Jump to ratings and reviews
Rate this book

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Rate this book

200 pages, Hardcover

First published January 1, 2018

184 people are currently reading
3400 people want to read

About the author

Marchella FP

9 books127 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1,024 (34%)
4 stars
1,043 (34%)
3 stars
649 (21%)
2 stars
214 (7%)
1 star
69 (2%)
Displaying 1 - 30 of 420 reviews
Profile Image for Bunga.
27 reviews
October 27, 2018
Sebagai pengikut setia akun Instagram @nkcthi, jujur saya penasaran juga sama bukunya. Tapi saya bukan tipe orang yang senang berlomba-lomba pesan edisi spesialnya, jadi tadi pagi saya beli di Gramedia pun bukan yang antri dari sebelum Gramedianya buka.

Baca buku ini cepet banget selesainya, kayaknya ngga sampe 20 menit? Gambar-gambarnya sederhana tapi enak dipandang, kata-kata yang dirangkai penulisnya pun juga sederhana tapi ‘ngena’. Tapi setelah selesai baca buku ini reaksi saya malah jadi “oh yaudah gitu aja?”, ya mungkin masalah selera ya.. Balik lagi ke preferensi masing-masing.

Yang baca review ini, plis jangan hujat bilang saya ngga punya hati. Walaupun menurut saya bukunya biasa saja, saya tetap penikmat tulisan sang penulis di akun Instagram @nkcthi kok :)
Profile Image for Yenny.
113 reviews56 followers
November 9, 2018
Not hating this one, not loving it either. Overhyped book which really has a great marketing example in selling this one (for it may not be that easy). I was expecting a heartwarming or heart-wrenching book as the marketing on Instagram presupposes: listening to the playlist the author made & reading this will make you cry.

The author draw bites of simple illustrations that complements the words, one quote per spread. Perfect for short attention spans millenials like me...and a lot of people 😁 For me it's like a little advices or consolations with a lot of "Jangan", and I never find books like that meant for everybody or easy to make personal. Those are assuming the reader is right there in the conditions or it's just a passing away advice for one who couldn't relate & won't even remember. (I wonder if what I said makes sense.)
The content itself, didn't brought any revelations nor wonderful insights. turns out it's not just for me. But this book is great for those who's starting to read again.
Profile Image for ucha (enthalpybooks) .
201 reviews3 followers
November 14, 2018
"Saat sedih datang, berikan yang kamu miliki untuk yang tidak seberuntung kamu.
Percaya, rasanya menyembuhkan.."

~ buku ini semacam kumpulan titik-titik pengingat jika hidup yang singkat dengan segala perasaan yang hadir ini agar selalu kembali dirayakan setiap pagi / siang / sore / malam 💛 ~
Profile Image for Alien.
254 reviews31 followers
January 2, 2019
Salut sama kualitas buku, warna dan ilustrasinya. Ceritanya? Meh.
Profile Image for Siqahiqa.
594 reviews106 followers
May 9, 2020
Sering aku melihat buku ini di Instagram. Kulit buku yang cantik ternyata membuatkan aku tertarik untuk membacanya. Namun, masih tidak ku beli juga kerana harganya agak mahal dan aku tidak pasti inti dalamnya. Best ke? Takut beli lantas menyesali.

Membaca reviu daripada pembaca lain rata-rata membandingkan buku ini dengan perkongsian penulis di media sosial. Aku tidak mengenali penulis dan tidak mengikutinya, maka reviu aku hanya berdasarkan buku ini semata.

Aku baca buku ini di aplikasi Scribd. Seronok betul jumpa buku ini di situ. Terus download dan baca. Bacaan ringan yang bisa dihabiskan kurang dari 30 minit. Ilustrasi buku ini ringkas dan warna-warni bersama kata-kata pendek saja, jadi ini membuatkan pembacaan pantas berdesup laju.

Bagiku, buku ini okay. Isinya tidak terlalu mendalam, begitu ringkas sekali. Sesuai untuk dibaca oleh semua golongan terutama mereka yang mahu pembacaan ringan dan keluar dari reading slump, mungkin.

