Jurnalis asal Indonesia terbunuh setelah ditembak oleh pimpinan pasukan pembebasan sandera yang dikirim oleh pemerintah Costanza. Penyanderaan yang menjadi sorotan media massa lokal dan internasional karena turut melibatkan dua musisi ternama dari Italia dan Irlandia. Tragedi kemanusiaan yang disengaja dan berlindung di balik aksi perlawanan terhadap kelompok pemberontakan CUM (Costanza Unionist Movement). Bisakah jejak data digital yang ditinggalkannya di Hotel Raya Costanza mengungkap berbagai intrik politik dan militer di negara ini?
Sebagai naskah peserta Sayembara Novel DKJ yang masuk 20 besar, kupikir ada istimewanya. Saat membaca, terasa tidak mudah untuk langsung terkoneksi dengan tema ceritanya. Tak ada yang salah dalam paparannya, cerita utuh, penulisan tidak melenceng ke mana-mana, dan standard penerbitan terpenuhi; cerita bia dinikmati. Tapi lamat-lamat kupikir, apakah kejadian di hotel yang jauh dari sini itu sebuah alegori simbol untuk probelmatika di negeri ini?
it's way too long for me. great suspense but but agak boring di awal mungkin karena kek ceritanya penuh banget mana cuma sekedar hal-hal yang gak begitu siginifikan di cerita. cuma makin ke belakang lumayan oke lachh
This entire review has been hidden because of spoilers.