓ pikirkan alasan berutang ✓ buat daftar utang jelek dan super jahat beserta jumlah dan tingkat suku bunga ✓ prioritas pembayaran utang dengan tabungan untuk utang dengan bunga paling tinggi ✓ hubungi kreditur dan negosiasikan penurunan bunga ✓ evaluasi daftar utang tiap 3 bulan sekali
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
TETAP CANTIK DAN GAYA TANPA RASA BERSALAH
Gaya Belanja • Miss Yo-Yo: hemat di satu saat, boros di saat lain • Miss Putri Raja: kenyamanan dan servis • Miss Impulsif: menyesal membeli yang tak dibutuhkan • Miss Jinjing: barang yang dibeli sering tidak terpakai • Miss Status: pengakuan status sosial lebih penting dari harga dan fungsi
Needs vs Wants • butuh? • menambah produktivitas? • sudah saya rencanakan?
Hindari Strategi Ritel • buy 1 get 1 free • diskon 30% pembelian barang kedua • min belanja 100k untuk penggunaan kartu kredit/debit • koleksi magic stamp tiap belanja kelipatan 100k
Bagi Penghasilan Jadi 3 Rekening • Living: pengeluaran rutin • Saving: menabung dan investasi • Playinghiburan
#checklist ✓ temukan faktor yang mempengaruhi gaya belanja ✓ buat dan lakukan 3 langkah patuh anggaran ✓ tuliskan faktor mendingan ✓ sesuaikan anggaran dengan gaya belanja ✓ ikuti trik mengurangi pengeluaran
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
CIPTAKAN HIDUP YANG ANDA INGINKAN
• Pikirkan! hal² yang ingin dicapai • Tentukan Prioritas 5 impian teratas! • Rencanakan
CASH IS KING = (aset likuid + pemasukan) ÷ pengeluaran rutin bulanan
min 12 bulan ke depan
#checklist ✓ pilih 5 mimpi teratas ✓ hitung total kebutuhan dana ✓ bangun aset likuid & produktif
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
BERSAHABAT DENGAN INVESTASI
Alasan Berinvestasi • kenaikan modal » masa depan • arus kas » berulang
Profil Investor • Konservatif (Conservative): perlindungan max atas modal » prioritas: arus pendapatan & likuiditas » kas & pasar uang • Hati² (Cautious): stabilitas pendapatan » kas, pasar uang, pendapatan tetap • Moderat (Balanced): pertumbuhan moderat » kas, pendapatan tetap, campuran, properti, saham • Bertahan (Assertive): pertumbuhan tinggi » pasar uang, campuran, properti, saham • Agresif (Aggressive): pertumbuhan tinggi » properti, saham
Aset Non Fisik • Kas: rek giro, tabungan, deposito, reksadana pasar uang • Obligasi: SUN, obligasi korporasi, ORI, sukuk ritel, reksadana pendapatan tetap, reksadana terproteksi pendapatan tetap • Saham: saham perusahaan publik, saham perusahaan tertutup, penyertaan modal di bisnis, reksadana saham, reksadana campuran, reksadana indeks, modal usaha start-up • Komoditas: emas, permata, perak, logam mulia lain, kelapa sawit, lukisan, batik kuno, koleksi lainnya • Properti: rumah, apartemen, tanah, gedung kantor, ruko & rukan, gudang
Risiko Investasi • Risiko Volatilitas: naik-turunnya nilai investasi secara periodik • Risiko Likuiditas: tidak dapat diuangkan segera • Risiko Gagal Bayar: modal tidak dapat kembali • Risiko Pasar: hasil investasi naik-turun mengikuti kondisi pasar keuangan • Risiko Penipuan
Rahasia Sukses Investasi • jadi book smart & street smart • mulai dari yang kecil • masuk ke zona nyaman • komitmen & disiplin • berani ambil risiko terukur • fokus pada apa yang dimiliki • jalani sebagai proses • jangan serakah • bersyukur
#checklist ✓ cari tahu alasan berinvestasi ✓ sesuaikan strategi ✓ ketahui profil risiko ✓ cari investasi yang sesuai ✓ tingkatkan pengetahuan
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
MENGHASILKAN LEBIH BANYAK UANG
• cari pekerjaan yang membuat anda jatuh cinta • buat waktu luang jadi uang • belajar mencintai pekerjaan anda
#checklist ✓ evaluasi apakah gaji sesuai ✓ jika rendah, susun strategi & tingkatkan kinerja ✓ jika belum bekerja, cari aktivitas yang disuka ✓ jadikan hobi menguntungkan ✓ kerjakan sebaik kemampuan
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
JADI #WOMENPRENEUR
Sebelum Mulai • jangan langsung berhenti dari pekerjaan lama • hidup dengan penghasilan 50% • lunasi hutang
