Jump to ratings and reviews
Rate this book

Too Cold To Handle

Rate this book
Things to achieve before 30 versi Tika. 1. Menikah sama Gun. 2. Kalau bisa punya anak kembar. 3. Emmm … apa lagi ya? Hmm … pokoknya nikah sama Gun! Apa yang salah jika memimpikan menikah dan punya keluarga bersama cinta masa kecilmu? Memang sih sekarang sikap Gun agak dingin sampai-sampai Sarah, teman baikku, menjulukinya sebagai manusia es.
Namun semua itu hanya karena sudah tidak lama bertemu jadi ya wajar saja jika Gun terkesan tidak memedulikan aku. Kadang sedih sih … tapi … Ah! Pokoknya aku tidak boleh menyerah! Banyak jalan menuju Roma. Pasti ada jalan membuat rencana perjodohan dengan Gun ini dilanjutkan. Aku harus segera menyusun rencana. Aku cuma punya dua bulan untuk memastikan mimpiku menjadi istri Gun jadi kenyataaan Cantika.

288 pages, Paperback

First published August 6, 2018

5 people are currently reading
86 people want to read

About the author

Sofi Meloni

8 books92 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
20 (12%)
4 stars
56 (35%)
3 stars
69 (43%)
2 stars
10 (6%)
1 star
5 (3%)
Displaying 1 - 30 of 45 reviews
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews142 followers
February 25, 2019
[18/100]

Baca kisah Gun dan Tika ini bikin gemes sekaligus baper! Aku sukaa sama kisah mereka, apalagi Gun yang dingin kebangetan ini minta banget dipanasin wkwkwk. Tapi ya itulah dia, sikap itu bikin Tika bingung. Apalagi perhatian Tika yang super ini, kadang nggak membuat Gun luluh. Akhirnya ada beberapa hal yang Tika sadari untuk menjauh dari Gun. Kegalauan dan dilema yang Tika rasain bikin jleb gitu, nyess ke hati. Huaaa pukpuk Tika 🤗🤗🤗.⁣⁣
⁣⁣
Aku selalu suka gaya bercerita kak Sofi, gaya cerita yang menarik. Dengan tema yang umum, tapi dikemas dengan bagus dan bikin baper.⁣⁣
⁣⁣
Buat karakternya, aku suka gemes sama sikap Gun yang dingin ini, tapi untungnya sikap Tika melengkapi banget. Tika yang ceria, pantang menyerah dan juga berusaha untuk meluluhkan Jun. Tokohnya love-able, meskipun kesel sama sikap Gun tapi ya dia masih punya sisi so sweet juga loh.
⁣⁣
Memakai sudut pandang orang pertama dengan POV Tika ini, penulis membuat aku terhanyut sama kisah Gun dan Tika ini. Ditambah lagi dengan gaya bahasa yang mengalir dan ringan, selalu nggak sabar baca bab selanjutnya.⁣⁣
⁣⁣
Aku suka juga interaksi mereka, dialog yang seru dan hangat. Chemistry yang dibangun pelan-pelan ini, berasa banget feelnya. Sikap Gun emang nggak bisa diluluhin gitu aja wkwkwk 😅.⁣⁣
⁣⁣
Terakhir, aku suka konfliknya yang tergolong ringan. Berperang dengan batin juga, apalagi yang dirasakan Tika ini bikin ngenes. Kasian banget bikin aku mewek, kayak pengalaman pribadi. Aku suka juga cara kak Sofi mengekseskusi konflik, pelan tapi pasti. Yang jelas endingnya aku suka dan puas 😍.
⁣⁣
Overall, bagi yang cari cerita romance yang baper boleh loh dibaca 💕💕💕.⁣⁣
⁣⁣
"Tidak seharusnya aku menjerat seseorang karena kepentingan perasaanku sendiri." - Hal.165.⁣⁣
Profile Image for Isa Sulistyorini.
168 reviews3 followers
August 27, 2018
Hai, sebenarnya 1 hari setelah buku ini datang langsung di lahap. Novel ini merupakan buku ke 3 Sofi yg saya punya... Hanya saja baru ada waktu buat up review... 😁😁😁. Tau ga manusia yang aku racuni ini adalah @liliyanahalim & @elisabeth_beatrice
.
.
Jadi aku tuh baca cerita ini dulu di WP... Selalu nungguin upnya juga.
Kenapa sih aku nunggu upnya dulu dan beli ver. Booknya. .
1. Aku suka cara penulis membawakan kisah mereka.
2. Saya suka progress perubahan karakter tokoh: Perlahan dan Jelas. Ga ujug" berubah seperti power ranger.
.
3. Novel ini sukses bikin saya marah-marah hahahahahahahaha antara mau sleding si Tika sama Gun 😂😂😂😂.
.
4. Mungkin menuju ending agak terkesan terburu".... Tapi masih Ok kok ❤.
Profile Image for Liliyana Halim.
309 reviews238 followers
August 25, 2018
Baca buku ini seperti apa ya kisah nyata bagaimana terkadang mungkin ada teman kita yang jatuh bangun mengejar seseorang yang mereka cintai padahal belum tentu juga mencintai mereka.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
November 3, 2018
Novel ini judulnya Too Cold To Handle, tapi kenapa pas bacanya bikin hati jadi hangat ya?

