What do you think?


Between Two Roses
Pertemanan dua gadis yang awalnya baik kini berubah menjadi persaingan di dunia kerja. Di balik ketegangan keduanya, mereka sama-sama mengalami kejatuhan yang serupa. Kata orang, hidup menyimpan selaksa teki-teki. Apa yang terjadi di antara Arnetta dan Miranda bukan sekadar benang merah biasa, melainkan benang yang telanjur semrawut. Diam-diam mereka ingin mengurainya, menemukan simpul mana yang kusut. Artinya, dua perempuan itu harus merelakan kisah cinta dengan satu lelaki yang menjadi awal kekacauan.
216 pages, Paperback
Published June 4, 2018
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 11 of 11 reviews
December 16, 2018
konflik yang dihadirkan di awal cerita lumayan penggambarannya, membuat ingin memihak pada tokoh protagonis murni.
sayang, di pertengahan, seiring alasannya, ada pergeseran karakter dari antagonis ke arah protagonis.
seharusnya, penulis dapat mengeksplore lebih dalam konflik baru ini, jangan bertumpu pada perselisihan awal antar dua tokoh utama. entah mengapa, penulis seperti membatasi panjang narasi (dan mungkin ) keseimbangan dal berkisah tentang dua tokoh tersebut. padahal, kalau si tokoh antagonis mendapat 'jatah' halaman yang jauh lebih banyak, saya rasa cerita bakal lebih seru dan konflik lebih tajam.
sayang, di pertengahan, seiring alasannya, ada pergeseran karakter dari antagonis ke arah protagonis.
seharusnya, penulis dapat mengeksplore lebih dalam konflik baru ini, jangan bertumpu pada perselisihan awal antar dua tokoh utama. entah mengapa, penulis seperti membatasi panjang narasi (dan mungkin ) keseimbangan dal berkisah tentang dua tokoh tersebut. padahal, kalau si tokoh antagonis mendapat 'jatah' halaman yang jauh lebih banyak, saya rasa cerita bakal lebih seru dan konflik lebih tajam.
January 15, 2019
Lepas dari konflik percintaan yang umum dan (agak) kebanyakan tokoh-tokoh figurannya, secara garis besar boleh lah sebagai bacaan ringan di waktu senggang.
Hal positifnya : beda saja dengan novel lain, penulis memberi nilai lebih, porsi lumayan banyak saat berkisah tentang karakter antagonisnya
Hal negatifnya : perubahan sikap dari antagonis ke protagonis kurang didasari konflik yang cukup tajam
Hal positifnya : beda saja dengan novel lain, penulis memberi nilai lebih, porsi lumayan banyak saat berkisah tentang karakter antagonisnya
Hal negatifnya : perubahan sikap dari antagonis ke protagonis kurang didasari konflik yang cukup tajam
July 26, 2018
Sejak pertama kali melihat cover novel Between The Roses aku suka. Covernya cantik dan eye-catching. Jika tidak melihat nama penulisnya, aku pikir ini novel terjemahan. Ternyata ini novel romansa berbalut dunia kerja.
Novel ini mencoba mengangkat kisah 2 rekan kerja bernama Miranda dan Arnetta yang bersaing dalam karir. Arnetta yang awalnya menjadi staf Miranda, berbalik mengalami peningkatan karir yang cukup signifikan melebihi karir Miranda.
Hal ini menimbulkan banyak rekan kerja mereka yang tidak suka dengannya. Gosip buruk pun menimpa Arnetta silih berganti. Sayangnya, konflik ini kurang dieksplor lebih lanjut.
Tidak ada lagi kelanjutan bagaimana persaingan mempengaruhi keduanya. Kehadiran sosok di masa lalu Arnetta dan Miranda seharusnya bisa menjadi lebih klimaks, tapi berakhir biasa saja.
Namun, novel ini cukup baik dalam mengeksplorasi konflik batin para tokohnya, sehingga pembaca tidak menebak lagi isi hati mereka. .
Secara keseluruhan, aku cukup menikmati kisah ini. Endingnya juga menutup kisah ini dengan manis. Kamu mencari sebuah kisah romansa dan intrik dunia kerja, kamu bisa mencoba membaca novel ini ya.
Novel ini mencoba mengangkat kisah 2 rekan kerja bernama Miranda dan Arnetta yang bersaing dalam karir. Arnetta yang awalnya menjadi staf Miranda, berbalik mengalami peningkatan karir yang cukup signifikan melebihi karir Miranda.
Hal ini menimbulkan banyak rekan kerja mereka yang tidak suka dengannya. Gosip buruk pun menimpa Arnetta silih berganti. Sayangnya, konflik ini kurang dieksplor lebih lanjut.
