Jump to ratings and reviews
Rate this book

Batavia: Masyarakat Kolonial Abad XVII

Rate this book
Bagaimana kota Batavia dibangun dan kehidupan di dalam serta sekitarnya pada abad ke-17? Buku ini memberikan jawaban komplit. Ditulis sejarawan Henk Niemeijer yang tahunan berkecimpung dalam lautan arsip VOC dan hasilnya sebuah perkisahan yang luas juga terperinci bagaimana orang-orang Belanda dalam waktu panjang secara gigih mengelola ragam etnis bangsa dengan aneka kepercayaan dengan suatu sistem pengendalian sosial, malah tak jarang dengan kekerasan, seperti pemaksaan mengikuti kursus agama Kristen, hukuman rantai dan penyambukan. Namun, isi buku ini tak melulu merupakan riwayat praktik sadis Kompeni, melainkan terurai pula kisah derai tawa keceriaan di serambi rumah-rumah, di warung-warung minum atau selama berpiknik dengan perahu di sepanjang kanal-kanal Batavia. Ini adalah buku suka duka dunia Batavia abad ke-17, sebuah gambaran lincah tentang kehidupan rakyat jelata di dalam kota lama yang sohor disebut Oud Batavia dan lama dilupakan.

450 pages, Paperback

First published January 1, 2005

3 people are currently reading
58 people want to read

About the author

Hendrik E. Niemeijer

3 books5 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
7 (23%)
4 stars
20 (66%)
3 stars
2 (6%)
2 stars
1 (3%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
Profile Image for Handaka mukarta.
50 reviews14 followers
June 22, 2016
membaca buku ini seperti berkelana di kota asing yg tidak pernah saya kenal. gambaran perilaku orang, pemerintahan, gereja, hukuman, sanksi sosial gereja, pendidikan dsb membuat saya sangsi bhw saya benar-benar mengenal jakarta masa lalu.

calvinisme gereja jaman VOC membuat pertumbuhan jemaat saat itu sangat lambat, penuh beban (jemaat dimatai-matai kehidupan pribadinya dan dicatat dosa atau oelanggarannya), keputusan majelis jemaat yg aneh-aneh membuat konyollah orang yg berangapan misi VOC adalah gold, gospel & glory. itu semboyam di Spanyol, portugis pada masa awal penjelajahan samudra pasca kembali columbus.

baca buku ini ketika masuh suka masuk keluar gang melihat jejak peninggalan VOC/Hindia Belanda di masa lalu. pada akhirnya, jejak fisik tidak banyak menolong. buku ini lebih kisah tersendiri ttg situasi kota yg sudah terlewati 400 tahun lalu.
1 review
May 13, 2024
Dari buku Batavia Masayarakar Kolonial Abad XVII ini ada banyak hal bisa disampaikan tentang buku ini, pertama-tama saya ingin mengapresiasi pada pembuat buku Hendrik E. Niemeijer, saya memikub buku ini karena menarik sekali dari judulnya, saya jadi penasaran isi buku ini isinya apasaja yang bisa ketahui. Saat saya mencari fentang informasi tentang buku tersebut, adalah bagaimana pada saat itu yaitu masa kolonial belanda atau pada saat VOC menempati Indonesia kota Batavia terbentuk dan bagaimana masyrakat pada saat itu mulai di bagi menjadi dua kubu yang berbeda sekali.

Dalam buku tersebut bisa membawa kita ke masa-masa kolonial belanda pada abad ke-17, buku ini menyampaikan banyak hal yang sangat penting tentang indonesia, salah satunya ada budaya yang menyangkut pada masa kolonial tersebut, yaitu suku Betawi, mengapa demikian?. Dahulu kala banyak sekali orang asing dari luar Nusantara yang berdatangan ke bangsa kita, dari yang saya ketahui tentang mengapa suku Betawi menjadi suku penting bagi kemerdekaan, dahulu kala pada masa kolonial belanda, suku Betawi adalah penduduk asli dari kota Batavia pada saat itu, karena itulah mereka disebut pribumi asli kota Batavia. Ada fakta menarik dibalik nama suku Betawi, yaitu di ambil dari kata "batavi" karena orang orang asing pada jaman tersebut susah saat mengatakan "batavia", akhirnya mereka mengusulkan bahwa pribumi yang tinggal di kota tersebut itu Betawi atau batavi.

Namun, buku ini menceritakan dari sudut pandang yang berbeda-beda, kalau dari pandangan buku ini, kita menjadi orang belandanya, atau bahasa sekarangnya POV(Point Of View). Mungkin dari buku ini banyak sekali yang menentang tentang isi buku ini, namun kita pasti banyak hal yang belum kita ketahui tentang bagaiman Indonesia dalam masa kolonial tersebut, namun yang saya rasakan saat membaca buku ini, saya merasa bahwa buku ini sangat berperan penting untuk mengetahui tentang bagaimana terbentuknya kota Batavia, kalau yang saya rasakan saat membaca buku ini, saya merasa senang bisa mengetahui hal baru dan kata-kata baru pada buku tersebu.

Dari buku ini, yang bisa kita dapatkan adalah banyak hal yang kita belum ketahui tentang bagaimana terbentuknya kota Batavia dan fakta menarik tentang kota tersebut, saya juga mau mengingatkan kalau semakin banyak yang kalian ketahui, semakin banyak pula yang kalian tidak ketahui. Harapan saya semoga buku ini akan menjadi suatu opsi untuk berliterasi tentang Indonesia dan banyak pembaca yang membaca buku ini, buku ini sangat recommended untuk di baca
This entire review has been hidden because of spoilers.
7 reviews1 follower
October 5, 2020
Penulis buku ini sangat berhasil membawa pembacanya agar dapat membayangkan suasana Kota Batavia pada abad ke-17. Penulis menceritakan berbagai aspek kehidupan suatu kota secara lengkap dan mendalam. Penulis menceritakan kemunculan komunitas atau lingkungan yang nantinya melahirkan sebutan orang Betawi.

Apresiasi juga patut kita berikan ke penulis karena berhasil menghadirkan data-data atau arsip pada zaman itu, serta berhasil menginterpretasikannya dengan sangat baik ke dalam buku ini.

Banyak pembahasan menarik dalam buku ini, seperti pembahasan mengenai pentingnya serambi bagi rumah-rumah di Batavia pada masa itu. Cerita mengenai budak yang merdeka kemudian derajatnya setara dengan mantan tuannya. Cerita mengenai macetnya jalanan karena banyaknya kepemilikan kereta kuda, dan masih banyak cerita menarik lainnya yang bisa kita jelajahi dari buku ini.
Profile Image for Naufal Shidqi Laras.
40 reviews1 follower
March 31, 2019
Menarik, menceritakan Batavia Dalam sudut pandang Belanda, tentang Kehidupan Sosial, Aturan Kota, hingga berbagai masalah Kota pada masa itu, cukup detail, dengan ±450 Halaman, Dan yang saya suka adalah Pemetaan Kota yang cukup detail penggambaranya dalam bukunya...
Displaying 1 - 4 of 4 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.