Jump to ratings and reviews
Rate this book

Red #1

Hush Little Baby

Rate this book
Jangan menangis, Nak.

Ruby memiliki segalanya. Rajata, suami penuh cinta dan kaya raya. Gendhis, bayi cantik pelengkap kebahagiaan mereka. Kehidupan terasa begitu sempurna bagi Ruby, kecuali satu—masa lalunya.

Kamu boleh berbuat salah pada masa lalu, tetapi tidak pada masa depan.

Ruby hanya ingin bayinya tenang dan berhenti menangis. Namun, dia justru dianggap gila dan tak pantas merawat Gendhis. Padahal, satu-satunya yang gila adalah ibu kandungnya sendiri.

Aku butuh Ibu untuk mengajariku bagaimana caranya menjadi ibu.

Setelah Gendhis direnggut paksa darinya, tak ada lagi yang bisa Ruby percaya. Tidak juga Rajata suaminya, Bunda Alana mertuanya, bahkan Bibi Ka pengasuhnya sejak kecil. Dia harus mendapatkan Gendhis kembali dan membuktikan dirinya mampu menjadi seorang ibu. Ruby terus menelusuri masa lalunya yang tak hanya kelam, tetapi juga merah berdarah. Dengan terus membisikkan satu pertanyaan.

Siapa yang dapat menentukan kadar seorang ibu lagi anaknya.

340 pages, Paperback

First published January 1, 2018

7 people are currently reading
97 people want to read

About the author

Anggun Prameswari

20 books55 followers
After Rain adalah novel debut Anggun Prameswari. Sebelumnya, cewek Gemini yang juga pencinta bulan purnama ini, sering menulis cerpen di banyak media nasional.
Selain menulis, kesehariannya diisi dengan mengajar bahasa Inggris di SMP-SMA Harapan Bangsa, Tangerang

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
37 (25%)
4 stars
67 (45%)
3 stars
42 (28%)
2 stars
1 (<1%)
1 star
1 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 58 reviews
Profile Image for Alvina.
732 reviews118 followers
April 15, 2018
Kenapa. Kenapa. Kenapa.
Kenapa aku harus menjadi ibu?


Apakah kamu mengenali ibumu sendiri? Bagaimana kalau seumur hidupmu, dia tak pernah menganggapmu sebagai anaknya sendiri? Bagaimana kamu menjadi ibu, jika ibumu saja tak pernah benar-benar hadir dalam kehidupanmu?

Kisah cinta Ruby hampir seperti dongeng pengantar tidur. Ia seorang gadis sederhana bertemu pangeran tampan yang mencintainya, mereka kemudian menikah dan bahagia selama-lamanya. Sayangnya tentu saja hidup tak pernah punya akhir sebahagia cerita dongeng.

Ruby yang semula bersikeras untuk tak mau memiliki seorang anak, malah dianugerahi kehamilan oleh Tuhan. Ruby khawatir dan ketakutan, bagaimana kalau kelak ia sama gilanya seperti sang ibu yang kemudian tak sanggup mengurus anak dan dirinya sendiri.

Setelah kelahiran Gendhis, sang bayi, Ruby terserang depresi yang makin parah. Berakar pada ketakutan orang orang terdekatnya, Ruby makin mengkhawatirkan kewarasannya sendiri. Mungkinkah ia akan menyelakakan anaknya sendiri?




Saya langsung tergoda membeli buku ini begitu membaca blurbnya. Meski jujur saja covernya sama sekali tak berkesan, tapi tema depresi yang diambil sudah cukuplah buat saya.

Alur ceritanya cepat dan diceritakan bergantian antara kejadian 15 tahun lalu, dan kejadian saat ini dari sudut pandang Ruby. Berpusat pada depresi yang dialami oleh Ruby serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi orang orang terdekatnya, pembaca seakan berada dalam benak Ruby sendiri dan merasakan kelam pikirannya.

Setelah melahirkan, perasaan takut, marah, kecewa, lelah, memperparah mood Ruby. Ia mengalami postpartum depression, dan diperparah oleh kelakuan ibu mertuanya yang semena-mena, Ruby jatuh makin dalam dalam kedukaan yang diciptakan oleh pikirannya.

Tadinya saya kira bakal langsung selese dalam sekali baca. Tapi ternyata saya perlu beberapa hari untuk menyelesaikan kisahnya. Mungkin karena saya jadi ingat perasaan waktu baby blues setelah melahirkan anak pertama dulu. Jadi kayak terhubung secara psikologis sama si Ruby, bawaannya suram suram muram gitu deh. Mungkin juga karena saya kurang puas dengan penyelesaian konflik ceritanya.

Meski beberapa twist dapat ditebak tebak berdasar petunjuk yang tersebar di bagian-bagian cerita, tapi saya puas sih dengan salah satu twistnya yang sederhana namun benar benar mengecoh saya. Aduh saya gatel mau nulis tapi nanti jadi ngga seru lagi, donk. Sudahlah, kalian baca aja ceritanya sendiri ;)
Profile Image for Biondy.
Author 9 books234 followers
December 26, 2018
Ruby, seorang gadis dari keluarga sederhana, seperti mendapatkan berkah dari langit saat Rajata, bosnya sekaligus pemilik salah satu jaringan media terbesar di Indonesia, melamarnya. Rajata kemudian menikahi Ruby dan memberikan sesuatu yang Ruby tidak pernah miliki: cinta dan harta. Hidupnya yang tampak sempurna perlahan runtuh saat Ruby mendapati dirinya hamil. Keraguan dan masa lalunya kembali menghampiri. Ruby tidak yakin kalau dia bisa menjadi seorang ibu sampai kapan pun juga.

Bagaimana aku bisa menjadi ibu? Setelah semua yang aku jalani?


Hush Little Baby, salah satu buku yang saya beli pada saat diskon 17-an di Play Book. Novel terbaru Anggun Prameswari yang dilabeli "urban thriller". Jujur pas pertama melihat kovernya, saya kira ini cerita silat, loh. Entah kenapa gambar wanita di kovernya menguarkan bau silat untuk saya :)).

Ceritanya sendiri tidak ada hubungannya dengan silat. Hush Little Baby justru mengangkat tema post partum depression. Kelahiran seorang anak yang biasanya membawa kebahagiaan justru berubah menjadi bencana bagi Ruby.

Saya suka dengan cara Mbak Anggun mengolah tokohnya. Perjuangan Ruby menghadapi depresinya sangat terasa. Saya juga suka dengan cara penulis membangun teka-teki dan menyisipkan petunjuk yang membangun kecurigaan-kecurigaan kecil. Beberapa twist-nya cukup terbaca, tapi ada satu yang baru saya sadari menjelang akhir.

Satu hal yang terasa kurang dari novel ini adalah unsur thriller-nya. Untuk sebuah novel berlabel "urban thriller", ceritanya terlalu tenang. Beberapa bagian setelah Ruby melahirkan juga terasa diulang-ulang tanpa memajukan cerita.