Tidak ada lagi kelanjutan bagaimana persaingan mempengaruhi keduanya. Kehadiran sosok di masa lalu Arnetta dan Miranda seharusnya bisa menjadi lebih klimaks, tapi berakhir biasa saja.
Namun, novel ini cukup baik dalam mengeksplorasi konflik batin para tokohnya, sehingga pembaca tidak menebak lagi isi hati mereka. .
Secara keseluruhan, aku cukup menikmati kisah ini. Endingnya juga menutup kisah ini dengan manis. Kamu mencari sebuah kisah romansa dan intrik dunia kerja, kamu bisa mencoba membaca novel ini ya.
July 31, 2018
Novel ini menceritakan persaingan antar senior dan junior di sebuah perusahaan retail yang memproduksi sepatu dan tas impor serta produksi busana kerja terkenal. Diawal penulis sudah menceritakan konflik persaingan yang sangat kental. Selaku pembaca saya pun ikut terbawa emosi dengan tingkah pola Miranda dan team nya terhadap Arnetta.
.
Karakter Arnetta yang memiliki banyak tekanan tidak membuatnya terlihat lemah. Ia memperlihatkan bagaimana caranya tetap bertahan dengan keadaan yang tidak sehat tersebut. Sedangkan karakter Miranda yang terlihat keji itu ada sebab yang memang sangat sulit. Mereka berdua hanya terperangkap sesaat dalam keadaan "buruk".
.
Novel ini juga diceritakan dengan isi suara hati para karakter. Jadi sebagai pembaca saya tahu dan paham seperti apa emosi antar karakter masing-masing.
.
Keseluruhan suka sama cerita ini. Ada pun sedikit kisah tentang keluarga dan cinta lain jenis. Serta benang merah antara dua karakter utama dengan karakter pendukung lainnya.
.
Karakter Arnetta yang memiliki banyak tekanan tidak membuatnya terlihat lemah. Ia memperlihatkan bagaimana caranya tetap bertahan dengan keadaan yang tidak sehat tersebut. Sedangkan karakter Miranda yang terlihat keji itu ada sebab yang memang sangat sulit. Mereka berdua hanya terperangkap sesaat dalam keadaan "buruk".
.
Novel ini juga diceritakan dengan isi suara hati para karakter. Jadi sebagai pembaca saya tahu dan paham seperti apa emosi antar karakter masing-masing.
.
Keseluruhan suka sama cerita ini. Ada pun sedikit kisah tentang keluarga dan cinta lain jenis. Serta benang merah antara dua karakter utama dengan karakter pendukung lainnya.
September 5, 2018
Novel ini diawali dengan situasi di tempat kerja para tokoh utama. Penggambaran aura persaingan yang kental dan memancing emosi dibawakan cukup apik, membuat pembaca tergerak membela karakter Arnetta.
Tetapi di bagian selanjutnya, pembaca juga diajak memahami lebih dalam karakter Miranda yang sebenarnya. Honestly, ini adalah salah satu part yang saya suka. Bila semula sebal pada Miranda, kini saya mulai mengerti sisi lain dari dirinya.
Narasinya mengalir, related dan ada twist2 yang bikin tercengang. Endingnya pun berkesan. Recommended buat mereka yang cari bacaan fiksi dengan nuansa roman berbumbu hubungan kerja, persahabatan, keluarga serta menyorot tentang karier. dalam satu buku, kamu bisa temukan tokoh2nya saling berinteraksi dengan baik dan wajar.
Tetapi di bagian selanjutnya, pembaca juga diajak memahami lebih dalam karakter Miranda yang sebenarnya. Honestly, ini adalah salah satu part yang saya suka. Bila semula sebal pada Miranda, kini saya mulai mengerti sisi lain dari dirinya.
Narasinya mengalir, related dan ada twist2 yang bikin tercengang. Endingnya pun berkesan. Recommended buat mereka yang cari bacaan fiksi dengan nuansa roman berbumbu hubungan kerja, persahabatan, keluarga serta menyorot tentang karier. dalam satu buku, kamu bisa temukan tokoh2nya saling berinteraksi dengan baik dan wajar.