Langkah Memulai • rencana bisnis • reservasi dana darurat • anggaran arus kas • pisahkan uang pribadi dengan bisnis • dapat restu orang terdekat
#checklist ✓ rencanakan dengan matang ✓ lakukan 5 langkah perencanaan ✓ siapkan mental & finansial ✓ inovasi ✓ jalankan dengan administrasi yang baik, modal cukup, dan cinta
Setelah baca buku ini jadi buru2 cek portofolio reksadana dan saham mana yang mau di top up. Sebetulnya isinya bukan mengenai mana produk reksadana dan saham yg terbaik. Bukan-lah. Tapi lebih kepada kita diboost semangatnya agar lebih paham dalam merencanakan investasi untuk masa mendatang. Dari judulnya aja ini pasti menyorot segmen kita sebagai perempuan agar lebih melek dalam me-manag uang, apalagi kalau sudah berkeluarga, pasti banyak post2 uang yang harus dibuat agar tidak kedodoran dibelanjakan. Intinya, lebih bijaklah dalam membelanjakan uang dan harus tahu bahwa masa tua kita juga perlu uang yang bikin hidup nyaman.
Saya pembaca buku-buku mbak Prita dan saya berharap saya pandai mempraktikkan apa yang mbak Prita sampaikan baik via buku maupun via cuitan di Twitter (atau juga tulisannya di kanal media lain). Saya pada awalnya tidak mengerti mengapa mbak Prita menulis buku dengan judul yang hampir sama dengan buku sebelumnya? Meski begitu, pada akhirnya saya fokus pada apa-apa yang bisa saya praktikkan dari buku ini. Buku ini dan buku mbak Prita lain yang saya miliki adalah buku panduan saya agar lebih pandai untuk menata keuangan (keluarga). Saya menyenangi pendekatan mbak Prita dalam berkampanye mengenai pengelolaan keuangan, beliau tetap memberikan perhatian pada aspek penampilan perempuan. Beliau salah satu (beberapa financial planner lain pun sebenarnya memberikan perhatian pada aspek gaya ini) yang menarik perhatian saya karena tentu saya ingin menjadi seseorang yang cantik, gaya, dan tetap kaya!
Tidak bisa dipungkiri, mbak Prita menyampaikan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga awam seperti saya pun sedikit demi sedikit memiliki pemahaman akan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Terima kasih mbak Prita.
Membaca buku ini sangat mudah meskipun isinya bicara soal keuangan dan investasi. Prita menulis bukunya seolah sedang bercerita cara mengetahui kondisi keuangan kita atau keluarga. Dia juga memberikan pilihan-pilihan yang secara mengejutkan tidak terlalu memaksa terutama bagi wanita-wanita yang ingin tetap cantik dan gaya dengan standar yang sesuai dengan dompetnya.
Nggak hanya sampai di situ, buku ini juga memberikan pencerahan gimana caranya menghasilkan uang dengan cara yang lebih membahagiakan. Tips-tipsnya menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar wanita dalam mengelola uang untuk diri sendiri dan keluarga. Buku ini juga memberikan beberapa contoh cerita wanita yang sukses dalam usaha masing-masing.
Saya juga suka buku ini karena desainnya yang cantik. Prita meng-highlight kalimat-kalimat penting dengan warna atau bentuk khusus sehingga mudah ditemukan kalau suatu hari ingin kembali.
My husband bought me this as I was in the middle of poor financial management, and feeling guilty for it. T’was probably 3-4 years ago.
But after eating the last page, one thing I ever want you to know: Girls, you should definitely read this. YOU SHOULD! ♥️
Prita tells the very basic of financial management knowlege with the simple and clear language—which very helpful to the common readers who do not have the basic knowledge of financial.
Besides, this book also encourages me to (finally) pick the proper investment in the very right time, and I’m beyond grateful for that! Thanks to this book🥺
So, here’s some book highlights which might be helpful for you:
▪️ Langkah Menuju Pengeluaran Terkendali
1. Sesuaikan standard hidup dengan anggaran Buat catatan pengeluaran selama tiga bulan terakhir. Beri tanda semua pengeluaran yg sifatnya tidak rutin. Hal ini akan membantu untuk mengetahui mana pos prioritas dan pos non-prioritas. Sehingga penghematan bisa dimulai dari pos yg sifatnya non-prioritas.
