Buku ini dirancang sebagai buku antara katekismus bagi orang dewasa dan buku teologi. Penyusunannya berpijak pada dua pertanyaan, mengenai makna katolisisme dan arah Gereja. Pada milenium ke-3 ini, pemahaman dan penghayatan aktual tentang katolisisme yang berfokus pada bagaimana orang Katolik di tengah-tengah kemajuan zaman dapat tetap teguh dan kontekstual menghayati hidup dan imannya menjadi tuntutan yang tak dapat ditawar-tawar lagi. Thomas P. Rausch, melalui buku ini, memberikan uraian tentang pokok-pokok dan jiwa iman serta tradisi Katolik, menghubungkan ajaran dan tradisi Katolik dengan isu-isu penting dan aktual yang dihadapi Gereja dewasa ini. Harapannya, dengan memahaminya, jati diri kekatolikan kita semakin kokoh, teguh, dan aktual. atau Buku ini membahas tentang pemahaman kontemporer dari Katolisisme, dengan menitikberatkan pada apa artinya menjadi Katolik pada tataran hidup, keyakinan, dan dalam prakteknya. Tidak hanya memaparkan tentang tradisi dan ajaran Katolik, namun juga dikombinasikan dengan refleksi kritis tentang berbagai permasalahan yang harus dihadapi Gereja sekarang. Maka sangat tepat sebagai jawaban bagi umat Katolik dewasa yang masih mempunyai banyak pertanyaan tentang apa yang mereka yakini.
Father Thomas P. Rausch, S.J., Ph.D. (Religion, Duke University, 1976; S.T.M., Jesuit School of Theology, Berkeley, 1972; M.A. Gonzaga University, 1967; B.A., Gonzaga, 1966), is the Emeritus T. Marie Chilton Professor of Catholic Theology at Loyola Marymount University in Los Angeles, and an ordained Roman Catholic priest of the Society of Jesus (Jesuit) order. He was rector of the Jesuit community at Loyola Marymount 1988–1994, and chair of the department of Theological Studies 1994–2000.
bagian awalnya menarik, banyak hal yang saya tidak dapati di buku sejenis. yang lebih penting, menurut saya, adalah cara penulis beragumentasi, cara ia menyampaikan dalam urutan yang runut. Jeleknya : foto - foto dari kanisius, kesannya jadul. mengapa harus pakai foto tsb?