Apa salahnya dengan mimpi menikah, menjadi istri, dan punya anak kembar? Nggak ada. Terdengar aneh memang di jaman milenial sekarang jika seorang perempuan muda dengan peluang berkarir punya mimpi seperti itu. Tapi bagi Cantika, mimpinya itu harus bisa terwujud bersama seseorang. Gun, cinta pertamanya yang akhirnya bisa ditemukannya kembali.

Sayangnya, cinta ini sepertinya hanya sepihak saja. Gun yang dingin seolah-olah tidak memiliki perasaan apa-apa. Tika tidak putus asa, dia melakukan apa saja untuk empat bulan masa perkenalan sebelum perjodohan mereka ditentukan. Empat bulan untuk menaklukkan hati Gun.

Perkembangan karakter Tika dalam novel ini digambarkan dengan baik. Tika yang awalnya hanya berfokus pada diri dan keinginannya sendiri, mengabaikan pekerjaan yang didapatkannya dari koneksi ayahnya, akhirnya bisa menjadi sosok yang berubah. Membaca perjuangan Tika mengejar cintanya ini membuat hati menjadi hangat. Saya bisa ikut sedih dengan penolakan dan kekakuan Gun, meski kadang bergumam 'duh...Tika kok kamu nggak nyadar juga sih?'. Salut sama Tika yang memiliki cinta begitu besar untuk Gun. Keberadaan Sarah dengan problemanya, juga menambah bumbu kisah novel ini. Sedikit banyak kehadiran Sarah membuat perkembangan karakter Tika menjadi berarti.

Tapi cowok kayak Gun memang menggemaskan ya? Dengan hanya menggunakan POV orang pertama (Tika), misteriusnya Gun makin terasa. Penulisnya ini memang kayaknya sengaja bikin pembaca makin gregetan sama Gun.

Ditunggu karya berikutnya ya, mbak Sofi.... :)
Profile Image for Nola Andriyani.
180 reviews
March 7, 2019
🌟3,5

Sukaaaa.... Baperin dan bikin nyesek. Ini cerita Tika yang cinta mati dan cinta buta sama Gun, cinta pertamanya. Melalui perjodohan yang diusulkan Tika, ia harus jatuh bangun merebut perhatian dan membuat Gun 'menatapnya' dalam waktu singkat sebelum Gun pergi ke Belanda. Tapi praktik memang tidak semudah teorinya.

Gemes sama sikap Gun yang bener-bener kayak tembok. Trus gondok juga sama Tika yang terlalu cinta mati gitu, sampe rela ngikutin bahkan doing anythink buat Gun. Aku bahkan beberapa kali sampe mewek karena liat Tika yang terlalu berkorban dan Gun yang kayak nggak peka gitu. Dan dari semuanya aku lebih penasaran sama Sarah dan Ryan😭😭
Tapi novel ini juga ada lucunya. Aku ngakak dong waktu Tika beli kondom satu rak🤣🤣🤣

Profile Image for Ardina Rahma.
134 reviews14 followers
February 22, 2019
Sejak membaca novel debut penulis, yaitu Stay with Me Tonight (2015) dan menyukai karya tersebut, maka tiap penulis mengeluarkan novel barunya, saya mencoba membacanya. Hampir semua saya sudah baca, kecuali Cinder Ana. Saya selalu menikmati karya Sofi Meloni, termasuk novel ini, Too Cold to Handle.
*
Kalau dikatakan Tika dan Gun dijodohkan sepertinya kurang tepat, mereka sepakat untuk melakukan pengenalan satu sama lain selama 4 bulan. Kalau akhirnya setelah 4 bulan tersebut tidak cocok, yaa mereka bisa kembali ke kehidupan masing-masing tanpa harus terpaksa melanjutkan kasih.

Yang terlihat di cerita, effort lebih banyak dilakukan oleh Tika. Bagaimana ia membujuk orang tuanya agar dia bisa PDKT dengan Gun (well, Gun sebenarnya cinta pertama Tika, waktu kecil mereka bertetangga, sebelum Gun pindah), saat Tika pindah ke apartemen agar bisa satu gedung apartemen dengan Gun, saat Tika sering main ke apartemen Gun dan menunggu pulang kantor, saat Tika memasak untuk Gun, saat Tika merancang kencan dengan embel-embel "kita-janjian-sama-mama", dan hal-hal lainnya.

