Buku tentang cinta dan bagaimana perannya dalam kehidupan manusia dalam lingkup psikis.
Berbicara tentang dunia jiwa manusia, membawa kita berpetualang menyelami berbagai jenis emosi baik itu sedih, senang, marah, bahkan tingkat paling dalam kesedihan seperti depresi. Perasaan-perasaan seperti itu memang suatu hal yang wajar dirasakan oleh manusia, aku faham saat ada orang yang bilang bahwa kita seperti melebih-lebihkan masalah kita yang kadang malah membuat kita lebih sakit, tak apa, sedihlah menangislah secukupnya lalu tegak dan lawan depresi itu dan menanglah, hidup adalah perjuangan. Berhentilah mengkasihani diri sendiri dan mulailah untuk mencintai diri sendiri, aku tahu melakukannya tidak mudah tapi cobalah dan jangan menampik saran positif, karena saat anda melakukannya artinya anda menutup kemungkinan perasaan tersebut dapat pulih atau disembuhkan (aku tahu mungkin tidak benar-benar sembuh tapi setidaknya bisa menambal luka itu), just trying to be positive, yakinlah bahwa hidup anda pantas untuk dijalani dan diperjuangkan, pikirkan bahwa Tuhan mengkaruniai anda kehidupan yang artinya anda pantas untuk kehidupan itu, ingatlah bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kesanggupan hamba-Nya .
Membaca buku ini membikin pikiranku menampilkan potongan-potongan memori berkaitan dengan psikologi yang sontak mengingatkan ku tentang buku Norwegian Wood, Film Joker, NKCTHI, Moonlight dan berbagai jenis film dengan tema serupa.
Yang paling menarik perhatianku disini mengenai Family Complex, yang berkaitan dengan keluarga, sebagai contoh dari depresi yang disebabkan oleh faktor eksternal mengingatkan ku tentang bagaimana perlakuan manusia berakibat dengan kondisi psikis seseorang. Keluarga adalah gerbang peradaban dimana kepribadian bermula, karena dia adalah lingkungan pertama ketika manusia memulai langkah dalam perjalanan kehidupan.
Hal yang berkaitan dengan kesehatan mental merupakan masalah yang begitu kompleks, karena dia bisa berakibat dengan kondisi fisik, emosional, bahkan spiritual.
Buku ini cukup informatif menyajikan perihal depresi, penyebab depresi, jenis-jenis depresi, dan cara mengatasi depresi. Untuk cara mengatasi menurutku penulis hanya menyajikan saran umum dengan penyampaian yang kurang powerful untuk ukuran buku Self-Improvement, entah karena terjemahannya yang kurang baik atau faktor lain yang membikin saya kurang merasakan kekuatan dalam buku ini. Jika anda butuh membaca buku yang seperti ini mungkin anda perlu membaca bukunya Haemin Sunim.
Tambahan : banyaknya judul bacaan membikin saya kagum dengan penulis ini, tak heran ternyata dia adalah kutu buku. Dan yang membikin saya lebih tertarik lagi tentang psikologi ini adalah bagaimana hubungannya dengan ilmu lain seperti sosial, neuroscience, bahkan kimia. Karena perasaan yang kita rasakan merupakan reaksi kimia yang terjadi dalam diri.
Kurasa memang benar kalau memiliki masalah depresi, penderita seharusnya mencari pertolongan profesional ketimbang membaca buku. Di antara 1-10, kupikir buku ini berada di angka 6 untuk membantuku melewati masa sulit.
Buku ini lebih cocok dibaca untuk para penolong, lebih tepat untuk para penolong ketimbang penderita.
Sejauh yang kurasa, buku ini memberitahu bahwa kamu tidak sendirian di dunia yang kejam ini. Banyak refrensional nama-nama besar yang menuangkan perasaannya ke dalam tulisan yang bersifat depresif, dan ini membuat kita berpikir "Iya, ya? Kita enggak sendirian ternyata".
Entah ini disebabkan oleh versi terjemahan yang buruk atau memang tulisan J. Maurus kurang bisa memberi kesan mendalam kepada pembaca. Who knows.
Go get yourself to professional help instead reading this book, hope it help.
Buku yg bagus karena "membedah anatomi dan fisiologi" dari depresi dengan lugas. Nilai plus lainnya, : adanya pendekatan praktis untuk "bergulat" dengan depresi itu sendiri. Sangat cocok untuk orang awam.
Ps: penulisnya luar biasa karena mengkutip literatur yang teramat luas.
