Sebagai seorang fangirl sejati, Kekira Lamusu merasa modern fairytale-nya akan segera terwujud saat seorang rising idol bernama Raksa Hardian mendekati dan mengajaknya menikah. Seketika, obsesinya terhadap second cast lenyap tak berbekas. Siapa yang peduli pada tipe kekasih ideal ketika seseorang yang sanggup memberi seorang wanita segala yang diimpikannya datang menawarkan cinta? Sayangnya,
Kekira lupa bahwa modern fairy tale tidak pernah berakhir bahagia. Raksa menggagalkan pernikahan di depan altar, disaksikan ratusan undangan, dan kamera infotainment. Saat gadis itu berusaha melupakan rasa malu yang menghantui langkahnya, terdengar kabar bahwa Raksa mengalami kejadian fatal yang hampir mengantar nyawanya. Ingin menganggap kemalangan Raksa sebagai karma karena sudah menyakitinya, Kekira justru diundang oleh keluarga Raksa untuk datang ke sebuah vila demi menemani Raksa. Disinyalir, usaha Raksa menghabisi nyawanya sendiri ada kaitannya dengan gagalnya pernikahan mereka.
Di vila itu, Keke bertemu Top, seorang pemuda misterius yang memiliki kaitan erat dengan keadaan Raksa dan justru jatuh cinta padanya saat Raksa tak sadarkan diri.
Mungkin sekarang sudah banyak cerita novel dengan bumbu budaya K-Pop. Dan salah satunya adalah Unconsciously In Love karya Kincirmainan. Ini merupakan pertama kalinya bagi saya membaca karya Kincirmainan, serta tema cerita cinta dengan budaya K-Pop. Meskipun pengetahuan saya akan K-Pop bisa dibilang nihil, tapi jujur saja saya cukup menikmati ceritanya. Apalagi melihat kover bukunya yang manis, membuat saya semakin tertarik untuk membacanya. Latar warna pink yang mencolok akan mencuri perhatian para pembaca. Ditambah gambar sepeda tandem yang sederhana dan unik menambah kesan manis dalam kover bukunya. Pemilihan jenis font dan penempatan untuk judul bukunya pun terlihat cantik berpadu dengan keseluruhan kover bukunya, menciptakan sebuah kover yang manis dan menarik perhatian.
Unsur budaya Korea, terutama K-Pop, sangat terasa dalam novel ini. Tema cerita yang diangkat pun terbilang cukup unik, yaitu cinta dan sakit hati. Ketika Keke yang sudah membayangkan hari-hari yang indah bersama Raksa, harus menerima kenyataan pahit saat Raksa membatalkan pernikahan mereka. Maka Keke pun berkubang dalam rasa sakit hati yang meluap-luap. Sebenarnya tema ceritanya sendiri cukup sederhana, tapi penulis mengeksekusinya dengan rumit dan bertele-tele. Padahal seharusnya ceritanya bisa berjalan dengan lebih sederhana dan ringkas. Namun, meskipun rumit dan bertele-tele, tapi gaya bercerita penulis yang mengalir berhasil membuat saya betah untuk membacanya. Ditambah unsur budaya K-Pop dan misteri yang dimasukkan pun berhasil menambah warna dalam jalan ceritanya sendiri.