Lalu bagaimana tanggapan Gun? Ya lempeng-lempeng aja, kaya tembok berjalan, Mr. Icey, atau apapun lah sebutan yang disematkan Tika untuk Gun.

Novel ini diceritakan dari sudut pandang Tika seorang. Penasaran sih sebenarnya sudut pandang Gun itu gimana, apakah benar ia selempeng itu saat melihat semua usaha Tika?
Profile Image for Nina Dee.
93 reviews4 followers
February 21, 2019
Penokohan

Cantika: gadis cantik dengan impian sederhana: bisa menikah dengan Gun dan memiliki anak kembar. Sedikit ceroboh tapi keras kepala. Sulit menghentikan Tika jika dia sudah punya kemauan.

"Kamu ini ya, emang kalau udah mau sesuatu ngototnya minta ampun," ucap Mama sambil menyenggol lembut kepalaku. —hlm. 86.


Gunawan 'Gun' Hartawan: Cinta masa kecil Tika. Pria tinggi berusia dua puluhan akhir dan bertubuh atletis yang akan semakin tampan saat memakai kacamata—said Tika. Ia punya kebiasaan untuk berbicara seperlunya—walaupun itu berarti perkataan lawan bicaranya hanya ditanggapi dengan satu-dua kata. Sarah—sahabat Tika—menjulukinya sebagai manusia es.

"Sekarang mendingan lo pikirin gimana caranya ngajak Mr. Ice lo itu." —hlm. 32.


Sarah: sahabat Tika yang berjiwa bebas tapi di banyak sisi, ia lebih bijak daripada Tika. Sarah adalah orang yang akan dicari Tika ketika Tika mempunyai masalah. Err, kebebasan Sarah juga mencakup kehidupan asmaranya.

Jo: sahabat Tika dan Sarah yang juga berjiwa bebas. Lebih tepatnya, dia tidak suka dikekang. Jo adalah seorang fotografer. But he's kind.

Mama Tika (Tante Vera): Sosok ibu yang penyayang, tapi keinginannya tidak bisa ditolak.

Setting dan Alur

Too Cold Too Handle mengambil setting di Indonesia—lebih tepatnya Jakarta dan ada satu scene di Bandung. Setting yang digunakan mayoritas adalah unit apartment Gun dan Tika.

"Karena itu, sejak sore, kuputuskan untuk mengungsi ke apartemen Gun..... Aku sedang menyaksikan tayangan infotaiment ketika bunyi detektor pintu terdengar. Gun muncul dari balik pintu...." (hlm. 100)

"Bel apartemenku berbunyi. Aku mengusap titik air di wajahku dan berjalan menuju pintu masuk." (hlm. 118)


Setting tempat yang lain misalnya tempat gym, supermarket, kantor Tika, lobby kantor Gun, dan restoran yang menawarkan suasana romantis. Oh, dan pantai. Kisah Gun dan Tika diceritakan menggunakan alur maju, dan satu scene flashback yang manis. Ada perbedaan font saat flashback, sehingga memudahkan pembaca memahami isi cerita.

Penggambaran setting memang tidak terlalu detail, namun bisa diolah sedemikian rupa sehingga pembaca bisa ikut merasakan suasana yang digambarkan penulis. Dan walaupun diceritakan dari sudut pandang Tika, tetapi tidak terkesan Tika yang serba tahu. Anyway, saya memang tidak terlalu suka setting yg digambarkan terlalu detail—kecuali untuk genre fantasi—karena seringnya justru melantur kemana-mana.

Tapi di sini, setting digambarkan dengan pas tanpa paragraf panjang yang berbelit-belit, tetapi sangat jelas.

Gaya Bahasa

Jika ia tidak bisa bersikap manis padaku di dunia nyata, seharusnya ia membiarkan versi dirinya dalam mimpiku berada lebih lama. (hlm. 5)

"Hey, lo berdua jangan jadiin gue kambing congek. Ngapain sih pake bisik-bisik?" (hlm. 95)


Ada dua gaya bahasa yang digunakan di sini. Narasi ditulis dalam bahasa baku yang lugas tapi puitis di beberapa bagian, dan dialog dalam bahasa non-baku berikut slank dan istilah asing.

Dan seperti biasa, gaya bahasa adalah hal yang paling mempengaruhi mood baca saya. Too Cold To Handle merupakan salah satu novel yang gaya bahasanya memiliki ciri khas. Tidak ada majas-majas rumit, tidak ada kalimat yang terlalu mendayu, ataupu pengandaian yang tidak perlu. Semua sesuai porsi. Gaya bahasanya langsung memikat saya sejak kalimat pertama.