"Kenapa harus mau punya anak?" Aku malah bertanya balik dengan sengit. "Apa satu-satunya tujuan orang menikah adalah punya anak? Bagaimana dengan orang yang memutuskan untuk tidak punya anak karena memang tidak mau, terlepas dia sehat atau tidak?"


Secara keseluruhan, Hush Little Baby adalah sebuah novel yang menggambarkan post partum depression dengan baik. Ceritanya membuat bertanya-tanya, walau tidak menegangkan untuk sebuah novel thriller
Profile Image for Tamara Fahira.
130 reviews8 followers
Read
December 2, 2021
Bingung mau kasih rate berapa 😅

Jujur sempet dibikin pusing dan kesel sama kondisi Ruby yang bikin alur cerita ini seakan mandek, muter-muter gak jelas. Dia cuma berfokus sama postpartum depression-nya dan bikin gue merasa miris sama perempuan satu ini, bengong melulu.

Di pertengahan menuju akhir cerita sempet pusing nebak-nebak siapa penculik Gendis, siapa sebenarnya Ruby ini, siapa si om, si ibu. Tapi, masih kebayang sama plot twist-nya yang lebih bikin mikir keras (njir, bisa kayak gitu, ya) dan juga berhasil bikin nangis ;(
Profile Image for Ayesa.
69 reviews3 followers
December 5, 2021
Gila keren banget. Nggak nyangka banget sama alur ceritanya yg gila banget. Suka banget cara penyampaian ceritanya yang mulus banget. Selalu buat penasaran. Ada rasa takut untuk menamatkan cerita ini. Di sisi lain, rasa kepo yang tak terbendung untuk melanjutkan cerita juga sama besarnya. Bercerita tentang Ruby dan keseluruhan kehidupannya yang hampir memiliki segalanya. Kita akan diajak untuk menelusuri rekam jejak masa lalu Ruby.

⭐⭐⭐⭐⭐
5/5
Profile Image for Truly.
2,763 reviews12 followers
October 30, 2018
Kukira semua perempuan ingin menjadi ibu
Aku tidak mau jadi ibu
Kenapa aku harus menjadi ibu?
Bagaimana aku tahu caranya jadi ibu, tanpa ada Ibu di sini
Aku butuh Ibu untuk mengalami bagaimana caranya menjadi ibu

Pertama kali melihat buku ini, langsung jatuh hati. Padahal saya bukan penggemar berat kisah urban thriller, bagaimana buku ini dikategorikan. Pastinya juga bukan penggemar warna merah, dominasi warna pada kover.

Ada dua hal yang membuat saya tertarik pada buku ini, eh tiga sebenarnya. Pertama kata “ibu” yang tercetak pada kover. Segala sesuatu terkait ibu pastilah hal yang luar biasa. Kedua, nama “Anggun Prameswari” entah bagaimana rasanya saya akrab dengan nama itu. Semula saya mengira itu adalah salah satu sahabat buku saya di Blogger Buku Indonesia-BBI, ternyata salah. Hanya sama-sama berawalan Anggun saja. Ketiga, buku ini penerbit kesayangan saya, membaca nama yang ikut membidani buku ini, minimal sudah bintang tiga. Berarti masuk kategori buku yang terjamin mutunya
----
----
----
http://trulyrudiono.blogspot.com/2018...
Profile Image for Yandi Asd.
116 reviews4 followers
February 17, 2023
3.5⭐

Baru beres baca. Idenya menarik, aku suka sama thriller keluarga/rumtang begini. Konfliknya juga sesuatu yang menurutku bisa jadi bahan pembelajaran banget buat kita sebagai pembaca. Dan, aku suka sama novel ini, meski ada hal-hal yang menurutku masih kurang nendang. Untuk twist-nya aku cuma bisa nebak setengah, soalnya motif twist-nya nggak bisa kutebak wkwk. Agak kaget pas tahu twist-nya begitu. Yang jelas, aku merekomendasikan novel ini untuk kalian baca~
Profile Image for Roem Widianto.
83 reviews3 followers
June 6, 2021
Setelah selesai membaca novel tentang Social Anciety Disorder, aku langsung mengembat satu novel lagi yang judulnya Hush Little Baby. Setelah aku baca, lha kok ternyata ceritanya berkaitan tentang Postpartum Depression. Ini aku kenapa ya? Apa emang lagi gandrung sama yang berbau mental health gitu? 🙈

Jujur, lihat covernya aja aku udah bergidik ngeri. Background putih dengan dominasi warna merah itu mengerikan (paling gak menurutku begitu 🤣). Apalagi di pojok kiri atas ada tulisan urban thriller. Apa-apaan ini?! Sebenarnya ini bukan gayaku. Tapi kok ya bukannya mundur alon-alon, aku malah baca novel ini sampai tandas habis gak bersisa.

Baiklah, sekarang ngomongin isinya nih. Menurutku ceritanya luar biasa 🤩. Entah kenapa ketika membaca novel ini aku serasa menjadi Ruby, aku merasa bisa merasakan apa yang dirasakannya dan memahami perasaannya. Gila. Mungkin gara-gara cara bercerita Kak Anggun ini benar-benar mengalir kali ya, sampai aku ikut-ikutan terseret arus. Untungnya gak sampai kelelep. Eh, ini ngomongin apa sih.. 🤣

Dan plot twist nya, bener-bener mengejutkan. Sebenarnya udah ada tanda-tanda cerita ini bakal dibawa ke mana. Cuma akunya aja yang dodol, jadinya gak nyadar. Tapi beruntung banget sih aku dodol, jadi pas bagian akhir-akhir aku berasa kayak dikasih kejutan gitu. Ternyata membaca tanpa menerka-nerka terkadang asik juga. 😆
Profile Image for Ade Putri.
216 reviews
December 30, 2018
Membaca buku ini sungguh membuat saya teriris-iris. Bukan saja karena masa lalu Ruby yang amat kelam. Tapi juga cerita-cerita yang terjadi di dunia realita tentang dunia per-ibuan. Kenapa melahirkan sesar? Padahal sempurnanya seorang ibu itu melahirkan normal. Kenapa kok pakai susu formula? Dan lain-lain drama-drama yang seringkali memang terjadi di dunia nyata. Masih ada saja kalimat-kalimat menyakitkan itu keluar dari seorang perempuan yang bahkan juga dirinya adalah seorang ibu. Hiks.

