Jump to ratings and reviews
Rate this book

My Own Private Mr. Cool

Rate this book
Bagi Heidy Theapila, latar belakang keluarga membuatnya tak mudah menemukan pasangan sejiwa. Tapi, ceritanya berbeda dengan Mirza. Heidy meyakini lelaki itu mencintainya dengan tulus. Namun, keyakinannya tumbang. Pertemuan mereka bukan cuma karena campur tangan Allah, melainkan karena skenario rapi yang berkaitan dengan materi.

Marah sekaligus patah hati, Heidy membatalkan rencana masa depannya dan memilih kabur ke Italia. Langkahnya mungkin tak dewasa, tapi Heidy butuh ruang untuk meninjau ulang semua rencana dalam hidupnya.

Lalu, Allah memberinya kejutan. Dalam pelayaran menyusuri Venesia, Heidy bertemu raksasa bermata biru. Graeme MacLeod, si Mr. Cool, pria yang mencuri napasnya di pertemuan pertama mereka. Meski ketertarikan di antara mereka begitu besar, Heidy tidak berniat menjalin asmara singkat. Graeme harus dilupakan.

Ketika apa yang terjadi di Venesia tidak bisa tetap ditinggal di Venesia, Heidy mulai goyah. Apalagi Graeme ternyata lelaki gigih yang mengejarnya hingga ke Jakarta dan tak putus asa tatkala ditolak. Meski akhirnya satu per satu rahasia kelam lelaki itu terbuka, Heidy justru kian jatuh cinta.

Pertanyaannya, apakah cinta memang benar-benar mampu menyatukan mereka?

264 pages, Paperback

First published July 13, 2018

2 people are currently reading
26 people want to read

About the author

Indah Hanaco

67 books97 followers
Indah Hanaco penyuka novel-novel historical romance. Tergila-gila pada segala hal yang berbau tahun 90-an. Juga sederet serial kriminal dan film-film romance. Mendadak mellow hanya karena gerimis. Kolektor majalah dan buku-buku resep yang jarang dimanfaatkan.

Fans sejati Michael Schumacher yang memilih berhenti menonton balapana Formula Satu begitu sang idola pensiun. Tidak bisa lepas dari kopi meski sangat tidak menyukai kopi.

Indah Hanaco pernah bekerja kantoran, tetapi benar-benar merasa menemukan "dunia" saat menjadi penulis. Cita-cita saat ini adalah pindah dan menetap di Yogyakarta, keliling Eropa serta menghabiskan sisa hidup untuk menulis.


Indah Hanaco telah menerbitkan 23 novel, beberapa buku anak dan parenting. Indah Hanaco juga menulis novel dengan pseudonym Aimee Karenina.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (13%)
4 stars
18 (47%)
3 stars
14 (36%)
2 stars
1 (2%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 10 of 10 reviews
Profile Image for Sandra Bianca.
128 reviews4 followers
September 11, 2018
More → https://biancatwinbee.blogspot.com/20...

Rate ★★★½

Selain kovernya yang cakep, secara keseluruhan buku ini menarik dan menyenangkan untuk dibaca. Aku berasa 'jalan-jalan' ke Venesia sungguhan. Aku juga suka Kak Indah memaparkan tentang agama di sini. Entahlah aku ngerasa kalau beberapa poin di sini bisa meluruskan pandangan orang mengenai agama yang dianggap teroris, padahal BUKAN (- h. 118-119). Yup! Buku ini sarat akan ajaran agama Islam serta toleransi antar umat beragama. Aku non Muslim, tapi tetap bisa menikmati buku ini. Karena apa, buku ini memberi aku pengetahuan mengenai agama teman-temanku yang lain. Aku jadi lebih bisa mengerti seperti apa ajaran agama mereka. Meski condong ke salah satu agama, tapi tetap netral alias tidak memojokkan yang lainnya. So, tidak ada kerasisan di sini. For me, that's a good hint.