Komposisi antara narasi dan dialog berimbang. Ekspresi yang digunakan setelah dialog sudah pas; tidak kurang atau lebih. Walaupun gaya bahasa dalam kalimat narasi kebanyakan lugas dan jelas, namun diksi yang digunakan cukup variatif. Dan dengan gaya bahasa yang tidak berlebihan itu, penulis mampu membawa pembaca masuk ke dalam ceritanya. Momen-momen absurd Tika digambarkan dengan lucu. Saat di mana Tika merasa harapannya tidak akan terpenuhi diceritakan sedemikian menyentuh sehingga sukses membuat saya menangis.

Konflik

Too Cold To Handle menceritakan bagaimana Tika berusaha memenangkan hati Gun—si Manusia Es—dalam waktu dua bulan. Saya menikmati alunan cerita Gun dan Tika, yang lucu dan menggemaskan di satu sisi dan di sisi lain bikin saya baper—I'd been in your possition, Tik. No more. Saya suka bagaimana Kak Sofi mengeksplor dan menggambarkan perasaan Tika dengan baik—mengingat novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama, sudut pandang Tika.

Sebenarnya konflik batin Tika sudah dimulai di halaman pertengahan, saat satu-dua hal tidak menyenangkan mulai diketahui Tika. Tapi, konflik yang sebenarnya baru muncul di 2/3 bagian akhir. Konfliknya menguras emosi, dan diselesaikan dengan baik. Nah, berbicara masalah penyelesaian, masih ada sedikit 'bayangan' yg menyelimuti *ceileee. Bisa dipahami sih, karena buku ini adalah versi Tika. Masih ada beberapa yang belum terungkap, yang saya harap bisa saya temukan dalam buku versi Gun—secepatnya. Eh? Benarkah akan ada buku versi Gun? *harapharapcemasdikolongtempattidur*
Profile Image for Titi Sanaria.
202 reviews37 followers
September 24, 2018
Sukaaaa... persis seperti yang saya harapkan. Tulisan Mbak Sofi jelas masuk dalam wishlist.
Profile Image for Fiony Angelika.
18 reviews
April 26, 2022
Sebenarnya, sulit banget buat aku nyelesain baca novel ini. Tapi karena tanggung, ya udah aku berusaha memaksakan diri buat menyelesaikan aja deh biar bisa review.

Disclaimer dulu ya, review ini aku tulis berdasarkan preferensi dan seleraku aja

*SPOILER ALERT*

Pertama, novel ini alurnya mirip banget sama Drakor Playfull Kiss dimana si cowoknya dingin banget terus si ceweknya yang aktif banget mepetin dan gak bisa-bisa move on
Kedua, sifat tokoh-tokohnya ini tuh aku gak suka bangeett!
1. Gun: aku tau dia emang sifatnya dingin, tapi ada beberapa part yang membuatku ngerasa kalau dia ini egois juga
2. Tika: unprofessional (terutama bolos kerja cuma buat nulis rencana PDKT, ditelp bos malah dianggurin, terus padahal dia yang salah, tapi dia menempatkan diri jadi "victim") plusss... gak tau berapa banyak part nangis di buku ini, banyak banget tapi aku gak bisa relate sama kesedihan dia sama sekali.
3. Mamanya Tika: memaksa banget soal Tika bahkan tanpa sadar menyinyir dan meremehkan Gun (pas di part Tika masuk RS dan Gun diminta kerja di perusahaan papanya Tika aja)
4. Sarah: awalnya aku suka sama karakter Sarah yang bikin novel ini fresh aja. Tapi pas bagian dia ada masalah, langsung 180 derajat gitu berubahnya (tapi masih bisa dimaklumi deh di antara yg lain karena dia ada masalah)
5. Jo: meskipun dia suka Tika, tapi aku gak bisa ngerasain perasaan dia gitu. Bahkan keberadaan Jo ini kerasa ga berkesan padahal dia jadi sahabat Tike juga.
Ketiga, aku gak suka sama ending dan penyelesaian masalahnya. Kesannya kayak buru-buru, memaksa dan gak memuaskan
6. Ada beberapa part yang kesannya tidak menyatu dengan alur cerita, padahal selama ini aku tuh amaze banget sama gaya penulisan Sofi Meloni

Inilah yang ada di pikiranku... sayang banget aku gak suka sama novel ini. Tapi aku masih menunggu (dan akan membaca) karya2 Sofi Meloni lainnya ya~ semangat kak Sofi!
Profile Image for Princess Kyuhyun.
41 reviews
May 16, 2021
Sebenernya model cerita kek gini mungkin bakal disukain sama versi gue yang remaja dan nge-hype parah sama percintaan. Tapi buat versi gue yang udah adult dengan logika berpikir yang lebih luas, model cerita kek gini cuma bisa disebut dengan satu istilah, 'stupid'

