Judul: Before 30
Pengarang: Nina Ruriya
Penerbit: Amore-GPU
Editor: Ruth Priscilia Angelina
Proofreader: Nur Aini Fajria
Desainer Sampul: Desy Setyowati
ISBN: 978-602-038396-5
Cetakan 1: 2018
Sinopsis:
Sondra Smith, seorang desainer interior yg cukup mapan, namun ia menyimpan gundah karena terikat wasiat neneknya yg mengharuskan dia menikah sebelum usia tiga puluh tahun.
Dua lelaki menjadi bimbangnya: Kevin Herral bos di kantornya atau Raymond Leighton, salah seorang kliennya.
Tadinya aku mengira bakal disuguhi pure romance. Ternyata pengarang justru memberi banyak porsi konflik dan misteri.
Di novel ini, aku menyukai gambaran deskriptif tentang New Orleans. Entah mengapa, kota itu menurutku indah. Padahal aku belum pernah ke sana. Hehehe (aku nitip kota ini ke bucket list anakku. Kalo aku gak sempet jalan2 ke N.O., setidaknya si Bob harus sempat, dan kalo sedang di sana, nikmati kotanya sambil mengenang aku). Mungkin karena mv Skid Row di lagu lamanya: Breakin' Down. Mungkin juga karena setting salah satu film favoritku, Double Jeopardy dilakukan di sana. Atau mungkin karena Hazel, demigod cewek keren anak Hades lahir dan gede di sana. Atau mungkin karena jaman tahun 90an dulu aku suka film seri di ANTV The Big Easy (tentang polisi NOPD). Pokoknya kota itu tampak indah dan misterius dan magis.
Oke, ngelanturnya stop dulu. Balik ke novel. Cukup rapi pengerjaannya. Meskipun di beberapa tempat aku nemu kesalahan ejaan yang cukup mengecewakan karena toh novel ini terbitan Amore-GPU lho. Harusnya proofread-nya lebih ketat lagi.
Untuk jalan cerita, cukup runut, cenderung njelimet. Tapi sayangnya dari awal baca hingga ke akhir, aku kok gak nemu alasan nenek Sondra mengharuskan dia nikah sebelum usia tiga puluh ya? Aku ulang baca, tetap tidak nemu. Jadi aku anggap memang tidak ada. Dan ini plothole, karena justru itulah judul novelnya.
Sebagai sebuah cerita bergenre romens, aku juga gak bisa merasakan chemistry Sondra dengan pacarnya. Proses jadiannya terlalu kilat dan tidak bikin aku pengen mendesah "aaaaawwww!". Padahal itu unsur penting untuk sebuah kisah romens, menurutku.
Jadi nilainya berapa? Karena aku suka setting dan detail yang dimunculkan, karena aku bisa merasakan amarah saat Sondra mengalami masalah2, aku berikan 3.5. Andai saja gaya bahasanya tidak terlalu mirip novel terjemahan dan chemistry antara Sondra dengan pacarnya 'dapet', aku bisa kasih 4.2.