Rating: 3/5 🌟

“Jadi manfaat untuk sekitar. Kalau belum mampu, jangan jadi beban”.
Profile Image for Rune Divina.
158 reviews15 followers
February 8, 2019
"Tentang memori, gagal, tumbuh, patah, bangun, hilang, menunggu, bertahan, berubah, dan semua ketakutan manusia pada umumnya."
-NKCTHI, Marchella FP
.
Aku baca buku ini cuma 15 menit 🤣🤣🤣 dan pertama aku mau sebutin hal2 yang kusuka dulu dari buku ini:
❤ ilustrasinya lucu dan kece dan to the point
❤ bukunya hardcover hahaha
.
Tapii sepertinya aku kurang fans ama buku yang isinya quotes2 doang. Mungkin ada yang bisa mendapatkan manfaat dari buku ini, bisa connect dengan tulisan2nya, tapi aku ga bisa. Aku merasa quotes2nya bisa didapatkan di google search.

Terus aku BINGUNG... apakah ini buku cerita? Karena awalnya seperti ada ceritanya... tapi satu halaman cuma ada beberapa kalimat. Apakah buku ini self-help book? Ataukah buku ini buku puisi karena kata-kata puitisnya? AKhirnya aku masukin genre puisi saja...

Menurutku memang, buku ini out of the box, unik karena susah dikategorikan ke sebuah genre -udah pasti buku seperti ini jarang ditemukan di pasaran buku Indonesia.

Tapi, menurutku bukunya di-OVERHYPED banget. Promosinya gencar banget. Aku pribadi, tidak merasakan impact apapun dari quotes-quotes ataupun ilustrasi yang ada.

Full review ada di blogku: https://runeofstories.wordpress.com di sini aku masukin contoh-contoh quotes yang menurutku sudah sering kita lihat sehari-hari di internet.

Sekali lagi, ini adalah pendapat pribadi ❤. Aku sudah baca beberapa review bagus tentang buku ini. Menurutku sebelum kalian memutuskan benar-benar mau baca buku ini, bacalah kedua review baik dan buruknya terlebih dahulu :)))
Profile Image for Andina Sholekhah putri.
59 reviews32 followers
November 5, 2018
Saya termasuk follower instagram @nkcthi dan selalu mengikuti kiprah mbak Marchella ini. Bisa dibilang, saya berekspektasi terlalu tinggi sama buku ini karena hype banget dan reaksi nya WOW banget.

Buku ini berisi tentang kumpulan nasihat dari seorang ibu ke anaknya, pesan yang singkat dan dikemas dalam beberapa baris kata. Ada Pagi-Siang-Sore-Malam dalam buku ini, pun ada illustrasi yang mendeskripsikan setiap pesan di halamannya.

Setelah menghabiskan buku ini selama 30 menit dengan mendengarkan playlistnya di Spotify, saya tidak merasakan reaksi seperti orang-orang yang ada di IGstory nya @nkcthi. Biasa saja, dan terkesan membaca timeline instagram yang dibuku kan. Kecewa, iya...karena saya ikut PO nya dan harus merogoh kocek banyak untuk buku dengan konten yang kurang padat bagi saya. Setelah membaca ulang, memang ternyata kamu harus relate dulu sama buku ini, harus punya problematika hidup yang mirip atau lagi galau untuk menikmati buku ini sampai nangis nangis haru.

Tapi, buat kamu pecinta buku ilustrasi macam Diana Rikasari, Naela Ali, dkk yhaa, buku ini bakal cocok buat kamu kok. Tenang aja, bisa buat dikoleksi
Profile Image for dy.
413 reviews2 followers
January 14, 2019
My expectation over this book is way too high. :)
Profile Image for Utha.
824 reviews399 followers
October 31, 2018
Berbagai kutipan "sang ibu" untuk anaknya ini nggak baru, cenderung sering gue denger. Tapi "pengemasan" kata-kata yang dibuat simpel dan runtutan kutipan ini ngasih semacam after taste yang buat perasaan sedikit sesak.

