Buku ini berisi kisah Alm. Bob Sadino, seorang pengusaha sukses yang sangat low profile. Banyak sekali kiat yang disampaikan oleh beliau dalam buku ini. Berikut ada beberapa kiat yang akan saya kutip dengan bahasa saya sendiri, tetapi untuk selebihnya silakan dibaca dalam buku ini karena tidak kalah menarik.
1. Saat bertemu dengan orang baru, alangkah lebih baik kita menganalogikan diri kita sebagai gelas kosong yang akan terisi oleh informasi dari orang tersebut dan akan kembali kita kosongkan untuk kembali terisi oleh informasi dari orang lain.
Benar, bukan? Mengingat banyak orang yang sudah terkesan sok tahu saat baru mengenal orang padahal informasi dari orang tersebut yang sedang dibutuhkan.
2. Terdapat 4 belenggu yang dapat membuat sebuah usaha tidak sukses, yaitu: rasa takut, banyak mengharap, dan terbelenggu pikiran sendiri.
Setelah saya cerna, hal itu pernah terjadi kepada saya dan tidak jarang beberapa teman juga merasakan hal yang sama. Terlalu banyak rasa takut membuat kita menjadi banyak pikiran dan cemas. Terlalu banyak berharap membuat kita tidak berpikir realistis. Terbelenggu pikiran sendiri membuat kita stuck dan malah tidak bergerak. Ah, menarik sekali buku ini.
Dalam buku ini juga diceritakan bagaimana cara beliau mengatur perusahaan yang beliau miliki. Hanya bermodalkan kepercayaan antara diri beliau dengan karyawan dan perusahaan dapat berjalan dengan lancar.
So, menurutku buku ini sangat cocok untuk dibaca bagi teman-teman yang ingin memulai usaha. Banyak kisah dan kiat yang inspiratif dan memberikan motivasi. Selamat membaca!
Saat kuliah sekitar 2017, rasanya pernah sekilas melihat buku ini, namun malah saya abaikan karena sedikit terganggu dengan kata “Goblok” yang terpampang jelas di sampul buku. Kemudian 2019, tanpa saya sangka bertemu dengan penulisnya langsung, yang saat itu menjadi asesor sertifikasi editing yang sedang diadakan oleh kampus bagi lulusan baru.
Saat penilaian berlangsung, seingat saya pernah ditanya, “Pernah dengar buku Belajar Goblok dari Bob Sadino?” Samar-samar saya mengingat dan malu bilang kalau tidak mengetahui tentang buku tersebut. Setelah dua tahun berselang, baru sempat membaca buku beliau yang ternyata sudah dijual mencapai lebih dari 20 kali cetak ulang!😱😱😱
Mungkin kamu pikir buku ini akan memberikan strategi bisnis nan ngejelimet ala-ala “business management”. Sejatinya, buku ini menaruh banyak pelajaran tentang menjadi seorang yang bijak. Cara pandangnya mengenai bisnis sangat menarik, mulai dari perekrutan, partner bisnis, buka cabang, hingga soal kerja keras. Tapi kalau mau ngikutin gaya berbisnis milik Bob Sadino, hati-hati kamu bisa GOBLOK BENERAN⁉️⁉️⁉️
GOBLOK yang sering kita dengar sebagai kata-kata kasar lama-lama menjadi masuk akal, dengan catatan setelah selesai membaca buku sampai akhir. Bagi kamu yang orang berpendidikan, jangan tersinggung dengan penilaian goblok yang dikatakan Bob tentang pendidikan dan nilai hidup yang kamu yakini. Tentu saja akan berbanding terbalik dengan seorang pengusaha, seperti lelaki penyuka musik orkestra kelahiran 1933 ini.
Namun, jika ditelisik, sebenarnya goblok yang dimaksud adalah serangkaian proses pembelajaran yang dilalui Bob selama membangun usaha. Komitmen dan keunikannya menjadi khas bersama dengan celana pendek yang selalu ia kenakan.
Meski begitu, sebenarnya ia hanya ingin supaya orang Indonesia jangan banyak alasan kalau mau sukses jadi entrepreneur. Sarannya untuk para pebisnis pemula cukup diringkas dalam 5 prinsip yang terstruktur secara rapi dan mudah dicerna berkat penulis.
