Diam-diam, ternyata Tari tidak hanya menjadi manajer tim bola kelas XI IPA 3, tetapi juga bandar bola, cuy! Padahal aksi taruhan bola dilarang dan dianggap ilegal, apa pun alasannya.
Makanya, Tari yang dikenal pemberani jadi takut deket-deket sama pengurus OSIS. Kalau sampai ketahuan dan dilaporkan ke pihak sekolah, bisa gawat!
Nah, masalahnya menjadi rumit karena Rashid, Ketua Sie Olahraga OSIS, justru sedang gencar mendekati Tari dan melancarkan jurus petrusjakandor alias pepet-terus-jangan-kasih-kendor. Gimana dong? Mungkin saja kan, kalau Rashid itu mata-mata guru BP?
Akhirnya ketika aksi mereka terbongkar, Tari terancam mendapat hukuman berat. Tapi siapa pelaku yang melaporkan ke pihak sekolah, benar-benar di luar dugaan!
Fans berat Srimulat, Warkop DKI, Cak Kartolo dkk. Pengagum Arswendo Atmowiloto, Putu Wijaya, Andrea Hirata, J.K. Rowling, Cathy Hopkins. Hobi tertawa dan pengin membuat semua pembaca tertawa bersama. Suka terhanyut kalo dengerin Kitaro, Dave Koz, Idris Sardi. Gampang banget meneteskan air mata pas baca/lihat kisah-kisah sedih. Paling males nonton film yang sad ending. Nangisnya bisa sehari semalam. Gak tahan bau duren. Mending dikasih duit 1 milyar daripada disuruh makan duren....
Novel-novel Netty Virgiantini yang telah terbit: Mama Comblang (GagasMedia), The Kolor of My Life, Jodoh Terakhir. Ini Rahasia adalah novel keempatnya.
27-2019 Memutuskan membaca ini karena ada bola-bolanya. Kalau kemudian kujadi subjektif menyukai novel ini, ya karena ada bolanya. Karena jujur saja, aku lebih relate dengan anak SMA dan sepak bola ketimbang bola basket seperti yang sering muncul di teenlit. Lebih lagi, Tari mengingatkan kepada kelas 10-ku yang punya tim bola (yang biasa aja) dan kupunya seragamnya dengan nopung 12. Membaca ini pun jadi ingat teman sebangkuku, si Ina dan Ayundi.
BBC berkisah tentang Tari, siswa kelas 11 yang jadi manager tim bolanya. Selain mengatur jadwal, dia juga yang mengatur berapa duit uang taruhan. Yap, yap, yap, mengingatkan ke kasus bola Indonesia belakangan, ya. Uang taruhan ini sebenarnya dipakai Tari untuk membayar SPP pemain-pemain bola kelasnya. Si Tari nih naksir Rashid, anak OSIS ketje. Mendadak, Rashid mendekati Tari. Apakah ada udang dibalik batu? Baca saja kalau kamu mau tahu. Kumenikmati novel ini, dan sukses untuk kaka penulisnya ^^
Superb! Masyaallah! Ini baru teenlit paket lengkap. Romansa ada. Olahraga ada. Persahabatan ada. Keluarga ada. Plus isu kenakalan remaja, kesadaran akan konsekuensi, dan kebijakan orang dewasa dalam menanggulanginya. Lucu juga narasi dan dialognya. Beberapa garing, tapi masih tergolong renyah untuk dinikmati.
Kayaknya ku bakal berburu karya-karyanya yang lain. Moga sama-sama gokilnya dengan yang ini
Tari adalah manajer grup bola di kelasnya. Sebenarnya dia juga hobi bermain bola, tapi karena tidak ada tim bola cewek, jadinya dia menerima peran sebagai manajer. Selain sebagai manajer, Tari juga adalah bandar bola yang memegang duit taruhan bola mewakili kelasnya. Bersama-sama dengan manajer bola kelas lain, mereka mengatur jadwal pertandingan dan taruhannya.
Hidup Tari aman-aman saja sampai Rashid, anak OSIS mulai mendekatinya. Teman-temannya menasehati Tari supaya berhati-hati jangan sampai Rashid adalah mata-mata pihak sekolah yang menginvestigasi soal taruhan bola. Hanya saja Tari sudah keburu senang akhirnya gebetannya selama ini menaruh perhatian juga padanya. Apalagi saat Rashid beneran nembak dia, Tari semakin sibuk mengatur jadwal antara bola dan pacarnya.