Suka.
Profile Image for endang cippy.
275 reviews26 followers
November 5, 2018
Buku yang ngehitz banget di kantorku, ISJ Kartini.
Teman yang gak suka baca pun pada akhirnya, ikutan membacanya juga.
Karena aku suka baca apapun ya senang banget lihat teman membaca buku ini.
Pada hal aku pinjam juga dari teman di lantai 2 kantorku hahaha
Alhasil buku ini berpindah-pindah tangan.
Dan aku takjub dengan harganya.. *terkaget*

Pas di lihat isi dalamnya...

Ya iyalahhh wajar harganya agak mahal hahahaha

Seperti buku terbitan POP imprint KPG yang aku kenal sebelumnya yakni bukunya Naela Ali.

Buku ini kuat dalam ilustrasi yang menurutku isinya menggambarkan isinya.

Aku menghabiskan buku ini dalam satu dudukan di jam makan siang.

Sempet juga aku masukkan ke dalam instastory milikku (2 hari lalu)
Ajaibnyaaaa banyak yang DM hahahaa

Di dalam buku ini banyak quote2 bagus yang ditulis oleh pengarangnya.
Kata-kata yang sederhana di dukung dengan ilustrasi yang sederhana tapi menggena.

karena sebentar lagi jam pulang.. resensinya lanjut di perjalanan pulang ya hohoho...

Resensinya dilanjutkan~~~~

Buku ini terdiri dari 3 bagian waktu : pagi, siang, malam. Pesan ibu untuk Awan. Iya.. kamu benar.. tokoh ibu dan anaknya yang bernama Awan.

Selama waktu yang dimulai dari pagi, siang sampai malam. Pesan-pesan untuk Awan ada yang bikin senyum-senyum dan tertawa. Sepanjang halaman banyak komentar :

Ihhh bener banget sih..
Setuju dengan ini.
Ahhh harusnya emang kayak gitu.
Iya.. bener.. harus banyak bersyukur.
Iya.. hidup itu harua berguna untuk orang lain
Dan lain-lain sebagainya sepanjang halaman~~~

Pokoknya bakalan banyak komentar-komentar yang sudah aku sebutkan diatas. Sambil baca, sambil di komentarin.

Beberapa quote dari dalam bukunya yang mendapat respon sangat baik di instastory milikku :

Menjauh dari kata tolong, terima kasih dan maaf karena ini cara instan memberi makan ego.

Di bumi banyak orang baik, tapi kita masih memerlukan lebih banyak lagi.

Nyaman itu jebakan.

Bumi gak hanya berputar buat kamu. Jadi jangan egois.
(di sebelah kirinya ada gambar ilustrasi bumi gede banget)

Jangan mudah tersinggung. Di bumi.. bukan cuma kamu yang punya perasaan.

Bila lelah datang, coba lihat ke atas. Mungkin langit dan isinya sedang menghibur yang lelah di darat.
(Asli ini jleb banget....)

Hidup itu lucu ya...
Yang di cari, hilang
Yang di kejar, lari
Yang di tunggu, pergi

Sampai hari kita lelah dan berserah saat itu semesta bekerja.

Beberapa hadir dalam rupa sama.
Beberapa lebih baik dari rencana.

Sang Pencipta baik sekali ya.
.
Buku ini bisa juga sebagai buku motivasi. Karena ada kutipan2 bagus yang mengingatkan diri kita untuk selalu berjuang.

Aku suka ilustrasi dalam buku ni. Walaupun ilustrasinya tidak sebagus ilustrasi dalam buku Naela Ali.
Sederhana tapi menggena.

Menurut pendapat yang sudah baca (teman2 ktrku)
Ayu ISJ (pemilik bukunya) : Menangis karena kata2nya
Nitu ISJ : Biasa aja, suka ilustrasinya
Eliza ISJ : Biasa aja.. gk ada yang ditangisin. Mungkin Ayu lagi baper. Jadinya, dia nangis bombay.
Aku : Setuju dengan Nitu. Suka ilustrasinya.