Well, bukan maksud ngatain penulisnya. Tapi karakter dan plotnya yang menurut gue stupid abis. Misal si Tika yang harus ngumpet2 n nyamar demi ngikutin Gun belanja, Tika yg usaha setengah mati buat Gun padahal tau Gun nolaknya kek apa, membabi-buta ngelakuin semuanya demi Gun, like ... Usaha ngedeketin cowok sah2 aja, tapi caranya gak murahan begini. Ew.

Belum cukup jadi bucin tulul, Tika juga SAMA SEKALI, ingat, SAMA SEKALI, gak profesional sama kerjaannya. Gak masuk gara2 sakit, ditelponin bos bukannya diangkat malah dianggurin, malah katanya mau ngabarin besok aja. Anjim gak tuh. Pantes lah dia dapet cemoohan mentang2 anak owner bisa seenaknya, orang modelannya kek gitu. Therefore gue bilang the character is completely stupid.

Tapi lumayan lah ada lucu2nya dikit. Tapi keseluruhan ceritanya bukan selera gue.

1 dari 5 bintang ⭐
Profile Image for Nidaulazkiya.
18 reviews
September 18, 2019
*spoiler alert*
Novel yang manis.
Maksudnya Cantika menjadi salah satu tokoh utama kehidupan yang cintanya berbalas setelah melakukan pdkt semaksimal yang dia bisa. Tadinya berharap dia beneran move on dari Gun terus sama cowok lain, Jo misalnya. Wkwkwkwkk
Bagian kerennya bagaimana Tika bergerak maju, mentang-mentang satu tujuan hidup nggak tercapai, bukan berarti seluruh kehidupan berantakan. Kita bisa istirahat sebentar, menghela nafas, lalu keep moving forward.
Profile Image for Ratih Cahaya.
413 reviews7 followers
June 13, 2019
i don't know if i really like this book or not, the only reason i read this book is because the name of the guy. :D
Profile Image for Tiny Shen 沈帝妮.
1,251 reviews34 followers
August 31, 2018
Too Cold to Handle ~ Sofi Meloni. ⭐⭐⭐

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Gun, kamu itu manusia atau es? Dingin banget!!!
Gun, kamu itu manusia atau bumi?
Datar banget!!! Ehhhhhh,, bumi kan bulat yaa.. 😂😂😂


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Cantika alias Tika ini naksir Gun udh dari kecil. Setelah terpisah, akhirnya mereka bertemu kembali di usia dewasa. Tika mati-matian minta dijodohkan dgn Gun, hingga ia pindah ke apartmen sebelah unit Gun juga..
Sedangkan si Gun yaaa lempeng aja donk!! 😆

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Hingga akhirnya Tika menyadari dia udh menyia-nyiakan hidupnya demi Gun. Sedangkan Gun yang masih biasa aja.. Maka, Tika mulai Move on (Yeayyy)!!! Tapi move on itu ga gampang loh saudara2.. 😀


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Di lain pihak, si Gun mulai deh merasa kehilangan Tika. Dan mulai deh Gun mendekati Tika. Berjuang woiiiii berjuang!!! Menurutku, Gun masih kurang perjuangannya.. 😂😂😂 Ga kayak Tika yang jatuh-bangun menarik perhatian Gun..

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Setengah buku lumayan bagus lucu, bikin ngakak oleh ulahnya Tika. Setengah buku terakhir ini mulai gemes.. Tika yang mulai melempem dan Gun yang pengen maju tapi gentar.. Haizzz.. 😌😌😌




