Jump to ratings and reviews
Rate this book

Ranking 1

Rate this book
Beneran deh! Ella capek lahir batin memenuhi tuntutan papanya untuk selalu menjadi ranking 1. Ia jadi nggak punya waktu untuk bersosialisasi karena sibuk les ini-itu. Persahabatan Ella dengan Susan dan Tania pun semakin renggang. Apalagi sejak kedatangan Vera, siswi pindahan yang bikin Ella sebel karena cewek itu bisa menyaingi nilai-nilai Ella, bahkan tanpa perlu banyak berusaha. Ketika Ella mulai membuka diri untuk berteman, Vera malah menantangnya untuk bertaruh menjadi ranking 1 semester ini.
Yang menang, berhak meminta apa pun dari yang kalah. Namun, Ella dan Vera sama-sama tidak tahu bahwa ada intrik dan pengkhianatan di balik pertaruhan itu. Keduanya dimanfaatkan seseorang untuk untuk menjatuhkan Ella dan mempermalukan gadis itu di depan cowok yang diam-diam Ella sukai. Kali ini Ella harus belajar lebih keras, bukan hanya soal pelajaran. Bahwa masa remaja terlalu berharga untuk dilewatkan tanpa sesuatu yang berarti; persahabatan, prestasi, dan kasih sayang keluarga.

256 pages, Paperback

Published April 16, 2018

Loading...
Loading...

About the author

Sara Tee

10 books7 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (17%)
4 stars
8 (15%)
3 stars
27 (52%)
2 stars
3 (5%)
1 star
4 (7%)
Displaying 1 - 10 of 10 reviews
Profile Image for Adara Kirana.
Author 2 books209 followers
June 8, 2018
Saya iseng beli buku ini di gramedia digital karena punya beberapa ribu igc enggak kepakai dan wow, kovernya bagus banget HAHA. Saya suka banget kover buku ini.

Kedua, saya penasaran aja gimana perspektif akademis yang dipakai di buku ini.

Terus pas saya baca.... um, saya agak kecewa.

Ide ceritanya sebenarnya oke, tapi saya kurang suka aja eksekusi secara keseluruhannya.

Dari awal, interaksi antartokohnya agak kaku. Narasinya di awal membosankan. Pakai sudut pandang orang ketiga serbatahu dan orang ketiga terbatas yang gonta-ganti gitu, saya jadi agak pusing bacanya wkwk.

Dan saya enggak bisa bersimpati sama si tokoh utama, Ella.

Pertama, ini anak kesal sama Vera karena dia jadi pusat perhatian. Ini masuk akal, sih, iri-iri gitu, oke sip. Dan Vera juga pinter jadi Ella takut dibalap rankingnya.

Tapi kemudian, Ella kesal karena Vera duduk di sebelahnya dan menghalangi pemandangan ke gebetannya, Ivan. Kesalnya tuh, yang beneran kesal gitu lho, bukan cuma sebel biasa.

Terus, dia berusaha bikin situasi tempat duduk enggak nyaman dan pengin banget Vera pindah tempat duduk. Nah, saya juga gatau kenapa bukan Ella aja yang pindah. HAHA.

Kedua, Ella nih childish banget. Ngambek karena teman-temannya lebih dekat sama Vera padahal doi sendiri yang ngejauh. Kayak drama ala KKPK yang waktu SD sering saya baca wkwk. Itu normal buat cerita anak SD, tapi pas ada di kehidupan anak kelas dua SMA… gengges parah.

Ketiga, Ella sering semacam menenangkan diri sendiri kalau dia gak perlu khawatir sama kemampuan otak dia dengan nyebutin berbagai macam penelitian tentang otak manusia atau apalah.

Gini ya, Mbak Ella, saya mau ngingetin nih, kalo si Vera a.k.a rival lo itu juga manusia. Ya jadi, memaparkan riset-riset tentang kemampuan otak buat menenangkan diri itu menurut saya agak annoying karena toh, si Vera kan juga manusia, ya otaknya sama.

Keempat. Labilnya ya Allah… emang sih, anak SMA. Tapi nih misal halaman sekian dia kesal sama Gendis (kakaknya) sampai dijelasin dong satu paragraf penuh. Halaman berikutnya (bener-bener berikutnya) udah enggak kesal lagi + nyesel udah kesel sama Gendis :)

Dan ah, banyak deh. Saya benar-benar enggak bisa bersimpati sama si Ella.

Masalah ceritanya sendiri, menurut saya sebenernya subplot-subplot yang ada lumayan bagus, tapi eksekusinya nanggung.

Terus karakter Ivan... menurut saya dia bukan ployboy tapi plinplan.

Karakter-karakter lain juga ah... sudahlah :).