Tokoh utama dalam novel ini adalah Kekira Lamusu atau Keke yang bisa dibilang wanita yang biasa-biasa saja. Keke memiliki kebiasaan cukup aneh yang disebut sebagai sindrom Elektra. Di mana Keke lebih mudah jatuh hati kepada tokoh sampingan daripada tokoh utamanya sendiri. Namun, lain halnya saat dia bertemu dengan Raksa, seorang penyanyi terkenal, Keke langsung lupa akan sindrom Elektra-nya. Keke memiliki sifat yang keras kepala, emosisonal, dan pendendam. Sifat pendendamnya itu dia dapatkan ketika Raksa secara sepihak membatalkan pernikahan mereka. Kemudian ada tokoh Raksa yang memiliki masalah mental, terutama kepanikan. Namun, Raksa dengan cerdiknya bisa menyembunyikan penyakit mentalnya itu di depan Keke. Raksa menjadi pribadi yang periang, perhatian, dan baik jika berada di hadapan Keke. Terakhir ada tokoh Thomas Panjaitan alias Top. Top merupakan sahabat kecil Raksa yang memiliki penampilan eksentrik dengan rambutnya yang berwarna pink. Top merupakan pribadi yang cool, eksentrik, dan penuh perhatian, terutama kepada Raksa. Top juga memiliki pesona tersendiri yang mencuri perhatian Keke. Jujur saja dari setiap tokoh yang ada saya tidak terlalu merasakan karakter setiap tokohnya, kecuali tokoh Tiffany dan Yoona. Selain kedua tokoh tersebut, saya merasa tokoh lainnya terasa tidak terlalu mencolok, terutama Raksa (yang memang penuh misteri) dan Top (yang hanya bisa saya kenali karena warna rambutnya saja). Untuk tokoh Keke sendiri bisa dibilang cukup menarik perhatian saya, terutama keterpurukannya setelah batal nikah. Meskipun tokoh Top sering sekali muncul, tapi saya masih kurang begitu memahami karakternya. Akan tetapi penulis bisa dibilang cukup berhasil menghidupkan para tokohnya dengan berbagai drama yang ada.
Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama melalui tokoh Keke. Gaya bahasa yang digunakan juga mudah dimengerti dan sangat anak muda, yang diselingi beberapa kata berbahasa Inggris. Terdapat pula beberapa istilah dalam dunia K-Pop yang saya yakin pasti sudah tidak asing lagi bagi pembaca wanita. Akan tetapi untuk saya sendiri istilah-istilah K-Pop tersebut lumayan membingungkan, karena saya tidak tahu sama sekali tentang dunia K-Pop. Namun untungnya gaya bercerita penulis yang luwes dan renyah berhasil membuat saya nyaman. Typo yang saya temukan juga hanya sedikit dan sama sekali tidak mengganggu proses membaca.
Terdapat beberapa konflik yang rumit dalam Unconsciously In Love. Konflik pertama terjadi saat Raksa melakukan percobaan bunuh diri dan Keke harus ikut terlibat di dalamnya. Lalu ada konflik cinta antara Keke dan Top. Terakhir ada konflik saat misteri percobaan bunuh diri Raksa mulai terungkap. Semua konflik itu disajikan secara rumit dan detail. Konfliknya yang rumit membuat saya cukup bosan di beberapa bagian. Menurut saya konfliknya ini terlalu ruwet dan tidak fokus. Padahal jika penulis bisa memilih satu konflik saja mungkin ceritanya akan lebih seru dan terpusat. Penulis terlalu bertele-tele dalam mengungkapkan konfliknya. Meskipun konfliknya rumit, tapi untungnya saya tetap bertahan akibat misteri percobaan bunuh diri Raksa yang menurut saya cukup menarik ketimbang konflik lainnya.
Budaya K-pop yang sedang digandrungi terutama oleh kaum hawa memang terasa sangat pas jika dimasukan ke dalam sebuah cerita novel. Melalui Unconsciously In Love, Kincirmainan berhasil mengemasnya dengan padat dan bertahap. Kecerdikan penulis juga terlihat saat memasukkan sedikit unsur misteri dalam ceritanya melalui percobaan bunuh diri Raksa. Meskipun unsur misterinya tidak terlalu kental, tapi jujur saja saya berhasil dibuat penasaran akan motif Raksa. Cerita cintanya sendiri terbilang rumit dan berliku-liku, karena penulis sepertinya ingin memberikan kisah cinta yang tidak biasa. Padahal menurut saya jalan cerita cintanya sendiri bisa lebih dipersingkat dan mungkin kasus Raksa yang mencoba bunuh diri bisa lebih dikupas lagi. Namun secara keseluruhan Unconsciously In Love berhasil memberikan warna baru dalam novel romance melalui unsur K-pop yang diusung. Bagi kalian pecinta K-pop saya jamin akan menikmati dan menyukai novel ini.