Btw, list PDKT ala Tika boleh dicontoh nih.. 🤓🤓🤓

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Profile Image for Agustina.
157 reviews26 followers
January 29, 2022
Alur cerita novel ini hampir mirip dengan Itazura na Kiss, cowok dingin dan cewek yang selalu mengejar dengan berbagai cara. Berhubung suka dengan alur seperti itu, jadi tidak masalah (dibuktikan dengan selalu menonton adaptasi drama itazurana kiss dalam berbagai negara). Seperti banyak review yang telah berseliweran, pov novel ini hanya sudut pandang Tika, si heroine, Jadi kita tidak tahu apa isi pikiran dan hati Gun. Kapan dia mulai suka dengan Tika? Kenapa dia terima perjodohan ini? dan masih banyak lagi. Selain itu, menjelang ending, penyelesaian masalahnya hanya itu saja? saya berharap lebih banyak yang harus dijelaskan oleh penulis. Overall, novel ini mengibur dengan segala upaya Tika untuk mengejar Gun.
Ada percakapan antara Tika dan Sarah (sahabat Tika, yang sebagian besar muncul dalam novel ini) yang saya sangat suka dan ngena:
“Itu dia Tik. Kalau memang lo gak tahu apa yang harus lo kejar, ya udah give yourself a break Hidup ini bukan melulu soal target.”
“Tapi…”
“Dari kita kuliah , lo selalu ngejar-ngejar happily ever after, dengan keinginan untuk nikah. Gue gak bilang itu salah. Tapi sekarang lihat dampaknya. Saat lo ngerasa mimpi itu gak terwujud dalam waktu dekat, lo stress gila-gilaan.”
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Tesyasavika.
31 reviews2 followers
September 8, 2018
Finally, bukunya habis kulahap dalam 1 hari dan akhirnya aku menemukan novel sofi favoritku yang lain setelah stay with me tonight.

Karakter Cantika disini sesuai realita dimana kebanyakan orang lebih fokus mengejar apa yang mereka suka sampai ninggalin apa yang seharusnya mereka capai lebih dulu, setelah baca ini aku merasa tertampar, apalagi bagian Gun bilang "apa yang ingin kamu capai sebelum usia 30?" dan yah aku sama seperti Cantika yang gatau apa yang ingin dicapai :') dan buku ini sukses bikin aku sadar. Karakter Gun juga dinginnya ga berlebihan dan karakter Cantika juga ga menye menye, novel tentang cowok dingin emang udah biasa tapi ntah kenapa karakter Gun dinginnya ga berlebihan apalagi bagian akhir dia manis sekali.

Bahasa yang digunain juga ga terlalu baku dan kaku kayak di Side by Side yang ini lebih santai jadi enak dibaca.

Aku kurang suka sama covernya, keliatan biasa banget lebih suka cover novel sofi yang lain yang lebih keliatan rame padahal penerbitnya sama. Udah itu aja yang ga aku suka selebihnya aku suka kok, semangat sofi ditunggu novel lainnya.
Profile Image for Aulia Esa.
64 reviews4 followers
October 27, 2024
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ #FuntoRead #CityLite Too Cold To Handle by Sofi Meloni | Penerbit Elex Media | 17+

Buku pertama yang aku baca dari penulis Kak Sofi dan buatku ketagihan pengen baca novel karya beliau lainnya.

Kesanku baca novel ini, sangat page turner dan ada komedinya dari tingkah tokoh.

Meet Cantika, pewaris yang awalnya terkesan ngegampangin dunia kerja, karena bapaknya pemilik perusahan. Berproses menjadi wanita mandiri, biar mimpinya bukan cuma menikah.

Meet Gunawan, pewaris tapi memilih jadi perintis, awalnya dingin persis kulkas, berjalamnya waktu jadi pengertian dan mengayomi. 🫠 ( doi love language nya act of service 👍💯)

Dibuka kejadian mengagetkan yang akhirnya bikin ngakak. Karena pake POV Tika, jadi pembaca berasa lebih mengenal Tika luar dalam.

Suka interaksi Tika dengan teman temannya saling mendukung.

Pesan : Mau dikejar kayak gimanapun pujaan hati lo, kalo dianya ngga mencintai lo balik ya percuma. Hubungan kan antara dua orang, jadi yang berusaha juga harus dua orang. Don't waste your time guys.😂
Profile Image for Niki Yuntari.
87 reviews7 followers
February 3, 2020
Hal-hal yang harus diraih sebelum usia 30: menikah sama Gun, kalau bisa punya anak kembar pokoknya menikah sama Gun!
Seorang perempuan tangguh dan agresif. Mungkin julukan itu pantas disematkan pada Tika. Ia meminta pada orang tuanya untuk ‘memperkenalkannya’ pada Gunawan atau yang akrab disapa Gun, teman masa kecilnya. Mereka diberikan waktu empat bulan untuk saling mengenal.
Tentu Tika sangat bahagia! Namun, respon Gun biasa saja, malah terkesan cuek. Pria itu hanya sekadarnya saja menanggapi Tika. Tak ayal bila perempuan itu menjuluki Gun sebagai tembok berjalan.
Di tengah perjuangan Tika dalam mendapatkan hati Gun, berbagai permasalahan menerpanya, juga sahabatnya. Jo, sahabat yang menyayanginya lebih dari sekadar sahabat juga membuatnya risih dan menjauh. Lalu, bagaimana akhir perjuangan Tika? Apakah berhasil?

