Jump to ratings and reviews
Rate this book

Bingkai Kenangan: Yang Terlupakan

Rate this book
Ini tahun terakhir Ellio di SMA Collase. Selain UN, dia juga disibukkan dengan persiapan pameran kompetisi foto antara dia dan Noah di klub fotografi sekolah. Tragedi kamera rusak di anak tangga membawa Ellio mengenal Florissa, cewek baru di kelas yang sedikit aneh.

Sejak meminta cewek itu menjadi objek foto pamerannya, Ellio semakin mengenal Flo dan segala keanehannya. Flo sering melupakan hal-hal sepele. Letak kelas dan ruangan-ruangan di sekolah, bahkan tak jarang harus melirik name tag di seragam orang terlebih dulu baru menyapa dan bicara. Ellio jadi semakin tertarik mengenal Flo lebih jauh. Saat dia berhasil jadian dengan Flo dan melupakan keberadaan Nana, pacarnya, hal yang mengejutkan terjadi.

Flo melupakan Ellio—wajah, nama, dan segala kenangannya.

280 pages, Paperback

First published October 29, 2018

7 people are currently reading
61 people want to read

About the author

Lia Seplia

14 books11 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
20 (18%)
4 stars
51 (47%)
3 stars
34 (31%)
2 stars
2 (1%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 36 reviews
Profile Image for Lala.
128 reviews46 followers
December 27, 2018
Subjective Opinion!

Bingkai Kenangan bercerita tentang Ellio, murid SMA yang hobi fotografi. Ia punya masalah dengan keluarganya. Lalu dia berkenalan dengan Florissa, cewek yang sekelas dengannya yang ternyata seringkali melupakan suatu hal. Ellio lambat laun selalu menjadi penyelamat Flo, hingga rasa suka mulai tumbuh. Tetapi di satu sisi ia masih memiliki Nana sebagai pacar.

Premisnya sebenarnya cukup menjanjikan dan bikin penasaran, tentang seorang cewek yang selalu melupakan hal-hal di hidupnya. Tetapi menurutku penuls kurang berhasil mengeksekusi cerita. Aku kehilangan semangat membaca ketika respekku terhadap dua tokoh utama (Ellio dan Flo) hilang total. Aku hampir tidak merasakan empati kepada Flo atas kesalahan yang mereka perbuat. Aku sulit merasakan apa yang Flo rasakan, apa yang Ellio rasakan. Namun aku cukup menyukai pesan buku ini tentang mengingat dan melupakan kenangan.

Aku cuma nggak ngerti buat apa ada tokoh Nana, yang menurutku kalau dihilangkan akan membuat buku lebih baik dan empatiku akan muncul. Mungkin Nana ada untuk mengingatkan pembaca remaja bahwa pacar nggak selamanya ada buat kamu, nggak usah mempertaruhkan segalanya. Ditambah lagi, aku nggak bisa ikut merasakan kesedihan Ellio, yang aku malah “geli” dengan sikap dan kata-kata dia, terutama kenapa Nana. Endingnya juga agak gantung. Sejujurnya aku kurang bisa menikmati cerita ini karena nggak bisa benar-benar menemukan pesan dan inti cerita kalau nggak diungkapkan secara eksplisit oleh penulis.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Nisa Rahmah.
Author 3 books105 followers
December 24, 2018
Aku suka buku ini. Flo yang kayak kaca, cantik tapi sangat rapuh. Nggak susah untuk bisa berempati dengan Flo. Ellio yang karakternya remaja cowok banget. Aku suka.

Tema yang diangkat, tentang Alzheimer, begitu masuk dengan cerita, juga tentang dunia fotografi (sesekali membuatku teringat sama seseorang yang juga suka fotografi, wkwk). Penyelesaian konfliknya juga diselesaikan dengan wajar dan rasional. Cerita cintanya juga sangat wajar, dan remaja sekali. Endingnya? Hahaha sial, aku kesal tapi nggak protes kok dengan cerita penutup itu.

