Asıl yalnızlık hangisidir? Bir insanın hayatındaki yakın ilişkilerin sonlanmasında veya yokluğunda hissedilen duygu mudur asıl yalnızlık, yoksa kalabalıklar içinde insanın kendini tek başına hissetmesi midir? Belki de kimi insanların çok sevdiği, tercih ettiği ve benimsediği bir durumdur.
Ancak nereden bakarsak bakalım, yalnızlık, insanın hayatı boyunca en fazla sözünü ettiği, üzerine en çok kafa yorduğu duygulardan biri...
Hayatımız boyunca yalnızlığı çeşitli şekillerde deneyimleriz. Bazen en çok ihtiyaç duyduğumuz zamanlarda etrafımızda tek bir kişi bile olsa yeter bize. Kimi zaman da, başkalarının yalnızlığına derman olmak için çaba gösteririz. Yalnızlık kişinin bireysel özelliklerine, sosyal yaşamına, bulunduğu ortam veya kültürün etkisine göre şekillense de aslında en çok yaşamınızdan memnuniyetinizle bağlantılıdır. Bu nedenle yalnızlık, tercih edildiğinde bir sanatsal ürünün ortaya çıkmasını sağlayabileceği gibi, psikolojik bir rahatsızlığa da dönüşebilir.
Uzman Psikolog Zehra Erol, yalnızlığı her boyutuyla ele aldığı bu kitapta, hem yalnızlığın dönüştürücü özelliğine vurgu yapıyor hem de yalnızlığın diğer duygularla birlikte nasıl bir arada ele alınması gerektiğini ortaya koyuyor. Bugünün insanına dair öykülerle...
Psikologi Kesepian sebuah buku yang menawarkan pengetahuan lebih terkait kesepian. Seringkali kesepian dihubungkan dengan kondisi seseorang yang sendirian. Apakah sendiri itu berarti kesepian? ____________
Sebagai seseorang yang terbiasa malakukan banyak hal sendirian, mulai dari traveling, nonton, makan di luar, jalan-jalan di mall, kadang suka ada aja yang menganggap aku kesepian. Itulah kenapa aku tertarik baca buku ini.
Kenyataannya pas aku lagi sendirian aku gak merasakan kesepian, enjoy aja. Malah aku suka merekomendasikan untuk melakukan kegiatan sendiri, dengan sendiri kita juga bisa belajar mengenal lebih diri kita.
Lewat buku ini aku menemukan jawaban ternyata memang kesepian itu tidak berhubungan dengan kesendirian. Banyak hal yang mempengaruhi faktor seseorang merasa kesepian dan ternyata kesepian juga ada tingkatannya.
Bisa saja seseorang gak sendirian, punya teman yang selalu bisa menemani, punya pasang yang siap di sisi kita tapi kesepian. Malah memiliki pasangan jadi pelariannya untuk mengatasi kesepian.
Serumit itu ternyata kesepian, beneran gak bisa hanya dipandang dari luar saja. Penting untuk kita mengenali diri sendiri dan emosi-emosi yang dirasakan.
Stigma sosial yang menggangap kesepian hal memalukan pun membuat orang yang merasakannya memutuskan untuk menyembunyikannya.
Padahal rasa kesepian yang sudah mengganggu kehidupan tidak bisa diabaikan begitu saja. Alih-alih mengabaikannya, lebih baik untuk coba merenungkan apa yang menjadi sebabnya dan mencari solusi, jika perlu bisa meminta pertolongan profesional.
Hal baru yang aku tahu dari buku ini ternyata kesepian bisa timbul dari luka pengabaian saat kita masih anak-anak, ini bisa jadi catatan buat para orangtua.
Di buku ini juga ada contoh kasus dari orang-orang yang kesepian, dari situ kita bisa banyak belajar apa yang jadi penyebab mereka kesepian, efeknya terhadap kehidupannya dsb. Jadi lebih mudah dapat gambaran orang yang kesepian itu seperti apa.
Aku rekomendasikan buku ini buat kalian yang ingin memahami lebih lanjut mengenai kesepian. Bukunya nggak berat kok, terus tipis juga.
Pernah nggak sih kamu kesepian? By the way, kamu kesepian itu ketika sedang sendiri atau di tengah-tengah keramaian? Kenapa ya kita bisa ngerasa kesepian?
Pertanyaan-pertanyaan di atas, mungkin akan bisa terjawab melalui buku ini.
Psikologi Kesepian punya 7 bab dan satu bagian tambahan berupa kesimpulan. Di awal, kita akan diberitahu mengenai makna kesepian dan kesendirian. Sebab, kedua hal ini memiliki hubungan yang erat namun sering disalah artikan. Jika ditelisik, kesepian dan kesendirian itu ternyata sama sekali berbeda.