Selengkapnya di Delina Books
Profile Image for Laura Yuwi.
209 reviews15 followers
August 5, 2023
"𝓚𝓪𝓶𝓾 𝓼𝓾𝓭𝓪𝓱 𝓳𝓪𝓭𝓲 𝓲𝓫𝓾, 𝓡𝓾𝓫𝔂. 𝓢𝓮𝓽𝓲𝓪𝓹 𝓹𝓮𝓻𝓮𝓶𝓹𝓾𝓪𝓷 𝓲𝓽𝓾 𝓲𝓫𝓾, 𝓶𝓪𝓾 𝓱𝓪𝓶𝓲𝓵 𝓪𝓽𝓪𝓾 𝓽𝓲𝓭𝓪𝓴, 𝓶𝓪𝓾 𝓶𝓮𝓵𝓪𝓱𝓲𝓻𝓴𝓪𝓷 𝓷𝓸𝓻𝓶𝓪𝓵 𝓪𝓽𝓪𝓾 𝓼𝓮𝓼𝓪𝓻. 𝓚𝓲𝓽𝓪 𝓼𝓮𝓶𝓾𝓪 𝓲𝓫𝓾, 𝓼𝓪𝔂𝓪𝓷𝓰."

"𝓐𝓹𝓪 𝓹𝓾𝓷 𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓴𝓪𝓶𝓾 𝓪𝓵𝓪𝓶𝓲 𝓹𝓪𝓭𝓪 𝓶𝓪𝓼𝓪 𝓵𝓪𝓵𝓾, 𝓵𝓮𝓹𝓪𝓼𝓴𝓪𝓷, 𝓼𝓪𝔂𝓪𝓷𝓰."

Awal baca aku jujur agak kurang paham sama ceritanya. Alurnya loncat2 maju mundur tapi gak bikin bingung sih, karna ada keterangannya. Tapi makin dibaca makin seru aja, membahas isu psikologi thriller yg cukup serius. Aku sedikit paham sama apa yg dirasakan Ruby setelah punya anak (because I'm a mom too), tapi ada rasa greget juga sih sama Ruby. Secara tidak langsung, Gendhis itu anak yg tertolak di awal, that's why udah 40 hari Gendhis aja si Ruby gak bisa merasakan gejolak kasih sayang untuk Gendhis.. Aku suka waktu Rajata bilang "𝓚𝓪𝓵𝓪𝓾 𝓼𝓾𝓭𝓪𝓱 𝓵𝓮𝓫𝓲𝓱 𝓼𝓮𝓰𝓪𝓻, 𝓬𝓸𝓫𝓪 𝓳𝓪𝓵𝓪𝓷-𝓳𝓪𝓵𝓪𝓷. 𝓢𝓱𝓸𝓹𝓹𝓲𝓷𝓰. 𝓝𝓰𝓪𝓯𝓮. 𝓝𝓸𝓷𝓽𝓸𝓷 𝓫𝓲𝓸𝓼𝓴𝓸𝓹. 𝓑𝓲𝓴𝓲𝓷 𝓭𝓲𝓻𝓲𝓶𝓾 𝓼𝓮𝓷𝓭𝓲𝓻𝓲 𝓵𝓮𝓫𝓲𝓱 𝓼𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰. 𝓞𝓴𝓮?", pengertian banget ya ke Ruby. Rajata nih termasuk tokoh favorit ku disini. Keliatan betapa sayangnya dia sama istri dan anaknya, gak menyerah untuk kesembuhan Ruby, gak terbesit sedikitpun pikiran untuk pisah dari Ruby meskipun kondisi Ruby seperti itu. Ada juga Bibi Ka yg udah dianggap seperti ibu kandung sendiri oleh Ruby, yg sangat baik pada Ruby, yg mau temenin Ruby dan bantu merawat Gendhis. Bibi Ka tuh paham betul apa yg dibutuhkan Ruby. Kalo konfliknya emang lebih ke konflik batin Ruby, dia merasa tidak layak menjadi seorang ibu, terperangkap dengan masa lalunya sehingga dia menjadi sakit secara psikologis. Namun, perlahan2 Ruby mulai menerima dan menyayangi Gendhis.

Overall, aku sukaa. Diksinya juga bagus. Ada plot twist juga di 30 bab ke atas. Cuma menurut ku yg baru2 melahirkan, lagi ngalamin baby blues / PPD sebaiknya ditunda dulu untuk membaca ini.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Lila Cyclist.
853 reviews71 followers
April 7, 2021
Ini adalah perkenalan saya yang pertama dengan penulis yang sebenarnya sudah cukup malang melintang di dunia kepenulisan. Karena seseorang memberi rekomendasi saya buku ini, akhirnya saya tertarik baca juga. Eh, rekomenasi novel dark itu lebih membuat saya tertarik sih sebenarnya. Hehehe..

Buku ini ternyata masuk dalam rangkaian Red series. Buku keduanya, Carmine by Ruwi Meita sudah lama saya baca. Keanjutan Red series lainnya, yaitu Ve by Vinca Callista sedang antri di Ipusnas yang hingga kini tak surut juga jumlah antriannya. Hadeeehhh...

Buku ini memasang genre #urbanthriller di sampul bukunya. Selama ini buku ini cukup wara wiri di rekomendasi buku di play book, mungkin karena saya membeli Carmine ya, jadi buku ini masuk dalam rekomendasi. Well, butuh waktu yang tepat untuk buku itu datang pada pembacanya di saat yang tepat. Sebelum membaca buku ini, saya sedang mati-matian menyelesaikan satu buku dengan background acak-acakan yang membuat saya uring-uringan, hingga ketika saya membaca buu ini, saya merasa menemukan jiwa membaca saya yang sempat hilang. Tsaaahhh hahaha...

Review lengkap di blog https://justaveragereader.blogspot.co...
Profile Image for Ossy Firstan.
Author 2 books102 followers
August 12, 2019
58-2019
Mendengar bahwa HLB membawa isu depresi pasca melahirkan/post partum, kujadi tertarik membacanya. Beruntung, aku menemukan novel ini di iPusnas. Memang tidak semua perempuan mau dan siap menjadi ibu. Begitu pula Ruby. Ia tidak siap menjadi ibu dan tidak tahu bagaimana caranya menjadi Ibu karena ia merasa kalau ia tidak punyaa Ibu.
Post partum depression yang dialami Ruby, kurasa ditampilkan dengan baik di cerita ini. Hanya saja, kuagak risi dengan masalah orang ketiga di novel ini---ibu mertua dan orang ketiga membuat novel ini terasa agak sinetroniyah. Namun, itu tidak mengganggu cerita. Aku suka bagaimana 'tanda-tanda' akan twist disebarkan dan ending di akhir. Tentang Bibi Ka dan Ibu Ruby.
Cerita ini layak dibaca jika mencari bacaan soal post partum, tetapi kurasa thriller-nya belum begitu menegangkan.Sekian dan sukses untuk Mbak Anggun
Profile Image for Nia potterr.
171 reviews2 followers
December 10, 2025
gilaa ceritanya bagus banget walau Ruby mengidap postpartum depression tetapi ia mencintai Gendhis dan berusaha melindungi Gendhis walau banyak orang disekelilingnya yang jahat😢 Page turner banget sat set
Profile Image for Winta Arsitowati.
15 reviews25 followers
April 29, 2021
Memiliki suami mapan dan perhatian beserta bayi mungil nan menggemaskan nampak sebagai hidup sempurna ya? Wanita mana yang tidak menginginkannya? Namun apa benar hanya hal itu yang dapat membuat wanita merasa bahagia dan dihargai?

