Jump to ratings and reviews
Rate this book

Lambe Akrobat: Kisah Geng Koplo dan Keluarga Hansip

Rate this book
Banyak hal yang kita hindari dalam hidup ini: Gagal. Tertimpa masalah dan musibah, bahkan tertipu. Daripada mengutuk nasib dan terpuruk, orang-orang yang diceritakan dalam buku ini justru menghadapinya dengan menertawakan diri sendiri.

Dan begitulah Agus Magelangan. Menertawakan dirinya lalu memperoleh banyak uang untuk menghidupi dirinya dan turut membahagiakan orang di sekelilingnya. Pernah jadi penjaga warnet, pernah tertipu pekerjaan mengelem benang, dan pernah pula jadi sales jualan tuxedo keliling di Sleman.

Pengalaman-pengalaman mengenaskan nan lucu itu bisa dikemas dengan amat baik oleh Agus yang pandai menulis ini. Untuk kemudian membawa kita pada satu kesimpulan: bahwa hidup adalah tentang bertemu dengan kegagalan-kegalan berikutnya untuk jadi bahan tertawaan.

165 pages, Paperback

First published June 4, 2018

12 people are currently reading
70 people want to read

About the author

Agus Mulyadi

10 books39 followers
Agus Mulyadi, Penulis buku yang mengawali karirnya sebagai penulis melalui blog. Selain menulis buku, ia juga aktif menulis esai untuk beberapa media online Indonesia.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
28 (21%)
4 stars
42 (31%)
3 stars
54 (40%)
2 stars
6 (4%)
1 star
2 (1%)
Displaying 1 - 30 of 38 reviews
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
July 31, 2018
Selesai dibaca dalam satu kali duduk. Yg utama dr buku ini adalah ia buku komedi yang ditulis dengan rapi, kalimat2nya baku tapi tetap enak dinikmati jika mengesampingkan kosakata Jawa yang berjejalan. Untung ada kamus kecil di bagian belakang. Saat membaca buku ini, saya tertawa paling keras di Bab 1. Banyak bagian di buku ini mengingatkan saya pada masa kecil dulu di desa. Sayang, beberapa bab sepertinya agak dipaksakan untuk ditulis biar halamannya tebal. Se ca ra keseluruhan, ini buku yg menghibur. Rapi dan menghibur.
Profile Image for Lila Cyclist.
856 reviews71 followers
August 21, 2018
Sejak saya lihat buku ini wara wiri di timeline Twitter, saya sudah naksir. Tapi apa daya, buku2 mojok tuh mihil. Jadi ketika seorang teman saya memiliki buku ini, meski beda kota, saya pikir saya minjem. Dan ternyata ngga buku lama. Buku ini sudah sampai di tangan saya. Horeeee...

Di judul pertama, saya sudah pernah membaca guyon itu di Twitter penulis. Saya jadi mikir, apakah buku ini hanya kumpulan tweet lucu nya di Twitter. Tapi saya berdoa semoga ngga. Ternyata di lembar setelah judul pertama, perut saya sudah kaku gara gara dagelan penulis yang khas seperti di Twitter. Terus terang, klo saya butuh ketawa, saya sering dengan sengaja mencari tweet GusMul yang selalu sukses bikin ngakak lengkap dengan reply nya yang ngga kalah sinting.

Buku ini seperti judulnya Lambe Akrobat: Kisah Geng Koplo dan Keluarga Koplo. Keluarga disini tentu saja tentang keluarga Gusmul yang sebenarnya biasa tapi cukup konyol. Apalagi bagian adik yang mendapat puja puji dari bapaknya karena prestasinya. Konyol meski bikin sakit hati buat anggota keluarga yang dibandingkan. Geng Koplo tentu saja geng kenthir Gusmul yang kadang bikin pengen ngaplok. Huakakakakakak..

Jika di awal bab saya bisa bikin teman kantor saya geleng-geleng karena suara tawa saya yang bikin budek, di bagian tengah, saya dibikin merinding. Saya sampai heran, Kenapa guyon wong ndeso macam bapaknya Gusmul ini bisa begitu kelewatan kenthirnya ketika guyon. Di bagian hampir akhir, level lucunya mulai menurun tapi masih lumayan menghibur. Overall, buku hiburan yang bisa diceritakan ke beberapa teman. Syukur syukur bisa dipinjamkan ke teman yang lain. 🙃🙃🙃
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book267 followers
August 24, 2018
Tulisan Agus Mulyadi di Mojok selalu mengundang tawa sekaligus menohok. Begitu juga kumpulan tulisannya di dalam buku ini. Kerasa banget Magelangan-nya. Tapi jangan khawatir jika tidak bisa berbahasa Jawa, di bagian belakang ada Glosarium-nya.