Yang pengen pinjem :
Mba Armi : Suka dengan gambarnya, pengen fotoin dalamnya.
Aku : bukunya bukan punyaku Mba. Bukunya boleh pinjem tmn ktr. Udah dibalikin ke pemiliknya.
Mba Armi : kecewa berat
Aku : Gak kuat belinya, harganya mahal gara2 ilustrasi berwarnanya, nunggu d Gramedia Digital kalau udah terbit. Ntar, numpang baca dari hape aku XD

Nilai dari aku : 3,5/5
(pendapat egois yang bikin resensi)
Profile Image for Op.
373 reviews125 followers
March 29, 2019
wowww never thought gonna enjoy it a lot. fun to read. chic illustration.
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
March 27, 2019
"Banyak kesempatan baik hadir karena direncanakan. Tapi, akan lebih banyak yang hadir karena perbuatan baik."

"Minta dipahami tanpa memberi pengertian. Mungkin kita lupa, bukan tugas penghuni bumi untuk membaca pikiran."

Satu halaman = satu kalimat inspiratif plus ilustrasi yang menawan. Baca buku ini memang sebaiknya diirit-irit sambil dinikmati ilustrasi kecenya sambil merenung-renung milenial gitu. Biar apa? Biar lama habisnya.
Profile Image for Najah Mustapa.
91 reviews5 followers
May 15, 2020
Rasanya ini buku yang paling cepat aku habiskan. Isinya menarik tapi toh, begitu aja? Okaylah untuk bacaan ringan yang baik kerana buku ini diisi dengan illustrati yang menarik dengan kata-kata yang nampak biasa tapi sangat mengena dengan situasi. Kadang terpikat juga dengan beberapa kata-kata didalam ni. Cuma mungkin kerana vibesnya yang terlalu popular di instagram buat aku sedikit kaget dengan isinya yang menurut ku sikit
Profile Image for Marina.
2,038 reviews359 followers
April 25, 2019
** Books 34 - 2019 **

Buku ini untuk menyelesaikan Tsundoku Books Challenge 2019

3,1 dari 5 bintang!


Jujur sebenarnya saya penasaran sama buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini alias NKCTHI ini yang lagi hits dikalangan Netizen akhirnya saya ikut terpengaruh ikutan beli hahaha.. Ternyata isinya kayak quotes sehari-hari yang ada saya baca lumayan 'nyesek di hati' tapi karena saya orangnya gak mudah baperan jadi perasaan saya biasa aja membaca buku ini. Heran kan padahal saya Pisces loh? :O

Malah jujur menyesal karena membeli buku ini yang hanya dihiasi ilustrasi indah dan quotes-quotes singkat.. kalau saya bisa memilih saya lebih suka karya mbak Marchella yang Generasi 90an dan Generasi 90an: Anak Kemaren Sore ketimbang buku ini.. Kalau untuk buku sejenis ini saya lebih menyukai karya Naela Ali.. Jadi cukup 3 bintang saja saya berikan untuk buku ini.. Hal ini berlaku juga untuk buku puisi yang paling bagus saya hadiahkan 3 bintang tidak bisa lebih dari itu

Profile Image for Sunny..
54 reviews4 followers
December 9, 2018
Mungkin memang benar kalau seharusnya kita tidak usah berekspektasi terhadap apapun, termasuk dengan buku. Baca saja tanpa andaian atau iming apa-apa. Tapi susah ya, ehe. Melihat popularitas buku ini, dan tulisan dari akun Instagram yang bersangkutan yang sangat sangat aku suka dan menginspirasi, aku berharap buku ini akan lebih dari "itu". Nyatanya, buku ini tidak jelek, masih menginspirasi dengan kata-kata yang sederhana tapi mengena, ilustrasinya juga cantik dan bermakna. Tapi ya itu saja. Aku berharap di buku ini ada sesuatu yang beda dari buku kata-kata motivasi pada umumnya.
Profile Image for Rosy Tandean.
121 reviews14 followers
January 29, 2020
I've seen this book everywhere on Twitter and Instagram and again, I've set my expectation too high. For me, the illustration is much better than the writing. The writing is kinda repetitive, like you can count how many times certain words popped out on the book. Overall, this is an okay read since we only need to spend 20-30 minutes of reading, just don't expect too much soon.
Profile Image for Emily.
217 reviews39 followers
September 11, 2019
I had too high of an expectation for this book thinking I might shed a tear or two. Skimmed through this book in less than 30 minutes, found some quotes which I like and intend to photograph for instagram purposes but then that's that.
Profile Image for Nureesh Vhalega.
Author 20 books151 followers
February 11, 2020
Bacanya cuma butuh 16 menit. Diseling ngobrol pula wkwk tapi ilustrasinya emang bagus.
Profile Image for Jihan Suweleh.
37 reviews
December 17, 2018
Hmm, gimana ya?