Saya suka dengan tema olahraga yang diangkat, juga kesederhanaan para tokohnya. Mungkin karena settingnya di Magetan. Nggak ada gaya pacaran ala anak kota, tempat nongkrongnya paling banter di tukang bakso. Tapi nggak mengurangi keromantisan kisah cinta ala anak SMA.
Jadi manager tim sepak bola yang merangkap manager urusan taruhan bola? Hm, sebagian orang jelas menghindar dari risiko ketangkap pihak OSIS lalu disidang di ruang kepala sekolah. Pilihan berisiko itu diambil oleh Tari, karena tidak bisa ikut bermain bola (yah, cewek main bola di sekolahnya minim--atau malah nggak ada--banget) manajer pun jadi.
Pilihan berisiko ini membuat Tari nggak bisa sembarangan bicara, apalagi di depan anak OSIS! Tapi gimana tuh ceritanya kalau cowok yang ditaksir sejak kelas 10 adalah ketua SIE keolahragaan di OSIS?
Sewaktu menemukan buku ini aku langsung berseru, "Yes!" Seneng nggak karuan, karena berhasil menemukan teenlit yang bahasanya masuk dan nggak sekedar lo-gue (istilah dariku untuk novel remaja yang kebanyakan lo-gue, tapi feelnya nggak sampai). Bahasanya mudah dipahami and jokesnya nggak garing!
Selain itu dramanya nggak terlalu mendominasi, malah greget abis sama Tari dan Rashid. Bukan hanya sekedar romansa, tapi juga kebersamaan dan kerja sama tim. Sebenarnya nggak mau kasih 4 bulat, tapi berkat pemikiran Tari yang oke banget (penasaran apa pemikirannya, baca sendiri :p), aku rela kasih bintang 4! (Maaf belum bisa 5, soalnya masih greget sama adegan terakhir di parkiran motor setelah pengakuan itu). Sukses buat penulis! <3
Cerita remaja yang beda dan asyik, walau saya agak kurang suka porsi romance di sini. Tokoh Rashid yang menurut saya agak posesif (wkwkwk) dan terlalu mengatur hidup Tari.
Tapi, cerita tentang judi bola yang terjadi, cukup menyenangkan. Selain itu, main kucing-kucingan antara siswa-siswi petaruh judi bola ilegal dengan tim OSIS yang menginvestigasi, boleh juga.
17th reading for reading curcol: #txtdariremaja hosted by Midnight Reading Club.
HAAAA..... awalnya iseng2 aja nyari novel dgn keyword teenlit di ipusnas dan walaa ketemu buku ini dgn sinopsis yg kusuka juga! jadi, intinya buku ini nyeritain tari, seorang cewek yg jd "manajer" tim sepak bola kelasnya. nah.,., ternyata nih tim bola kelasnya suka ngadain taruhan sama kelas lain! yak, seperti yg kita tahu kalo taruhan itu sama kayak judi alias illegal mau ga mau mereka sembunyi2 deh ngelakuinnya.
baca buku ini gado-gado banget aselii! jokes-jokes ala remajanya dapet banget. gw sampe ngakak berkali2 liat tingkahnya tari yg super kocaaaaak. ohya, yg bikin tari gitu gara2 ada tambahan bumbu romansanya *ciyeeelah*. jd tari suka sama anak osis yg harusnya dihindari yekan biar ga ketahuan taruhannya.
menurut gw penulis dgn baik ngedeskripsiin cerita2 ala anak remaja, plus yg gw salut krn karakter utamanya cewek yg suka bola. aduh, gw jd nostalgia duluuu pas sdㅡsmp gw bnr2 sukaaa bgt bola. bahkan tiap pagi yg diomongin sm tmn2 match semalem XD. yg kocak jg si tari suka sama RASHFORDDDD OMG TARIIII KITA SAMA YAKAN KEREN N GANTENG BGT DIAAAA 😭😭💕. jd gatau knp w kek liat potret diri di tokoh tari!
plus ada plot twist juga (gabegitu bgt sih krn agak ketebak jg) but ttp seruuuu banget kok buat diikutin ceritanyaaaa!