Semua orang mungkin menganggap Ruby sebagai wanita yang beruntung. Bak kisah-kisah puteri dalam dongeng, Ruby yang memiliki kehidupan sederhana dicintai dan menikah dengan Rajata, seorang pengusaha kaya nan rupawan. Mereka pun dikaruniai Gendhis, seorang bayi perempuan yang manis. Sampai di sini semua terdengar sempurna, bukan? Namun kenyataannya, hal itu tidak serta merta membuat Ruby merasa utuh. Selepas melahirkan, Ruby terkena baby blues dan postpartum depression. Ia kerap merasa bingung menghadapi anaknya yang menangis dan bagaimana harus menenangkan anaknya. Ia selalu khawatir akan mencelakakan putrinya sendiri. Belum lagi berbagai kritikan dan komentar dari mertua dan orang-orang sekitar mengenai Gendhis yang lahir secara sesar, pilihan Ruby untuk menggunakan susu formula ketika air susunya macet, juga rasa lelah dan kalutnya ketika ia terus dituntut untuk menjadi sosok ibu sempurna seperti yang diinginkan orang-orang. Ruby sendiri diam-diam menyimpan kenangan pahit mengenai ibunya. Di sisi lain, Ruby merasa lega masih memiliki Bibi Ka, pengasuhnya sejak kecil yang telah ia anggap sebagai ibu sendiri. Bibi Ka kerap membantu Ruby mengasuh Gendhis dan menenangkannya ketika berbagai keresahan Ruby kembali muncul. Namun benarkah Ruby mampu memercayakan Gendhis pada orang-orang di sekitarnya? Dapatkah ia mengasuh Gendhis dengan caranya sendiri?

Hush Little Baby mengajak pembaca untuk melihat lebih dekat tentang kehidupan wanita pasca menikah dan melahirkan. Dalam masyarakat kita, seorang wanita sering kali baru dinilai sempurna ketika dia telah menikah dan punya anak. Tidak berhenti sampai di situ, mereka yang telah menjadi ibu juga seakan dituntut oleh masyarakat untuk memiliki citra sempurna dalam mengurus rumah tangga dan merawat anaknya. Mereka seakan diharuskan untuk mengikuti standar masyarakat mengenai bagaimana seorang ibu harus merawat anaknya, makanan apa yang paling baik untuk anak, hingga proses melahirkan yang terbaik. Tentunya hal ini menjadi tekanan tersendiri bagi para wanita yang baru melahirkan, dan inilah yang dapat memunculkan baby blues dan postpartum deppression.

Tidak hanya itu, Hush Little Baby juga akan membawa pembaca mengulik kehidupan masa lalu Ruby dan ibu kandungnya. Novel ini dibawakan dengan alur maju mundur yang membuat jalan ceritanya semakin menarik. Bagi kamu penyuka cerita thriller, siap-siaplah dibuat kaget dengan plot twist yang terungkap di akhir cerita.
Profile Image for tïmmyrèvuo.
203 reviews2 followers
May 24, 2023
Psychothrillers are designed to tickle the reader's fancy. The horror, hatred, anger, and disappointment swirled around me as I read this book. I honestly felt a sense of prejudice. I was confused and upset by what was around me. This book is very good at imprisoning sad feelings in its readers.

This book tells the story of Ruby, a girl filled with misfortune. It culminates when she becomes a mother, even though she has everything. Rajata, her loving and wealthy husband. Gendhis, the beautiful baby who completes their happiness, but a traumatic past makes her lose her senses as a mother; this is where the disaster begins, including Ruby's journey to find and fight for herself as a free person and a mother.

This book is worth reading by the naysayers around us to remind us that a mother can be anything and anyone; as long as she is full of love, care, and endless sincerity in caring for a child, she is a mother. Unfortunately, many make a terrible standardization of a mother.

This book is clearly about postpartum depression as well as inner child trauma. This book is beautiful but very painful. I could feel Ruby's struggle against the thoughts that she thought were normal and harmful to others. In addition, the characters around her who do not give assertiveness to her attitude sometimes confuse her about whether her existence is desirable. At a time like this, it's clear that she needs everyone's support, not just cornering, just because she gave birth by cesarean, fed formula milk because her asthma was dragging, and was even prohibited from approaching her child because she was considered crazy, Ruby's life is full of twists and turns.

Honestly, I wouldn't say I liked Ruby's character at first, questioning why she had such a pathetic mindset, but I came to understand that her life experiences made her as dull as she is today. My hatred became empathetic when she realized she couldn't stay in her current condition because Gedhis, her daughter, needed a healthy mother, not a depressed one as she had as a child.

One thing that made Ruby even more devastated, the person she trusted with all her heart, whom she considered her own mother, was, in fact, the person who hurt her the most, poisoned her, and cornered her in no way. Bibi Ka kept her secrets, trauma, and pain and did these things to Ruby as if it was a help to her, when in fact, she was hurting Ruby slowly.

Finally, the climax of the book is also extraordinary, Aunt Ka's secret and her relationship with Ruby, Aunt Ka's death, and Ruby's determination, all into a whole story that is a fitting end to the novel. This book is worth reading as a reminder for all of us.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
July 2, 2020
3,5/5 star

Bagi setiap pasangan yang telah menikah, kehadiran sang buah hati merupakan anugerah dan kebahagiaan sendiri. Namun, ada beberapa Ibu yang setelah melahirkan mengalami suatu keadaan yang membuat mereka depresi, yang biasa kita kenal sebagai baby blues syndrome, postpartum depression dan postpartum psychosis.

Banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, bisa karena pola tidur yang terganggu karena sang buah hati, kondisi psikologis pasca melahirkan dan permasalahan lainnya.

Novel Hush Little Baby ini mengisahkan tentang kehidupan Ruby, seorang ibu yang baru saja melahirkan. Alih-alih bahagia, dia malah harus mengalami depresi berkepanjangan. Dia dianggap tidak mampu mengurus Gendhis, sang buah hati malah dia dianggap ingin menyakiti sang buah hati.

Banyak konflik datang silih berganti, hingga Ruby pun harus menelusuri tabir masa lalu yang kelam. Bagaimana akhir kisahnya?

Membaca Hush Little Baby seperti membaca novel Ve dan Carmine. Novel ini lebih kental unsur drama rumah tangga dan mental illness daripada unsur thrillernya sendiri. Kalau mau kubilang, 3 novel ini lebih menitikberatkan ke konflik drama keluarga dibumbui dengan unsur thriller.

