Gari Sebagai yang paling tua dalam geng Tahu Aci, Gari mulai dibayangi label mahasiswa karatan karena tidak kunjung lulus.
Malik Cinta pertama konon membuat orang bertindak nekad. Demi menemukan pujaan hatinya di masa remaja, Malik yang asal bumi parahyangan nekad kuliah di universitas tidak terkenal di Tegal.
Mita Keinginannya meluaskan pergaulan di luar teman-teman kuliahnya membawa Mita pada sebuah komunitas pendaki di Tegal. Kehidupannya menyenangkan. Hanya saja, ia memiliki perasaan terlarang untuk seseorang di komunitas itu.
Suci Satu-satunya gadis lokal di antara keempatnya. Di balik penampilannya yang lemah lembut dan pemalu, ada luka yang sukar dipulihkan sebagai akibat dari peristiwa yang terjadi di tahun-tahun awalnya sebagai mahasiswa.
Mereka berusaha tidak terikat dengan masa lalu dan rahasia kelam. Tapi bisakah jika rahasia itu tiba-tiba muncul ke permukaan?
Gary, merupakan seorang mahasiswa tingkat akhir di Universitas Tegal. Pria yang menyukai band Coldplay dan Snow Patrol ternyata pandai membuat karikatur, karikatur pink lebih tepatnya, dan pria ini sangat penasaran dengan Angelina Jolie —apalagi kalau Jolie sedang berpakaian minim—. Kayanya Gari ini suka cewe yang memiliki kaki indah. . Skripsi, merupakan topik terlarang untuk dibahas apabila berhadapan dengan Gari. Sumpah, Gari gemblung abis bok. . "Demi Tuhan, jika skripsi sedemikian penting kenapa yang diminta oleh petugas kantor imigrasi saat membuat paspor adalah KTP dan Surat Nikah? Kenapa??" — Hal. 15 . Gari, salah satu dari empat anggota geng Tahu Aci. Mita, tomboy dan pecinta gunung. Suci yang kalem dan pintar, dan Malik yang naif dan spontan. . Mita, Mita Ayu Karolina, juga seorang mahasiswa tingkat akhir di Universitas Tegal jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Pilihannya untuk bergabung dengan komunitas panjat gunung tidak salah, karena di komunitas itu ada seorang pria tampan berbadan bagus. Mas Arga, begitulah namanya. Seorang penggagas berdirinya komunitas panjat gunung ini. . Namun sayang, ia harus terjebak dengan perasaan terlarangnya pada Mas Arga walaupun Mas Arga ini sukses membuat Mita merasakan ribuan kepak kupu-kupu menghujam perutnya. Nah lho.. . Apa yang akan kalian lakukan jika tertangkap basah sedang menatap seseorang? . Itu yang Mita alami. Ia butuh bantuan nich karena baru saja tertangkap basah sedang menatap Mas Arga yang ganteng itu. Gegara itu juga, risoles yang sedang dipegangnya terjatuh dari tangannya. . Aku penasaran lho seganteng apa si Mas Arga ini sampai-sampai Mita yang tomboi ini bisa terpesona. . . Suci, salah satu geng tahu aci yang paling kalem. Keluarganya memiliki usaha batik tulis Tegalan yang merupakan warisan dari sang nenek. . Suci dilema lho readers. Di satu sisi, ia sangat menyukai ketika bersentuhan dengan batik; aroma lilin, malam yang dipanaskan dan sensasi ketika menggoreskan ujung canting di atas kain putih untuk membuat motif batik, sedangkan di sisi lainnya ia ingin segera meninggalkan rumah dan kampungnya untuk bekerja di sebuah perusahaan BUMN. . Suci, gadis kalem dan lemah lembut itu, ternyata memiliki masa lalu yang sungguh kelam, membuat gadis itu sangat jijik pada dirinya sendiri. Ketika aku membaca kisah masa lalunya Suci, aku terhenyak seolah hati