Sekiranya referensi-referensi tersebut disertakan di bagian akhir buku, tentu akan lebih baik (IMHO)
Kesalahan pribadiku dalam membaca buku ini adalah, pertanyaan perihal bagaimana cara mengatasi depresi? Maka sepanjang membaca sebagian bab yang ada di pikiranku adalah mana jawabannya? Mengapa kalimatnya amat bertele2 dan mengapa isinya tidak sesuai dengan judulnya? Merasa frustasi, maka kuputuskan menutup buku dan mencobanya di lain hari, kali ini dengan mindset yang berbeda, bukan mencari HOW tapi WHAT. Apa hal yang bisa kulakukan untuk mengatasi depresi? Memahami apa itu depresi, asal usulnya, penampakannya. Mindset ini membuatku aktif berpikir untuk mencari dibandingkan hanya aktif mencari. Maka di akhir bab, bukan lagi ‘oh kalau aku depresi, lantas kenapa?’. Sebenarnya mungkin kata ‘depresi’ ini terlalu besar dimaknai olehku (karena awam dan terpengaruh reaksi serta pandangan orang lain), jadi seakan ia adalah masalah yang besar…
Intinya, walaupun merasa buku ini bertele2 dan agak membingungkan (karena terjemahan dan bahasa yang formal), bagiku lumayan memberi kehangatan dan sedikit pencerahan.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Buku ini bukan buku yang akan membantumu untuk self-healing melalui bacaan, meskipun awalnya kukira begitu. Karena di buku ini, kita akan dikenalkan mengenai seperti apa sih, bentuk depresi itu? Penyajiannya secara sistematis yang membuatku merasa membaca buku pelajaran, bukan buku yang curhat/sharing pengalaman pribadi seperti jenis buku self-healing yang populer akhir-akhir ini. Penulis tidak mengajakmu untuk mengatasi depresi versi dirinya, melainkan mengenali depresi lebih dalam.
Cukup banyak kutipan dari penulis/orang-orang terkenal di buku ini, yang menyentuh dan mendukung isi bacaan. Hal itu adalah yang aku suka mengenai buku ini. Good job, untuk penulis yang rajin membaca (menurut profil di akhir buku). I like this book. It was great.
Dengan gaya penulisan yang mudah dipahami, J. Maurus mengenalkan kepada pembaca mengenai depresi dan bagaimana cara mengatasinya. Depresi yang dimaksud dalam buku ini bukan gangguan patologis dan kronis, melainkan jenis rasa sedih yang bisa dirasakan oleh setiap manusia dalam dunia modern.
J. Maurus menjabarkan banyak referensi mengenai apa arti rasa sedih dari banyak tokoh dunia, meski beberapa di antaranya ada yang kurang pas atau sedikit susah diikuti, namun dengan membaca buku ini bisa menjadikan pembaca yang awam lebih mengerti isu depresi.
Aku suka buku ini karena disampaikan dalam bahasa yang mudah dimengerti, pendekatan praktis (tips-tips yang bisa langsung dikerjakan), juga beberapa contoh kasus nyata (yang membantu pembaca agar dapat lebih mudah memahami isi buku).
Namun yaa untuk saran yang diberikan tuh terlalu umum dan rasanya kurang begitu spesifik dengan kondisi yang aku rasakan dan mungkin juga untuk beberapa pembaca. Intinya, semua keberhasilan pada buku ini tetap tergantung pada pembaca (seberapa baik pembaca bisa menerapkan strategi yang disarankan dalam buku ini).
Buku dengan penjelasan yang bagus, setiap saya baca seolah-olah saya lagi ada di dalam proses tersebut. Ditambah juga dengan sepenggal cerita dari beberapa tokoh yg membuat pembaca tidak sendirian menghadapi masalah. Saya suka dengan bagian akhir yang menuliskan puisi tentang Tuhan dan rasa semangat dengan untuk menjalani hidup.
Buku ini membahas secara luas tentang depresi, penyebabnya, dan bagaimana kita mengantisipasinya.
Ada beberapa istilah psikologi yang tidak dipahami orang awam seperti saya. Kamu akan mendapatkan insight baru tentang topik ini.
Mungkin karena saya membaca versi terjemahan ada banyak kalimat yang membingungkan, jika saya berhasil membaca versi non terjemahannya, akan saya review ulang.
BUKU RIBETTTTTTTT, bukan malah makin adem malah makin frustasi aku bacanya. Terlalu ribet, analitis, sistematis, memang musuh ku buku2 non-fiksi kek gini. Makasih ya akhirnya aku balek lagi punya reading slump gara2 kau
Bukunya lumayan asyik. Menjelaskan lebih detail tentang depresi dan klasifikasinya. Ada banyak contoh kisah mengenai penderita depresi. Di akhir buku, kita aan disuguhi tips tips mengatasi depresi.
buku yang bener2 mendalami bagi si putus asa, si penyerah dalam diri. buat pribadi ini buku yang sangat menyentuh, buat kita sadar bahwa you can healing your depression
Buku yang menarik, memberikan pandangan terkait hal-hal yang menjadi penyebab depresi. Tetapi juga, memberikan tips atau solusi untuk mengurangi rasa depresi. Mengenal bentuk-bentuk atau penyebab dari depresi itu sendiri. Dibalut dengan banyaknya contoh yang relevan dan terlihat dari banyaknya referensi yang digunakan penulis bahwa sang penulis melakukan perjalanan panjang untuk dapat menulis buku ini.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Saya rasa buku ini tidak hanya mengajarkan kita untuk memahami diri sendiri dan bentuk dari depresi, tetapi juga bagaimana seharusnya respon kita terhadap orang lain yang sedang mengalami depresi.
Buku ini cukup memenuhi part dari 'healing' saya. Kata - kata yang dituliskan cukup indah dan juga ringan. Bagian yang paling berkesan ialah menumbuhkan kasih sayang, semangat positif, dan rasa cinta kepada Tuhan.
#imho buku ini menjelaskan depresi secara sistematis, akan tetapi translate dalam bahasa Indonesia sulit dimengerti sehingga harus membaca kalimatnya lebih dari satu kali.