Kekurangan buku ini adalah nggak padat. Ada beberapa halaman yang hanya berisi ilustrasi, ada yang hanya berisi semacam quote/kutipan. Ada juga paragraf tapi nggak penuh sehalaman. Trus ada inkonsistensi pada judul buku dengan daftar isi. Seharusnya judulnya Lambe Akrobat : Kisah Keluarga Hansip dan Geng Koplo

Soal isi, saya lebih suka bagian Kisah Keluarga Hansip. Idola saya adalah Pak Trimo Mulgiyanto a.k.a bapaknya Agus. Kocak banget deh. Wajarlah anaknya kayak gitu....hehe
Profile Image for Agustin Handayani.
Author 3 books3 followers
July 31, 2018
Mungkin ini semacam buku untuk melatih orang lain tertawa di atas penderitaan/masalahnya sendiri. Memperlihatkan pada kita bahwa semua kejadian dalam hidup tak perlu dibuat susah atau malah diratapi. Cukup tertawa saja. Bukankah ini yang disebut proses hidup yang menyenangkan? Jadi, mari kita tertawa saja pada setiap kesialan hidup kemarin maupun hari ini. Cukup tertawa dan kita akan bahagia.
Banyak sekali cerita komedi yang menurut saya sangat menarik. Isi cerita dan amanat yang mendalam menjadi andalan buku ini.
Mulailah baca cerita dalam buku ini agar kau tahu maksud dari tertawa di atas penderitaanmu. Salam bahagia.
Profile Image for Wardah.
952 reviews172 followers
November 14, 2018
Lebih tipis dari bayangan karena di akhir buku ada glosarium coba. :( Kirain masih banyak.

Meski ada kisah yang bikin saya jengah karena mengangkat candaan soal fisik wanita, lebih banyak lagi kisah lain yang menyenangkan dibaca.

Ulasan lengkap menyusul.
Profile Image for Irfan Habibi.
27 reviews1 follower
October 23, 2025
Lambe Akrobat: Sebab kawan yang gila dan bapak yang kontol adalah kombo maut yang menyenangkan (Edisi Ebook) 😆😂

Ini buku ke-27 yang selesai ku baca pada tahun 2025 ini.

Lambe Akrobat ialah buku karya Mas @agusmagelangan keempat yang ku baca. Lagi-lagi humor receh dan sepele berhasil membuat tersenyum tipis paling banter ngguyu ngakak dewe.

Kali ini kisah-kisah akrobat datang dari kehidupan yang bisa dibilang “kampungan” tetapi mungkin kita bisa menemuinya di mana saja. Termasuk tongkrongan. Beberapa memang seperti guyonan tongkrongan.

Kisah Mas Agus dengan keluarga dan temannya memang ada saja yang bikin, “Lah....”

Aku sendiri merasa ada kedekatan dengan salah satu tulisannya, “Perspektif Jauh-jauh Sampai Batam.” Perkaranya pesan es teh. Ku kira bakal ke teh obeng ternyata ya Mas Agus minum kelapa muda. Sejauh itu, dari Jawa Tengah ke kota di selatan Singapura cuma minum kelapa muda.

Bagiku ada yang bikin tersenyum lebar, “Selimut Wangi” yang perkara bermalam di surau, kedinginan ambil kain, nah kainnya kebayang lah ya kain apa. Lalu, “Penghapusan Hansip” emosi kesal dengan “Si Esbeye” amat kena di cerita ini.

Kalau boleh menambahkan satu lagi, “Nama Ilmiah Padi.” Sepertinya seorang anak atau cucu sudah hafal cerita yang terus berulang diceritakan. Tapi ya, didengarkan saja cerita dari orang tua. Menghiburnya lah.