Kekuatan novel ini yaitu karakter dan alur yang coba dibangun. Aku suka dengan penggunaan sudut pandang bercerita secara bergantian, yaitu Aku di usia 15an dan Aku di usia 30an. Aku di masa lalu dan aku di masa kini .

Membaca kisah Aku di masa lalu sungguh menyayat hati dan mengharukan, sehingga aku bisa memahami kondisi dia di masa kini. Faktor psikologis yang terbentuk karena masa lalu.

Sebenarnya, kalau mau dibilang kehidupan pernikahan Ruby dan Rajata ini membahagiakan, Ruby memiliki suami yang hangat dan penyayang, segala kebutuhan terpenuhi. Bahkan mereka dipercaya untuk memiliki Gendhis, sang buah hati.

Namun, kadang-kadang kita sulit melepas lalu. Kondisi yang bisa saja menjadi pemicu konflik di masa depan dan ini terjadi pada sosok Ruby

Aku juga pernah merasakan kondisi seperti Ruby, namun masih bersifat ringan. Menyesuaikan diri pasca melahirkan itu tentu sulit. Apalagi kalau ada tekanan dari sana sini, dan ketidakpercayaan diri apakah kita mampu menjadi Ibu yang baik. Dukungan keluarga lah yang diperlukan disini. Sejak awal aku memang agak mencurigai salah satu karakter dan ternyata benar dia menjadi poin penting disini. Plot twistnya cukup tertebak, tapi aku cukup kaget dengan endingnya, diluar perkiraanku 😊 Secara keseluruhan, novel ini seperti novel Mba Anggun yang lain, kembali membuatku jatuh cinta dengan tulisannya
37 reviews
Read
March 24, 2025
Awal beli karena Mizan Store lagi diskon gede-gedean dan aku beli buku ini cuma seharga Rp18.000. Aku beli bener-bener pure karena harganya aja, tanpa baca deskripsi dan nyari tau reviewnya. And Surprised! ternyata bagus ceritanya.

Hidup Ruby bener-bener jungkir balik setelah dinikahi oleh Rajata, pewaris tunggal SkyCorp. Awalnya ia hidup dengan berkecukupan, sekarang bergelimang harta. Namun, setelah melahirkan Gendhis, Ruby mengalami Postpartum PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder), ia jadi lebih sensitif dan ngerasa insecure sewaktu teman dari Rajata datang buat bantu mereka. Karena depresinya semakin parah akibat mertuanya, secara ga sengaja, Ruby nyakiti anaknya. Akibatnya ia terpaksa dirawat dan dijauhkan dari anaknya.

Suatu hari, anaknya diculik. Dan butuh berminggu-minggu untuk polisi menemukannya, yang bikin Ruby tambah depresi dan ngerasa kalo dia emang ga pantas jadi ibu.

Kelebihan :
1. Dari novel ini aku jadi punya gambaran tentang Postpartum PTSD ternyata emang bener adanya. Terus jadi mikir, Ruby didampingi Rajata si suami yang siap sedia aja masih harus survive, gimana para istri yang jauh dari suaminya ya?
2. Pernikahan itu ga cuma nyatuin 2 kepala (suami dan istri) , tapi juga nyatuin 2 keluarga. Jadi untuk menghindari konflik, emang yang harus dilakuin ya saling mendukung dan menjaga.
3. Plot twits yang ga terduga. Wkwkwk. Mau minta maaf sama Bunda Alana karena aku udah suudzon.

Kekurangan :
1. Alur novel ini campuran. Setiap sub-babnya pasti ada kata -Aku di usia 15 dan 30 tahun. Jujur, awalnya aku kira -Aku di usia 15 tahun itu nyeritain kisah mudanya Ruby, ternyata mamanya. Bener-bener mama kandungnya Ruby. Ini sebenernya yang ga aku sangka. Tapi mohon maaf karena cerita gamblangnya ada di bab-bab akhir, jadi aku ngategoriin sebagai kekurangan karena bikin aku sedikit bingung.

Tapi, secara keseluruhan, aku tetep suka sama novel ini. Dan aku rekomendasiin untuk dibaca, mungkin buat kalian yang baru aja akan melanjutkan hidup ke jenjang pernikahan.

Dah ah, segitu dulu.
Have a nice day!!
Profile Image for Yuli.
58 reviews1 follower
August 20, 2021
Buku ini sangat heartbreaking untukku. Baru memasuki halaman-halaman awal saja sudah sangat membuatku sesak. Aku tahu bahwa menjadi seorang ibu itu sulit. Tapi begitu dihadapkan pada buku ini, aku benar-benar tak menyangka akan sesulit itu. Background sang tokoh utama yang tak pernah dipedulikan ibunya dan harus mengalami masa-masa sulit saat dihamili dan kehilangan anak di usia belia membuatku terus menerus meneteskan air mata. Mengapa hidupnya demikian sulit?. Hal ini sama seperti yang ku rasakan saat membaca buku perempuan di titik nol karya Nawal El Sadawi. Hatiku hancur berkeping-keping membaca setiap gurat kalimatnya. Seolah aku sedang berada di posisinya.

Aku sangat kagum pada Ruby (tokoh utama di buku ini). Sepahit apapun masa lalunya, ia tetap melanjutkan hidupnya hingga akhirnya menikah dengan pria baik-baik dan memiliki anak. Tapi, setelah punya anak, hal yang ia takutkan adalah, "Jika aku tidak punya seorang ibu, bagaimana aku bisa menjadi seorang ibu?". Ia mengalami baby blues syndrome, post partum depression dan postpartum psychosis setelah melahirkan.

Aku menjadi bertanya-tanya sendiri. Apakah ibuku pernah mengalami seperti yang Ruby alami?. Berkat buku ini aku jadi sangat berterimakasih pada ibuku. Memang tak ada ibu yang sempurna. Penyampaian kasih sayang setiap orang pun berbeda. Tapi ia telah mengandungku, melahirkanku, menyusuiku, merawatku dengan segenap kasih. Mungkin juga menganggapku segala-galanya. Pusat semestanya. Di halaman terakhir, aku cukup tertohok oleh pertanyaan penulis, "Apakah kita sudah cukup mencintai ibu, sebagaimana dia mencintai kita?".

Kepada penulis, terimakasih telah menuliskan buku ini. Terimakasih untuk cerita yang berkesan. Alurnya cukup membuatku degdegan karena penuh misteri hingga endingnya membuatku terkejut. Layaknya sebuah lingkaran yang tak putus. Tapi kita tetap harus memutus mata rantai itu. Hal buruk apapun yang terjadi padamu di masa lalu, janganlah diturunkan pada anakmu.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Meta Morfillah.
666 reviews23 followers
November 19, 2025
Judul: Hush little baby
Penulis: Anggun Prameswari
Penerbit: Noura
Dimensi: 40 bab (epub), cetakan pertama, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786023854950

Ayah yang tak hadir di masa kecil serta ibu yang depresi dan mengabaikannya, membuat Ruby tidak pernah ingin memiliki anak. Ia tak tahu bagaimana cara menjadi ibu, sebab ia pun tak tahu rasanya dibesarkan oleh seorang ibu. Namun, menikah dengan Rajata yang konglomerat membuatnya tak bisa lari saat ia tahu dirinya hamil. Hingga putrinya yang lucu bernama Gendhis lahir, suara di kepalanya makin berisik mempertanyakan kelayakan dirinya sebagai ibu. Ditambah masa lalu yang kelam di keluarganya, misteri hubungan Bibi Ka, Om, dan Ibu membuat Ruby makin depresi. Mertuanya, Alana makin menambah keruwetan pikiran dengan sikap memusuhi dan menganggapnya gila.

