Jump to ratings and reviews
Rate this book

冷たい校舎の時は止まる (3 Volumes) #1

冷たい校舎の時は止まる 上

Rate this book
ある雪の日、学校に閉じ込められた男女8人の高校生。どうしても開かない玄関の扉、そして他には誰も登校してこない、時が止まった校舎。不可解な現象の謎を追ううちに彼らは2ヵ月前に起きた学園祭での自殺事件を思い出す。しかし8人は死んだ級友の名前が思い出せない。死んだのは誰!?誰もが過ぎる青春という一時代をリアルに切なく描いた長編傑作。

240 pages, Paperback Shinsho

First published June 5, 2004

5 people are currently reading
92 people want to read

About the author

Mizuki Tsujimura

90 books816 followers
Associated Names:
* Mizuki Tsujimura
* 辻村深月 (Japanese)

Tsujimura is an award-winning novelist, she is best known for her mystery and children novels. She studied at Chiba University and won the Naoki Prize in 2012 for Kagi no nai Yume wo Miru (I Saw a Dream Without a Key), and in 2018 she won the Japan Booksellers' Award for her novel Kagami no Kojo (Lonely Castle in the Mirror).

Japanese name 辻村 深月

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
14 (26%)
4 stars
20 (38%)
3 stars
14 (26%)
2 stars
4 (7%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for Riri.
434 reviews28 followers
March 13, 2025
Mizuki Tsujimura never fails to deliver. This is her debut novel. It’s long, slow-paced, and split into several volumes, but the way she built up the mystery is top-notch.

The book really takes its time laying down all the fundamentals, so this first volume is all about the characters, their personalities, and also their relationships. It’s highly introspective with ample focus on thoughts and emotions, so it may not be for those who are looking for action right off the bat. But if you like the harrowing, tense atmosphere of being locked in a school building in midwinter, then you might like this story.

🇮🇩 For the Indonesian version:
Entah kenapa ada banyak banget typo yang lolos editing, baik kesalahan kecil sampai yang lumayan ganggu seperti typo nama karakter. Banyak juga pemilihan kata yang mismatch sama konteks, dan beberapa kalimat jadi lost in translation karena diterjemahkan mentah-mentah. Contoh: フェミニスト itu artinya gentleman, bukan literally feminist. Layout prosa dan dialog juga aneh karena mengikuti format novel Jepang, jadi barisnya dipisah padahal dialognya masih dari karakter yang sama, cuma terpisah karena ada prosa pendek di tengah.
Profile Image for Tiii.
151 reviews1 follower
January 16, 2025
Sampai ending, nggak tau yang mati siapa, gilaaa 😭😭😭
Profile Image for Shanifiction.
221 reviews71 followers
July 30, 2024
Kalau kalian nyampe ke sekolah terus gak ada siapa-siapa bakal gimana? Padahal gak ada informasi libur. 👀

Delapan siswa SMA Seinan Gakuin datang ke sekolah di tengah cuaca salju yang lebat dengan kondisi sekolah yang kosong. Mereka berpikir mungkin yang lainnya telat karena kondisi cuaca. Tapi setelah waktu berlalu beberapa saat masih tidak ada siapapun yang datang.

Mereka mengecek semua area di sekolah dan tidak menemukan satu orangpun. Bahkan guru-guru pun tidak ada. Anehnya lampu semua ruangan menyala seperti biasanya. Anehnya waktu berhenti di pukul 05.53. Seperti waktu kematian seorang siswa yang bunuh diri. Lebih mengejutkannya lagi gerbang sekolah terkunci, semua akses untuk keluar dari sekolah tidak bisa terbuka. Mereka terjebak di sekolah yang membeku ini.

Satu-satunya cara supaya mereka bisa keluar adalah dengan mengingat kembali kejadian bunuh diri di sekolah itu. Tapi mereka semua kesulitan mengingat kejadian itu. Siapa yang bunuh diri? Apakah yang sebenernya terjadi?

_______________________
Baca ceritanya benaran tegang banget! Penulis berhasil bikin pembaca ikut merasakan suasana sekolah yang kosong dan kebingungan para tokohnya dengan apa yang terjadi. Bayangin coba lagi salju lebat terus di sekolah cuma berdelapan aja. 👀👻

Ada 8 tokoh di novel ini dan semuanya punya karakter yang berbeda. Aku suka gimana setiap tokoh punya perannya masing-masing.