Intinya aku suka ❤️ 3,5 ⭐
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
October 5, 2020
Sukaaaa ceritanya.... dilupakan sama orang yang kita sayangi itu emang menyedihkan 😭😭😭😭😭
Profile Image for Ossy Firstan.
Author 2 books102 followers
November 3, 2018
Hmm... kusuka sih. Mengingatkan akan film zaman dulu yang kulupa judulnya. Kujuga suka bagaimana penulis menebar pertanda-pertanda soal apa-yang-terjadi dengan Flo. Bawa-bawa fotografi, tato, dan Alzheimer, masalah keluarga dan pertemanan, kukira kusuka novel ini. Sukses untuk kakak penulisnya.
Profile Image for farah.
60 reviews3 followers
January 17, 2024
buku yang menjadi penutup tahun 2022

oke, first of all, aku tidak membenarkan apa yang dilakuin Ellio sewaktu dia masih dalam status pacaran dengan Nana, lalu perilaku menutupi tabiat Ellio oleh teman-temannya ofc, jadi aku sangat amat menyayangkan point itu. meskipun memang pada akhirnya Ellio memberikan penjelasan kepada Nana, aku masih aja merasa ??? bruh, once the cheating happens there is never a reversal.

lalu, selebihnya aku suka. ceritanya bener-bener ngalir dan semuanya pas! sesuai porsinya. topik tentang keluarga, pertemanan, cinta, semuanya disusun secara rapih.

tapi sayangnya penyelesaian yang diberikan ngga memenuhi ekspetasi, terutama eksekusi menuju endingnya yang menurut aku kurang nampol sehingga terkesan terburu-buru padahal masih ada beberapa hal yang menggantung, terutama soal Egga. ☹️

di samping itu, emosi yang diberikan setiap karakter tatkala menghadapi "sesuatu" yang terjadi oleh Flo selalu tersampaikan dengan baik, sampai rasanya ikutan nyesek dan pengen meluk Flo sambil bilang, “Kamu hebat banget, Flo.”

ohiya, satu hal lain yang aku suka adalah pemberian judul setiap chapter yang unik karena menggunakan penanda waktu (01.00 - 00.00).
Profile Image for Indri Octa Safitry.
Author 1 book18 followers
February 19, 2021
3.9 🌟🌟🌟

Sedih banget ceritanya. Sesak napas aku. Sedih ketika harus di lupakan. Sedih ketika terpaksa lupa. Sedih ketika terlupakan. Lebih sedih ketika melupakan sih

Tapi, aku yakin, setiap kejadian dan musibah ada hikmahnya. Mau peluk Ellio juga Flo yang lebih terluka. Tapi, inilah hidup, penuh suka duka huhu
Profile Image for grace.
163 reviews6 followers
April 1, 2022
⭐: 5/5

THIS IS SUCH A MASTERPIECE!! aku enggak ngira alurnya bakal sesedih itu. nyeseknya nyosss. selama baca sih oke oke aja. tapi pas baca bab terakhir, langsung nangeees. gilakkk.
Profile Image for ichan  .
41 reviews
June 20, 2022
sedih yang sampe ikutan ngerasain hampa kayak ellio. banyak pelajaran yang bisa diambil. suka sama character development nana dan gaga di sini.
Profile Image for Ipeh Alena.
543 reviews21 followers
November 2, 2018
Ini buku sebenarnya termasuk bacaan yang ringan. Karena saya menyelesaikannya hanya dalam beberapa jam saja. Tapi, kisah di dalamnya cukup mampu membuat emosi saya tercampur aduk. Kisah tentang percintaan anak SMA, tentang meraih mimpi juga tentang persahabatan. Tapi, yang menjadi daya tarik utama dalam novel ini adalah kasus penyakit yang diangkat dalam kisah ini. Ceritanya cukup padat dan penyakit yang diangkat dalam novel ini, gak sekadar jadi polesan saja. Tapi, dibahas dalam bentuk pembuktian pada salah satu tokohnya. Semoga penulisnya bisa nelurin karya yang LEBIH BAGUS LAGI, ya.
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,438 reviews73 followers
October 11, 2023
Kapan sih yah aku nggak pernah dibikin nggak miris sampai meringis sama buku-bukunya Mbak Seplia? Penulis ini udah bikin aku terpukau sejak debutnya di GPU dengan novel Replay yang pertama kali dirilisnya di situs web GWP. Lalu barusan baca novel Insecure soal tema KDRT. Di buku ini pun ceritanya tentang cowok yang ingin jadi fotografer dan jatuh cinta pada objek fotografinya sendiri seorang gadis yang memorinya hilang-timbul dengan parahnya.