Kekira a.k.a Keke mengaku memiliki sindrom Elektra, dimana dia lebih suka pada cowok second lead daripada main lead. Kalau kebanyakan orang akan mengejar cowok yang menjadi idola utama, Keke malah cuek saja. Terkadang ketika ada cowok idola yang menaruh perhatian padanya, Keke tidak mempedulikan. Inilah yang terjadi ketika dia bertemu dengan Raksa, penyanyi calon superstar. Ketidakpedulian Keke membuat Raksa jatuh hati dan mulai melakukan pendekatan. Lantas Keke berubah pikiran, mengapa tidak membalas perhatian Raksa? Dalam lima bulan, pernikahan antara dirinya dan Raksa digelar. Tapi, sesaat sebelum pemberkatan nikah dilaksanakan, Raksa meninggalkannya di altar.
Keke sakit hati, kecewa, dan marah. Saat dia mulai merasakan cinta pada Raksa, setelah dihujani perhatian dan sayang dari Raksa, dirinya ditinggalkan dengan alasan yang menurut Keke tidak jelas. Keke menerima sejumlah besar uang, rumah dan mobil sebagai kompensasi atas pembatalan pernikahan. Tapi Keke terlanjur malu. Dia menutup diri dari media sosial. Sampai berita tentang Raksa koma karena bunuh diri overdosis obat penenang sampai di telinganya. Banyak spekulasi beredar termasuk bahwa peristiwa itu ada hubungannya dengan Raksa yang masih mencintai Keke. Sebagai upaya melarikan diri dari wartawan, Keke disembunyikan bersama dengan Raksa di sebuah villa di Puncak. Di sana, ada Top sahabat Raksa dan juga Tiffany, tantenya Raksa.
Diceritakan dari sudut pandang Keke, kisah ini ternyata bukan cerita cinta biasa. Saat menunggu Raksa siuman, Keke mengetahui lebih banyak tentang Raksa dari Top. Keke seakan dipaksa untuk melihat kembali perasaannya sebenarnya dengan Raksa, dan juga menghadapi kenyataan dia juga tertarik pada Top. Hanya saja rahasia keluarga Raksa yang melibatkan Top terlalu besar dan rumit untuk dihadapi.
Sejujurnya saya sempat dibuat bingung dengan karakter Keke. Dia banyak berubah dalam cerita ini. Dan karena dia yang menceritakan keseluruhan kisah ini, pembaca akan merasakan perkembangan karakter Keke. Di satu saat dia meragukan dirinya, di saat lain dia menuntut ketulusan Top. Di dalam kisah ini juga ada unsur2 boyband Korea-nya, karena Keke memang menyukai Bigbang, EXO dan sejumlah boyband lainnya. Saya nggak begitu ngerti soal itu, tapi gak jadi masalah dalam memahami cerita ini.
👬👬Unconsciously in Love merupakan cerita yang didekasikan untuk Top Bigbang, L Infinite, dan Lee Sung Jong. Bagi kalian yang kpopers pasti gak asing dengan nama-nama di atas.
🤵👰 Unconsciously in Love berkisah tentang Kekira yang harus menghadapi batalnya pernikahan dengan Raksa dengan alasan yang tidak bisa ia terima.
💑 Keke sepertinya tidak mengenal Raksa. Keke tidak tahu apa pun tentang Raksa. Sehingga ketika semua rahasia terungkap di saat Raksa mengalami koma, dia terkejut. Disamping itu, Top hadir di sisi Keke di saat Raksa koma. Bagaimanakah takdir membawa mereka?
🚲 Dengan cover yang dominan pink ini terlihat begitu manis. Ilustrasi sepedanya pas banget dengan isi cerita. .
🧖♂️ Kemudian pinknya rambut Top, selalu mengingatkan aku dengan Kang Daniel, alih-alih Top BigBang🤣.
☺ Bahasa yang digunakan santai dan mudah dimengerti, sehingga kalian membacanya, kalian akan larut dan tidak sadar sudah membaca sejauh itu hehehe.