Masalah akademisnya, hm.. yaa, bagus sih. Nilai moralnya ada. Tapi begitu selesai baca cerita ini, saya dapat kesan kalau ranking 1 itu didapat karena:

1. Kerja keras bagai quda

ATAU

2. Udah pinter dari sononya.

Dan saya enggak bisa setuju sama pandangan itu.

Masalah keluarganya cukup oke. Persahabatannya drama tapi ya udah lah ya.

Hampir DNF tapi sayang uang, jadi ya saya bacanya agak skip-skip aja.

1 dari 5 bintang.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Valen.
9 reviews
January 30, 2025
ketika liat covernya aku penasaran akan seperti apa ceritanya dibawa. setelah baca ternyata agak jauh dari ekspetasi pls.
why?
firstly, ngga terlalu suka karakter ivan yg plin plan
secondly, untuk ukuran anak SMA menurutku Ella terlalu childish... kaya anak SMA. but ok i get it.
kalau dari sisi konflik keluarga dan pertemanan ini oke kok. tp jujur untuk pesan moralnya terkait peringkat 1, i feel like there are 2 points to be the number 1:
- naturally smart
- or u have to work hard

so yea... tp buku ini termasuk ringan kok jadi kayanua kalau lg ga pengen konflik berat ill re-read this book
Profile Image for Yessie L. Rismar.
138 reviews2 followers
June 26, 2025
Awalnya baca ini seru-seru aja. Tentang Ella yang merasa tertekan karena:
1. Selalu dibandingkan dengan kakaknya, Gendis
2. Ada saingan murid baru yang pintar, Vera

Saya suka interaksi antara Ella sama Gendis. Rasa penasaran apa yang terjadi sama Gendis sebenarnya juga tersampaikan dengan baik.

Tapi, sayangnya pengunaan PoV terasa kurang tepat. Penulis menggunakan PoV 3, tapi campur-campur dan itu bikin kurang nyaman. Konflik juga jadi nggak fokus.

Tentang Ivan, duh bikin ilfil bangetlah. Dia tuh nggak jelas sebenernya gimana. Penyelesaian masalah Gendis sama ayahnya juga terlalu cepat. Sayang banget.

Tapi ya kalau dilihat dari persaingan akademik Ella sama Vera dan gimana akhirnya Ella mengambil hikmah dari apa yang terjadi sama Gendis, itu oke.
Profile Image for Crvngefrvll.
5 reviews
May 19, 2023
Sebenernya udah lama aku baca buku ini- dari 2019, kalo ga salah. Review nya ga aku formatin kayak review biasanya karena buku ini buku lama.

Dan ASLI, buku ini adalah buku yang ngerubah pandangan gw terhadap dunia pendidikan sihh, yang awalnya gw mikir "ya kalo sekolah tuh harus ranking 1 terus, kalo ngga ntar ga bakal sukses" tapi namanya selalu pinter itu ga ada kan ya? Kita ga selamanya bisa pinter segala-galanya. Kecerdasan akademik bukan satu-satunya kecerdasan. Bukan buku yang terlalu populer, tapi merubah cara pikir banget.
Profile Image for Tri.
40 reviews
December 29, 2019
a nice teenlit which captures an overachiever's personal struggles really well. I hate the romantic stuff. It's not the main drama (thank God), which imo is this book's redeeming point. Character growth is very nice, though I don't fancy the course the author chose to show her growth. Sentences are soooo stiff at some parts, as often found in Gramedia's teenlits, sadly.
Profile Image for F3t.
167 reviews12 followers
March 18, 2020
Kisah remaja yang menarik walau tidak terlalu menonjolkan konflik yang rumit.
Perkembangan tokoh Ella sangat menarik untuk dibaca, sayangnya kedalaman tokoh lain kurang ditonjolkan.
Novel yang lumayan mengena untuk pembaca remaja dengan kunci agar mereka dapat lebih menyeimbangkan kegiatan sekolah dan sosialnya.
Profile Image for chi’s page.
27 reviews
March 1, 2026
Ingat sekali beli buku ini sewaktu umur 13 atau 14 karena suka dengan covernya. Jadi, review seiingatnya saja, suka dengan ide cerita di novel ini, cuma menurut ku penyelesaiannya konfliknya agak buru-buru, dan si Ivan bikin ifeel maksimal 🙏🏻
Profile Image for Lucy.
1 review
January 11, 2026
buku ini bener-bener berhasil potraying the idea of how academic validation could actually impact someone's daily life and mindset #CanRelate. Ella is so me
Profile Image for arta.
7 reviews
March 27, 2026
My first ever book, bacanya waktu umur 12/13? Dulu suka karena ringan banget buat anak smp dan yang gasuka baca. Tapi secara storyline sebenernya mainstream dan flat banget
Displaying 1 - 10 of 10 reviews