Aku suka banget bagian salah satu tokohnya ngasih teori kenapa mereka terjebak di sekolah kaya gini. Beneran mind blowing sih. 🤯 Aku baru denger teori kaya gitu dan bikin penasaran buat nyari tau teorinya itu. 🤯

Terus ada tokoh lainnya yang muncul sesekali dan kayanya dia tuh pemilik dunia “sekolah yang membeku” ini. Apakah dia hantu atau apa? 👻👀 Sekolah ini tuh dunia pararel atau apa? 🤯

Well, baca ini harus agak sabar sih, karena ceritanya dibangun secara perlahan. Tapi worth it karena kalian bakalan dibikin penasaran terus. Terus ceritanya juga gak hanya fokus ke sisi misterinya doang. Tapi ngangkat isu kesehatan mental dan bullying di sekolah.

Karena ini novel pertama jadi masih banyak misteri yang belum terpecahkan. Aku penasaran sih sama kelanjutan ceritanya. Jarang banget nemuin novel genre gini yang berseri. Total bakalan ada 4 novel. Semoga terbit semuanya!

Aku rekomendasikan novel ini kalau kalian suka cerita misteri dengan tokoh-tokohnya anak sekolah dan mengangakat isu kesehatan mental dan masalah-masalah remaja di sekolah!
Profile Image for oatmeal77155.
366 reviews
August 1, 2024
Covernya doang nih yg bagus. Isinya euh

Plot lambat, banget. Ga ada konflik yg berarti seakan penulis tuh males banget utk nyari konflik yg relate, jadi seakan diada-adain aja.

Gw berharap vibe kastil terpencil di dalam cermin, eh, selembar pun ga menyentuh masterpiece itu.

And the translation : 🫠

Beneran istilah digendong cover, kalo ga gw kasih bintang 1.

Nih clover ngide terjemahin dan publish ini buku dari mana sih 😵‍💫
Profile Image for Booktrovert_id.
64 reviews
July 27, 2025
Novel ini bercerita tentang siswa-siswi SMA Seinan Gakuin yang berangkat sekolah kayak biasanya. Tapi hari itu salju turun lebat, dan karena nggak ada pemberitahuan libur dari sekolah, mereka pun tetap ke sekolah seperti biasa.

Namun anehnya, di sepanjang jalan suasana terasa sepi, langit kelabu, bahkan mereka nggak pas-pasan sama murid lainnya di jalan. Pokoknya suasana pagi itu terasa janggal.

Sampai akhirnya yang datang ke sekolah cuma mereka berdelapan, dan mereka semua sekelas, kelas 3-2. Awalnya mereka kira kalau mereka ini dijahili Sakaki, wali kelas mereka. Jadi cuma mereka yang nggak dikabari kalau sekolah libur, pikir mereka. Soalnya Sakaki ini, meski guru, dia agak problematik dan suka bercanda gitu loh orangnya. Umur dia juga masih muda, jadi banyak siswa yang nganggep dia teman ketimbang guru.

Karena nggak mau berlama-lama, salah satu dari mereka langsung mencoba buat pulang. Tapi kejadian demi kejadian aneh mulai terjadi satu per satu.

Mulai dari pintu dan jendela sekolah yang nggak bisa dibuka, membuat mereka semua terkurung di sekolah itu. Lalu sinyal ponsel pun tiba-tiba hilang, dan semua menjadi kalut saat waktu terhenti di jam 5.53.

Semua jam yang ada di sekolah tiba-tiba berhenti. Waktu yang sangat spesifik. Waktu ketika seorang siswa SMA Seinan Gakuin bun*h d*ri dengan melompat dari atas gedung sekolah pada hari pentas seni budaya.

Akhirnya mereka sadar, untuk bisa keluar dari sana, mereka harus mengingat kembali apa yang terjadi di hari itu. Namun, seperti sebuah fenomena mistis, tak seorang pun di antara mereka yang mengingat siapa orang yang melompat dari gedung sekolah, termasuk fakta bahwa orang tersebut mungkin saja ada di antara mereka.

────────

Gils!!!!! Seruuuuuu banget novel ini!!!

Asli, baca ini bikin merinding. Padahal ini bukan novel horor yang ada penampakannya gitu loh. Tapi tetep aja bikin merinding 😭 Coba bayangin, kalian bersahabat nih berdelapan, lalu terjebak di sekolah dan nggak bisa ngapa-ngapain, dan ternyata salah satu dari kalian adalah orang yang udah m**ti? Serem banget nggak sih 😭

Ini yang dialami oleh delapan siswa ini, yaitu Mizuki, Takano, Rika, Sugawara, Keiko, Akihiko, Shimizu, dan Mitsuru.