December 15, 2018
bila terbiasa menonton sitkom ala net tv, saya rasa akan suka dengan novel ini. karakter dan peristiwa disampaikan secara simpel dan natural.
bila sukanya dengan tontonan super lebay dimana si tokoh baik harus semulus selembek senangi kelinci bodoh, selalu ditindas dan disakiti tokoh jahat berkali2.... well... nggak bakal suka baca novel ini ;)
bila sukanya dengan tontonan super lebay dimana si tokoh baik harus semulus selembek senangi kelinci bodoh, selalu ditindas dan disakiti tokoh jahat berkali2.... well... nggak bakal suka baca novel ini ;)
September 23, 2018
pertama lihat cover buku ini, saya pikir halah... paling eritanya menye2 dan super drama ala sinetron. penasaran saya lihat blurbnya dan sedikit tergelitik. saya mulai pikir barangkali karakter tokohnya cukup kuat. lalu saya intip di getscoop dulu, baru saya mantep beli. ternyata beda dari perkiraan saya. mengusung thema konflik yang terjadi antar dua tokoh utama di dlm pekerjaan, tanpa meninggalkan nuansa cinta segitiga dan latar belakang dua tokoh yang saling berseteru secara apik dan masuk akal. saya suka endingnya yang sangat tidak maksa. Natural.
December 14, 2018
Sampai halaman 70an, saya tidak menemukan gereget dalam alurnya. Banyak renungan pada diri sendiri yang membuat cerita terasa lambat. Poin plusnya, cover sangat eyecatching membuat saya ingin membacanya.
November 6, 2019
Baru ngeh belum review novel ini...
Dua hal. Satu, kovernya. Dua, premisnya. Sayangnya saya tidak bisa menikmati ceritanya karena didominasi senandika yang panjang hingga mampu membuat saya yang sedang membacanya kehilangan fokus, beberapa timestamps pada alurnya juga membingungkan. Resolusinya cukup memuaskan, karena untuk konflik seperti itu menurut saya alamiah saja jika berakhirnya juga seperti itu.
Saya sudah bilang kovernya, ya?
Dua hal. Satu, kovernya. Dua, premisnya. Sayangnya saya tidak bisa menikmati ceritanya karena didominasi senandika yang panjang hingga mampu membuat saya yang sedang membacanya kehilangan fokus, beberapa timestamps pada alurnya juga membingungkan. Resolusinya cukup memuaskan, karena untuk konflik seperti itu menurut saya alamiah saja jika berakhirnya juga seperti itu.
Saya sudah bilang kovernya, ya?
December 18, 2018
Maaf sebelumnya. Saya tidak begitu menikmati saat membacanya dan ini menyoal selera. Saya cukup terganggu dengan kata hati tokoh yang muncul kapan saja, beberapa begitu panjang, dan kadang membuat saya lupa perbincangan apa yang sedang berlangsung. Terlebih, ini dituturkan lewat sudut pandang ketiga. Itu saja dan sukses untuk penulisnya dan saya suka covernya. 😊
August 22, 2021
• Cerita ini menggunakan alur maju-mundur dan berlatar belakang tentang pekerjaan, kantor, dan lingkungan mereka.
Dengan menggunakan sudut pandang ketiga.
• Dari cerita awal, penulis membeberkan kenyataan yang sering terjadi di dunia kerja. Seperti gosip, ghibah, dan iri dari rekan kerja (sisi negatif dunia kerja).
• Tokoh utama dari buku ini bernama Arnetta. Di bab awal cukup menguras emosi karena penulis menceritakan tentang konflik Arnetta dan rekan kerjanya. Berbanding terbalik, pada bab selanjutnya, pembaca justru dibawa merasakaan kebahagiaan Arnetta setelah bertemu kawan lamanya, Yossy. Dan kisah ini dimulai ketika reuni tidak sengaja itu terjadi.
• Aku merasa memiliki kesamaan dengan Arnetta, yang kadang menutup diri dari orang lain, ambisius, dan tidak peduli urusan orang lain (ya walaupun kadang kepikiran juga seperti Arnetta)
• Cerita ini dikemas bisa habis dibaca sekali duduk dan mempunyai akhir yang bahagia. Dan ini bagian yang aku suka.
Dengan menggunakan sudut pandang ketiga.
• Dari cerita awal, penulis membeberkan kenyataan yang sering terjadi di dunia kerja. Seperti gosip, ghibah, dan iri dari rekan kerja (sisi negatif dunia kerja).
• Tokoh utama dari buku ini bernama Arnetta. Di bab awal cukup menguras emosi karena penulis menceritakan tentang konflik Arnetta dan rekan kerjanya. Berbanding terbalik, pada bab selanjutnya, pembaca justru dibawa merasakaan kebahagiaan Arnetta setelah bertemu kawan lamanya, Yossy. Dan kisah ini dimulai ketika reuni tidak sengaja itu terjadi.
• Aku merasa memiliki kesamaan dengan Arnetta, yang kadang menutup diri dari orang lain, ambisius, dan tidak peduli urusan orang lain (ya walaupun kadang kepikiran juga seperti Arnetta)
• Cerita ini dikemas bisa habis dibaca sekali duduk dan mempunyai akhir yang bahagia. Dan ini bagian yang aku suka.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 11 of 11 reviews