Dalam Afternotesnya, Mbak Lia Seplia menulis bahwa awalnya ia kesulitan menulis novel ini karena bidang di dalamnya berada di luar genggamannya. Entah ini yang dimaksud adalah soal fotografi atau penyakit yang diderita Flo. Yang jelas kagumlah aku sama penulis sekaligus editornya di sini. Great job in making all scenes in this book so natural.
Profile Image for najwass.
20 reviews
April 26, 2023
(Ini mulai dari mana aku bingung) (Karena bukunya sedih banget) (Ini ceritanya lagi bts nge-review kayak lagi bermonolog)

Kenapa empat ya, karena kalau lima aku nggak mungkin nangis. Ceritanya sederhana. Lagi-lagi aku dibuat naksir senaksirnya sama buku yang menggarap latar SMA. Yang bikin tambah naksir, yakni tentang karakter cerita yang dibuat agak berbeda. Perempuan "penyakitan" yang unik. (Bukan kanker-kanker yang bikin dia mati pas eksekusi ending). Flo yang nggak pernah ingat kemarin dia makan apa di kantin atau kemana aja sepulang sekolah, dan Elio si fotografer dari eskul fotografi yang apa apa selalu diingatnya lewat kamera. Ini bisa dibayangin ya plotnya gimana coba nangis dulu.

Pertamaaaa, aku nggak membenarkan apa yang dilakukan Elio. Punya pacar tapi interestnya melebihi mau berteman sama Flo. Keduaaa, aku suka bagaimana penulis menyampaikan segi tokoh Flo ketika memasuki points of view setiap konflik kehidupan dia, bagaimana buku ini tiba-tiba membuat pembaca menjadi Flo di setiap POV-nya, yang tiba-tiba sedih, nangis, sedih, nangis lagi (ini lebay banget tapi beneran sedih). Narasinya digarap apik juga. Tokoh-tokohnya dihidupkan dengan baik dengan masing-masing bagiannya, aku menikmati bagaimana penulis menyampaikan risetnya tentang kamera dan penyakit Flo. Mengenal Elio dan kameranya, Flo dan keluarga, juga Egga. Bentar, tapi, eksekusi ending menurutku dibuat buru-buru atau memang akunya yang lambat mengikuti alur. Sayang sekali, aku ngerasa konflik dengan Egga belum selesai, ngerasa cepat banget dibuat ending.

Penyampaian pesan yang dibawa tanpa jeda oleh Elio dan Egga sampai hangat tumpah meruah dimana-mana. Egga membawa makna baru untuk bagaimana caranya manusia hidup tanpa kenal batas dari manusia itu sendiri. Sebab apa yang kita butuhkan, kita sendiri yang tahu. Bintang empaaaat buat Egga semua!
Profile Image for Elisabeth Beatrice.
161 reviews8 followers
June 4, 2019
"Aku nggak mau dilupain dan nggak mau ngelupain siapa pun, sekalipun itu hal yang pahit atau manis, aku ingin terus mengingatnya." - Pg. 237⁣

Yay, selesai!⁣
Aku bingung sih sebenernya mau nulis apa nih 😅 soalnya ceritanya manis tapi gak manis juga 😂⁣

Jadi, awalnya aku agak hem gimana ya sama Ellio, secara dia udah ada Nana, tapi masih ngedeketin Florissa. Ellio sebenarnya hanya ingin Nana memikirkan juga impiannya, tapi entah kenapa Ellio malah benar-benar jatuh hati sama Florissa. Bahkan setelah tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Florissa pun Ellio tetap bertekad untuk berada di samping cewek itu. Karena Florissa lah, Ellio akhirnya berani bertemu dengan Egga kakaknya. Ellio ingin berusaha untuk memperbaiki keluarganya & juga menyadarkan mama papanya.⁣

