'Hello Salma' ini diawali masih dengan setting yang sama. Sekolah dan masa-masa SMA. Entah kenapa, sekolah yang kuimajinasi kan adalah sekolah SMP ku, mungkin karena bentuknya yang memang 'sekolahan'. Jika sebelumnya, setting sekolahan ini hanya ada 1 sekolah, maka dinovel ini, settingnya tetap sekolah, hanya ada dua sekolah.
.
Novel ini pun masih dengan tokoh yang sama diawalnya. Dan juga masih dengan sifat Nathan yang sama (agak sebel, orang kok gak berubah). Salma pun masih dengan sabar yang sama walau pada akhirnya, sabarnya berubah menjadi yaaa... ujung sabarnya perempuan kalo lagi pacaran.
.
Ada beberapa tokoh baru dinovel ini, ya jelas saja ya, karena ada penambahan setting. Sehingga ceritanya masih seru. Hmm kesan pertama yang baik dengan buku ini, karena masih disuguhkan dengan dunia anak SMA. Bahasa yang digunakan pun ringan dengan alur yang teratur sehingga mudah dimengerti.
Ada perpisahan. Selain perpisahan yang terjadi, ada pula karakter baru, Rebecca.
Tentang Rebecca, aku seperti sedang berkaca. Huh, tapi temen-temen jangan takut ya. Hehe... so I really know what and how Rebecca feels bad. Dia yang suka sekali 'mengalihkan sakit dihati' dengan menyakiti diri sendiri, supaya sakitnya tersalurkan dengan hal lain yang sama sakitnya dan meninggalkan bekas.
.
Sebagai seorang teman dan sahabat, Nathan melakukan bagiannya. Memotivasi Rebecca supaya mampu mengobati dan memperbaiki pribadinya, Rebecca, gadis yang digambarkan sepertinya manis tapi selalu bersikap dingin dan kerap dijauhi dan dicemooh sebagian teman di sekolah.
.
Nathan yang sudah 'berpindah' tidak juga berubah. Masihlah Nathan yang dulu. Sebagaimana dia di sekolahnya yang lama.
.
Again, cerita ini disajikan dengan sederhana sehingga pembaca dapat membayangkannya dengan mudah. .
Penulis ini sendiri cukup kreatif menurutku, karena ia dapat membuat cerita tidak menclak menclok seiring bertambahnya tokoh. Jadi plot ceritanya tetap.
.
Well, sampai detik ini, penulis tetap konsisten menulis dengan bahasa dan diksi yang ringan, kalo aku pembaca SMA, well buku ini tepat pasar. Sangat menyesuaikan dengan anak SMA. Plot yang teratur dan tidak membingungkan, sehingga pembaca bisa jadi merasakan menjadi tokoh sesungguhnya dalam cerita.
So, cerita yang tersaji dinovel ini masih sama bagusnya (malahan) lebih bagus dari yg pertamanya, menurutku. Dan tokoh-tokoh dalam cerita ini tidak banyak yang berbeda dari sebelumnya, hanya ada beberapa tambahan, sehingga (menurutku pribadi) daya tarik dari tokoh tidak begitu besar. Tapi tokohnya cukup baik tergambarkan dengan sifat-sifat yang sederhana atau sesuai pada umumnya (apalagi di bagian galau-galaunya si cewek, paham banget deh aku!) Jadi gampang lah buat pembaca mencerna dan membayangkan ceritanya.
.
Target usia pembaca yang tertera adalah 15+. Target usia dengan isi bacaan sangat-sangat pas. Dan isi cerita ini jauuuuhhhh dari unsur pornografi, makanya aku bilang pas kalau dibaca di usia 15+. Walau ada beberapa part yang sepertinya jarang dilakukan oleh remaja jaman now dan juga tokoh orang tuanya.
.
#HelloSalma ini bisa dibilang novel remaja jaman sekarang yang masih wajar untuk dibaca kalangan remaja, dari segi plot, karakter, konflik yang bener-bener ready dilahap remaja. Dilain sisi, harga novel ini cukup tinggi untuk dibeli anak remaja 😁, tapi karna novelnya bagus, ya gapapalah harganya segitu ✌
.
The last but not the least, I'd like to say thank you to the author who has written and delivered this good story for teenager. Keep writing a good story ❤ And now I'm curious about your other novel cause I think I should have all your books 😄. For the publisher, thank you a lot to spread this book around our lives 🤝