Jump to ratings and reviews
Rate this book

Shinshu Tenmakyo 2: Penyusupan, Penyamaran, Dan Taktik Perang

Rate this book
Ratusan pasukan Pangeran Inamaru berhasil menahan tiga ribu lebih pasukan Tokugawa dalam sebuah pertempuran di kaki Gunung Fuji. Tak hanya itu, dalam waktu bersamaan, pasukan kecil ini juga menggeser arah serangan dan berhasil membumi-hanguskan Benteng Hitoana, yang telah lama menjadi sarang para penyamun.
Wada Rusonbei, si Ketua penyamun yang Ahli Sihir Barat, dan beberapa pengikut utamanya, berhasil kabur melewati terowongan rahasia. Pengintaian, penyergapan, dan pengejaran terus dilakukan pada kelompok ini hingga mereka terdampar ke Kyoto, bersekutu dengan berbagai kekuatan, dan melakukan aksi pembalasan.
Informasi kedahsyatan taktik dan semangat perang pasukan Inamaru bahkan menyedot perhatian Hideyoshi si muka monyet di Puri Azuchi. Kendati sedang sibuk menyiapkan serangan ke Takigawa dengan tujuh puluh ribu pasukannya, Samurai Tak Berpedang ini mengirimkan intelijen andalannya, Kani Saizo. Menyaksikan langsung pertempuran di kaki Gunung Fuji, Saizo berkomentar kagum: Saat bertahan, pasukan Inamaru bagaikan hutan. Saat menyerang, mereka bagaikan angin kencang.
Selain wibawa kepahlawanan Klan Takeda yang memang penuh bara senjung-puja, apa saja sebenarnya rahasia di balik kedahsyatan pasukan Inimaru? Di Buku Kedua ini, Eiji Yoshikawa akan memberi Anda segudang pelajaran berharga tentang penyusupan, kamuflase, dan taktik perang bangsa Jepang abad ke-16. Juga, tentang bagaimana kemuliaan cara hidup bushido (kesederhanaan, kesetiaan, penguasaan seni bela diri, dan kehormatan sampai mati) mampu mengalahkan ambisi dan keserakahan pribadi.

356 pages, Paperback

Published October 1, 2018

12 people want to read

About the author

Eiji Yoshikawa

539 books783 followers
Pen-name of Yoshikawa Hidetsugu. Yoshikawa is well-known for his work as a Japanese historical fiction novelist, and a number of re-makes have been spawned off his work.

In 1960, he received the Order of Cultural Merit.
Eiji Yoshikawa (吉川 英治, August 11, 1892 – September 7, 1962) was a Japanese historical novelist. Among his best-known novels, most are revisions of older classics. He was mainly influenced by classics such as The Tale of the Heike, Tale of Genji, Outlaws of the Marsh, and Romance of the Three Kingdoms, many of which he retold in his own style. As an example, the original manuscript of Taiko is 15 volumes; Yoshikawa took up to retell it in a more accessible tone, and reduced it to only two volumes. His other books also serve similar purposes and, although most of his novels are not original works, he created a huge amount of work and a renewed interest in the past. He was awarded the Cultural Order of Merit in 1960 (the highest award for a man of letters in Japan), the Order of the Sacred Treasure and the Mainichi Art Award just before his death from cancer in 1962. He is cited as one of the best historical novelists in Japan.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
2 (66%)
3 stars
1 (33%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 of 1 review
Profile Image for Yanti.
37 reviews1 follower
January 28, 2019
Ceritanya lebih fokus ke Chikudou bukan ke Inamaru. Untung Chikudou sosok yang menghibur jadi malah penasaran dengan perjalanannya.
Displaying 1 of 1 review

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.