Satjipto Rahardjo adalah seorang guru besar emeritus dalam bidang hukum, dosen, penulis dan aktivis penegakan hukum Indonesia. Pada kisaran tahun 1970-an dan 1980-an, ia juga dikenal sebagai dekan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang.
Satjipto menyelesaikan SD dan SMP-nya di Pati, Jawa Tengah. Ia meneruskan SMA di Semarang dan lulus pada tahun 1951. Selepas itu ia melanjutkan studi kesarjanaamnya di Fakulas Hukum Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 1960.Selama periode kuliah, ia juga sempat menjadi penyiar radio RRI (Radio Republik Indonesia). Pada tahun 1979, ia melanjutkan puncak studinya di program doktor ilmu hukum Universitas Diponegoro.
Pada tahun 2008, sekelompok anak muda mahasiswa Magister Ilmu Hukum Undip membentuk sebuah kelompok studi pemikiran hukum yang diberi nama "Kaum Tjipian". Di awal periode, mereka membedah buku-buku pemikiran Satjipto secara sistematis. Pada kelanjutannya, Kaum Tjipian ini melanjutkan studi pemikirannya dengan mengeksplorasi berbagai pemikiran hukum, dari pemikiran hukum klasik Eropa, hingga studi hukum kritis Amerika. Selain itu, Kaum Tjipian juga menerbitkan satu buku hasil serangkaian kajian yang diberi nama "Evolusi Pemikiran Hukum Baru; Dari Kera ke Manusia, Dari Positivistik ke Progresif".
Setelah meninggalnya Satjipto pada tahun 2010, maka digagaslah sebuah lembaga NGO (Non Goverment Organization) yang concern pada studi hukum progresif. Lembaga ini berdiri pada tahun 2011 dengan nama "Satjipto Rahardjo Institute".