Pertama kali membaca novel karya kak Mathrange, penasaran sama nama aslinya hihi. Kisah yang bisa dibilang banyak banget aku temuin di novel-novel bertema sama. Tapi, disini eksekusi ceritanya bikin takjub. Nggak bisa diprediksi setelah part ini bakalan seperti apa, kisahnya
.
.
Kisah Jane dan Julian ini penuh warna. Konfliknya sendiri lebih kepada hatinya Jane. Banyak dugaan dalam diri Jane mengenai Julian. Terlebih Julian memang belum terlalu banyak membuka dirinya. Apalagi kedekatan Julian dengan masa lalunya, menimbulkan dugaan tak berkesudahan dalam diri Jane. Jika Julian menginginkan Jane mengungkapkan apa saja yang ingin diungkapkan, namun Jane memilih memendamnya sendiri. Apalagi endingnya bikin gemes sendiri
.
.
Disini pesan yang ingin disampaikan, janganlah kamu menilai seseorang dari luarnya saja. Siapa tau yang terlihat di luar tak sama dengan yang terlihat di dalam jika kamu sudah mengenal dekat. Lalu, jika kamu ada uneg-uneg, lebih baik diungkapkan, daripada dipendem sendiri menimbulkan praduga tak berkesudahan, bikin sakit sendiri. Lalu, kalau kamu melakukan kesalahan, dan orang lain mencari tau apa kesalahanmu, sembunyikanlah, agar kamu tak menjadi bahan cemoohan dan bullyan orang. Lebih baik mengungkapkan kesalahan orang tersebut pada orang yang benar-benar kamu percaya