Apakah kesepian dan sendirian merupakan hal yang negatif? Hm, kalau menurutku pribadi, tergantung individu dan pribadi yang merasakan hal itu sih. Dan mungkin akan berkaitan dengan sudut pandang serta bagaimana cara kita menyikapi kedua kondisi tersebut. (Buat kalian yang penasaran, baca buku ini yukk!)
Jadi, don't worry untuk kamu yang sedang dilanda kesepian dan merasa sendirian. Take your time and enjoy your life.
Kalimat itu bukan bentuk rasa ketidakpedulian. Ayo berpikir lebih panjang, luas, dan terbuka, agar kita bisa sama-sama menikmati hidup yang singkat ini.
- - - - - * - - - - -
Penulis adalah seorang ahli dalam bidang psikologi dan seorang psikiater. Ketika membaca buku ini, nggak jarang aku ngerasa kayak lagi duduk di bangku kuliah, konsultasi, atau sedang baca jurnal/artikel. Kenapa?
Karena, Psikologi Kesepian menyajikan banyak cerita yang menjadi jalan bagi pembaca untuk memahami konteks psikologi kesepian secara praktis.
Bagi pembaca yang kurang suka baca studi kasus dan pengalaman orang lain, mungkin buku ini akan terasa membosankan serta sulit dicerna untuk diambil poin-poinnya.
Tapi, ada yang keren loh dalam Psikologi Kesepian. Untuk pembaca yang ingin mengenal, memahami dan mengevaluasi diri sendiri, kalian bisa tahu lewat skala kesepian yang tersedia di buku ini. Instrumennya emang sederhana sih, tapi untuk teman-teman yang masih struggle sama emosi dan belum kenal sama pribadinya, aku rasa ini akan sangat membantu.
Aku baca buku ini versi terjemahan Indonesia dari Penerbit Baca. Bahasanya mudah dipahami 👍
Dari buku ini, aku menyadari banyak hal seperti: 1. Pentingnya belajar dan mempraktikkan parenting yang baik 2. Perlunya belajar mengenali diri sendiri dan pandai dalam mengelola emosi 3. Berempati 4. Belajar mengenai definisi dan bentuk hubungan
Buku yang ditulis oleh psikolog Zehra Erol yang berisi beberapa cerita kliennya. Setiap kisah menceritakan kenapa hidup mereka terasa tidak berjalan baik. Secara garis besar, Erol menekankan kesepian muncul karena hubungan yang ada tidak bermakna terutama pada diri sendiri, sehingga sulit membangun hubungan yang berkualitas dengan orang lain. Kesepian juga sering terjadi karena kurang puasnya kita terhadap kehidupan yang sedang kita jalani. Membaca buku ini sekali lagi mengingatkan, pentingnya merasa cukup, pentingnya mengenali diri sendiri dan emosi-emosi yang muncul, juga pentingnya menghargai perasaan orang lain. Terjemahannya bagus tetapi beberapa kalimat sulit dipahami. Cetakan Juli 2022.
Setelah baca buku ini, semakin menyadarkan saya apa yang membuat saya merasa kesepian? Dan ternyata, selama ini saya sering merasa kesepian. Banyak contoh yang diceritakan di buku ini kepada Zahra Erol, tentang klien2nya yang mengalami kesepian. Apa yang membuat mereka begitu kesepian? Dan apa perbedaan antara kesepian dan kesendirian? Insight yang menarik. (Ditambah karena buku ini penyuntingnya adalah teman saya hihi 😁🤭). Buku yang bisa dijadikan referensi untuk mengetahui apa dampak negatif seseorang ketika mengalami kesepian kronis. 💕💕💕
"Oysaki güçlü olmak, duygularını yaşayabilme cesareti gösterebilmektir."
Kitapta yalnizligin farkli turlerinden ve ilgi yoksunlugundan bolca bahsedip bir sürü ornek vermiş. Özellikle bu tür yalnizlik ve bağ kuramam gibi sorunlarin temelinin cocukluga dayanmasini da net bir sekilde anlatmış. Asil sorun duygular degil onlari anlama ve sebeplerini kesfetme cesaretimizin olmaması ne yazik ki.
I really love this book. Buku ini mengupas tuntas mengenai kesepian. Suatu emosi yg selalu ada pada setiap manusia. Dibuku ini dijelaskan secara rinci apa aja yg termasuk dalam kesepian beserta dg contoh2nya. Buku yg wajib dibaca bagi yg sering merasa kesepian. ☺️☺️
pada bagian awal bahasanya ringan dan menarik, tapi di tengah2 banyak bagian yang terjemahan indonesianya sulit untuk dipahami, cenderung berbelit-belit. selain itu cetakan buku yang saya dapat memiliki banyak halaman yang dobel sehingga sedikit kebingungan saat membaca.
"Yaşamınızdan genel anlamda memnunsanız; olayların yarattığı üzüntü, mutsuzluk, sıkıntı veya zaman zaman hissedilen yalnızlık sizi çok fazla örselemez."