Jump to ratings and reviews
Rate this book

Promise: Ketika Janji Menjadi Begitu Berarti

Rate this book
Masa kecil Laura dihabiskan di panti asuhan, dengan Arya sebagai sahabat satu-satunya. Ketika diadopsi dan harus meninggalkan Indonesia, Arya berjanji akan kembali ke panti untuk menjemput dan menikahi Laura saat dewasa kelak.

Seiring waktu berlalu, banyak keluarga yang juga ingin mengadopsi Laura, tapi ditolaknya. Gadis itu bertahan tinggal di panti sembari bekerja untuk membiayai kuliahnya. Dan… tetap menunggu Arya kembali.

Namun, kehadiran Daniel, putra pemilik perusahaan tempat Laura bekerja, membuat gadis itu kelimpungan. Sikap Daniel yang arogan berhasil mengguncang dunia Laura yang tenang, mengisi seluruh sudut pikirannya. Pria itu mampu mengalihkan ingatan Laura terhadap janji Arya.

Hingga pada satu titik, Laura bertanya-tanya: Haruskah ia tetap menunggu janji Arya atau menerima cinta dari pria lain untuk pertama kalinya?

272 pages, Paperback

First published December 10, 2018

12 people want to read

About the author

LalunaKia

1 book

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (30%)
4 stars
1 (7%)
3 stars
2 (15%)
2 stars
4 (30%)
1 star
2 (15%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Sulis Peri Hutan.
1,056 reviews298 followers
February 21, 2019
Review lengkap: https://www.kubikelromance.com/2019/0...


Selepas kepergian kedua orangtuanya akibat kecelakaan, Laura tinggal di panti asuhan karena tidak memiliki sanak saudara lain. Laura kecil sangat pemalu, dia jarang keluar kamar, dia sering diolok dibuang oleh ayah ibunya, sehingga tidak memiliki teman. Sampai suatu ketika Arya, anak panti lainnya mengulurkan tangan, menemani hari-harinya, membuatnya betah dan bahagia. Menyemangati kalau Laura jauh lebih beruntung, pernah menggenal orangtuanya, sedangkan Arya tidak tahu asal usulnya.

Kebahagiaan tidak berlangsung lama, ada sepasang suami istri yang ingin mengadopsi Arya. Arya berjanji akan selalu mengunjungi Laura, walau beda sekolah. Namun, mereka harus berpisah karena keluarga baru Arya akan pindah, jauh dari panti, dan Arya berjanji ketika mereka dewasa nanti, dia akan menjemput Laura dan melamarnya. Sampai Laura dewasa, Arya tidak kunjung datang, dia menolak berbagai tawaran untuk diadopsi, dia tidak ingin Arya kehilangan jejaknya, dia setia menunggu di panti.

Perasaan Laura mulai goyah ketika atasan barunya di tempat kerja yang angkuh, tanpa lelah mendobrak pertahanan hatinya. Berbagai paksaan, perhatian, bahkan pengorbanan membuat Laura mempertanyakan kembali perasaanya, apakah dia mulai melupakan Arya, atau justru takluk pada pesona tampan Daniel?

Buku kedua yang dibaca bareng buddy read mbak Desty, ketika saya baru nyicipin prolognya, dia sudah selesai aja dan curhat bukunya bikin emosi, hahaha. Setelah saya buktikan sendiri, buku ini memang punya aura Fifty Shades di mana tokoh cowoknya pemaksa banget, tipe alfa male, minus adegan 'kekerasannya', ya, hahaha. Tokoh ceweknya agak ngeselin juga, untungnya nggak tipe yang lemah banget, dalam artian nggak nurut aja, untung aja keras kepala. Selain itu banyak adegan sinetron, seperti hilang ingatan, saya agak sensitif kalau soal ini, udah negatif aja pikirannya XD.

Untungnya, walau terkesan cheesy banget, saya cukup menikmati. Pertama saya suka premisnya, di luar hilang ingatan. Saya bisa merasakan emosi Daniel, bagaimana dia mencintai Laura, dan yang penting karakternya konsisten sampai akhir, tipe songong dan pemaksa. Berbanding terbalik dengan Arya kalau menurut saya, ya maklum juga sih, terlebih melihat perjaungan dia, tapi agak drastis aja perubahannya. Sempat bikin goyah saya harus mendukung yang mana, hahaha.