Lagi-lagi ini hal remeh tapi dikemas dengan humor. Hal-hal yang sepertinya diri sendiri pernah mengalami tapi berlalu begitu saja. Kalau dipikir memang lucu juga sih.
Profile Image for Happy Dwi Wardhana.
244 reviews39 followers
August 12, 2018
Lucu, seru, njowo banget.
Buku ini terdiri dari dua bagian: bagian I tentang keluarga penulis, bagian II tentang penulis dan geng genthonya. Semuanya adalah cerita sehari-hari penulis di tanah kelahirannya, Magelang. Tapi cerita-cerita banal tersebut di tangan Agus menjadi bacaan yang menyenangkan. Sangat cocok untuk menemani weekend.
Cerita-cerita favorit saya adalah Nama Bapak, Nama Anak, Ketlingsut dan Emosi Tak Terduga, Balas Dendam Celana Dalam, Jo, Panggilan Emak Bapak, Kemana, Plong?, dan Perspektif Jauh-Jauh sampai Batam. ngakak abiss!
Alasan membeli buku ini adalah sinopsisnya yang keren. Memang benar, daripada mengutuk kegagalan, musibah, dan masalah, lebih baik dihadapi dengan menertawakan diri sendiri. Toh, nantinya pasti ketemu kegagalan, musibah, dan masalah lagi. Hidup memang begitu adanya.
Profile Image for  Muhammad Candra Fajar.
9 reviews2 followers
February 16, 2019
Buku yang ditulis oleh Agus Mulyadi, orang yang saya tahu dari facebook karena sering nge-share gambar-gambar editan dan tulisan-tulisan lucu.

Buku ini sebenarnya terbagi menjadi dua bagian, dimana bagian pertama menceritakan kelucuan yang berkaitan dengan Bapaknya Agus, yang ternyata sangat-sangat lucu, dan bagian kedua menceritakan kelucuan yang berkaitan dengan Geng Gentho bin Koplo, para sahabat-sahabat Agus yang tidak kalah somplaknya dengan Agus.

Secara keseluruhan, buku ini sangat direkomendasikan kepada orang-orang yang suka lawakannya Agus Mulyadi di media sosialnya karena guyonan-guyonannya setipe seperti itu.

Kalo harus menilai apa kurangnya, mungkin cuma jumlah halamannya aja yang kurang.
Profile Image for Reyhan Ismail.
Author 3 books10 followers
July 25, 2022
Kenal Mas Agus Mulyadi dari blog. Salah satu yang membuat saya tertarik dengan tulisan beliau adalah karena Mas Agus selalu bisa memebuat cerita yang biasa-biasa saja menjadi lucu. Saya suka perspektif mas Agus Mulyadi dalam melihat sebuah kesederhanaan.

Bahkan dalam buku ini, Mas Agus Mulyadi seperti merayakan kemiskinan dengan cara yang apa adanya namun sangat menggelitik. Salah satu kekurangannya adalah kerena saya bukan orang jawa. Banyak cerita dan dialog dalam buku ini menggunakan bahasa jawa yang kurang bisa saya nikmati.