To Cold to Handle adalah novel kesekian Sofi Meloni yang saya baca. Sebelum-sebelumnya, saya nggak pernah kecewa dengan novel Sofi, nggak salah dong kalau sekarang tertarik untuk membaca yang ini? Mungkin, itu juga yang menyebabkan ekspektasi saya terlalu tinggi. Tidak. Mungkin saja buku ini memang bukan saya.
Terlepas dari itu semua, sebenarnya tema perjodohan seperti ini sudah banyak ditemukan. Namun, setiap penulis mampu menyampaikan dengan cara berbeda-beda. Pun dengan Sofi yang menyampaikan kisah perjodohan ini dengan cara yang agak berbeda. Seorang perempuan mati-matian mencoba merebut hati si pria yang dingin banget kayak salju di kutub utara.
Review selengkapnya dapat dibaca di https://nikiyuntari.com/2020/01/27/re...
Profile Image for Maynuverse.
70 reviews5 followers
September 7, 2021
-Too Cold To Handle by Sofi Meloni

Tentang Cantika yang bermimpi untuk menikahi cinta masa kecilnya, 'Gun', dan memiliki anak kembar

Tentang Gun yang terpaksa menerima perjodohannya dengan Tika tanpa perlu memusingkan masa-masa penjajakan

Bisa bayangkan bagaimana jika perempuan ceroboh namun pantang menyerah harus dipertemukan lagi dengan laki-laki yang dinginnya melebihi bongkahan es dan kakunya melebihi pondasi rumah?
.
Ceritanya sederhana namun renyah untuk dikonsumsi para pembaca (sangka cemilan?)
.
Tiap buka bab baru, selalu aja ada kelakuan Tika atau Gun yang bikin aku gemes dan harus lagi-lagi mengurut dada entah karena Gun yang nggak peka atau karena Tika yang dengan polos bin bodoh terus mengejar-ngejar Gun

Setelah membaca ini rasanya ku ingin mengajarkan Tika bahwa laki-laki macam Gun itu perlu diberi jarak. Laki-laki model si Gun ini barangkali lebih suka mengejar dibanding harus dikejar agar tau arti memperjuangkan (Ah elaaahh)
Profile Image for Ade Putri.
216 reviews
September 9, 2018
Yaks, di novel ini saya sebal dengan Tika sebagai tokoh utama. Kenapa sih jadi cewek kok agresif banget 😐 Saya paling nggak suka orang agresif *eh. Kalau saya jadi cowoknya juga mungkin nggak suka diagresifin 😐 Dan kenapa jadi orang kok harus polos banget. Atau bodoh? *eh. Mana ceroboh pula. Karena Tika sering menyesali perbuatan yang sudah dilakukannya sendiri hiks. Tapi di samping itu, Tika tipe yang setia dan pantang menyerah. Seberapa dingin pun laki-laki yang dicintainya, Tika tetap di sampingnya.

Lain dengan Gun, yang ya cukup gemash juga sih. Karena duh kamu kok dinginnya kebangetan *whuaa. Kalau aku jadi cewek, mungkin aku udah nyerah kali deketin kamu bhahaha.

Selengkapnya di Delina Books
Profile Image for Tyas Ruli.
18 reviews
July 30, 2019
Cerita Tika yang punya obsesi nikah sama cinta masa kecilnya, Gun yang cuek datar dingin. Ceritanya mengalir. Diawal agak kesel sih sama karakter Tika yang ceroboh dan agak kekanak-kanakan misalnya nih Tika bela-belain enggak datang kerja buat ngelist apa aja yang mau dilakuin sama Gun. Juga Tika yang berusaha banget buat jadi nikah sama Gun dan terus-terusan berharap sama Gun, tapi menurutku cewek yang udah blind karena cinta emang gitu sih, coba mikir positif dan selalu berharap ada kesempatan. Lalu karakter Tika ini berkembang setelah Tika 'take a break' dan bisa berpikir lebih rasional. Karena karakter Gun sendiri karena cuek datar dingin tadi, aku jadi susah nebak apa sih maunya, kalaupun di bagian terakhir dia kelihatan usaha gitu masih ada aja yang kurang diselesaiin. Kurang extra part kali yaa. But overall sukaa
Profile Image for Majingga Wijaya.
152 reviews19 followers
July 7, 2020
Awalnya nggak respect sama tokoh utama wanitanya... manja dan terkesan seenaknya sendiri.. tp akhirnya jd respect pas dia sadar kalau ada banyak hal yg lebih berharga yg sering dia lupain dan akhirnya dia bangkit memulai lagi dr awal
Suka banget sama persahabatan Tika, Sarah dan Jo... teman yg selalu ada disaat suka dan duka dan menerima apapun mereka
Sebenernya penasaran sama pov nya Gun, karena semuanya diceritakan dr sudut pandang Tika.. jd pengen tahu gimana perasaan Gun yg sebenernya (mungkin ada novel lanjutan yg nyeritain pov nya Gun?)
Jd ini ending nya gmn yaa?? Open ending gitu?
Overall buat yg suka kisah percintaan ringan yg nggak rumit pasti suka sama novel ini
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Cut Maqfirah.
45 reviews2 followers
October 29, 2020
4 bintang lagi untuk karyanya kak Sofiiiii 💯💯💯

Aku suka sama banget sama tokoh-tokoh yang di buat Kak Sofi. Awalnya di buat kesel sampai pertengahan cerita dan perubahan karakter mulai terjadi ketika di akhir.