Sementara Florissa itu aku bisa bilang adalah cewek yang tegar & kuat. Di usia semuda itu dia benar-benar mendapatkan cobaan yang luar biasa sih. Nggak hanya Florissa, tapi keluarganya juga. Yang aku salut, keluarganya Flo tabah banget & bahkan akhirnya mengizinkan Flo untuk kembali bersekolah di sekolah umum meski itu sebenarnya adalah hal yang sulit untuk Flo.⁣
.⁣⁣⁣
.⁣
Ini salah satu teenlit yang bikin aku nyesek banget sepanjang baca & sempet kepikiran sama endingnya hanya karena logo GM itu munculnya terlalu tiba-tiba 😂⁣

Akhir kata, makasih kak @liaseplia sudah menghadirkan sosok Flo yang luar biasa. Aku berharap di mana pun Flo, dia baik-baik aja. ☺️⁣


#BookReview #ElReview
Profile Image for Dety  Mutiara.
132 reviews6 followers
May 3, 2019
I'm very very love sama buku ini HAHAHA Why? Because, gimana ya, selain covernya yang super duper ketjeee parah, ceritanya juga seseru itu dong. Agak nyesel ya karena baru baca sekarang hahaha.

Awalnya aku sempet sebel sama Flo karena dia bener-bener pelupa :') TAPI, pada akhirnya aku gak sebel lagi sama dia. Malah rasanya aku mau peluk dia dong waktu fakta kenapa Flo begitu terungkap.

Dan gatau sih, aku sempet sebel jugak sama Ellio waktu dia melakukan hal yang menurut aku gak seharusnya dia lakuin :') ya gilak sih, kalo jadi Nana juga aku sakit hati ke ubun-ubun. Walaupun emang ada hikmahnya di balik itu semua.

Yeah, aku sukak gaya berceritanya Kak Seplia yang bener-bener santai. Terlebih, penggunaan kalimatnya super mudah dimengerti sih. Dan yang paling kusukak adalah gimana dunia fotografi cukup dieksplor dengan baik, dan teman-teman Ellio yang super mendukung satu sama lain.

Walaupun ya aku merasa endingnya agak ngegantung dan tiba-tiba hahaha... Soalnya waktu halaman terakhir aku cuma bisa melongo sambil ngomong, "Lah serius ini udahan? Akhirnya beneran begini aja?" 😂 Yaaa memang sangat realistis sih, tapi aku merasa kayak ada something yang masih ngeganjel gitu loh wkwkwk.

Biasanya kan kalo udah akhir kayak plong gitu, ini tuh kayak nanggung 😂

Well, untuk keseluruhan novel ini tetep bagus kok 💕
Profile Image for Jasmina.
50 reviews2 followers
September 24, 2022
Bikin nangis banget yaampun. Bagian tengah menjelang akhir udah kerasa nyeseknya. Dan puncaknya mendekati ending, langsung tumpah ini air mata. Haha:')

Aku suka banget sama gaya penulisannya, ngalir! Dan juga ceritanya kerasa hidup, bikin tangan ngegulir terus, pengen tau gimana kelanjutannya. Gak ngebosenin sama sekali. Malah, tiap event yang nimpa tokoh di novel ini tuh malah kerasa lebih relate? Penulis bisa nyampein permasalahan yang dialami tokohnya dengan baik sampe aku ngerasa seolah-seolah ada di posisi dia.

Satu hal yang aku gak suka sih cuma satu, yaitu perihal Ellio yang selingkuh. Tapi selain itu, suka banget.

"Ujian sesungguhnya ya hidup ini sendiri." —hlm. 231

Haha, bener kata Ellio.

"Sebab hidup dengan kenangan menyedihkan lebih baik ketimbang lupa akan semua hal, seolah-olah kembali serupa kertas kosong." —hlm. 235

Perihal dilupakan dan melupakan ini nyesek banget memang. Tapi dibandingkan dengan lupa akan perasaan itu, seolah gak pernah ngerasain hal itu, bukannya 'seenggaknya' lebih baik bisa merasakan, meski cuma sesak yang ada?