Selebihnya, buku ini cukup berhasil menjadi buku pelarian saya ketika letih membaca buku yang serius.
Profile Image for Widya.
6 reviews
January 15, 2019
"Lucune gapleki" itu ungkapan ala jawa timuran ketika membaca buku ini. Sudah ngakak mulai dari cerita pertama. Lelucon sehari2 khas srimulatan yang serasa dekat dengan kehidupan kita sehari. Meskipun cenderung konyol tapi gaya tulisan khas ala jurnalis (eh malah redaktur ding) yg rapi, baku, dg alur yg runut sangat berbeda dg gaya tulisan2 di mojok tempat sang penulis mjd redaktur. Untuk selingan bacaan agar idup ga serius melulu layak deh buku ini dilarisin..
Waktu terus berjalan.. Di masa yg akan datang, kesedihan, kesukaran hidup, kegagalan akan terasa lucu ketika kita mengenang nya...
Profile Image for Sri.
897 reviews38 followers
June 3, 2020
Berisi kumpulan cerita kehidupan sehari-hari keluarga dan teman-teman Agus Mulyadi. Kalau ngeliat di sini, tampaknya Agus lebih dekat dengan bapaknya. Atau mungkin Agus lebih nyaman menceritakan soal bapaknya (== ngece di sana sini wkwk).
Aku kok paling inget cerita soal Agus ngajak temannya ke Kaliangkrik, berharap temannya takjub pada keindahan alamnya yang hijau permai. Klo aku pasti takjub. Klo teman Agus ini malah takjub pada sungai yang banyak sekali anak lelenya. Padahal yang disebut anak lele itu adalah cebong wkwkwk.
Tapi tetep lah, yang teridola adalah Pak Trimo Mulgiyanto.
Profile Image for Dewi.
1,033 reviews
October 29, 2018
Apa yang istimewa dari buku ini?
Kesediaan GusMul berbagi kenangan yang dibalut humor. Humor yang kadang mengocok perut sampai yang biasa-biasa saja. GusMul tidak mencoba tampil cool, dia tampil apa adanya. Ndeso bukanlah sesuatu yang memalukan. Dia menerima dan bangga akan keluarganya.
Kejujuran tanpa berusaha sok keren ikut trend. Suatu hal yang mungkin agak langka di kalangan milenial sekarang. Eh GusMul masih masuk milenial kan?
Profile Image for Muhammad Nabiel.
10 reviews
January 28, 2020
Kisah hidup seseorang dan disekitarnya dijadikan buku. Untung kisahnya lucu jadi bikin ngakak, coba kalo jalan hidupnya miris. Mas Agus dan koleganya ini adalah cerminan keluarga dan lingkungan yang sangat rakyat Indonesia sekali. Jauh dari kesan berlebihan, buku ini dapat membuat tertawa dengan modal apa yang dialami sehari-hari
Profile Image for lilgirl 💕.
137 reviews9 followers
November 13, 2018
Salah satu buku paling cepat yang saya selesaikan yah karena memang tidak terlalu tebal dan sangat ringan untuk dibaca.. Hanya ada 2 kekurangan dari buku ini.. 1. Kalau baca ini di tempat ramai akan membuat kita terlihat seperti orang gila.. 2. Halamannya terlalu sedikit..
Profile Image for Khoirul Alfisyahri.
10 reviews
January 1, 2019
Buku ini mengupas tentang bagaimana si penulis sewaktu kecil dan menceritakan kelucuan yang terjadi disekitar kehidupan beliau. Membaca buku seperti ini membuat kita tertawa geli dan memberikan perspektif bahwa menghargai keadaan kita dengan melihat dari sudut pandang yang lucu agar lebih bersyukur
Profile Image for Maisya Farhati.
Author 3 books16 followers
March 17, 2020
Bacaan ringan yang cukup menghibur. Banyak pakai istilah bahasa Jawa yang terasa lucu untuk yang paham istilah dalam bahasa aslinya. Hehe.. Untuk yang tidak berbahasa Jawa, ada kamus di bagian belakang bukunya.
Profile Image for Rifan J.
72 reviews40 followers
May 8, 2021
Menghibur. Pendek. Sederhana. Kalau familiar dengan tulisannya mas Agus di blog pasti tidak gumun dengan cerita-cerita kenthirnya. Sayang je, karena terlalu singkat jadi kurang memorable... Ada jokes yang engga up to date. Meski demikian, saya tetap menikmati.
Profile Image for cindy.
1,981 reviews156 followers
October 2, 2018
Jaaan... kenthir tenan! 🤣🤣🤣
Profile Image for Septia K..
51 reviews13 followers
October 24, 2018
Khas Agus Mulyadi. Benar-benar lucu dan menghibur. Membacanya kayak lagi denger cerita dari seorang Jawa dengan medhok kentalnya.
Profile Image for Fahri Hasymi.
18 reviews6 followers
January 8, 2019
Kumpulan kisah-kisah yang lucu, disertai ilustrasi yang juga lucu, Cukup menghibur.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Ayu Mintorogo.
145 reviews
February 2, 2019
Buku ringan, lebih cocok dibaca di internet siiihhhh tp bahasa yg digunakan keren dan berkesan
Profile Image for Basa Nova Siregar.
17 reviews1 follower
March 16, 2019
NGAKAK. Ajaib kali bah keluarga dan gengnya mas Gus Mul ini. Kubaca ulang tiga kali pun masih berasa lucu.
Profile Image for Nita Agustin.
3 reviews
May 24, 2019
Menceritakan seorang Bapak dengan segala guyonan nya. Lucu dan menggigit :)
Profile Image for J. Fisca.
33 reviews3 followers
May 29, 2019
Mengharapkan lelucon segar. Tapi kecewa... Ngga ada satu pun cerita yang berhasil bikin ketawa. Sedih jadinya.
Isinya ringan banget. Cocok dibaca untuk teman jalan. Dua jam baca santai, selesai.
Profile Image for Sita Evita.
112 reviews10 followers
May 11, 2020
Ngakak tapi tertohok.
Asli buku ini bikin pengen punya buku Mas Agus yang lain.
Displaying 1 - 30 of 38 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.