2. Alokasikan penghasilan: a. Zakat : 2,5% dari penghasilan b. Assurance : minimal 5% dari penghasilan c. Present Consumption: < 60% dari penghasilan d. Future Spending: 7% atau lebih dari penghasilan e. Investment: 8% atau lebih dari penghasilan
Future Spending dan Investement sifatnya sama, karena dua hal ini akan terjadi di masa depan, sehingga besaran alokasinya secara total adalah sekitar 15%.
▪️ Cicilan dan hutang porsinya tidak lebih dari 30% dari penghasilan, ini meminimalisir pengambilan dana dari biaya hidup bulanan.
▪️ Membedakan Needs vs Wants 1. Apakah pengeluaran ini saya butuhkan? 2. Apakah pengeluaran ini akan menambah produktivitas untuk memperoleh kekayaan? 3. Apakah pengeluaran ini sudah saya rencanakan?
▪️Membagi Penghasilan ke Dalam Tiga Rekening 1. Living : mencangkup pengeluaran rutin 2. Saving : alokasi untuk menabung dan investasi 3. Playing : pengeluaran untuk hiburan, liburan, hadiah, bantuan saudara, dll.
▪️ Tips Untuk Memilih Investasi yg Tepat 1. Cari tahu apa profil resiko kita 2. Cari tahu apa yg menjadi impian kita 3. Berapa lama jangka waktu investasi yg kita miliki 4. Berapa target tingkat imbal hasil yg diharapkan
And more of insightful financial management knowledge on this book.
Though, I hate the colour of the book (pink all over the pages and it hurts my eyes lol) this book becomes my financial guidance I frequently read (mostly 2 times in a year).
Buku Cantik, Gaya, dan Tetap Kaya ditulis oleh Prita Hapsari Ghozie @pritaghozie dan diterbitkan oleh PT Elex Media Komputindo tahun 2017. Buku punyaku cetakan keempat, Desember 2020. Buku ini berisi tentang bagaimana menjadi perempuan yang cantik, gaya, dan tetap kaya seperti judulnya, yaitu dengan cara mengelola uang, mengontrol pengeluaran dan utang, mengetahui gaya belanja beserta solusinya, menabung dan investasi, mencari pemasukan tambahan, serta menemukan konsultan keuangan apabila ada masalah keuangan.
Dari sampul buku, buku Cantik, Gaya, dan Tetap Kaya ini menarik sekali, warnanya merah muda, menggambarkan warna yang sesuai untuk perempuan, dan warna kesukaanku. Pemilihan font tulisan, warna, dan ilustrasi gambar juga baik sehingga pembaca semakin senang membaca buku ini. Isi bukunya dijelaskan secara rinci sehingga pembaca dapat memahami dengan baik.
Buku ini bagus sekali. Aku jadi semakin semangat untuk mengelola keuanganku dan mengontrol pengeluaran agar aku bisa menabung untuk masa sekarang dan masa depanku. Aku jadi mengetahui gaya belanjaku yang mana dan sedang berusaha menerapkan solusinya.
Banyak kalimat bagus dalam buku ini, di antaranya:
- "Robert T. Kiyosaki dalam bukunya Rich Dad Poor Dad mengatakan bahwa uang mungkin bukan hal terpenting dalam hidup. Namun, uang memengaruhi segala sesuatu yang penting bagi Anda - taraf pelayanan kesehatan yang bisa Anda nikmati, kualitas pendidikan yang Anda dan anak Anda dapat peroleh, dan tentu saja tingkat kualitas hidup yang dapat Anda jalankan." Ghozie (2020, hal. 4)
- "Biaya hidup itu murah. Biaya pamer itu mahal." Ghozie (2020, hal. 39)
- "Kunci anggaran yang sukses adalah realistis dan disiplin." Ghozie (2020, hal. 43)
- "Uang sedikit pasti cukup untuk memenuhi hidup. Uang banyak tidak akan cukup hanya untuk memenuhi gaya hidup" Ghozie (2020, hal. 52)
Buku ini kurekomendasikan untuk perempuan yang kesulitan atau sedang belajar mengelola uang, baik untuk sendiri, bisnis, maupun rumah tangga.
Buku pertama dari Mbak Prita Ghozie yang aku baca, disaat umurku 21 tahun dan dalam keadaan baru menikah. Pas sekali, seperti jodoh. Menemukan buku yang pas untuk modal hidup sehat finansial dalam berumah tangga.