Sedikit menyesal karena terlambat membaca buku ini. Sudah seringkali melihat buku ini muncul dan dibahas dibeberapa forum, namun hati merasa ah tidak menarik. Namun, setelah membaca buku ini jadi banyak sekali pelajaran dari beliau. Bagaimana cara beliau memilih jalan dan prinsip hidupnya, kehangatan beliau dengan keluarga dan anak buah di perusahaannya, serta bagaimana beliau memanajemen usahanya. Beliau menjelaskan bahwa sekolah tidak penting karena terlalu banyak teori sehingga terlalu banyak pertimbangan saat mau melakukan sesuatu, banyak keraguan, akhirnya tidak dilakukan. Orang jalanan seperti beliau tinggal lakukan saja. Dan ini adalah nasehat terpenting dan saya alami saat ini, dimana banyak sekali keraguan dan ketakutan untuk memulai sesuatu. Dilihat dari penyampaian dan style beliau memimpin, yang katanya juga beliau tidak ahli dalam hal agama. 100% saya yakin beliau adalah orang yang 100% yakin pula pada Tuhannya. Beliau juga menyampaian kerja tidak pelu keras atau kerja cerdas atau istilah apalag yang dipakai ilmu manajemen modern. Beliau berpesan jalani aja, bekerja dan nikmati pekerjaan saat ini. Satu hal yang pasti dari buku ini adalah TIDAK AKAN MENYESAL ketika memutuskan untuk membaca, memahami, dan semoga bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dari buku ini, kisah seorang pengusaha yang sangat luar biasa, Bob Sadino.
Modal intangible untuk jadi wirausahawan: ada kemauan, komitmen, berani ambil peluang, tahan banting, dan selalu bersyukur kepada Tuhan.
Fase perjalanan bisnis ala Bob Sadino: 10 tahun pertama masa penjajakan bos dan anak buah, 10 tahun kedua saling memahami antara bos dan anak buah dan bos lebih memberi contoh, 10 tahun ketiga adalah desentralisasi penuh bos kepada anak buah.
Langkah menciptakan pasar ala Bob Sadino: becoming first, becoming different, becoming the best.
This entire review has been hidden because of spoilers.
#NafilahNgulikBuku . Rerata orang dikatain '𝑮𝒐𝒃𝒍𝒐𝒌' itu bakalan merasa sedih, jengkel, sakit hati bukan? Tapi beda halnya dengan 'anak-anak' Bob Sadino, semakin 𝑑𝑖𝑔𝑜𝑏𝑙𝑜𝑘𝑖, semakin merasa bahagia. . Makna 𝑔𝑜𝑏𝑙𝑜𝑘 disini sebetulnya tidak serta merta diartikan secara harfiah, namun Om Bob ingin membuka lebih luas kepala mereka yang datang kepada beliau kala itu, agar senantiasa 'mengosongkan gelas saat belajar'. Sebanyak apapun gelar yang bersandang di nama, letakkan sementara, untuk menerima asupan ilmu dari yang lain. . Awalnya saya pikir ini buku antologi berat, ternyata tidak, alur ceritanya lebih santai karena antar babnya yang pendek memudahkan saya lebih cepat dalam membaca isinya. . 𝐴𝑘𝑢 𝑖𝑛𝑖 𝑖𝑏𝑎𝑟𝑎𝑡 𝑔𝑖𝑡𝑎𝑟 𝑑𝑖𝑎𝑡𝑎𝑠 𝑚𝑒𝑗𝑎, 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑖𝑠𝑎 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑡𝑖𝑘 𝑜𝑙𝑒ℎ 𝑠𝑖𝑎𝑝𝑎𝑝𝑢𝑛 𝑠𝑎𝑗𝑎. Itu kata Om Bob. Tidak hanya satu dua orang yang menyaksikan saat beliau 'ditanggap' kala itu, hampir puluhan orang datang secara langsung mendengarkan Bob Sadino bercerita. Namun pemahaman setiap dari mereka tidaklah sama. Itu bedanya. . Dodi Mawardi disini lebih banyak berkisah tentang filosofi-filosofi santai dan unik dari si penemu pertama Ayam Boiler dan Tumbuhan Organik di Indonesia itu. Dari gaya hidupnya, cara berpikirnya, bahkan khas busananya yang tanpa tedeng aleng-aleng nyetrik di depan Presiden sekalipun. . Katanya, orang biasa belum tentu bisa. Tapi Om Bob, nyatanya bisa ! . Yang sedikit kurang gereget di buku ini adalah pembawaan penulis dalam berkisah. Menurut saya cerita tentang Bob Sadino ini bisa lebih dibuat menggugah lagi. Namun di buku ini lebih terkesan bercerita biasa. Selain itu, terdapat beberapa bagian cerita yang diulang dalam beberapa bab yang sama. . Judul : Belajar Goblok dari Bob Sadino Penulis : Dodi Mawardi Penerbit : PT Elex Media Komputindo Tahun : 2017 Tebal : 231 halaman . Buku ini disertakan : 💕 #gocengchallenge 2/60 . #gerakanoneweekonebook #BookstagramIndonesia #Bookstagram #bacabarenglebihseru #buibubacabuku #perempuanmembaca
Menurut saya buku ini sangat menginspirasi, buku ini bisa menyampaikan lelucon dari sang leluhur entrepreneur pak Bob Sadino. Buku ini menceritakan bagaimana sifat dan kharateristik seorang pengusaha yang sangat luar biasa, kalau bisa di bilang tidak sesuai ekspetasi. Semua yang di fikirkan tentang seorang pengusaha berkebalikan dengan sifat Pak Bob Sadino. Beliau bahkan menganggap bahwa 1600 lebih karyawan nya di perusahaannya sebagai anak - anaknya. Beliau memang berkata kata nyentrik, namun itu lah yang unik dari beliau. Kata selalu diucapkan memiliki makna yang mendalam dalam kehidupan. Saya sangat menyarakan buku ini untuk dibaca. Karena tidak hanya pelajaran entrepreneur yang bisa di dapat namun filosofi kehidupan dan spriritual dari beliau sangat menginspirasi.
