Jump to ratings and reviews
Rate this book

For Such a Time as This: Your Identity, Purpose, and Passion

Rate this book
Today's young women are bombarded with messages contrary to the Christian life. They need a clear vision of purpose in order to walk as "princesses in God's court." For Such a Time as The Disciplines of Destiny, by Lisa Ryan, cohost of The 700 Club, helps women from the ages of twelve to twenty-five find their unique gifts and destinies. It draws on the biblical example of Esther, as well as modern-day role models, to deliver nugget-sized lessons on character traits such as courage, chastity, grace, and dignity. For Such a Time as This will transform young readers into mature women of God.

208 pages, Paperback

First published June 29, 2001

4 people are currently reading
48 people want to read

About the author

Lisa Ryan

15 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
32 (41%)
4 stars
21 (26%)
3 stars
16 (20%)
2 stars
9 (11%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for Alfa.
203 reviews8 followers
May 14, 2015
Untuk saat-saat seperti ini .....

Tidak ada kecantikan yang terjadi begitu saja tanpa perjuangan _ bahkan kecantikan yang sederhana dari sebuah bunga.

Sebagai seorang gadis kecil, saya teringat mengagumi kebun ibu saya. Selalu ada sesuatu yang mekar di sekitar rumah historis kami. Terkadang ibu harus mengotori tangannya, dan saya senang berada di sana bersamanya. Ia terutama sangat menikmati ritual tahunan untuk menanam benih di musim gugur dan berharap menikmati wangi bunganya di musim semi.

Kami meluangkan waktu berjam-jam untuk "membolak-balik kotoran", sebagaimana ibu menyebutnya, dan bekerja dengan jerami busuk dan pupuk kompos yang telah disiapkannya dengan setia. Itu akan menyuburkan tanah, ia memberi tahu saya. Dengan tidak sabar, saya ingin menggali lubang dan memasukkan benih kedalamanya. Tetapi tidak. Ibu bersikeras bahwa kita harus mempersiapkan tanah terlebih dahulu supaya tanah itu bisa memberikan makanan yang bagus selama musim dingin.

Lalu dengan hati-hati ia akan menggali sebuah lubang dengan kedalaman yang tepat untuk setiap benih. Saya tidak begitu menyadari bahwa saat itu ia sedang mengajari saya pelajaran kehidupan tentang bagaimana kecantikan seorang wanita mekar. Ia menjelaskan bahwa kecantikan bunga yang mekar ada di dalam benih tersebut. Jika benih itu ditanam terlalu dalam, ia akan berjuang terlalu keras untuk muncul ke permukaan, yang bisa membatasi potensinya untuk berkembang. Jika ditanam terlalu dekat dengan permukaan, ia tidak akan memiliki pondasi yang cukup kuat bagi dahannya untuk mendukung berat bunga-bunga yang mekar: Ia tidak akan cukup berjuang, dan ia akan keluar dari tanah dan mekar secara prematur, dan kecantikannya dengan segera akan memudar.

Setiap hari saya dengan bersemangat memeriksa apakah tanaman itu sudah tumbuh atau belum. Saya mengharapkan tanaman itu segera mekar. Saya menginginkan kecantikannya tanpa harus melalui proses pertumbuhan. Pada saat itu tidak terjadi, saya melupakan semua tanaman itu, dan musim dingin yang pahit berlalu tanpa ada tanda-tanda pertumbuhan atau pergerakan.

Lalu suatu hari, ketika musim dingin berakhir dan tibalah musim semi, sebuah kuncup hijau muncul dari permukaan tanah dan kemudian muncul yang lain, yang lain dan yang lain. Sekarang tampaknya tidak ada yang bisa menahan tanaman-tanaman itu menyerap kekuatan dari sinar matahari dan tanah, dan bertumbuh semakin tinggi setiap hari. Saya nyaris tidak tahan melihatnya. Beberapa hari kemudian, tiba-tiba kebun penuh dengan bunga yang bermekaran. Warna-warna yang semarak, yang telah bersembunyi di dalam benih untuk sekian lama, akhirnya bermunculan.

Allah adalah Tukang Kebun yang hebat. Ia tahu persis persiapan tanah seperti apa yang kita butuhkan. Ia tahu seberapa dalam kita harus ditanam dan seberapa besar perjuangan yang akan membuat kita cukup kuat untuk menanggung berat dan keindahan bunga mekar yang telah Ia tanam di dalam diri kita, yang menunggu musim yang tepat untuk bermekaran. Tetapi yang terpenting, Ia tahu potensi yang ada dalam "benih" kecil kita, sebelum ada pertumbuhan yang terjadi sama sekali. Ia melihat keindahan yang ada di sana karena Ia menjadikan setiap diri kita indah, secara unik.
(hal 65-67)

Sebuah buku yang bagus sekali menurut saya <3
Profile Image for Anna.
382 reviews47 followers
February 6, 2012
Wow wow wow! This book has really helped change my perspective on God and His favor on my life it's made me realize that i need to obey my parents and be courageous and really stand up for those who are being oppressed and mocked and ridiculed. Excellent book
Profile Image for Cindy.
3 reviews
Want to read
June 6, 2012
where i can buy this book???
so hard to find this book TT
although i really really want to read ><
25 reviews6 followers
June 2, 2016
Great inspirational book! I read the book of Esther first, but you don't even have to to understand the book. The modern touches throughout the book are very funny! Great Author!
Displaying 1 - 7 of 7 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.