"Karena kita semua adalah pesakitan yang saling terhubung."
Pesakitan merujuk bukan hanya sakit fisik. Melainkan, psikis dan bisa juga sekaligus kegilaan dalam diri yang bisa saja muncul akibat hidup, menghadapi kehidupan, atau mengahbiskan sisa-sisa waktu di bumi baik bulat atau lonjong yang apa pun bentuknya akan tetap saja ciptaan Tuhan, tanpa bisa dielakkan. Ya, banyak orang menyebutnya takdir.
Tiap judul cerpen selalu diawali dengan nama zodiak. Zodiak si tokoh, tentu saja. Baik diceritakan oleh tokoh lain, atau mereka bercerita sendiri. Benar, buku ini memang sebuah buku cerita, dalam artian sebenarnya. Misal, saya bercerita tentang sahabat adik saya yang ternyata mantannya si sahabat saya yang jebulnya adalah tetangga teman kerja saya di kantor. Kelindan cerita-cerita mereka seperti bernas satu muara. Menertawakan hidup. Namanya hidup pasti ada bahagia atau derita, dan penulis berhasil membuat saya belajar menertawakan keduanya. Benar-benar sakit.
Tiga cerita yang saya suka, SKORPIO ; Papa Sade. Penulis berhasil menceritakan sebuah paradoks dari tokoh Papa Sade. Kutipan yang sangat menancap dari cerpen Papa Sade :
"Papa Sade mungkin memerangi banyak peperangan, tapi dia kalah melawan Tuhan; sebab Tuhan telah menjadikan Papa Sade seonggok otak berjalan yang hampa, yang gagal merebut cinta dari Tangan Tuhan."
Cerpen kedua ARIES; Pada Suatu Malam Minggu yang Membosankan. Penulis ingin meyampaikan pesan, untuk lebih mencintai diri sendiri. Dalam kasus Rere, tidak tabu bahwa perempuan mengekspreksikan perkara seksual. Dia ingin melawan stigma dianggap murahan, sundal, atau kata-kata sejenis untuk perempuan yang juga ingin menikmati dan merasakan aktivitas sex yang menyenangkan, bebas, dan tidak tertekan dengan dogma bahwa perempuan baik-baik harus tampak baik juga di ranjang. Manut dan tak terlihat liar. Karena itu sama saja lacur. Ah, bukankah istri lacurnya suami di ranjang. Dan itu halal!
"Rasa benci pada dirinya kembali menyeruak sewaktu dia merasakan tubuhnya selama berlari: lemak di paha, perut bagian bawah, di panggul-memang hanya sedikit tapi tetap saja Rere tidak suka; dadanya yang berayun, Rere seakan mau menangis lebih keras kenapa mesti ada BENDA BODOH ini di tubuhnya.
Kemudian ada cerpen VIRGO; Le Petit deJeuner. Ah ide hubungan antara makhluk astral dan manusia cukup menarik. Hingga hubungan sex antara mereka? Yakin, membayangkan ini saya masih sedikit perlu aspirin. "Aku bercinta dengan hantu. Anal metafisik?"
Cerpen terakhir yang saya suka SKORPIO; Palindrom. Pertanyaan apa itu kesetiaan mengawali cerita ini. Meskipun ide perselingkuhan sudah sering digarap, tapi penulis membuat cerita ini menjadi berbeda karena sudut pandang pelakor dibuat sangat logis. Bukan pembenaran. Ya, walau endingnya tetap realistis.
Dan asyiknya, mereka semua terhubung! Saya sampai bikin peta tentang anu, si anuannya anu yang sedang anuin anu dan ternyata anunya anu.
Baiklah, kalau mau tahu anu itu siapa saja, langsung baca buku Farrahnanda KONSTELASI.