Overall indah banget ceritanya. Masa remaja yang dihiasi dengan masalah keluarga, pertemanan, dan juga rasa sakit sebab orang yang dicinta. 4 stars from me~
Profile Image for Isah.
82 reviews
June 29, 2023
Ini karya kedua Kak Seplia yang aku baca. Sama seperti buku sebelumnya---Saat Saat Jauh---aku dibuat jatuh cinta sekaligus patah hati. Kayaknya nggak ada, deh, tokoh yang aku benci di sini. Terutama Flo. Aku suka namanya, suka setiap kali dia bicara sama Ellio, dan kadang berandai-andai akan sosok Flo kalau ajaa dia memang ada di dunia nyata. Aku suka semua tentang Flo.

Paling nyesek di bagian bagian terakhir. Seenggaknya, aku pengen lihat momen momen terakhir Ellio-Flo saat mereka ngucapin selamat tinggal. Seenggaknya ada ucapan perpisahan dulu gitu yaa, huhu. Tapi ya kembali lagi, aku ini sopo 😓

Aku pun sukaa sama Egga. Aku butuh lebih banyak adegan Egga sama Yoyoo!

Banyak pesan yang bisa diambil. Kalian yang pengen nangis kenceng, baca ini aja udah cukup wkwk.

'Ellio akan tetap mengingat setiap detail kehidupannya, baik senang ataupun sedih, buruk ataupun baik. Sebab hidup dengan kenangan menyedihkan lebih baik ketimbang lupa akan semua hal, seolah-olah kembali serupa kertas kosong.' (Halaman 235)

"Selamat ulang tahun, Florissa. Kami tidak akan lupa!" (Halaman 271)
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Idrus Effendi.
7 reviews
December 9, 2022
Paling enggak bisa kalau baca cerita-cerita kayak gini soalnya ketakutan paling besar saya pun masalah tinggal-meninggalkan, lupa-melupakan.

Dari awal baca sinopsis udah menyiapkan hati, tapi entah kenapa tetap sedih juga, haha. Ditulisnya dengan gaya yang benar-benar ringan, mengalir aja gitu seperti air. Terbukti karena lagi asik senyum-senyum, eh tau-tau masuk konfliknya. Mau enggak mau harus mewek deh, nahan nangis. Untuk endingnya, mungkin ini yang terbaik untuk mereka semua, saya tetap suka.
Profile Image for Niki Yuntari.
87 reviews7 followers
July 29, 2019
“Aku nggak mau dilupain dan nggak mau ngelupain siapa pun. Sekalipun itu hal yang pahit atau manis, aku ingin terus mengingatnya.” (Bingkai Kenangan - hal 237)

Sebuah novel teenlit yang memberikan banyak pesan kehidupan. Nggak hanya soal cinta-cintaan saja, tetapi juga tentang keluarga dan persahabatan. Suka sekali dengan novel ini, terlepas dengan akhir cerita yang gantung.

Review lengkap bisa dibaca di blog saya https://nikiyuntari.com/2019/07/29/re...
Profile Image for kiadh.
148 reviews7 followers
April 11, 2022
Ngga pernah membenarkan cowok jahat yg cuma gunain cewek buat jadi pelarian atau batu loncatan.
Namun ngeliat Yoyo secinta itu sama Flo bikin sedih sumpah. Karena pada akhirnya manusia bakalan lupa baik karena penyakit ataupun usia.
Tbh, aku nangis di halaman 237 pas yoyo konfrontasi ke ortunya. Karena yak! Akhirnya dia berani ngomong.

