Jump to ratings and reviews

Jula Juli Cinta Mini

Sebagaimana ibu dan istri yang baik, Mini sangat mencintai anak dan suami. Karena itu, ketika keadaan benar-benar mengharuskan, dia rela berkorban untuk mereka dengan bekerja di Hong Kong, menjadi buruh migran, demi masa depan.

Saat hari keberangkatan, susah payah dia melepaskan diri dari kelengketan peluk-cium Imin, si sulung yang baru masuk sekolah dasar dan Atik, si bayi dua tahun yang baru saja dia sapih.

Namun hidup selalu punya belokan yang sering tidak kelihatan di peta rencana. Satu bulan menjelang masa kerja dua tahun habis, Mini menelepon, meminta izin Kardi, suaminya, untuk memperpanjang kontrak dua tahun lagi.

"Pulanglah, Ni... Gak kangen arek-arek ta?"
pinta Kardi, menyembunyikan kerinduan sendiri.
"Yo kangen se, Cak. Kangen arek-arek, kangen sampean. Kangen seru. Tapi majikanku ini baik, Cak. Marah cuma kadang-kadang. Gak seperti majikan Yuk Sema, temanku di sini, kuejem temenan. Mumpung dapat majikan baik, Cak... aku teruskan saja kontraknya. Tambah dua tahun biar tabungan kita makin banyak untuk modal usaha, biar aku gak kembali ke sini lagi."

Mini memang tak tersandung masalah selama bekerja di Hong Kong, namun begitu masa kontrak kedua habis dan pulang, dia menghadapi kenyataan tak terduga: suaminya berubah! Mini pun terjebak: antara bertahan di rumah, di kampung halaman, atau balik ke negeri orang,

200 pages, Paperback

Published December 11, 2017

Loading...
Loading...

About the author

Budi Maryono

8 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (21%)
4 stars
8 (57%)
3 stars
2 (14%)
2 stars
1 (7%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 10 of 10 reviews
Profile Image for Dian Maya.
194 reviews13 followers
April 28, 2018
"Apa yang bisa diharap dari suami yang abai terhadap istri? Apa yang bisa disandarkan pada lelaki yang tidak kuat iman? Jawaban yang paling jujur adalah TIDAK ADA. Apapun bentuk pengabaian itu, suami telah mencurangi ijab, ikrar, akad pada hari pernikahan. Berjanji tapi kemudian khianat. Bagaimanapun bentuk ketidak-kuatan iman itu, lelaki sudah tidak lagi kuasa atas syahwatnya sendiri. Akal yang harusnya menjadi raja, malah menghamba. Dalam kehidupan rumah tangga, itu bahaya paling bahaya. Sumber segala malapetaka." ― Jula Juli Cinta Mini, hal. 174
Profile Image for blackferrum.
766 reviews63 followers
September 9, 2025
Actual rating: 3,75

Siapa sangka, iseng nyari daftar bacaan di web GPU malah ketemu buku bagus ini. Well written. Kayaknya ini masuk ke sastra sih dan pengetahuan soal lini itu masih minim dan daftar bacaannya belum sebanyak fiksi populer, jadi reviuku buat buku ini berdasarkan apa yang aku rasain, alih-alih komentar substansinya(?)

Oke, pertama, buku ini banyak bahas soal peran wanita dan laki-laki dalam rumah tangga. Mini rela kerja ke luar negeri demi penghidupan yang layak buat keluarganya, sedangkan suaminya, Kardi, yang bertugas menjaga rumah serta anak-anak mereka. Pemandangan yang sangat nggak biasa buat ukuran negara yang aliran patiarkinya masih tinggi. Tapi yah, mau bagaimana lagi? Demi keluarga, stigma buruk soal switch peran dalam RT ini nggak lantas bisa menyelesaikan masalah Mini dan Kardi.

Jujur, nggak expect ada muatan LGBT di sini. Kaget aja gitu. Berpengaruh ke alur, tapi not that explicit sampai bikin nggak nyaman. Jadi, yang nggak nyaman dengan selipan unsur ini lebih baik mundur sekarang.

Namanya tinggal di desa, ada aja anggapan ini dan itu. Sahabat Mini ikut kena karena statusnya masih belum menikah juga. Sick society, but can't get rid easily.

Ada beberapa jula-juli yang wow aku baru tahu bahkan soal ini. Kentara banget nggak nyoba nyari tahu budaya wkwk. Jujur, liriknya ngena banget di beberapa hal, walaupun beberapa hal kayak kita mesti menyelesaikan masalah tanpa perceraian nggak bisa 100% setuju. Soalnya ya kalau udah KDRT sampai hampir merenggut nyawa, apalagi sampai berulang kali dan tahunan, sih, kayaknya mesti diatasi lebih lanjut.

Anyway, dialog para karakternya sangat-sangat bersuara di kepala. Bahkan pas baca ini aku pakai logat Suroboyoan, seru wkwk.
Profile Image for Nina Yasari.
191 reviews1 follower
December 31, 2025
Setelah beberapa tahun kerja di Hongkong sebagai TKW, Mini akhirnya pulang ke Surabaya.