💫 Kemudian, menurutku alurnya agak lambat di awal dan ada beberapa adegan yang bisa dipersingkat. Sementara itu aku lebih endingnya ditambahin(?) *duh maap aku banyak maunya(?)😂*
🤩 Untuk tokoh, i still prefer Raksa than Top. Hehehe. Ada yang sama kayak aku?☝️☝️☝️😆
💘 Overall, aku suka ide ceritanya dan membuatku penasaran dengan kisah mereka bertiga. Aku recommend novel ini untuk dibaca terutama untuk kalian para Kpopers. This is a good story!❤
Aku masih suka sama cara penulis membawakan kisahnya. Enak aja diikuti. Nggak bikin bosen meski kata orang-orang penggunaan sudut pandang pertama itu bikin bosen.
Cuma, harus kuakui aku lebih menyukai buku terdahulunya, The Chronicle of a 35yo Woman, yang lebih sederhana meski keduanya tetep bikin geregetan bikin kepo setengah mati buat baca halaman-halaman selanjutnya. Yang ini lebih... apa ya, lebih rumit kalau kubilang. Dan aku merasa temponya kadang cepet, kadang lambat.
But ini masih tetep owsem, sedikit menguak jiwa fangirl Kpop-anku yang sudah mati 6 tahun lalu wkwk. Aku masih bakal nagih buat baca karya-karya penulis yang lain.
3.5 Ini novel kedua Kincirmainan yang saya baca. Suka banget dengan gaya penulisannya. Jadi, meskipun rada nyasar saat membahas soal K-Pop (saya penggemar Kdrama dan awam soal musiknya), saya tetap menyelesaikan novel ini tanpa jeda.
Unconsciously In Love ini nyeritain tentang Keke yang tiba-tiba diminta nikah sama penyanyi ganteng namanya Raksa padahal mereka aja belom kenal lama. Tapi, impian Keke harus pupus karna di hari pernikahan mereka, Raksa gagalin pernikahan mereka gitu aja dengan alasan kalo dia nggak mau nikahin orang yang nggak cinta sama dia. Karna kejadian itu Keke jadi nutup diri dari semuanya, dia nggak mau berinteraksi sama orang-orang selain sama keluarganya dan sahabatnya. Tapi, ada satu hal yang bikin Keke harus berurusan lagi sama mantan calon suaminya itu. . Udah segitu aja karna saya nggak mau spoiler banyak jadi selebihnya baca sendiri aja ya. . Pas tau kalo penulis ngeluarin buku kedua saya langsung cari di Gramedia Digital dan baca blurbnya terus langsung saya baca karna saya suka sama gaya penulisannya yang santai di buku pertama. Nggak banyak yang beda, cara penulis cerita masih nyantai dan asik yang nggak bikin bosen bacanya sampe saya nggak bisa berenti baca. . Beda sama buku pertama yang lebih santai dan ringan, tema yang diangkat buku ini lumayan berat, yaitu depresi. Saya jadi tau perasaan dan yang ada di pikiran orang yang depresi itu gimana. Terus, yang buat saya nggak berenti baca juga karna saya penasaran kenapa salah satu tokoh mencoba buat bunuh diri. Karna, nggak dikasih tau sampe menjelang ending karna emang alurnya lumayan lambat juga sih menurut saya. . Buat tokoh dan karakternya nggak ada yang saya suka. Saya cuma ngerasa kasian sama tokoh-tokohnya yang kayaknya menderita amat haha. . Oiya, bagi kalian yang K-popers, saya yakin kalian bakalan suka novel ini. Kenapa? karna banyak member boyband Korea yang disebut-sebut kayak Sehun, Kai terus boyband itu kayak Infinite terus apalagi ya saya lupa haha. Sayangnya saya bukan K-popers, saya cuma suka drakor aja hehe tapi buat kata-kata Korea kayak selca, daebak, terus bias saya masih paham tapi tentang lagu atau beberapa nama yang disebutin saya nggak tau. . Terus, nama tokohnya juga beberapa berhubungan sama K-pop kayak Yoona, Tiffany dan Top ya walaupun itu singkatan dari Thomas Panjaitan tapi kan tetep aja, dan penggambaran Top ini yang mirip member boyband Korea gitu. Awalnya saya sempet bingung juga sih tapi lama-lama yaudah. . Untuk typo disini jarang-jarang. Palingan cuma kayak kalo lagi dialog di telepon dan nggak di italic. . Ada beberapa plot hole juga dan saya masih penasaran sama gimana perasaan Yoona sama Adrian ke Raksa tapi nggak begitu dijelasin. . Udah gitu aja kalo ada yang saya inget nanti saya edit aja. Saya kasih 3 bintang buat novel ini
Satu kata setelah aku selesai membaca cerita ini; Capek.