Pesan yang ku temukan dari cerita kak Sofi selalu "Mulailah mencintai dirimu sendiri sebelum menyerahkan cintamu untuk kau bagikan bagi orang lain. Lakukan apapun yang ingin kau lakukan atas kemauanmu bukan kemauan orang lain."

Terus cowok-cowok di tokohnya juga pada bikin baper serta ceweknya yang tau mau apa gitu.

Dan aku penasaran dengan kisah Jo! Semoga nanti ada yaa cerita tentang dia hehe
Profile Image for July.
71 reviews2 followers
August 7, 2022
Huhuuuu akhirnya tamat juga. Ga mau review panjang-panjang, capek. Namatin ini aja udah ku skip tapi ga habis-habis. Beda sama tiga buku lainnya yang udah sempet aku baca. Tiga buku lainnya bisa habis cuma dalam waktu lima jam kurang, tapi buku ini sudah banyak yang dilompatin tapi ga kelar-kelar.

Pokoknya yang jelas buku ini bukan kesukaan aku. Ga suka sama karakter cewe yang manja kaya gini. Walau akhirnya dia juga bisa berjuang sendiri, tapi tetep aja ga suka.

Tinggal 'Look at me please' jadi judul terakhir yang mau ku baca dari Kak Sofi, dan semoga buku terakhir cocok.
142 reviews4 followers
December 24, 2019
Suka banget dengan cerita ini. Karena, kita tak hanya mendapatkan cerita cinta saja. Tapi, kita juga belajar bagaimana proses pendewasaan dari Tika.Perubahan karakter Tika dari childish menjadi dewasa malah membuat hidupnya sukses dan bahkan Gun, cowok yang tak acuh padanya malah jadi mengejarnya. Selain itu, novel ini konfliknya dapet banget. Serta, hubungan pertemanan Tika dan Sarah juga cukup seru untuk diikuti.
Profile Image for Michelle.
46 reviews2 followers
October 9, 2018
Menceritakan tentang Cantika yang ingin menjadi istri seorang Gun. Masalahnya, Gun itu dingin banget sebagai seorang laki-laki.

Karya Kak Sofi ini menurutku cukup menarik. Aku cukup menikmati alur ceritanya yang termasuk "manis" dan agak geregetan sama tokoh Gun ini.

Aku nikmatin banget. Apalagi bahasa Kak Sofi ringan dan gak kaku-kaku banget. Jadi enjoy bacanya.
Profile Image for Piii.
28 reviews
August 3, 2021
3,5 ⭐

Subj Opini

Tika X Gunawan

Menurutku Novel ini lumayan related di kehidupan sehari-hari dimana banyak orang atau teman yang bisa dibilang sampe "ga logika" kalo suka sama orang. Geregetan juga sih sama sikap dinginnya Gun. Paling suka bagian Tika udah mulai berdamai sama rasa sukanya sama Gun.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for ahmad.
188 reviews4 followers
July 6, 2023
Kisah Gun dan Tika ini seru sekali. Baper baper gimana gitu, cerita remaja yang bisa dijumpai sehari - hari dan menarik. Kak Sofi juga menuliskannya sangat menarik dan membuat saya tertarik melanjutkan baca dari awal hingga tamat.

judulnya bagus covernya bagus, plotnya menarik. siplah bintang lima saya sematkan untuk novel ini.
Profile Image for Silent Reader.
3 reviews
December 8, 2023
1,5/5
the score maybe too brutal but... i hate the Tika character soo much. unprofessional with the work and act as the victim, and why she's so obsessed with Gun??? the reason behind Tika likes Gun so much is just not strong enough and I can't connect with it. so overall it's plain, basically just another romance novel (sorry writer ✌️)
Profile Image for Aulia Putri.
117 reviews41 followers
May 15, 2021
Lagi kena reading slump. Cuma baca runtut di setengah bab ke belakang. Sayang banget perasaannya Mas Gun kurang dilihatin. Nanggung. Tau sih dia pendiem & cool tapi masa nggak punya perasaan 😭😭😭 Bagus tapi nanggung~~~
Displaying 1 - 30 of 45 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.