dan jantungku diremas dengan sangat keras. Ingin rasanya aku berbuat kasar pada orang yang tega menyakiti Suci. . Saat acara lamaran kakaknya, Suci pingsan ketika mendengar sebuah nama yang sungguh sangat dibencinya dari mulut Jang Lik, Ujang Malik. . Jang Lik, Ujang Malik, yang menurut Suci merupakan Fedi Nuril versi putih. Jajaka Sunda yang rela kuliah di Tegal demi mencari cinta pertamanya. . Karena kenekatan dan obsesinya pada cinta pertama itulah membuat pria berkacamata itu mendapat label pria tidak rasional. . Bahkan geng tahu Aci pernah direpotin oleh Malik memuterin sekabupaten Tegal hanya untuk mencari cinta pertamanya. . Malik tidak pernah bisa mencintai gadis lain selain pada cinta pertamanya. . Bagaimana kelanjutan kisah rumit antara Malik dan Suci ini? . . Pencarian Malik akan cinta pertamanya berakhir dengan patah hati dan kekecewaan. Sumber yang dipercaya oleh Malik malah yang membohonginya. Sumber terpercaya yang ternyata merupakan teman dekat itu malah menikam Malik dengan dalam. . "Karena itu saya harus menyerah kan? Saya nggak mau jadi benci teman sendiri karena merasa dibohongi." — Hal. 93 . Apa yang dialami Malik, sama seperti yang aku alami dua hari lalu, readers. Tapi aku sama dengan Malik nggak mau menyimpan rasa benci. . Geng Tahu Aci, sudah tidak ada lagi rahasia antara mereka berempat kecuali masa lalu kelamnya Suci. Gadis itu tampaknya masih menyimpan rapat-rapat rahasia itu seperti ia menyimpan rasa cinta pada salah satu anggota geng. Ia selalu merasa tidak pantas karena dirinya telah "kotor". Ahh nyesek pake banget. . Pertemanan yang baik itu adalah yang ngomong didepan bukan ngomongnya dibelakang bahkan saling sindir di sosial media. Jujur, aku sukak banget sama pertemanan geng tahu aci ini. . Mereka saling perhatian satu sama lain. Gari, Mita dan Malik mulai mencium kecurigaan antara Suci dengan salah satu dosennya Malik. Apakah mereka bertiga bisa membantu Suci keluar dari masa lalunya yang kelam nan pedih itu? . Masa lalu yang kelam nan pedih itu terasa berat ketika disimpan sendirian akhirnya Suci menceritakan kisahnya pada Mita, seseorang yang sangat dipercayanya. Yang ternyata curahan hati pada dini hari itu tidak sengaja didengar oleh Malik. . Ketika masa lalu itu mencuat ke permukaan, yang tersisa hanyalah kemarahan dan kepedihan. Pilihan yang ada hanya dua yaitu melupakan atau berdiri tegar untuk membongkar kebusukan tersebut. . Kira-kira, bagaimana kisah selanjutnya geng tahu aci ini? . . "Barangsiapa yang hidup sederhana dengan gaji pabrik dan menaati peraturan yang berlaku, akan hidup berkecukupan. Sebaliknya jika ada yang berani korupsi dan mencuri keuntungan pabrik, orang itu akan jatuh bangkrut dan mendapat celaka." (Mr. Halbossh, Pengelola Pabrik Gula Pangka, Hal. 53) . . 📚📚 : Novel yang menggunakan POV 3 benar-benar keren lho. Ber-setting di salah satu Kabupaten yang ada di Kota Tegal. Kak Zachira pandai sekali dalam pendetailan tempat yang jadi setting/latar novel ini, sehingga para pembaca yang awam akan Kota Tegal bakal mendapat gambaran tentang Kota Tegal seperti apa. . 📚📚 : Tempat wisata apa saja yang ada di Tegal juga dijelaskan di novel ini. . 