Di halaman awal aku membaca buku ini sudah di suguhkan dengan prolog yang cukup membuat penasaran.
Bermula dari Keke yang di ajak nikah tiba-tiba oleh Raksa seorang selebritis yang cukup terkenal. Mereka baru bertemu tiga kali tapi Raksa langsung mengajak Keke nikah. Dalam pikiran Keke mungkin inilah pangeran berkuda putih yang sudah datang menjemputnya. Semua persiapan untuk pesta pernikahan sudah hampir rampung. Tepat beberapa menit sebelum pernikahan di laksanakan Raksa mengatakan sesuatu yang membuat hati Keke runtuh; Raksa membatalkan pernikahan.
Setelah hidup Keke tak pernah benar-benar baik. Uang kompensasi yang ia terima atas ganti rugi batalnya pernikahannya ia gunakan untuk membuat hidupnya terlihat baik-baik saja. Tapi memang pada dasarnya hati nggak pernah bisa di bohongi. Sampai suatu hari berita mengejutkan pun datang; Raksa bunuh diri dan sekarang dalam masa koma. Dan Keke di minta untuk menemani Raksa sampai ia sadar.
Dan pertemuannya dengan Top membongkar banyak hal tentang masa lalu Raksa. Hal-hal yang sebelumnya Keke tidak tahu. Tapiii, semakin ia dekat dengan Top semakin ada rasa aneh yang menghampirinya. Apa ia Keke jatuh cinta setelah ia di patahkan hatinya oleh Raksa? Tapi katanya Raksa masih mencintainya. Siapa yang akan Keke pilih? Menunggu Raksa bangun atau ia tetap mempertahankan perasaannya terhadap Top.
Huaaaa! Drama banget deh hidup Keke. Kalau aku jadi Keke udah stress duluan karena di tinggal nikah. Tapi Keke hebat! Bisa bertahan sejauh itu.
Btw, novel ini tembus 400 halaman lebih jadi bisa di pastikan banyak sekali kisah yang akan berjalan selama masa koma Raksa. Dan interaksi di antara Keke dan Top super baperin.
Walau aku kurang suka dengan endingnya tapi sepertinya ending kayak gitu sedikit lebih realistis untuk kebaikan mereka bertiga. Jadi yaa begitu. Mereka berhak memperjuangkan kebahagiaannya masing-masing.
Complicated! Dibuat capek dan berpikir keras tentang permasalahan hidup yang cukup pelik. Tapi, makin susah untuk berhenti karena makin ke sini makin seru dan perlahan setiap pertanyaan mendapat jawaban!
Walaupun di awal sedikit lambat, tapi tidak mengurungkan niat untuk berhenti sampai mendapatkan jawaban. Voila! semua terjawab dengan baik.