Suami dan kedua anaknya menyambut dengan gembira. Imin, anak sulungnya minta sunat dan dirayakan dengan penyanyi musik electone.

Mini pun menyanggupinya, bahkan supaya lebih meriah, Mini ingin ada pertunjukan ludruk di acara sunat.

Suaminya agak keberatan, sayang uangnya. Tapi Mini bilang ini syukuran sunat sekaligus perayaan kepulangannya.

Benarkah suaminya keberatan hanya karena uang? Silakan baca sendiri.

Mau cerita banyak tentang buku ini, tapi lagi dipinjem, seinget saya aja deh reviewnya.

Dalam buku ini bertaburan parikan, jula-juli, dan pisuhan khas Surabaya. Yang dipakai pun bukan "Jancuk", tapi kata yang lebih halus, yaitu "Jangkrik".

Jika warga kota lain bilangnya : asu, anjing, monyet, babi, dan sebagainya. Orang Surabaya sering menggunakan kata "Jangkrik", termasuk saya.

Suka sekali dengan gaya menulis Budi Maryono. Banyak pesan nasehat rumah tangga dan pernikahan, yang sebetulnya dalam maknanya. Terasa manis dan ringan saat diselipkan lewat parikan dan jula-juli sehingga mudah dipahami.

Belum lagi dialog dengan bahasa Suroboyo, yang tentunya akrab ditelinga saya membuat makin nikmat saat membacanya.

Bintang 4/5
Profile Image for Caren Gultom.
118 reviews1 follower
August 12, 2025
Aku suka cara Pak Budi Maryono mengemas cerita dengan konteks budaya lokal yg sudah jarang terdengar, ludruk. Selain itu perpindahan narasi dari satu karakter ke karakter lain begitu mulus. Tidak perlu diragukan lagi perihal penuturan cerita yang naturalnya gak karuan, mengalir dengan indah seperti ya begitu adanya dalam kehidupan keseharian suami istri anak 2 yang tinggal di kampung. Terakhir, untuk keputusan moral etis yang diambil tiap tokoh dlm menyelesaikan persoalan keluarga mereka memberikan pembelajaran tersendiri bagiku sebagai pembaca. What a light yet meaningful reading 🥰
Profile Image for flowersjen.
10 reviews1 follower
November 20, 2021
Sukaaa banget sama adat adat jawa. Meskipun gak ngerti bahasa jawa, aku ttp gasss baca. Alhamdulillah ada transletnya di bawah buku.
Mini tuh bener bener ya. Seorang istri dan ibu yang berdedikasi penuh sama keluarganya. Siapa yang rela coba pergi ke negri orang disaat anak lagi tumbuh kembang lucu-lucunya? Siapa juga yang mau jadi pembantu di negri orang kalo bukan demi keluarganya?
I luv mini deh pokoknya!

Wkwkwkwk Kardiiii gue kira-
ah sudahlah yang penting kardi tobat.
Profile Image for Zabiella.
10 reviews2 followers
October 27, 2021
Buku yang dipenuhi dengan unsur² local genius, kearifan lokal, yang kentara sekali dengan penggunaan bahasa daerah (Jawa) dalam dialog antar tokohnya. Narasinya lumayan mendayu, puitis. Membahas kehidupan pernikahan di desa, yang menurutku lumayan realistis. Plot twist di belakang pas reveal "orang ketiga" di rumahtangga Mini juga lumayan oke.
Profile Image for Reffi Dhinar.
Author 8 books4 followers
December 7, 2020
Mini menjadi TKW demi mengangkat keluarganya dari jurang kemiskinan. Namun suaminya melakukan kesalahan. Sebuah novel yg sarat suasana kedaerahan, jatim khususnya, dan ludruk yang menjadi sumber prahara. Tokoh rakyat jelata.
Profile Image for Phina.
13 reviews
September 19, 2026
Pesan moralnya banyak, dikemas dengan cerita yang menarik. Ludrukan. Buku pertama yang membahas tentang Ludruk, salah satu seni peran dari daerah Jawa Timur, yang ibuk pernah baca.

Jujur ada plottwist yang jauuuuhh dari prediksi ibuk, walaupun bikin hah heh hoh.
45 reviews
January 19, 2026
Jula Juli Cinta Mini karya Budi Maryono adalah sebuah potret kehidupan yang getir, di mana penulis menggunakan latar lokal yang kental untuk menceritakan dinamika cinta dan impian rakyat kecil.

Melalui karakter-karakternya yang terasa nyata dan membumi, buku ini menyajikan sketsa-sketsa kehidupan yang penuh dengan ironi sosial.

Narasi ini tidak hanya menghibur lewat dialog-dialognya yang "nyablak" dan situasinya yang sering kali absurd, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan tentang bagaimana cinta tetap diperjuangkan di tengah keterbatasan ekonomi dan prahara rumah tangga.
Displaying 1 - 10 of 10 reviews