Sebelumnya, saya belum pernah tahu siapa itu Marchella EP meski saya tahu akun instagram @generasi90an. Saya pernah mengintip akun instagram sang penulis karena banyak yang menyarankan untuk membeli buku ini, tetapi saya juga tidak tertarik. Biasa saja, begitu. Saya heran, apa yang membuat orang-orang heboh sekali dengan buku ini? Tetapi saya pikir, mungkin karena saya hidupnya di gorong-gorong, jadi beda reaksi ketika melihat karya ini.

Tadi pagi, teman saya meminjamkan buku NKCTHI pada saya. Sejak kemarin memang ketika ia membeli buku ini, saya sudah ingin membacanya. Penasaran gitu, apaan sih sebetulnya ini?

Pagi ini saya baca. Covernya bagus. Menarik. Gambarnya bagus, lucu, unyu, uwuwuw.

Tapi, tulisannya? Ya biasa aja.

Banyak yang bilang, sungguh dalam, menyentuh, bikin mewek, bla bla bla. Tetapi saya tidak bisa memaksakan diri saya untuk berkata demikian jika saya tidak merasakannya. Namun, jika harus saya jabarkan pelan-pelan, saya akan menjelaskannya menjadi seperti ini...

Kata-katanya sederhana dan sangat bisa dipahami. Banyak yang saya sudah tahu mungkin karena banyak yang membagikannya di akun instagram, secara penulisnya sudah tenar. Ada beberapa juga yang bagus, dan beberapa pas dengan suasana diri saya. Seperti, "Waktu gak nunggu siapa pun. Cuma dua pilihannya... Disampaikan atau diikhlaskan." Dan ini misalnya, "Tes datang berkali-kali, beberapa itu-itu lagi. Mungkin itu cara sang pencipta berkomunikasi, untuk kita yang kurang peka."

Membaca buku ini mungkin adalah cara kita berkomunikasi dengan diri sendiri, karena saya yakin sang penulis menuliskannya juga karena ingin berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Dan selamat, keresahan itu sampai. Apa apa yang ditulis dalam buku ini adalah apa apa yang banyak dialami oleh manusia, terlebih jaman sekarang.

"Ada hari di mana kita begitu dekat dengan doa beberapa malam, tapi dia menjauh. Mungkin kita lupa, "tidak" juga jawaban." Bagian ini yang paling saya suka. Karena saya teringat dengan banyak sekali manusia, termasuk saya, yang menjadikan malam sebagai doa, tetapi sering tidak paham dengan cara kerja semesta menjawab segala doa. Terlalu dalam mendamba segala sesuatunya, kita jadi egois dan sulit berpikir. Begitu mungkin.

Teman saya yang bernama Dias Eka, berprofesi sebagai Fotografer dan Desain Grafis (harus sekali saya sebut, sebab karena dia saya jadi baca buku ini) berkata, bahwa untuk membaca buku ini kita harus diam dan meresapinya, langkah yang baik harus kita lakukan selama membaca buku ini yaitu dengan cara memutar playlist di spotify "Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini". Ada 76 lagu, dan enak-enak, tidak memecah konsentrasi juga ketika membaca.

Jadi, buku yang memiliki 4 bagian ini (Pagi, Siang, Sore, Malam) menurut saya biasa saja memang, karena saya tipe pembaca yang suka dengan buku-buku penuh huruf dan penuh cerita bukan kata-kata motivasi, jadi ini soal selera saja. Menurut saya, kesedihan dan keterpurukan dari komentar para pembaca lain mungkin karena saat membacanya mereka seperti menemukan diri sendiri, jadi sampai menangis begitu. Dan dalam buku ini, saya tidak menemukan sensasi seperti itu. Hanya beberapa yang pas, tapi itu pun masih permukaan.