Ingatan mereka seperti dimanipulasi. Mereka ingat pas kejadian itu, tapi mereka nggak bisa ingat dengan jelas, padahal kejadiannya baru sebulan yang lalu. Mereka nggak bisa ingat wajah, suara, bahkan gender dari teman sekelasnya yang b**uh diri itu. Dan bisa aja mereka sendiri yang bund*r tapi nggak ingat, kan? Mungkin banget.


Gils!!!!! Seruuuuuu banget novel ini!!!

Asli, baca ini bikin merinding. Padahal ini bukan novel horor yang ada penampakan gitu loh. Tapi tetep aja bikin merinding 😭 Coba bayangin, kalian bersahabat nih berdelapan, lalu terjebak di sekolah dan nggak bisa ngapa-ngapain, dan ternyata salah satu dari kalian adalah orang yang udah mati. Serem banget nggak sih 😭

Ini yang dialami oleh delapan siswa ini, yaitu Mizuki, Takano, Rika, Sugawara, Keiko, Akihiko, Shimizu, dan Mitsuru.

Ingatan mereka seperti dimanipulasi. Mereka ingat pas kejadian itu, tapi mereka nggak bisa ingat dengan jelas, padahal kejadiannya baru sebulan yang lalu. Mereka nggak bisa ingat wajah, suara, bahkan gender dari teman sekelasnya yang bundir itu. Dan bisa aja mereka sendiri yang bundir tapi nggak ingat, kan? Mungkin banget.

✎ Terjemahannya enak dibaca, nggak kaku. Aku juga suka narasinya yang detail. Mulai dari penggambaran bangunan, suasana, bahkan ekspresi wajah setiap karakter pun bisa kebayang jelas kayak lagi nonton film.

✎ Menggunakan alur maju mundur. Banyak flashback. Sudut pandangnya juga ganti-gantian antara mereka berdelapan, tapi sama sekali nggak bikin bingung kok. Karena mereka semua punya porsinya masing-masing.

✎ Pace-nya menurutku sedang cenderung lambat yaa. Tapi aku nggak ada waktu buat merasa bosan sama sekali karena setiap pembicaraan atau perkataan yang mereka lontarkan, tanpa sadar ada clue-cluenya.

✎ Di sepanjang buku 1 ini, plotnya meliputi mereka yang terjebak di sekolah dan belum tahu harus ngapain. Lalu mereka juga sedang berusaha mengorek-ngorek ingatan tentang hari festival itu. Dan menjelang akhir, mereka mulai menemukan sesuatu yang mungkin bisa jadi clue penting. Nggak sabar mau lanjut buku keduanya 😭🤚

Baca ini berasa banget tegangnya. Aku selalu deg-degan, pengen tahu apa yang bakal terjadi selanjutnya.

✎ Oh ya, buku ini ngingetin aku sama anime Another. Tentang para siswa yang berusaha survival dan mencari siapa orang mati di kelas mereka. Vibes-nya mirip banget dan alurnya pun secara garis besar hampir serupa. Kalau kalian suka anime Another, kemungkinan besar kalian juga bakal suka sama novel A School Frozen in Time ✨

✎ Penokohan
Beberapa kesan yang berhasil aku tangkap dari para karakternya sejauh ini:

1. Mizuki (Perempuan)
Aku salfok karena nama karakternya sama kayak nama si penulis.
Mizuki tipe orang yang takut dibenci, jadinya semuanya dipendam dan malah nyalahin diri sendiri walaupun itu bukan salahnya. Saking stresnya dia karena salah satu temannya terus-terusan nyalahin dia, Mizuki sampai nggak bisa makan. Bahkan memuntahkan apa yang dia telan. Dia tertekan dan nggak bisa cerita ke orang lain. Anaknya negatif banget. Dia merasa kalau she doesn't deserve anything. Selalu merendahkan dirinya.

Mizuki ini, mohon maaf, tipe yang bakal aku hindarin kalau di real life. Terkesan jahat, tapi aku memang nggak sebaik itu sampai-sampai bikin diri sendiri stres dan frustasi karena nggak bisa ngapa-ngapain. Soalnya masalah Mizuki ini memang datang dari dalam dirinya sendiri. Sebanyak apa pun orang-orang atau temannya berusaha ngubah pandangannya tentang dunia, tetap aja nggak mempan.

2. Takano (Laki-laki)
Sahabat masa kecil Mizuki. Ketua kelas. Pembawaannya tenang dan dewasa. Sangat bisa diandalkan.

3. Rika (Perempuan)
Tipe cewek yang centil dan di keadaan tertentu jadi menyebalkan. Tapi di balik itu semua dia nyembunyiin sisi rapuhnya.

