Sembilan esai pertama di buku ini adalah permatanya. Bagi peminat sejarah dan sastra, buku ini menarik karena mengajak kita melihat masa lalu lewat karya-karya sastra yang ditulis pada masa itu. Dua esai pertama, Abdoelxarim M.S dan Damhoeri Romanschrijver mengangkat dua karya sastra lama yang mungkin jarang terdengar gaungnya namun menyediakan jendela untuk mengintip kondisi sosial dari masa awal-awal abad ke-20. Pertama tentang sepak terjang tokoh komunis yang teryata pernah mendapat panggung di Sumatra Barat, seniah kultur yang kental dengan nilai keislamannya. Abdoelxarim M.S mengkritik para tokoh sosialis yang memimpikan adanya kesetaraan untuk semua ras dan golongan, tetapi mereka malah menolak apliaksinya di dunia nyata. Dalam novelnya, digambarkan sosok sosialis yang tidak mengakui istri dan anaknya yang seorang Papua.
Kumpulan esai yang bicara mengenai sejarah ditilik dari literasi sastra (pertama kali, aku kira ini adalah kumpulan cerpen haha)
Buku ini cukup menyenangkan untukku. Untukku yang tidak bergelut dalam dunia sastra tapi sangat menyukai sejarah. Benar kata penulisnya, bahwa kita seringkali meremehkan sastra sebagai sumber pustaka sejarah. Padahal suatu tulisan atau hasil sastra lainnya dibuat berdasarkan fenomena yang terjadi dalam zaman itu. Sastra dapat menyingkap sedikit banyak latar budaya, kepentingan, dan setting sejarah suatu zaman di suatu tempat.
Hal lain yang aku suka juga adalah penulisan rujukan yang cukup nyaman dan transparan. Semua dipaparkan sebagaimana adanya sumber itu didapat. Bagi yang mau menyelami lebih jauh, penulis juga menyediakan daftar bacaan rujukan yang disebutkan sepanjang buku.
Kumpulan esai yang membahas keterkaitan antara sastra dan sejarah. Tentang bagaimana sastra menggambarkan situasi di masa lampau. Kebanyakan sumber mengacu pada buku yang ditulis oleh penulis Sumatera, terutama Minang. Membaca kumpulan esai ini seperti menelusuri sejarah yang terjadi di daerah Sumatera, sesuatu yang tidak banyak saya ketahui. Banyak referensi buku menarik yang saya dapatkan, namun kelihatannya akan sulit untuk didapatkan(?)
So many trivias about Indonesia's history, especially in West Sumatra. I just skimmed a part of the essays that I don't really interested to it. But, it's a worth reading. Got so many knowledges.