TeenLit dengan bahasa yang cukup santai memang ternyata buat semua orang. Awalnya, aku susah masuk waktu karakter utamanya, Tari, selalu menyebut handphone dengan hengpon. Hehe. Tapi perkara kecil seperti itulah yang justru membuat pembaca melanjutkan untuk membaca ceritanya. Mungkin nggak cuma saya yang terusik dan akhirnya senang saat menemukan alasan Tari menyebut hp dengan hengpon. ^^”
Jujur, saya kurang suka dengan male lead di novelnya, alih-alih jadi cowok charming, karakter Rashid lama-lama terkesan annoying karena sedikit overprotective.
Yang saya salut, bisa dikatakan background penulis tentang bola sangat bagus, nggak cuma jadi tempelan di cerita saja, tapi penulis juga tahu seluk-beluk dunia bola. Nice riset! 🥰
Overall, untuk memulai membaca teenlit lagi, membangkitkan semangat-semangat masa mudaku, buku ini cukup bisa dinikmati. Sukses selalu untuk Kak Netty. :)
❝Main bola bukan sekadar rebutan bola dengan dua puluh orang dan banyak-banyakan bikin gol. Lebih dari itu, main bola juga ngasih pelajaran pentingnya kerja sama, saling bantu, dan saling menghargai.❞ - hal. 78
Novel ini menceritakan tentang Tari yang menjadi manajer tim bola kelasnya dan melakukan taruhan. Awalnya berjalan lancar, tapi semuanya kacau sejak Rashid mendekati Tari. Yeah, karena Tari suka sama Rashid jadi dia dengan senang hati menyambut sikap baik anak OSIS itu. Uh yaiyalah gimana gak seneng dideketin orang yang disuka wkwk
Tapi sayangnya, setelah kedekatan keduanya terjalin, semua aksi taruhan justru terbongkar. Tari terancam dikeluarkan dari sekolah.
Adakah yang pernah taruhan bola kayak Tari dan kawan-kawannya itu? Aku sih tidack wkwk
Well, pertama aku mau bilang sampulnya super cute. Judul Bandar Bola, Cuy! anti mainstream banget. Ilustrasi cewek di cover menggambarkan Tari banget.
Ini pertama kalinya baca karya Kak Netty dan aku sukak narasinya, santai dan kekinian. Beberapa narasi dan dialognya juga receh bikin ngakak. Aku langsung sukak gitu sama cara penulisannya. Bahkan walau ada beberapa bahasa Jawa aku tetep ngerti 💃
Konfliknya sendiri cukup ringan. Setelah baca beberapa bab aku udah tau siapa pelaku sebenernya, tapi tetep aja walaupun tebakanku bener aku nggak berenti baca, pengen tau apa sih motifnya. Dan setelah tahu? Oh oke aku cuma bisa senyum.
Yang bikin aku sukak tuh tokoh utamanya suka bola. Apalagi eksekusi tentang bolanya juga lumayan detail. And then karena per babnya singkat aku jadi nggak ngerasa capek dan bosen. Cuma ada satu yang aku pribadi kurang suka. Aku kurang sreg sama penggunaan kata "hengpon" yang berulang 😂
Novel TeenLit ini juga punya beberapa pesan moral yang bisa dipetik. Aku paling suka sama sifat tanggung jawab dan berani mengakui kesalahan dati para tokohnya. Uwwww mantav lah pokoknya.
So far ini cocok buat kamu yang suka cerita ringan berbalut olahraga dan kental akan persahabatan. Gatau kenapa setelah baca ini aku merasa sahabatan sama cowok kayaknya lebih asik ya?
Baru kali ini baca teenlit yang berbobot banget. Keliatan banget kalo penulisnya juga suka bola, bukan sekedar hasil riset. Delivery-nya oke, nggak terasa dangkal kayak teenlit biasanya
Aku suka banget sama bukunya. Ringan, nggak bikin ribet. Suka sama alur dan bahasanya. G dibuat-buat. Enjoy. Bikin senyum-senyum sendiri. Sekali baca langsung hbs dalam 4 jam. Suka tokoh2nya juga.