Dibuat kesal sama Raksa gara2 dia seenak jidatnya sendiri ngebatalin pernikahan sampai-sampai saya doain dia biar nggak usah bangun lagi. Tapi setelah dia bangun aku dibuat kasihan lantas jadi cinta sama dia. Haduh!!! Kemudian aku pun cinta sama si Thomas ini. aku suka bagaimana dia menatap Keke. *INI BISA BANGET LHO SAYA BAYANGINNYAAAA* Bisa banget aku berimajinasi pas bagian api unggun! *Itu part ter ter ter awwww!* Wkwkwk
Peranan masing-masing tokoh tereksekusi dengan baik. Aku suka Tante Tiff! Mungkin dia karakter favoritku. Aku suka Reza, he's best boy friend!💕
Cerita ini bikin aku jadi bisa memandang dari sisi lain seorang idol. Bagaimana tekanan yang mereka alami. Baik dalam hal profesi ataupun keluarga. Contoh kecilnya ya ada di buku ini. Aku tersentil karena ya memang benar, beban mereka cukup berat. Mereka dituntut sempurna, menjaga nama baik, baik diri sendiri, keluarga ataupun agensi mereka. Menjadi idol itu tidak seenak dan semudah yang kalian pikirkan. Ahh... jiwa fangirlku tercerahkan dengan buku ini. Wkwk
kenapa 4 bintang? ya mungkin karena aku mudah terpuaskan. Aku mudah dibahagiakan dan aku mudah untuk menyukai cerita ini dan tokoh-tokohnya, tentu saja. Terlepas dari alur di bagian pertama cukup lambat dan ada typo di beberapa bagian, aku terpuaskan dengan kisah ini. Toh, bahasa tulisan tante Kin sangat mudah untuk dimengerti dan dipahami.
Well, aku menunggu karya selanjutnya! Pesanku, baca buku ini sambil dengerin lagu-lagu Bigbang😏
Baca cerita ini sungguh membuat rasa penasaran! Ya banyak tebakan di awal yang membuat aku makin pengen tau apa yang sebenernya terjadi. Keke yang masih terpuruk dan masih membenci Raksa, tetap nggak tega melihat Raksa koma.
Tapi kedatangan Top malah makin seru, banyak fakta lain yang ternyata membuat kaget! Ya ceritanya bener-bener nggak ketebak, karena tebakanku salah wkwkw. Dan juga fakta tentang Raksa, apa yang dialami Raksa emang cukup menyedihkan sih. Baperr ah pokonya. Penasaran? Boleh loh dibaca, apalagi yang suka sama Kpop nih.
Kedua kalinya aku baca tulisan kak Kin, gaya cerita yang selalu menarik! Dan juga detail banget, meskipun memakai alur lambat nggak bikin bosen. Malah semangat banget buat lanjut bab selanjutnya.
Karakternya kuat, Keke yang emang mempunyai sifat kuat tapi rapuh di dalamnya ini, bikin gemes, keras kepala karena ya wajar sih ya, dan gampang banget baper-an (sama kaya aku!). Raksa, entahlah aku merasa dia ini terlalu baik, mau aja dimanfaatkan sampe membuat dia tertekan. Dan Top ini cowok unik, nyebelin tapi manis sikapnya. Pokonya kadang gemes banget sama Top, kadang melting haha. Juga tokoh lainnya yang pas, oh ya sebel juga sih sama sikap Mama-nya Raksa serasa pengen uyel-uyel.
Gaya bahasa yang mengalir, asik aja bacanya. Meskipun ada selipan bahasa inggris, tetep nyaman. Memakai sudut pandang orang pertama, pake POV Kekira.
Interaksi antar tokohnya seru banget! Suka aja, apalagi chemistrynya dapet banget juga. Oh ya, aku suka juga sama kovernya, cantik.