Buku ini bagiku juga kaya akan pengetahuan. Selain setting tempatnya yang nggak sekadar tempelan, unsur sejarah dari tempat-tempat di Venesia juga menjadi poin menarik bagiku. Dari buku ini aku juga baru tahu kalau permukaan Venezia tiap tahunnya mengalami penurunan satu hingga dua milimeter. Artinya entah kapan, Venesia akan tenggelam 🙈 Can't imagine that point! Sayang banget kota se-epic itu harus jadi puing-puing di bawah laut.

Kisah Heidy dan si Mr. Cool a.k.a Graeme bagiku tidak se-epic setting tempat dan suasana yang disuguhkan. Yang aku suka dari mereka itu sama-sama dewasa dan nggak menye-menye. Meski aku sejujurnya agak 'doeng' dengan first sight yang terjadi antara Heidy dan Graeme. Hm, gimana ya.... Heidy kan lagi patah hati sepatah-patahnya tuh, pas pertama kali lihat Graeme langsung dag-dig-dug-dhuaaar! Aku rasa perasaan ini kurang pas untuk orang yang sedang patah hati. Mau dibilang perasaan yang sekadar pelarian juga kurang pas, soalnya pergulatan batin Heidy nggak menjurus ke sana. Emosi antara Heidy dan Graeme menurutku kurang greget dan cenderung banyak basa-basi, malahan yang greget adalah scene Heidy dan Mirza. Mungkin karena pertemuan Heidy dan Graeme lebih dikemas dalam tour di Venesia, jadi yang banyak dibicarakan adalah tempat-tempat yang mereka kunjungi. Baru menjelang akhir aku menemukan greget antara Heidy dan Graeme.
Profile Image for Theresia.
108 reviews5 followers
April 2, 2019
Buku ini tentang Heidy Theapila yang batal menikah karena mengetahui rahasia calon suaminya, Mirza. Heidy sakit hati saat mengetahui cintanya dapat dibeli oleh materi.
.
Sedikit banyak aku tahu bagaimana perasaan Heidy tentang sikap ibunya yang berlebihan. Buat kesal tapi sebagai anak gak boleh melawan ortu.
.
Aku suka petualangan Heidy di Eropa dan orang baru yang ditemuinya, sangat inspiratif. Graeme dan teman2nya juga punya karakter yang mengagumkan meski masa lalu mereka sebagai tentara sangat menyedikan.
.
Karena ini merupakan bagian dari ATWWL series maka buku ini cocok buat kamu yang suka baca novel yang mengandung pesan religius di dalamnya.
.
Aku berharap lebih banyak bagian Heidy 'terbuka' dengan ibunya tapi itu terkabulkan dengan cara lain, yaitu melihat interaksi mesra ala Heidy dan Graeme yang mengaku enggak romantis.
Profile Image for Siska.
92 reviews
October 16, 2018
Novel ini mengisahkan perjuangan Graeme dalam melepas masa lalu, menyembuhkan luka, mengejar cinta yang akhirnya ditemukan. Kisah Heidy yang ingin menemukan cinta tanpa memandang latar belakang keluarga dan lepas dari bayang-bayang orang tua yang selalu merasa tahu apa yang terbaik untuk sang anak, perjalanan Heidy untuk meraih keyakinan atas ketakutan yang selama ini menghantuinya dalam menemukan pasangan.
Jadi, apa kalian tidak tertarik menikmati kisah yang penuh konflik ini?