Kekurangan lain masih ada beberapa typo, terlebih di halaman 55, perpindahan adegannya nggak mulus, saya harus ngecek dan baca beberapa kali agar paham, entah memang kesalahan atau seperti itu, yang jelas sempat bikin saya bingung. Seperti ini:
Seakan mengetahui isi pikiran gadis di hadapannya, Daniel buru-buru menambahkan, "Bukankah aku sudah berjanji akan membiarkan kamu hidup sendiri?" Tangannya menyentuh tangan Laura di meja membuat gadis itu hampir tersentak kaget. "Percayalah."
"Berikan itu padaku!"
Dengan marah Daniel merebut buku dari anak lelaki di hadapannya, membuat si anak tidak berdaya, hingga terpaksa memberikan buku barunya. Wanita muda melihatnya dan menghampiri mereka berdua."

Di bagian selanjutnya memang bisa dipahami karena adegan berganti flashback, jadi kurang mulus saja perpindahannya. Selebihnya tidak terlalu buruk, ceritanya khas Amore, jadi bisa ditebak dengan mudah bagaimana penyelesaiannya. Kalau kalian nyari bacaan 'pure' romance, buku ini boleh dicicipi, sambil minum es saja biar kepala dingin, siapa tahu nggak kuat dengan aspek sinetronnya, kalau tidak masalah, ditemani cemilan juga boleh :p
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
January 19, 2019
Laura terikat oleh janji seorang pria yang tumbuh besar bersamanya di panti asuhan. Pria itu akan kembali melamarnya. Puluhan tahun menunggu pria itu tak kunjung datang. Sampai muncul pria lain yang begitu mengatur hidupnya.

Ide ceritanya sepertinya bagus. Membuat saya penasaran dan ingin membacanya. Apalagi ada teman baca, Sulis Peri Hutan.

Hanya saja habis membacanya saya jadi kesal sendiri. Gregetan sama semua karakternya. Chemistry antara Laura dan Daniel juga nggak jelas. Kapan mulai berubah dari perasaan benci menjadi cinta. Dan adegan amnesia ala sinetron juga ada.

Romantismenya juga menurut saya nanggung. Dan bagian flashback kadang ga ada tanda2nya jadi membingungkan.

1,5 bintang saja deh
Profile Image for Yunita Lestari.
72 reviews3 followers
May 4, 2021
Tidak semuanya bisa kamu miliki, Daniel, bahkan saat kamu punya segalanya.' ~Arya

🌷

Janji apa yang selalu kalian ingat dan menjadi pemicu semangat untuk kalian? Apakah janji itu sungguh-sungguh berarti?

🌷

Seperti Laura, wanita keras kepala yang memegang teguh janji untuk kebahagiaan masa depannya nanti. Janji yang terucap dari bibir pria cinta pertamanya, Arya. Sebuah janji untuk kembali hadir dan melamarnya. Sebuah janji yang terikrar di tempat di mana kebersamaan Laura dan Arya dimulai, yaitu panti asuhan tempat mereka tinggal.

🌷

Setiap hari dilakoni Laura dengan bayang kebahagiaan yang ia tunggu, tawa bahagia bersama pria yang ia nanti. Tapi, ketika tempat berharga sekaligus saksi hidup janjinya tertimpa bencana dan kehadiran laki-laki arogan, pemaksa serta dingin mengusik hidup Laura. Janji masa kecilnya perlahan terkikis oleh kenangan-kenangan manis oleh pria baru yang singgah perlahan-lahan dalam pikirannya.

🌷

Seorang Pria yang nyatanya memiliki keterikatan dengan pria pemberi janji yang Laura pegang. Pria arogan, Daniel William itulah yang semakin lama memenuhi rongga di hati Laura. Janji yang tercerita dalam kisah Laura mengajarkan betapa bernilainya sebuah ucapan. Apalagi jika itu dari hati, kekuatannya amat berbobot mengusik diri. Keteguhan menjaga janji juga menjadi tantangan tersendiri. Semua itu tergambar pada sosok Laura. 
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.