Apakah saya tambah pintar atau tambah goblok setelah membaca ini? Haha Memang tidak semua hal dalam buku ini saya setujui, tapi membacanya membuat saya belajar sebuah sudut pandang "goblok " baru. Apakah itu baik, buruk, tepat, atau tidak tepat, tergantung kita yang memutuskan.
Am I smarter or more "goblok" after reading this book? Who knows? Haha I'm not completely agree with everything in this book, but somehow it creates a new "goblok" perspective for our life. Whether it's good, bad, right, or not right, depends on us who decide.
Agak lama mencerna buku ini, karena selama ini tidak terlalu tertarik dengan enterpreneurship. Tapi, buku ini bukan cuman untuk orang yang tertarik dengan wira usaha. Buku ini cocok untuk orang yang selalu punya kekhawatiran sendiri dalam menjalani hidupnya, tidak terbatas soal wirausaha.
Di buku ini, bisa terlihat bagaimana om bob tidka terlalu perduli dengan omongan orang, tapi dia tetap bisa bertanggung jawab dengan Sang Pencipta dan orang-orang di sekitarnya. Nyentrik.
Bukunya mudah dicerna, bahasanya sederhana, jadi terasa cepat sekali habisnya. Cuma sayang ada beberapa pengulangan di bab awal, jadi kurang menarik. Ilmunya sebagian besar menarik untuk diaplikasikan.
Banyak bercerita tentang nilai-nilai yg dipegang sama om bob, sayangnya banyak repetisi dibeberapa bagian sehingga jadi kurang mendalam isinya, bahasanya mudah dipahami dan bisa dibaca buat semua orang karena beberapa nilai yang disampaikan bisa diaplikasikan di kehidupan nyata
Buku ini seharusnya saya rating lebih tinggi, tetapi isinya terlalu berulang-ulang. Jadi, terasa agak membosankan. Harga Rp79.800,00. Mungkin lebih worth it kalau beli versi digital saja agar lebih murah.
Di luar itu, inti dari pemikiran Bob Sadino sangat menarik. Baca saja!
Akan jadi manusia yang lebih bebas dan terarah dengan membaca buku iini. Pesan yang terkandung sungguh menyenangkan, saya suka itu. Santai, pekerja tekun, dan tetap tau apa maunya, adalah hal yang patut di dalam buku ini. TOP
Buku ini mengingatkan saya dengan "Pengalaman adalah guru yang terbaik."
Teori tidak akan bisa mengalahkan praktik. Kebanyakan orang terpaku pada teori yang membuatnya tak kunjung beraksi. Padahal, teori ada untuk dipraktikkan bukan sebagai tali kekang.
Unpredictable,, really enjoy his story, now i am resign from recent company as a emloyeee and try to be an enterpreneur like Him , thank you Alm. Mr. Bob Sadino
Nama "Bob Sadino" dari semenjak bangku sekolah begitu familiar di telinga saya. Tapi baru sekarang saya tahu kenapa beliau merupakan sesosok panutan :'))
Isinya sangat bertolak belakang dengan pembelajaran formal pada umumnya, karna metode pembelajarannya berdasarkan “sense of feeling” bukan berdasar pada rencana yang dibuat-buat. RECOMENDED BUAT DIBACA