🚢Konfliknya bisa dibilang padat dan cukup banyak, namun penulis menulisnya dengan sangat baik sehingga terasa ringan saat membacanya.
🚢Bukan hanya mengangkat kisah percintaan, tetapi juga menyinggung kasih sayang orang tua pada anak yang terkadang tidak disadari justru bagai duri dalam daging yang tak nampak namun menyiksa. Novel ini juga menyinggung toleransi beragama, kekecewaan, keterpurukan, proses kehidupan, terorisme, konflik perang, perbedaan kekurangan, agama Islam dan juga ajarannya.
🚢Ide cerita terbilng fresh, mengmbil eks marinir serta Trauma Brain Injury yang dideritanya, dijelaskan dengan cukup detail. Jujur aku baru tahu mengenai trauma ini dari novel ini. Jadi secara tidak langsung, menambah informasi baru untuk aku.
🚢Bicara soal menambah informasi baru, aku dapat beberapa kosakata baru dari novel ini. Contoh salah satunya kecele.
🚢Setting tempat dijabarkan dengan sangat baik, terutama di bagian Venesia. Acara khas di Venesia juga dijelaskan dengan cukup jelas di dalamnya, sehingga seperti berada di Venesia secara langsung.
🚢sudut pandang yng digunakan adalah sudut pandang orang ketiga. Alur bergerak maju dan sedikit mundur di bagian pertengahan cerita.
🚢jalan cerita terasa wajar, tidak terburu-buru dan detail dalam menjabarkan para tokoh dan kejadian di dalamnya.
🚢Ada catatan kaki yang menjelaskan beberapa istilah yang digunakan di dalamnya.

"Pada akhirnya, aku percaya kalau orang baik tetaplah orang baik. Tak peduli agama yang dianut atau rasnya." (hlm 34)
Profile Image for A.A. Muizz.
224 reviews21 followers
September 28, 2018
🛶 Novel ini sarat dengan pesan tentang agama, Tuhan, toleransi, bersikap kepada orang tua, dsb. Detailnya, silakan baca sendiri ya. Hehehe.

🛶 Saya jadi tahu dari kisah Graeme, bahwa dalam suatu perang dan aksi teror, yang mengalami penderitaan yang hebat bukan hanya korban, tetapi juga marinir yang ditugaskan di sana. Mereka bisa saja mengalami gangguan otak berkepanjangan yang membuat mereka harus rutin minum obat, berurusan dengan psikiater, dihantui mimpi buruk, migrain, dsb.

🛶 Kisah percintaan antara Heidy-Graeme bukanlah kisah yang rumit dan bikin baper. Plot percintaan mereka sederhana dan tidak banyak macam-macam. Jadi, jangan berharap kisah cinta yang wah. Kisah cintanya ya begitu saja. Namun, Mbak Indah menyajikan kisah cinta yang manis dan dewasa dalam novel ini.

🛶 Penggambaran setting Venesia-nya sudah cukup oke, tapi terus terang saya mengalami sedikit kebosanan pada saat adegan-adegan di Venesia. Karena di sanalah perkenalan tokoh-tokohnya dan belum ada progress penyelesaian konflik selama di Venesia. Baru setelah mereka berpisah, konflik demi konflik mulai diurai sekaligus bermunculan.

🛶 Jadi, Graeme ini punya sahabat yang bernama Miles dan Terry. Mereka sama-sama mantan marinir. Nah, kisah Terry ini ternyata ada bukunya juga, di #UnforgettableSunset. Saya jadi penasaran dengan novel itu, karena kayaknya sifat Terry ini lebih menantang daripada Graeme yang pembawaannya cool banget.

🛶 Buat kamu yang mencari bacaan romance manis dengan karakter-karakter yang dewasa, banyak ilmu dan pesan moralnya, saya rasa novel #MyOwnPrivateMrCool ini cocok buat kamu.
Profile Image for Sofy Syamra.
7 reviews1 follower
February 19, 2019
Heidy yg anak orang kaya sangat berhati2 dalam memilih pendamping hidupnya. Bukan karena dia menginginkan pendamping yg juga kaya raya. Namun dia berhati2 terhadap laki2 materialistis yg hanya terobsesi pada harta keluarga Heidy. Hingga akhirnya dia begitu terpukul ketika Mirza, laki2 yg dia kira begitu tulus mencintainya, ternyata hanya ingin menikah dengan Heidy karena dibayar oleh ibu Heidy. Rasa sakit hati dan kecewa membawanya terbang jauh ke Roma. Mengikuti trip bulan madunya seorang diri, membawa Heidy pada pertemuan dengan Greame, seorang veteran marinir yg sedang menjalani tugas dari ibunya: mengawasi kapal pesiar milik keluarganya.