Dari PoV orang pertama, ada 2 tokoh yang bercerita. Masa lalu dan masa kini. Bagaimana kesalahan masa muda turun beruntun dan menjadi malapetaka di masa depan. Ditambah kejahatan rahasia yang disembunyikan hingga melukai orang yang seharusnya bahagia. Tokoh yang tidak banyak disebut tapi jadi penghancur generasi: lelaki itu alias ayah Ruby. Dari dosanya segala bermula. Banyak pula kekosongan yang saya rasa kurang logis di keputusan, gaya hidup, dan rahasia di tokoh ini sehingga menjadi kekurangan buku ini.

Kelebihannya, buku ini menggambarkan dengan baik bagaimana postpartum depression itu terjadi. Bermula dari kekagetan pasutri menjadi payahbu, ikut campurnya mertua/pihak ketiga, berkontribusi membesarkan monster dalam diri ibu baru.

Cocok dibaca untuk kamu yang suka dark romance dan ingin tahu gambaran postpartum.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #oneweekonebook #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #hushlittlebaby #anggunprameswari #metamorfillah #fiksi #kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #jagoankomplek_november
Profile Image for Erma Aulia.
73 reviews4 followers
February 9, 2022
Hush Little Baby | Anggun Prameswari | Noura Books | @ipusnas.id

Hidup Ruby seakan berubah layaknya Cinderella, ketika Rajata, pewaris Skycorp melamarnya. Dan tak lama setelah pernikahannya, Ruby dikaruniai seorang anak yang sangat menggemaskan. Orang-orang menganggap nya sangat beruntung. Tapi, Ruby seakan bertanya-tanya dalam fikirannya, bisakah disebut beruntung saat anak yang dilahirkan sama sekali tidak ia inginkan? Bisakah disebut beruntung karena memiliki ibu mertua yang membencinya?

Hush Little Baby, menggunakan dua sudut pandang, yang salah satunya sudut pandang dari Ruby, di masa kini. Diksi yang digunakan dalam buku ini bisa dibilang sederhana. Tapi, benar-benar bisa membawa kita masuk ke dunia Ruby, dan hanyut didalamnya. Dan sesederhana itu juga, plot twist dalam buku ini benar-benar bikin aku bengong, dan baca ulang beberapa bab hanya untuk memastikan. Karna beneran nggak nyangka 😱 hebat banget penulisnya 😂

Dengan mengangkat tema depresi pasca melahirkan, buku ini benar-benar membuat aku sesak nafas selama membacanya. Walaupun aku belum pernah melahirkan, belum pernah menjadi ibu, tapi kisahnya terasa sangat dekat. Aku sering mendengar tentang seseorang yang baru melahirkan, tapi sudah ditanyai dan dikomentari perihal proses persalinannya oleh orang-orang disekitarnya. Atau komentar-komentar tentang cara pengasuhan bayi yang dinilai tidak tepat, menurut orang-orang. Nyatanya, kisah Ruby memang bisa kita temukan dimana-mana.

⚠️ Ada beberapa trigger warning dalam buku ini, dan sebaiknya nggak dibaca oleh orang-orang yang pernah mengalami hal yang serupa dengan Ruby. Soalnya, aku aja bener-bener dibuat sesek nafas. Gimana dengan yang pernah mengalami? 😭

Rating: ⭐⭐⭐⭐⭐!! 🐣
Profile Image for Zelviaaa Aris.
60 reviews6 followers
June 14, 2022
Reading Hush Little Baby got me back to the time when I read Carmine by Ruwi Meita. It has the same vibes as the same topic. This book tells you about a mother's love, a mother's feelings when she loses her child, postpartum depression, mental illness, and something like that.

You will meet Ruby, who married a wealthy guy named Rajata. He really loves Ruby with all of her imperfections. Of course, you will think that Ruby has a perfect life. Yes, it is a perfect life, but not until you know her mother-in-law. Rajata was the only child, so her mother was very protective of him. Ruby decided to not have a child and Rajata accepted that, but one day Ruby forgot to drink her pills and it turns out she is pregnant.

You will see how Ruby struggles with her life changing from a wife to being a mother (when she doesn't want to), how Ruby faces her mental problems (this book said mental illness can be passed on to children), and why Ruby is so traumatic when it comes to her past life with her mother.

Well, let's move to my opinion. I don't understand why Ruby is so traumatized by her childhood? I know that her mother got mental illness and rejected her, and that her mother didn't want to take care of her, but hey, she has Aunt Ka who can replace her mother. It was said that Aunt Ka took care of her and had always been there since her childhood until Ruby got married (of course Aunt Ka lived in Ruby's house too). 

I can accept it if Ruby has a traumatized childhood, if she doesn't have anyone to take care of her, or maybe her mother was abusive. Of course, I can understand why Ruby doesn't want to have a child. But, Ruby has a loving aunt and a good (yet cunning) father. She never lacks love. Yet she rejected her child.

I do think that Ruby's problem is the mental illness passed down from her mother, and it gets worse when Ruby meets a lot of people judging her child or judging how she gave birth (caesarean method).

I am glad that Rajata was always there for her, and he still thought about Ruby even when his mother asked him to leave her because of her mental illness. Ruby's burden was lightened by Rajata's actions. Rajata can think clearly to find the best way for his wife and his child.

Overall, i enjoy this book.

3.5/5⭐
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Billie.
174 reviews6 followers
August 28, 2023
3.5 stars

Singkatnya seperti ini, Ruby, seorang gadis dari keluarga sederhana, kemudian dia berubah menjadi Cinderella saat Rajata, bosnya sekaligus pemilik salah satu jaringan media terbesar di Indonesia, melamarnya. Rajata kemudian menikahi Ruby dan memberikan sesuatu yang Ruby tidak pernah miliki: cinta dan harta.

Jujur, aku tertarik beli buku ini karena aku lagi cari buku unhinged women yang ditulis oleh penulis Indonesia dan blurbnya cukup depresif ya, jadi aku tertarik beli dan membaca bukunya.

Alurnya diceritakan dari dua timeline waktu berbeda, satunya ketika Ruby di umur 30 tahun dan Aku di umur 15 tahun. Dua timeline waktu yang berbeda ini kemudian bakalan menyatu di plot yang sama. Ya, tipe buku yang belakangan ini aku sering baca.