📚📚 : Novel ini bisa banget dijadikan panduan apabila akan menghabiskan waktu liburan ke Kota Tegal. Budaya apa saja yang ada disana, dijelaskan secara detail pada novel ini. Mulai dari makanan khas Tegal yaitu Nasi Ponggol sampai salah satu tari endel yang merupakan kesenian asli Kota Tegal. Novel ini juga menjelaskan tentang batik Tegalan. Bahasa ngapak khas Tegal juga disisipkan di novel ini. . 📚📚 : Bisa dibilang Laka Laka Rasa ini merupakan wikipedia dalam bentuk novel untuk Kota Tegal. . 📚📚 : Laka Laka Rasa tidak hanya membahas tentang cinta tetapi juga membahas tentang eratnya persahabatan. Sukak banget dengan chemistri persahabatan antara Gari, Malik, Suci dan Mita. . 📚📚 : Novel ini juga menceritakan tentang kebenaran harus ditegakkan walaupun nyawa sebagai taruhannya. . Terima kasih kepada Kak Zachira dan Penerbit Universal Nikko yang telah memberikan kesempatan padaku untuk berkenalan dengan Tegal dan Geng Tahu Aci. . . . IG : @dumzcharming
Baca keempat kisah sahabat ini banyak hal pembelajaran yang diambil, di mana mereka ini sangat solid. Saling membantu tanpa mengeluh atau apapun. Apalagi saat satu orang terkena musibah yang cukup mengerikan, mereka mencari jalan keluar. Ya inilah namanya persahabatan, susah senang selalu ada. Masalah yang ada membuat mereka dewasa, dan bisa menyelesaikannya. Masalahnya apa aja? Baca sendiri dibuku ini yak, nanti aku jadi spoiler kalau cerita terus. . Gaya berceritanya menarik. Settingnya juga detail banget, apalagi ditambah dengan makanan khas kota Tegal dan juga kegiatan-kegiatan yang sering diadakan di kota tsb. Dan itu bener-bener jadi pengetahuan baru buat aku, kak. Makasih.
Tokoh-tokohnya kuat, Gari dengan sifat yang slengean tapi dia care sama sahabatnya. Mita juga sama anak gunung yang suka ceplas-ceplos ini membuat suasana selalu rame. Malik yang katanya alim ini ternyata menyimpan sebuah rahasia yang cukup kaget, tapi sifat dia emang baik. Suci disifat lemah lembutnya ini dia menyimpan beban yang gede banget. Dan aku suka sama semua tokohnya.
Gaya cerita yang mengalir, memakai sudut pandang orang ketiga. Semua pikiran para tokohnya terceritakan dengan baik. Alurnya maju-mundur, dari prolog mundur ke beberapa tahun.
Konfliknya rumit ya, bukan hanya tentang persahabatan. Tapi tentang pelecehan yang terjadi sama salah satu dari mereka. Kaget sih, ternyata emang begitu yak, selalu banyak yang menyalahkan korban. Padahal ya, itu nggak masuk akal. Jahat yang berlaku demikian, bikin kepengen ngumpat banget sama pelaku! Eksekusi ending memuaskan. Sukaaa... Udah deg-degan aja pas baca prolog.
Bagi yang cari cerita tema persahabatan, boleh dibaca ceritanya. Aku suka dan menikmati ceritanya ❤
Buku ini bercerita tentang 4 orang sahabat yang bertemu karena ketidak sengajaan, bisa di bilang mereka memiliki nasib sama, yaitu sama2 terdampar ditempat yang sebenarnya bukan tujuan utama mereka.
Aku boleh dibilang sangat menyukai latar dari cerita ini, yaitu di Kota Tegal. Dimana aku sendiri masih meraba2 bagaimana keindahan kota itu sebenarnya. Bagaimana tutur bahasa medok yang biasa dikeluarkan oleh warga asli Tegal. Itu sangat mengasyikan.
Tokoh yang sebenarnya terlihat biasa, namun, ada satu tokoh yang sebenarnya cukup aku suka, Malik. Karena dia juga memiliki bagian cukup banyak dalam cerita. Ada twist tentang tokoh Malik ini. Dan cukup membuat aku geleng2.