Terlepas dari itu semua, saya suka gambar-gambarnya dan tulisannya lucu. Oke. Semoga sang penulis bisa terus berkarya.
Profile Image for Selma.
265 reviews4 followers
April 6, 2021
This book has taken me over a year to read, I'm not even joking.

When I first started this, my Indonesian was so terrible, I had to google translate every second word, which in itself would explain why it took so long to read. However, I decided to make the task even harder for myself by annotating grammatical structures and recording all the words I didn't know. Yes, seriously. My copy is so full of post its, it looks like a text book at this point.

The actual book itself is wonderful, but I'm not coming at it from the perspective of zeitgeist because of the movie (Still haven't watched it and I'm a year late!). I'm saying this as someone who had an uphill battle when trying to learn Indonesian. Textbooks only taught formal Indonesian, children's books were too simplistic, and novels were way too intense. I tried Indonesian manga for a while, and also briefly attempted to join the Indonesian Pokémon trading card game community. (Yes, that's actually thing, and I learnt many words. Opponent, Paralysis, Defence..... Psyshock.) But this book hit that sweet spot of being both relatively simple, language wise, and deep enough to hold my attention, and make me think about each page.

I'd even argue that because I was 'studying' this book, I thought about the meaning behind each word and phrase much more than someone skimming through it. Perhaps because of that, I got a lot more out of it. This is a book in which different messages and pages become relevant at different points in my life. This is a book that I'd keep close to my heart, and one that I'd easily read and reread again and again.
Profile Image for ade.
274 reviews16 followers
December 2, 2019
"Sering ibu mendengar pesan'Jangan sedih'

Kadang Ibu pun mengucapkannya, seakan manusia bisa kontrol rasa dengan tombol mati dan nyala.
Apa yang salah dari sedih?
Bila malang datang, silakan bersedih.
Tapi....
Tolong jangan terlalu lama"
.
.
Membaca buku ini untuk kedua kalinya dan tetap terasa damai. Cailah

Sebenarnya apa yang ditawarkan Buku ini? yang pasti bukan sebuah kisah panjang dengan plot dan konflik yang menantang.

NKCTHI memang hanya sebuah buku berupa kumpulan Quotes yang terbagi kedalam empat bagian : Pagi - Siang - Sore - Malam. Namun entah kenapa, Quotes yang ada didalamnya memberikan efek menenangkan. Gw suka bagaimana Quotes-quotes tersebut berusaha untuk memberikan pemahaman namun tidak menggurui. problematika nya pun relate dengan kehidupan sehari-hari, jadi nyambung gitu ketika dibaca.

anyway pasti udah pada tahu kalau buku ini akan di film kan, dan gw jadi penasaran bakal kayak apa filmnya nanti, kemarin baru liat webseries nya dan... nice! gw ga sabar nunggu filmnya
Profile Image for Nadya Putri.
63 reviews4 followers
January 4, 2020
Buku NKCTHI ini ditulis oleh Marchella FP dan dicetak oleh PT. Gramedia, Jakarta. Buku yang kupunya ini cetakan pertama di tahun 2019 dengan cover baru berwarna cokelat, yang cetakan tahun sebelumnya berwarna biru tua.

Buku NKCTHI ini menceritakan kisah seorang ibu bernama Awan yang menuliskan surat untuk masa depan, untuk anaknya. Bab dari buku ini ada Pagi, Siang, Sore, dan Malam, di mana yang setiap bab itu terdapat banyak halaman dengan kata-kata tentang kehidupan, berawal dari tahun 2016 hingga tahun si anak sudah dewasa di tahun 2047.

Buku ini menarik bagiku karena semua halamannya penuh ilustrasi dan berwarna. Lalu banyak kata-kata yang menggambarkan tentang kehidupan ini. Yang menjadi favoritku adalah "Bertemu dan berpisah", rasanya jauh lebih nyaman kalau dibandingkan dengan "datang dan hilang". (Marchella Fp, 2019).