Hal yang paling aku suka dari buku ini mungkin tentang penggambaran Baby Blues yang dialami oleh Ruby. Jadi pembaca diajak untuk melihat dari sudut pandang oleh orang yang sedang menderita Baby Blues dan hal tersebut memang tidak mudah untuk dilalui ya buat dibaca. Cuman, karena bagiku membaca sama seperti mendengarkan cerita orang lain, hal ini jadi menarik dan memberikanku pengalaman membaca yang baru. Aku sendiri sampai sebel banget ya sama orang-orang di sekitar Ruby yang sangat tidak support mental ke dia ketika dia baru punya anak pertama dan memang respon lingkungan sekitar itu nyata dan dianggap biasa terjadi. Mungkin kalau ada yang bilang kejadian antara Ruby dan mertuanya hanyalah sebuah cerita klise antara menantu dan mertua, kurang bisa memposisikan dirinya di pihak wanita sih. Karena memang kebanyakan hal tersebut kejadian di pihak menantu yang tinggal bersama mertuanya.

Cuman, untuk sebuah novel berlabel "urban thriller", ceritanya terlalu tenang. Secara keseluruhan, Hush Little Baby adalah sebuah novel yang menggambarkan post partum depression dengan baik.
Profile Image for Riski Oktavian.
462 reviews
June 9, 2024
Satu kata untuk novel ini: cerdas!

Sudah lama lagi nggak baca novel thriller yang ditulis sama penulis Indonesia, dan waktu itu aku dapetin buku ini di acara Out Of the Boox di Surabaya, dan berhubung harganya murah, langsung diambil tanpa pikir panjang!

Aku dulu juga sering ngelihat judul ini dan baru bisa baca di bulan ini. Lewat cerita yang enak banget untuk diikutin ini, aku gampang tersedot ke dalam ceritanya sampai halaman terakhir. Novel ini juga dibagi jadi dua timeline yang mana menyatakan masa lalu dan masa depan. Dan siapa sangka bahwa permainan timeline ini juga menjadi sebuah puzzle yang nantinya akan mengarah ke plot twist.

Aku agak bingung sih cara mereviewnya soalnya takutnya jadi spoiler, kalau membahas lebih lanjut dari pembagian timeline ini.

Intinya membaca novel ini tuh kembali menghadirkan kembali perasaanku ketika membaca novel-novel thriller yang khas dari penulis Indonesia. Bagaimana juga di sini dimasukkan sedikit unsur baby blues yang dialami oleh seorang ibu, sukses bikin aku sebagai pembaca cowok juga merasakan hal tersebut!

Bayi yang merengek, suami yang bertingkah aneh, dan mertua yang cerewet. Ideal banget buat jadi cerita di Indosiar ya nggak sih? Meskipun adegan-adegannya cukup sinetronis, bisa kubilang adegannya tetap dibangun dengan bagus, rapi, dan in a good way.

Dan jujur aku kaget banget karena menghabiskan novel ini nggak butuh waktu lama karena memang seenak itu untuk ngikutin cerita di novel ini. Sekali duduk aku bisa habis 100 halaman, karena memang novel ini selalu bikin aku penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya.

4,5 stars.
Profile Image for Nazla.
6 reviews
May 27, 2025
First impression of this book, I thought this was going to be a horror story that includes a mother and her child. It is still a horror story, though. But I enjoyed reading this.

I just wanted to really tell you that I love this style of writing here. Although it kind of confusing towards the end, but I really liked the flashbacks on some chapters. Also, from first-person perspective just made me feel more on what is happening with Ruby. The detailed descriptions helped me build the scene in my head from what was happening. Again, I would like to say that I would always put myself in the books that I read, and in this one, I'm speechless.

The story gets more exciting as I read this book. There are some chapters that I found so hard to understand or that stressing me that I literally have to recall what happened in the previous chapter, but I think those are what make this book like this. I think the author tried to play with my mind first and the big revelation is towards the end.

I would think that the switches from the present day and to the past is rather confusing because even from the prologue, I feel like I'm being put in the middle of the conflict. I would say that I'm clueless from when I started reading this book because I absolutely have no information for the characters nor that I know what was going on from the first time I flip the pages to the prologue. I mentioned that there is a big revelation towards the end, but I won't say what that is about. Though I would say, after that revelation, I think I might do some rereading just to make sure.

I would recommend this for those that needs to appreciate their mother better!
Profile Image for AhyaBee.
151 reviews3 followers
December 15, 2023
[Rate: 3.5]
ika aku tidak punya ibu, bagaimana bisa aku menjadi seorang ibu. Tagline yang sangat menarik perhatian setelah covernya yang mencolok. Aku juga suka dengan judulnya. Dibuka dengan kisah postpartum depresion Ruby setelah melahirkan gendhis. Kupikir akan membuatku mandeg membacanya karena seakan-akan cerita hanya berputar-putar di psikologis Rubu, ternyata aku salah.

Pemilihan PoV aku berbeda latar waktu membuat cerita misterinya terjaga sampai akhir. Meski beberapa hal bisa tertebak, tetap saja ada plot twist yang bikin kaget. Hush, Little Baby salah satu cerita favoritku, thriller rumtang yang thrillingnya nggak bar-bar banget, pergantian PoV-nya mulus.

Adegan yang aku suka jelas ketika semua orang menjauhkan Gandhis dari Ruby dan penyampaian keadaan psikis Ruby itu enak gitu langsung menyentuh pembaca. Sebagai wanita yang pernah sesar banyak hal relate yang dialami Ruby juga aku alami mungkin itu juga yang membuat perjalanan emosional ketika baca dapet banget.

Banyak pertanyaan yang menurut orang-orang sepele kayak, "Kamu operasi ya lahirannya, berarti belum bisa merasakan menjadi ibu yang sempurna dong."

Dan banyak adegan dan pergolakan batin yang dialami wanita paskamelahirkan sesar di mata masyarakat dan keluarga yang mereka itu nggak sadar tindakan mereka menyakiti ibu ....

Cerita ini relate banget buat para perempuan, tetapi bukan berarti cerita ini tidak cocok buat laki-laki. Buku ini cocok buat siapa aja, remaja yang memasuki dewasa muda, kamu seorang laki-laki yang ingin memahami perempuan dari sisi lain bisa baca buku ini~
Profile Image for Dina Meiladya.
38 reviews
December 3, 2025
Aku, si orang pertama di novel ini bercerita tentang bagaimana jalan hidupnya yang penuh trauma dengan sosok yang disebut ibu. ‘Aku’ remaja harus melalui masa pubertasnya hanya bersama seorang ibu yang mulutnya tak pernah absen dari bau alkohol. Keadaan ini membuatnya mudah dimanipulasi oleh seorang pria beristri yang kemudian meninggalkannya bersama seorang bayi yang tumbuh di rahimnya.