Sebenarnya aku cukup suka dengan konflik yang penulis coba kembangkan, dimana masing2 tokoh memiliki masalah sendiri, diluar daru masalah persahabatan mereka, namun, sayangnya aku belum mendapat feel yang kuat mengenai kedekatan mereka sebagai sahabat.
Ada kesalahan dalam huruf miring yang seharusnya diberikan untuk menandai bahwa kalimat tersebut adalah sebuah pesan singkat. Tapi malah tercetak di deskripsi cerita.
Dan ada kalimat yang membuat aku sedikit bingung, seperti, "Namun wajahnya sontak terkejut dengan bahwa diantara murid2 penari nya ada penyusup yang pura2 menari", ada beberapa kalimat yang juga mirip2 seperti diatas, mungkin bisa diperbaiki lagi kata2 ya g harus di masukan dalam kalimat harusnya seperti apa, agar tidak membuat bingung pembaca.
Tapi, buat temen2 yang menyukai cerita yang berlatar belakang daerah tertentu, sepertinya buku ini cocok, karena dalam buku ini banyak sekali informasi yang aku dapat tentang Kota Tegal.
Novel "Laka-Laka Rasa" merupakan novel karya Zachira Indah yang pertama saya baca. Bercerita tentang 4 orang mahasiswa yang membentuk geng bernama "Tahu Aci". Sudah mulah paham belum nih tentang setting tempatnya kalau denger nama Tahu Aci? Yup, settingannya ada di Tegal!
Sepanjang baca buku ini saya merasa nostalgia. Entah kenapa. Padahal saya cuma baru dua kali mengunjungi kota dan kabupaten Tegal. Gari, Mita, Suci, dan Malik adalah sahabat yang berbeda latar belakang. Sama-sama berkuliah di Universitas Tegal dan merupakan mahasiswa tingkat akhir membuat kedekatan mereka makin erat.
Satu persatu permasalahan mereka akhirnya terbongkar. Masing-masing dari mereka juga saling menguatkan, memberikan solusi untuk satu sama lain. Dan bagian yang saya suka dari novel ini adalah ketika keempat sahabat itu mendaki gunung Slamet via jalur Guci. Wih, gila sih saya aja belum pernah lewat jalur itu.
Banyak hal yang saya ingin ketika membaca buku ini. Punya sahabat semasa kuliah, tentu saja punya. Tapi naik gunung sama sahabat? Hmm, belum pernah.
Terus apa bagusnya novel ini? Ada beberapa tempat di Tegal yang dijelaskan secara detail dan menambah keingintahuan saya soal tempat itu. Yok mari yang mau ajak saya jelajah Tegal lagi yuk.
Persahabatan adalah cinta yang paling rahasia. Persahabatan adalah alasan kita untuk kuat saat bahkan dunia tak adil dan menghina kita. Laka-Laka Rasa seakan memberikan penjabaran pada kita semua -terutama yang apatis pada cinta dan persahabatan- bahwa kita tak akan pernah bisa sendiri dan menjalani hari ini dan esok dengan kedua kaki kita tanpa sebuah rangkulan sahabat. Ada kalanya, kekejaman dunia mengajarkan kita untuk tetap berani mengambil tindakan, meski lagi dan lagi hati akan tersakiti. Hal lumrah bila kita merasakan cinta pada sahabat, karena cinta berawal dari nyaman. Akan tetapi, ingatlah. Kita memiliki cinta untuk kita ungkapkan dan jaga, bukan untuk dipendam dan dirasakan sendiri. Bila kau tersakiti dengan cinta dalam diammu, maka tak ada yang akan bisa membantumu untuk bangkit dari luka. finally, Laka-laka Rasa memang mengajarkan kita berpandangan luas akan hidup dan segala isinya, terutama cara bersikap dan bertindak. Thanks bagi penulis atas tulisan yang amat apik ini. I Pround of You.