Baru di halaman dua sudah tertampar dengan pertanyaan "APAKAH ANDA HIDUP UNTUK UANG, ATAU PERLU UANG UNTUK HIDUP"
Aku merasa terjebak sama pertanyaannya, sempat mikir, hidup buat ibadah ouy, ngapain mikirin duit. Eh tapi, hidup juga butuh duit. Wkwkwkwk... Gak usah ditanya lah yah, apa-apanya juga hidup yah butuh duit. Hehehe...
Untungnya nih, Mbak Prita bantu jawab di halaman 5 katanya gini "HIDUP INI BUKAN UNTUK UANG. SAYA PERCAYA, KITA HIDUP UNTUK BERIBADAH KEPADA TUHAN YME. KITA DIPERINTAHKAN UNTUK BERUSAHA DENGAN BAIK, IKHLAS DENGAN HASIL YANG DIPEROLEH, DAN SENANTIASA BERSYUKUR ATAS KENIKMATAN YANG DIBERIKAN OLEH-NYA. SEHINGGA, TUJUAN HIDUP INI ADALAH MENCARI KESELAMATAN DAN KEBAHAGIAAN DI DUNIA DAN DI AKHIRAT NANTI."
Yey, beneran deh, dapet insight full banget. Tips metode ZAPFIN-nya Mbak Prita bisa banget di praktekin. Trus, dapet link kalkulator keuangan yang tepat kalau emang merasa belum butuh konsultan keuangan. Web milik mbak Prita dan tim ZAPFIN-nya.
Aduh, catetan di bukuku udah lumayan banyak nih. Insyaallah, setelah baca buku ini, aku punya dream sehat finansial. Punya banyak mimpi yang ingin dibangun. Dan siap, berusaha ikhtiar buat gapai mimpi-mimpi nya.
Menutup reading challenge dengan buku nonfiksi tentang keuangan. Sebagaimana bab pertama buku ini menceritakan betapa tabunya berbicara tentang uang dan mengaitkan dengan stigma matrealistis, mungkin itu yang menjadi alasan saya kenapa baru 'berani' baca soal ini sekarang. Agak menyesal jadinya kenapa nggak sejak awal punya penghasilan sendiri jadi bisa nge-set dari awal. Well, yang penting sudah memulai baca. Buku ini menyisakan bookmark yang menjadi PR pembacanya tentang evaluasi keuangan mereka. Ditambah soal informasi dasar yang mudah dicerna buat perempuan.
Siapa kita yang tak memiliki masalah keuangan? Dan seandainya masalahnya hanya 'sesederhana' bagaimana memanfaatkan uang yang tak ada habisnya yang terus mengalir ke dalam pundi-pundi kita... Tsaaaa. 🤭🤭🤭
Serius ini buku wajib baca bagi perempuan dan juga laki-laki agar tahu isi hati, isi pikiran dan eh bagaimana arus transaksi kami para perempuan terjadi 🤣
Buku ini membuat saya harus jujur pada diri sendiri untuk mulai memperbaiki tata kelola keuangan saya. Merancang masa depan untuk segera mewujudkan kebebasan finansial. Bismillah bisa!
Buku ini bukan hanya bisa sekedar dibaca, tetapi banyak tabel untuk mengetahui bagaimana keuangan kita. Cover yang menarik, font juga cakep, suka banget sama desainnya dan semua visual buku ini mantap si. Gara-gara baca buku ini jadi ngefollow mbak Prita dan beliau adalah salah satu role model yang keren banget.
Buku yang ringan dan sangat bagus untuk pemula yqng clueless tentang pendidikan keuangan. Ada beberapa bahasa yang sedikit menggeneralisasi wanita sesuai adat ketimuran.
Mungkin uang memang bukan hal yang terpenting dalam hidup, tetapi uang adalah penentu akses kehidupan dan taraf hidup. Three steps to control spending : 1. Sesuaikan standar hidup dan anggaran 2. Kelola anggaran dengan ZAPFIN - Zakat - Assurance and emergency fund - Present Consumption - Future Spending - Investment 3. Bandingkan Pengeluaran aktual dan anggaran
Seperti karya Mbak Prita yang berjudul Make It Happen, buku ini cocok dan mudah dipahami oleh pemula. Apalagi buku ini dikhususkan untuk edukasi para perempuan. Para shopaholic mungkin akan terketuk pintu hatinya untuk mengerem belanjaan setelah baca buku ini. Its okay to be shopaholic when you've already understand to manage your money.