‘Aku’ setelah dewasa punya cerita yang berbeda. ‘Aku’ bertemu dan menikah dengan pria yang sangat mencintainya meskipun ia bersikukuh tidak ingin punya anak. Trauma terhadap sosok ibu membuatnya enggan menjadi seorang ibu. Tapi takdir berkata lain, ‘aku’ malah mengandung dan melahirkan seorang bayi. Dan bayi ini yang akhirnya mengantarkannya ke jurang depresi.

Dari awal, novel ini udah terasa banget ‘gelap’nya. Konflik psikologis tokoh utama yang diceritakan begitu detail dan dibuat seolah mempengaruhi seluruh kehidupannya sampai dewasa, bener-bener membekas dan menguras emosi. Alur maju mundur yang digunakan di novel ini juga mempertegas bagaimana trauma masa lalu menjadi bibit depresi yang dialami oleh Ruby.

Semuanya bisa dimengerti sampek aku ketemu kejutan di bagian akhir cerita. The plot twist is INSANE!!!! Gila sih novel ini, gak nyangka sama rahasia yang disimpen sama tokoh-tokohnya. ...

Lanjutannya aku post di blog yaaa~ ini linknya https://www.dinameiladya.my.id/2025/1...
Profile Image for Dania Hadyan Farahiyah.
15 reviews
September 21, 2025
Definisi baby blues atau post partym depression is real ya ada di novel ini. Beli buku ini karena diskon murah bgt dan blurb nya menarik, tp blm ada niatan untuk baca karena takut lihat covernya, takut ada hantunya wkwk

Alurnya bolak balik maju mundur di kondisi sekarang dan 15 tahun lalu. Menceritakan tentang Ruby, seorang ibu yang depresi pasca melahirkan, ditambah omongan orang2 karena harus lahiran sesar + sufor, bonus harus tinggal sama ibu mertua yang mulutnya ngelebihin netizen julid. Merasa sangat relate dengan Ruby, karena sempat ada di fase bingung setelah melahirkan (tapi untungnya masih dibatas normal karena perubahan hormon, ga sampai depresi). Namanya ibu baru ya, pasti ada kebingungan harus bagaimana mengurus bayi, ada keraguan apakah bisa jadi ibu yg baik. Yang dibutuhkan adalah support keluarga. Tapi kata "keluarga" ternyata terlalu mewah untuk Ruby.

Untuk plot twist nya sendiri, aku sempat terkecoh walaupun udh menerka nerka sepanjang baca dan solving problemnya tidak terduga 🫣🫣
Bacanya lumayan ada merinding2nya wkwk
Profile Image for R-Qie R-Qie.
Author 4 books9 followers
September 2, 2020
Ruby bak mendapat durian runtuh saat dilamar sang bos yang merupakan pewaris tunggal Skycorp. Jalan menuju pernikahan terbilang mudah meski sikap sang mertua kurang bersahabat. Masalah mulai berkembang saat Gendis, bayi perempuan Ruby lahir. Ruby mengalami depresi pasca melahirkan. Ia memiliki masa kecil yang kurang menyenangkan dan membuatnya tidak siap menjadi seorang ibu. Sikap keras sang mertua dan orang-orang di sekitar menambah tingkat depresi Ruby hingga ia nyaris menenggelamkan diri bersama bayinya.

***

Suram, kelam, dan benar-benar mempermainkan emosi. Penulis piawai menggunakan sudut pandang seorang ibu yang mengalami depresi pasca melahirkan. Saya kira hanya permainan emosi yang menjadi kekuatan dalam novel ini. Tapi ternyata melebihi ekspektasi. Plot twist tersebar di mana-mana. Tiap akhir bab mengundang penasaran untuk melanjutkan ke bab berikutnya. Keren! Lima bintang.

***

Profile Image for Yuniarrow.
37 reviews
February 1, 2021
Membaca buku ini benar-benar penuh perjuangan. Topik yang diangkat sangatlah berat. Tentang seorang yang sangat dekat dengan kehidupan kita yaitu Ibu. Membacanya jadi benar-benar ikut terseret dengan kelamnya kehidupan Ruby, si tokoh utama dalam cerita ini. Mirisnya apa yang terjadi dengan Ruby di sepanjang cerita tentang bagaimana seharusnya ibu yang baik bagi anaknya, dalam kehidupan nyata pun memang sering terjadi. Ini yang membuat buku ini mempunyai sisi gelapnya sendiri. Harus sabar dengan alurnya yang lambat dan memang itu yang menjadi hambatan dalam menyelesaikan cerita ini. Plot twistnya dikemas cukup baik tapi, penyelesaian ceritanya entahlah terasa kurang dan menggantung.

"Bahkan, badai yang paling besar pun pasti berakhir. Musim dingin paling bengis akan berganti musim semi. Namun waktu yang sudah berlalu, rasa sakit yg dalam mengakar, bagaimana bisa menebusnya dengan mudah?" - 320
Profile Image for Fhia.
497 reviews18 followers
February 11, 2022
Dari buku ini kita bisa belajar bahwa baby blues dan juga post partum depression itu benar adanya. Sangat mungkin terjadi pada siapa saja. Bahkan sampai ke tingkatan yang membutuhkan penanganan khusus dari ahli. Selain masalah ppd, sepertinya penulis juga ingin menggambarkan tentang bagaimana innerchild mempengaruhi ketakutan-ketakutan tokoh utama untuk menjadi seorang Ibu. Cukup menarik karena sepertinya belum banyak penulis Indonesia yang mengangkat tema depresi pasca melahirkan. Novel ini diharapkan membuka mata pembaca bahwa ppd bukanlah sesuatu yang kemudian membuat kita menganggap si penderita sebagai orang yang kurang bersyukur, kurang beriman, dsb.
Hanya saja kupikir sedikit berlebihan jika novel ini termasuk dalam genre urban-thriller. It's quite far from what so called thriller.
Profile Image for kiadh.
148 reviews7 followers
May 23, 2022
Setelah membaca hush little baby, buku ini punya banyak triggered. Membahas mengenai PPD dan baby blues juga perselingkuhan. Buku ini walaupun memiliki halaman yang sedikit namun terasa capek dan lelah membacanya.

Pelajaran yang ku ambil adalah ketika ada seorang ibu yang abis melahirkan coba dekati dia sebagai manusia atau sebagai sosok dirinya sendiri. Bukan istrinya a atau ibunya b. Dia butuh pelukan dan ungkapan itu.

Juga, stigma/perspective orang terhadap ibunya melahirkan caeser atau normal, ibu yang menggunakan pengasuh/tidak. Tolong, jangan pernah membandingkan kondisi kita dengan orang lain, karena semuanya pasti berbeda. Kita harus menjaga lisan dan tindakan karena hal itu bisa saja membuat orang lain sakit hati bahkan trauma.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 30 of 58 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.