Konflik rumit, tapi kak Kin mampu mengekseskusi dengan apik. Suka aja cara penyelesaian konfliknya, terasa real banget! Endingnya, sukaaaaaa! Tapi masih berasa kurang, pembaca banyak mau-nya! Hihi. Overall, aku suka banget ceritanya ❤❤
Kedua kalinya baca karya kak Kin, efek lama nggak baca wattpad, alhasil ketinggalan info karya terbaru kak kin. Well, ini novel nyimpen misteri yang begitu apik banget, nggak ketauan, dan baru kebuka di tengah-tengah. Apalagi konflik antara Kira dan hatinya, ihirrr, kegalauan melanda . . Kira yang memiliki sindrom Elektra King, merasa sudah sembuh saat bertemu Raksa. Tapi, nyatanya, ketika sebuah hantaman kejadian terjadi pada dirinya, tepat di saat semua orang memandangnya, ternyata, ada sebuah rahasia yang tersimpan disitu. Apalagi saat dirinya bertemu dengan Top, bener-bener deh, bikin galau abis. Terlebih lagi saat mengetahui cerita hidup Raksa dan kejadian yang menimpa dirinya. Kak Kin, asri nebaknya si Raksa begini and begitu, ternyata salah, ampuuunnn. Keluarga Raksa, kakak Kira yang bikin mumet kepala. Apalagi kondisi Raksa . . Ada satu hal yang tersirat disini, keluarga adalah tempat dimana kita selalu pulang dan janganlah memandang semua masalah dari satu sudut saja, pandanglah dari berbagai sudut hingga kamu akan tau, jika ada sebuah hikmah yang terkandung di dalam masalah tersebut . . Recomended banget buat dibaca. Tebel tapi nggak bikin bosen, karena covernya unyu, ceritanya ngalir banget. Nggak bikin kepala pusing, bahasanya juga mudah dipahami. Nggak sabar sebenarnya nunggu kisah sequelnya mungkin. Masih kurang sih, kisah si Top maybe, atau kisah duh kalau disebut spoiler nanti. Thank you buat @bipgramedia dan kak @kincirmainan19. Good luck, and can't wait for your next novel ♥
Frist impresion pertama saat aku melihat buku ini adalah cantik, covernya manis banget, kayak yang review, 😂😂😂. Ini buku pertama kak Kin yang aku baca, dan sejauh ini aku menikmati tulisannya. Mengalir banget. Ceritanya pun ringan banget, sampai2 400an halaman tuh gak akan kerasa. ( iya, kalau aja mood baca ku lagi bagus )
Aku hampir menyukai segala aspek dalam cerita ini, tokohnya juga cukup kuat dan perekembangannya bagus dan sangat terasa. Jangan samain aku sama Kekira ya, aku gak bisa milih siapapun diantara pria2 tampan ini.
Konfliknya pun berkembang cukup baik, dengan eksekusi konflik yang halus dan mengalir. Gak terburu2 dan asal beres.
Tokohnya dibuat sangat real sih menurutku, dimana sifat dan sikap mereka nggak sempurna, tapi,tetep aja aku dibikin meleleh sama Raksa dan Top.
Kekurangan buku ini, mungkin ada sedikit aja, ada salah ketik saat tokoh berdialog, tidak ditutup dengan tanda kutip dan malah dilanjutkan dengan kutipan baru dengan tokoh yang sama yang sedang berbicara. Dan kisah diawal pertemuan Kekira dan Raksa yang terlalu cepat menurutku, sehingga terasa kurang chemistry. Dan nggak ada informasi tentang penulisnya. Seperti profil penulis.
Dan ya, aku tetap merekomendasikan novel wattpad ini buat temen2 sih, apalagi yang suka romance, kayaknya kak Kin membuat tulisan ini karena terinspirasi sama artis2 Korea yang meninggal dunia karena bunuh diri. Jadi premisnya cukup menarik.
Unconsciously in Love merupakan novel kedua Mba Kin yang kubaca setelah novel pertamanya #thechronicleofa35yearoldwoman. .
Jika novel sebelumnya lebih dewasa, novel ini masih aman dibaca bagi kamu yang berusia 15+ ya walaupun temanya cukup berat.
Novel ini akan memotret kehidupan kelam seorang idola atau seorang selebritis. Ternyata di balik sosoknya yang sempurna, kadang kala dia menyimpan rahasia yang cukup besar mengenai dirinya.
Inilah yang terjadi pada sosok Raksa, yang membuat dia melakukan hal-hal mengejutkan dalam hidupnya yang berpengaruh pada kehidupannya dengan Kekira.
Novel ini memiliki alur yang cukup cepat. Sejak awal aku dibuat penasaran dengan sosok Raksa, alasan apa yang membuatnya membatalkan pernikahannya dengan Kekira secara sepihak, berita mengejutkan tentang dirinya, hingga munculnya sosok Top, Tante Tiffany dan Tante Yoona.
Masalah yang diangkat cukup kompleks, namun dieksekusi dengan cukup baik, satu per satu menemukan akhirnya masing-masing.
Endingnya juga manis banget, aku juga mungkin seperti Kekira susah memilih diantara Raksa atau Top yang sama-sama potensial, tapi hati sulit dibohongin bukan?