Buku ini kurekomendasikan untuk teman-teman yang sedang gelisah, galau, sedih, dan mengalami emosi yang tidak menyenangkan dan butuh kata-kata penyemangat dan penenang emosi, karena dengan membaca buku ini, rasa-rasa itu akan hilang dan membuat kita mengerti tentang kehidupan.
Profile Image for awan.
3 reviews1 follower
February 16, 2020
Sedikit cerita tentang buku ini. Karya NKCTHI punya “feeling” tersendiri saat menikmati tiap halamannya. Disuguhkan dengan ilustrasi sebagai kopi, dan kalimat sederhana penuh makna sebagai roti isi. Dua ratus halaman lebih dilahap dalam hitungan jam. Butuh waktu meresapi tiap pesan yang disampaikan. Di sini, Kak Marchella benar-benar menampar para pembacanya–termasuk saya. Torehan tinta beliau seakan menusuk saya dalam-dalam. Relatable, kesan singkat saya.

Saya yakin, buku ini bisa menjadi teman saat sedih datang, atau bahkan saat senang mendominasi keadaan. Tidak ada ruginya mengoleksi karya tulis Kak Marchella. Tidak pernah merugikan. Baik dari sampul yang hardcover–yang itu adalah sampul favorit saya–hingga kutipan minimalis yang seolah menyihir pikiran.

Salam hangat, dan jangan menyerah untuk berkarya, Kak Marchella!
Profile Image for raafi.
927 reviews449 followers
January 13, 2020
Jadi sebetulnya, buku ini punya beberapa versi. Setidaknya aku sudah mencirikan empat versi berdasarkan warna sampul: biru gelap malam, biru kepastel-pastelan, biru pastel muda, dan cokelat.

Tentu aku tidak tahu apa perbedaannya, tapi yang kubaca ini ada keterangan tambahan: Pesan Tambahan Pagi. Aku kemudian bertanya-tanya apakah buku versi warna lain tidak ada pesan pagi harinya.

Sekilas, buku ini mirip dengan buku kutipan biasa. Namun, sejak halaman pertama, kamu akan menemukan sebuah kisah pembuka tentang seorang ibu yang bercerita tentang sang nenek kepada anaknya. Halaman-halaman berikutnya dibagi menjadi empat bab selaras masa waktu dalam sehari (pagi, siang, sore, malam). Tiap babnya berisi kutipan-kutipan yang dilengkapi dengan ilustrasi penuh warna. Aku melihat perbedaan warna untuk setiap babnya; siang rada cerah, malam jadi gelap.

Untuk kutipan-kutipannya sendiri, banyak sekali yang kusuka, sebagian begitu mengena, sebagian yang lain amat ingin kutulis dan kutempelkan di dinding kamar. Namun, tidak sedikit pula kutipan yang sukar dimengerti. Secara keseluruhan, buku yang bisa dibilang pionir dalam kategori buku kutipan ini sungguh menyenangkan dan berarti.

Sungguh, aku yang membaca buku pinjaman ini jadi ingin punya kopinya sendiri.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
June 7, 2019
Membeli buku ini setelah sekian waktu menunda. Dan membacanya setelah sekian lama tertimbun.

Saat saya membaca buku ini, saya sedang dalam keadaan kecewa dan gundah. Beberapa kalimat menghibur dengan caranya sendiri

Sang Pencipta baik sekali, mengingatkan manusia dengan berbagai cara.
Diam, perhatikan, dan dengar.
Mungkin ada pesan penting yang mau disampaikan

Ada hari di mana kita
begitu dekat dengan
doa beberapa malam,
tapi dia menjauh.
Mungkin kita lupa
"tidak" juga jawaban


Profile Image for Marissa SF.
172 reviews4 followers
January 21, 2019
perfect book fot those whose kinda have the same situation with the messages on this book idk it just feels right. Too short, simple actually but I love it the words even the ilustration wowww perfect.
Displaying 1 - 30 of 420 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.