4. Akihiko (Laki-laki)
Seseorang yang sangat mengedepankan fakta. Cara bersikap dan berpikirnya fleksibel, jadi dia yang pertama kali bisa menerima situasi saat ini. Tapi kadang cara berpikirnya cukup dalam dan lebih bisa diandalkan ketimbang Takano.

5. Keiko (Perempuan)
Seseorang yang realistis dan nggak percaya hal-hal mistis, jadi dia masih belum bisa menerima keadaan yang terjadi sekarang. Berkebalikan sama Akihiko. Kadang Keiko ini juga bersikap menyebalkan karena terkesan keras kepala, tapi apa yang dia ucapin selalu masuk akal.

6. Shimizu (Perempuan)
Siswi berprestasi. Satu-satunya di angkatannya yang dapat beasiswa penuh di SMA Seinan Gakuin yang terkenal sulit dan ketat. Pengetahuannya cukup membantu di saat-saat akhir volume 1 ini.

7. Mitsuru (Laki-laki)
Dikenal sebagai cowok yang berpendirian lemah dan nggak enakan, makanya sering diminta tolong dan dimanfaatin sama yang lain. Tapi dia orang yang sangat positif thinking, jadi dia merasa nggak dimanfaatin. Tapi orang lain sayang sama dia karena sifat positifnya ini.

8. Sugawara (Laki-laki)
Tipe cowok nyentrik dan terkesan bandel, tapi aslinya anak yang sangat baik. Sempat diskors karena main j*di mahjong. Orang-orang sering manggil dia naif karena dia memandang segala sesuatu dengan simpel. Tapi itulah yang jadi kelebihan sekaligus kekurangannya. Karena sifatnya yang blak-blakan dan naif ini, dia jadi semacam penengah di grup ini.
29 reviews
October 31, 2025
Sesuai ekspetasi saya mengenai kekhasan dari novel Jepang; alur yang lambat, dialog panjang, dan deskripsi yang rinci, yang sebenarnya mengandung clue untuk konflik yang terjadi. Penggambaran suasananya sungguh hebat karena meskipun saya sudah mengetahui apa yang akan terjadi pada mereka berdasarkan blurb, tetapi goosebump ketika mereka mulai menyadari segala kejanggalan pun merambat kepada tubuh saya.

Namun kelebihan itu pula yang menggantung perasaan saya di akhir halaman, karenanya saya harus melanjutkan bacaan ke buku kedua. Padahal menurut saya buku pertama bisa dipersingkat dan memasukkan sejumlah konflik di buku kedua. Sebab di buku ini sama sekali tidak memberikan benar merah yang mulai tebal mengenai siapa korbannya, melainkan hanya spekulasi2 abu2.

Sebenarnya saya sudah memprediksi akan seperti ini, tapi menurut saya buku ini terlalu lambat alurnya dan beberapa hal tidak necessary justru dimasukkan untuk menambah jumlah halaman mungkin? Entahlah. Saya harap ketiga buku berikutnya tidak meninggalkan kesan yang sama. Besar ekspetasi saya terhadap plot yang baru ini.
Profile Image for azizy gladyola.
30 reviews1 follower
October 1, 2025
ceritanya menarik bgtt walau alurnya lambat biasanya aku cocok-cocok aja, tapi gaya ceritanya bikin ga betah☹️ lebih kerasa buat middle school atau very early YA? bukan jelek juga, tapi penjelasannya terlalu mengulang-ulang dan mendeskripsikan yang tidak perlu, sehingga rasanya seolah kita ga akan ngerti kalau tidak dijelaskan detail begitu

big love for mizuki tsujimura tho, looove her latest books so it’s good to know she’s come a long way

kemungkinan besar tetap mau lanjut baca tapi versi manganya hehe
4 reviews
November 9, 2025
Menurutku buku ini sebenarnya punya potensi dari segi plot dan character development (andai saja dikemas dengan alur yang lebih cepat). Aku baru baca volume 1, dan ga ngintip apapun tentang lanjutan buku ini, terlepas dari alurnya yang slow pace, jujur misterinya bikin penasaran banget.
Profile Image for Tyas.
Author 38 books87 followers
July 27, 2024
This book would have got 5/5 for me, but some awkward translation/editing made it lose one star. The overall translation is okay, but there are places where a better choice of words and a better use of punctuations could have made a much better experience. For instance, I don't think the word the translator was looking for was "ambigu". So many Indonesian-speaking people seem to misunderstand this word as meaning simply "kabur". Another example: there was one instance where I believe the translator has misunderstood the word, I suspect, フェミニスト. This is one of the so-called "false friends" in Japanese. In the context it doesn't really mean "a feminist" as in English; simply just a man who's kind or chivalrous towards women.