"Terkadang yg paling sulit dari kegagalan besar adalah menerima kegagalan saat lo berpikir ini waktunya berhasih." Hal.347 . Keke yg awalnya lebih tertarik dengan seorang Second Male ketimbang Alpha Male menjadi berubah haluan ketika Raksa, seorang rising idol yg tampan dan berbakat mulai mendekatinya, hingga akhirnya memutuskan untuk menikahinya. . Keke seperti perempuan kebanyakan yg melupakan prinsipnya sendiri, karna menganggap ini adalah kesempatan sekali seumur hidup. Tapi akhirnya ia menyesalinya karna Raksa membatalkan pernikahan mereka tepat di depan altar. . Sekian bulan menutup akses informasi yg berhubungan dengan Raksa, Keke dikejutkan oleh suatu berita yg mengharuskannya kembali berurusan dengan Raksa dan keluarganya. Dari situlah Keke bertemu dengan Top. Sahabat dan orang yg sangat Raksa percayai. . Pertama-tama aku suka sama gaya penulisannya. Ceritanya juga cukup menarik. Plus covernya juga cantik warna pink ada gambar sepedanya aku suka 😍. . Alurnya menurutku agak lambat dan bikin bingung di awal. Tapi semakin dibaca, perlahan makin ngerti sama jalan ceritanya. . Tokoh Keke disini menurutku agak plin-plan, jadi bikin agak kesel juga sih pas baca. Kalo Raksa entah kenapa aku kurang dapet feel sama karakternya soalnya penjelasan soal karakternya tuh cuma dari flashback-flashbac ingatan Keke aja. Tapi aku lumayan suka sama karakter Top yg agak tengil tapi manis dan lumayan romantis, walaupun diakhir agak ngeselin juga, tapi ditutup dengan manis di ending. . Overall aku lumayan enjoy pas baca. Cocok sih judulnya Unconsiously in Love karna tokoh-tokohnya tuh ga sadar tiba-tiba udah jatuh cinta aja. . 3,5🌟 . " Akan selalu ada kesedihan, kegagalan tapi mungkin juga kebahagiaan besar menanti selama kita masih melanjutkan hidup." Hal.433
entahlah, aku merasa tidak ada feel romansa antara top sama keke. kayak merasa bahwa yg mereka lakukan tuh salah, padahal mah ya nggak salah. cuma aneh aja, dan nggak bisa senyum2 seperti reaksi yg umumnya aku dapatkan dari novel roman. trus aku juga bingung kenapa diberi nama yoona dan tiffany, maksudnya tiffany oke lah, tapi yoona itu terlalu korea, dan sepertinya ga dijelaskan kalo keluarga mereka keturunan korea, jadi aneh aja, kalopun ini fanfiction pun, semua tokohnya dijadiin nama idol aja, jadi ya make sense ada nama yoona
Eh serius ini aku baca gak kerasa sambil rebahan tiba-tiba udah jam 1 malem dan ceritanya udah selesai? :")
Asli, cerita ini bener-bener my cup of tea! Walaupun plot ceritanya udah ketebak dari awal dan berkat bantuan cover juga buat endingnya hehehe AKU SUKAAAAAA.
Aku sangat bisa berempati dengan Keke yang kesel setengah mati gara-gara pernikahannya batal...
Eh asli dah seneng banget bacanyaaaa, ceritanya ngebuat aku ngerasain kesel, deg-deggan, galau. Tapi untungnya happy ending yuhuuu~!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Romantis dan misteri sekaligus, dengan ending yang mulus :) Penulis ini selalu punya ide cerita yang cukup unik namun tidak asing. Saya tidak dapat memprediksi bagaimana penulis mengakhiri cerita ini ketika berada di tengah-tengah cerita, namun akhir cerita yang diberikan sangat memuaskan. Melalui cerita ini saya dapat melihat bagaimana Kekira seorang gadis lugu menjadi wanita matang. Bagaimana ia mempelajari pengalamannya dan menghargai dirinya sendiri. Bagaimana ia memahami apa yang diinginkannya, karena seringkali kita takabur untuk memahami diri kita sendiri.