After all, aku suka sama tema yang diangkat dan ending yang realistis.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Aisy.
62 reviews1 follower
January 12, 2023
Aku menikmati buku ini, yang penceritaannya mengalir nan ringan, sampai ketika adegan Ellio dan Flo jadian, aku merasa kesal. Lalu bagian Ellio ngasih penjelasan ke Nana bahwa dia sengaja deketin Flo supaya Nana yakin untuk ngejar kuliah di Melbourne...itu nggak pas banget sih menurutku. Jadi aku hilang respect ke tokoh utama. Sebetulnya novel ini punya potensi bagus, tapi eksekusinya kurang, terlebih menuju ending, kayak terlalu cepet gituu.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for rizu..
55 reviews34 followers
December 15, 2018
SUKAAA BANGET. udah lama nggak baca teenlit romance yang nyesek gitu, heheh. plotnya mengingatkanku dg film jepang yang.. aku lupa judulnya karna kepanjangan. tp, aku prefer ini karna feelnya lebih kerasa aja sih:( suka banget sama Ellio ya meskipun dia sempat berkhianat wkwkw. tp aku kesal sama endingnya, penulisnya kayak ngasih harapan gitu tp ternyata engga:"))
Profile Image for Agustin Handayani.
Author 3 books3 followers
February 23, 2019
Sebenarnya aku berharap ending kisah ini akan beda dari biasanya. Aku sudah jatuh cinta pada sosok Flo. Namun, di akhir, memang agak gantung. Aku kira Flo akan kembali lagi ke sekolah, dan ternyata...
Alurnya aku suka banget. Ringan dan memberikan pesan yang mendalam untuk kita semua. Semoga penulis bisa menciptkan buku-buku lain yang lebih berkesan lagi. Aku sudah jatuh cinta pada Flo dan Ellio
Profile Image for Amaya.
747 reviews58 followers
June 19, 2021
Melupakan dan dilupakan. Dua hal tersebut yang sedang Ellio alami. Kakaknya mendadak dilupakan oleh kedua orang tuanya dan kekasihnya, Flo, yang tiba-tiba melupakannya.

Kisah romansa dicampur keluarga dan persahabatan yang bikin haru. Cukup menggelitik dan menyentuh emosi. No more, no less. Sukses buat penulis!
Profile Image for Vay M.
127 reviews3 followers
October 17, 2023
wah, udah lupa kapan terakhir baca teenlit! 😭
bacaan yang super ringan, membantuku melewati hari-hari yang super mumet belakangan ini. walaupun, sebenarnya isi ceritanya ga ringan sama sekali. sedih kalo dibayangin, dilupain sama orang yang kita sayang. aku pribadi cukup suka sama alur ceritanya, dan terutama endingnya. at least menurutku realistis sih. gregetannya sama motif awal ellio aja.
Profile Image for Fitra Aulianty.
154 reviews4 followers
November 23, 2018
Novel ini penokohannya bagus bangeett. Bahas-bahas alzheimer, fotografi, ya sama bingkainya sendiri juga ada di ceritanya. Tapi tapi aku pikir masih ada lagi, tapi udah habis aja novelnya. Berasa digantung T_T btw dialognya enak juga
Profile Image for Speakercoret.
478 reviews2 followers
March 5, 2019
keterbatasan flo membuat dia terkungkung dalam perlindungan keluarganya
cerita persahabatan 6 anak sma ini sebenernya bisa ditonjolin lagi sih... Gw suka endingnya, gak maksain semua harus bahagia soalnya
Profile Image for Lommie  Ephing.
116 reviews2 followers
December 24, 2019
Setelah puas membaca teenlit Things About Him-nya Nara Lahmusi, novel teenlit ini make me makin pengen melahap semua novel2 berbau teenlit GPU yang lain. Ah, endingnya bikin napasku sesak. Ntar mau baca ulang lagi ni teenlit, hehe.
Profile Image for nasya.
826 reviews
December 19, 2023
Bukunya cukup page turner, ceritanya juga nggak berat, Flo-nya lucu hihi. Cuma kasihan sama Nana sih sejujurnya, walaupun yah akhirnya dia mendapatkan closure dari Ellio. Endingnya juga bejir, agak gimana gitu
Profile Image for anggiareads.
51 reviews44 followers
February 14, 2020
Sukaaaaa!!! Tp syediiih.. Gak nyangka endingnya bakal gituu huhuhu..
Displaying 1 - 30 of 36 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.