Jump to ratings and reviews
Rate this book

Menggapai Impian

Rate this book
Impian tempatnya dekat dengan air mata, di samping keringat dan kepalan tangan yang pantang menyerah. Impian sangatlah layak bagi mereka yang bersedia untuk bermimpi, dan yakin dengan mimpinya. Semua orang mempunyai hak yang sama. Pergunakan sesegera mungkin, karena waktu tak bisa kembali.

Aku adalah seorang pemimpi, banyak mimpi-mimpi yang ingin aku wujudkan menjadi nyata. Banyak orang yang bilang kalau mimpiku itu seperti khayalan. Terlalu tinggi dan berangan-angan, aku ucapkan terima kasih kepada mereka yang telah meragukanku. Karena aku sadar, untuk mencapai tangga yang paling tinggi butuh perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa. Sedang kata-kata peragu mereka itu? Adakah cara agar aku lebih kuat dalam meyakini setiap mimpiku. Aku seorang pemimpi, karen itu hobiku. Hobiku? Ya ... Hobiku adalah bermimpi dan menjadikannya nyata.

236 pages, Paperback

First published January 1, 2018

Loading...
Loading...

About the author

Panji Ramdana

7 books14 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (32%)
4 stars
10 (35%)
3 stars
6 (21%)
2 stars
3 (10%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Zulfa..
15 reviews
December 17, 2018
tidak ada salahnya kamu jatuh berapa kalipun, asalkan kamu bisa bangkit lagi. tak masalah kamu sendiri, yang terpenting, adalah kamu bisa menghargai dirimu
Profile Image for Safa Safwan.
107 reviews25 followers
October 3, 2019
Buku ini mencoretkan pelbagai kisah pengalaman peribadi si penulis tetapi beliau tidak hanya fokus pada hal² kejayaan. Hal² jatuh, tersungkur, terhantuk–kegagalan yang berkali-kali di ceritakan dengan enak sekali. Sungguhlah, kagum betul bagaimana si penulis ini mampu mencoretkan kisah² benar/realiti tapi apabila membacanya, khayal seperti sedang bermimpi.

Rasanya itulah apa yang penulis mahukan– kerana ini adalah sebuah buku tentang menggapai impian, maka ia harus bermula dengan berMIMPI. He really nailed it!

Kejujuran di setiap bait puisi² yang di selitkan juga begitu memukau.
Meski saya masih lagi belum fasih sepenuhnya untuk memahami tatabahasa serta perkataan² indonesia, itu bukan penghalang untuk saya lanjutkan pembacaan sehingga habis.
Displaying 1 - 3 of 3 reviews