Tak hanya kisah tentang percintaan yg dibahas dalam novel ini. Kisah tentang perjalanan religius yg dialami oleh Greame juga sangat menarik. Penugasan ke Irak dan Afghanistan serta ikut serta dalam acara televisi The Retreat akhirnya membawanya menjadi seorang mualaf.
Profile Image for Dety  Mutiara.
132 reviews6 followers
October 21, 2018
Fix aku jatuh cinta! Mau baca seri ATWWL yang lain 😭 ada yang mau jajanin nggak? Wkwk Aku menyesal karena baru baca seri ATWWL 😥

Novel yang mengangkat kisah Heidy dan Greame ini bukan sekadar kisah cinta alay penuh drama yang bikin ilfeel. Kalian nggak akan menemukan itu. Kedua tokoh utama ini bener-bener dewasa meski mereka sama-sama punya masa lalu yang pahit dan menyakitkan menurutku. Mereka bikin baper dengan caranya sendiri 😂

Banyak yang aku suka dari buku ini. Pertama, cover dan bookmarknya sangat-sangat cantik 😍 Kedua, aku sama sekali nggak menemukan typo 🙌 Ketiga, penulisan yang sangat rapi dan sarat akan pesan moral 💞 Keempat, aku suka interaksi antara Heidy dan Greame, walaupun itu Abang Mata Biru sok sok misterius dingin kaku, tapi aku suka wkwk

Selain mengangkat kisah romansa, novel ini kental dengan sisi keagamaannya. Bukan. Bukan yang menganggap suatu agama itu terbaik dan menjatuhkan agama lain, tapi di sini bener-bener terlihat bagaimana adanya toleransi tinggi terhadap suatu agama.
.
.
❝.... Seluruh agama mengajarkan kebaikan. Tapi tak semua pemeluk menangkap pesannya dengan tepat.❞ - hal. 34

Selain itu meski pakai bahasa baku, kalimat-kalimatnya pun sama sekali nggak kaku 💞 Dan aku paling suka karena Kak Indah mendeskripsikan Venesia itu bener-bener detail, termasuk budaya di sana pun dijelaskan... Rasanya kayak lagi jalan terus ada tour guide gitu yang jelasin hehehe...

Bagus sih ini bukunya ❤
Profile Image for Merz87.
144 reviews
September 29, 2022
Awalnya agak berat membacanya..
Tetapi begitu pertemuan Heidy dan Graeme terjadi, ceritanya menjadi menarik dan asik penasaran terus hingga lembar terakhir..
Karakter Graeme sungguh buat para wanita meleleh dengan segala perhatian kecilnya ke Heidy..🤗
Profile Image for pidaalandrian.
364 reviews5 followers
October 7, 2019
Rating 3.5

Untuk cerita sisi religiusnya aku kasih rate 4.

Yang paling membuat aku terkesan adalah cara kak indah mendeskripsikan tentang kewajiban dan sudut padang tentang Ketuhanan. Nggak menggurui, tapi ya kak Indah tetap menegaskan "seperti itulah yang memang seharusnya" untuk kita dalam beragama dan bertoleransi.

Untuk alur cerita seperti biasa, dengan gaya menulisnya yang punya ciri khas. Ngalir. ditambah dengan kovernya yang cakep dan nyegerin mata.
membaca buku ini kita akan diajak menelusuri kota Venesia. Berasa kita yang lagi "jalan-jalan". deskripsi tempat2 yang menjadi latar belakang untuk setiap bukunya, kak Indah nggak pernah setengah2. sangat detail...
Displaying 1 - 10 of 10 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.