The story itself is intriguing: Eight high schoolers went to school amid snow one day to find that there was nobody else and they couldn't leave the school. All clocks stopped at 5.53, the time when a student had jumped off the rooftop a few weeks back. Suddenly they couldn't remember who that student was. I just can't wait for the next volumes to know what's actually going on.
Profile Image for BaiLing.
1,010 reviews
January 12, 2024
八名高三學生在下雪的冷天到校上學,忽然發現平日熟悉的學校竟然沒有其他人。奇異的事情接連發生:不但時間停在五點五十三分,所有對外門窗全都故障,使得大家無法離開冰封的學校,而本來只有三層樓的學校建築,竟然在眼前忽然向上增加了兩層樓。另個困擾八名男女學生的事是沒有一個人想起一年多前自殺同學的姓名──明明就是在校慶最後一天活動即將結束的黃昏,在眾目睽睽之下從頂樓往下跳……。

分成上中下三本的巨冊中,「友情」是擺盪全書大風暴中唯一不變的秤錘。八名男女被封進某個人的意識中,以各自的角度審視可說或不可說的心情。鉅細靡遺地交代每個人的背景和個性,從遠遠的曾經發生在他們身上的故事寫起,然後巧妙地連接回到那個「想不起的自殺者」的謎團:自殺的是誰?現在是在誰的意識中?這一切要如何完結?

穿越了每個角色大量被攪和了的歷史陰影,一行又一行,一章又一章,然而真相卻仍隱身在血淋淋的場景裡的情節。閱讀此書與看作者其他著作的專注度沒得比,光是上冊看看停停、拖拖拉拉就花了快一個星期,時日無多才專心看到中冊,然後因為不甘心不知道結尾,而還書日期在即且無法續借,所以下冊一本三百多頁的書,只用了一個晚上大約兩個小時的時間,速讀翻完。

高中生世界裡的友情、愛情,複雜到宛如一沙一世界。出發自善意、揭著正義大旗而同聲息地抵制傷害好友的惡意,其實換個角度,卻也成為名副其實的霸凌。題材不是沒有意思,宛如科幻的故事軸也許是無法深入我心的原因之一,但閱讀中也不是沒錚錚共鳴,可就是少了「喜歡」的成分。例如八個男女高中生的來往對談,總是不經意撩起那塊喚作「歲月」的厚重毯子,但在滿天灰塵的濛霧中,也只是模模糊糊地想想生命中那段白衣黑裙的幾個身影。

想那麼一下下。如此而已。

這是怎麼回事啊?想了半天,唯一能解釋的大概跟最近抗拒「初老」的心情一樣──熱情追索一去不回的青春時光──總是感到非常不耐。總想著,如果不那麼常回頭老用回憶來煨暖,也許前方還有未知的將來可邁向。虎視眈眈的「老」,因此可以在某個轉角被凍結而駐足。

老,再等一下下吧!
PS. 也許這是很不錯的高招─在處女作上,作者把自己的名字用在書裡中最重要的角色上。


Profile Image for Indah Threez Lestari.
13.5k reviews270 followers
August 7, 2024
81 - 2024

Pas beli buku ini di marketplace, sama sekali tidak sadar kalau ini BUKU PERTAMA. Angka di covernya juga hampir tidak terlihat. Pas baca halaman terakhir, masih ngegantung, dan tertulis bersambung ke buku dua... ingin sebal rasanya. Hadeh.

Rating akan dipertimbangkan kembali setelah membaca buku keduanya.
Profile Image for vira.
35 reviews
August 9, 2024
Saat baca ini selalu muncul perasaan merinding dan gak nyaman. bukan karena hantu ya, tapi suasana di dalam bukunya tuh sukses bikin aku merasa ikut masuk ke dalam ceritanya. bikin penasaran. kalo dibacanya pas lagi mendung atau hujan, mungkin menambah kesan ‘suram’ nya juga. aku suka novel yang vibesnya kayak gini
218 reviews5 followers
March 19, 2019
上集節奏較慢, 設定有趣, 連某本風行一時的推理小說, 其靈感似乎是來自這本小說。且看看接著兩本的節奏會否再明快一些。
Profile Image for Adibrata.
2 reviews
August 17, 2024
sedikit bosan karena sampe akhir cerita berpusat di itu-itu aja, tapi untuk mysterynya menurut saya sih seru
Displaying 1 - 15 of 15 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.