Another poetry book I’ve read. Random ambil ini di library karena bukunya tipis, ternyata buku kumpulan puisi tang ditulis mbak Wani—anak sulung dari Wiji Thukul. Isinya tentang kehilangan, rindu, yang dia tuangkan dalam bentuk kumpulan puisi. Setelah baca, aku bisa terbayang apa yang dirasakan sama mbak Wani. Tentang marah dan sedihnya. A warm quick little read untuk tau sedikit tentang salah satu bagian dari sejarah Indonesia. Tentu ada beberapa puisi yang aku belum bisa paham, tapi aku suka karena banyak kalimat indah yang relate dengan kehidupan(ku) sehari-hari.