Jump to ratings and reviews
Rate this book

The Boy Who Bought Me Breakfast During The Whole Year

Rate this book
Halo, namaku Xiang Wei Xin, pelajar SMA.

Sahabatku Fang Qi Ran adalah seorang cewek yang sangat cantik dan terkenal. Ada Kakak Kelas yang mengejarnya dan membelikan sarapan untuk mendapatkan cintanya.

Temanku ini menolak tapi Kakak Kelas terus saja membelikan sarapan. Karena Fang Qi Ran tidak memakan sarapan itu, aku pun bersedia berkorban, membantu sahabatku ini menyelesaikan kerepotannya. Dengan begini, aku pun dapat menghemat.

Kejadian ini berlangsung selama setahun penuh dan aku luar biasa bahagia. Sebelum Kakak Kelas lulus, aku mendadak teringat akan satu hal! Aku telah memakan sarapan cinta Kakak Kelas selama setahun.

Kurasa… aku harus mengakui perbuatanku dan meminta maaf ….

356 pages, Paperback

First published January 1, 2016

11 people are currently reading
138 people want to read

About the author

Ikumisa

1 book

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
70 (34%)
4 stars
92 (44%)
3 stars
38 (18%)
2 stars
4 (1%)
1 star
1 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 76 reviews
Profile Image for Liliyana Halim.
310 reviews240 followers
May 15, 2021
Selesaiiiii! Dan sukaaa 🤩🤩🤩. Baca ini bikin laper 🤭. Suka sama Xiang Wei Xin. Suka sama kakak kelas. Suka bagaimana mereka pertama ketemu. Suka waktu mereka mulai dekat. Novel ini seperti mengingatkan orang yang suka sama kita mungkin saja nggak akan langsung terang-terangan mengungkapkan perasaannya tapi mereka memberikan perhatian lebih pada orang yang mereka sukai. Mengajak kita sebagai cewek untuk lebih peka 🤔.
Profile Image for LiLa.
317 reviews12 followers
February 24, 2020
Buku yang manis tentang seorang perempuan Taurus yang doyan makan serta berasal dari keluarga menengah. Begitu sukanya makan, uang sakunya sampai tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sarapannya. Karena itu, Wei-Xin punya satu kebiasaan: meminjam uang 10 yuan kepadan Qi-Ran, temannya yang populer, untuk membeli roti apel! Kebiasaannya ini membuat Wei-Xin bertemu dengan seorang Kakak kelas baik hati. Dimulai dengan utang budi, jalinan Wei-Xin dengan Kakak kelas ini ternyata cukup rumit. Cerita cinta Wei-Xin jauh lebih rumit dan penuh rasa; ada pahit, asam, manis, mirip Nano-nano lah, hehe...
Mengikuti perjalanan Wei-Xin di buku ini sangat membuat saya senang, masalah-masalah saya di kenyataan serasa menguap dan tergantikan dengan tawa saat membaca kelakuan Wei-Xin. Wei-Xin yang polos dan gampang ditindas, Wei-Xin yang mudah dibujuk dengan makanan sampai sifat tsundere yang ditunjukan Qi-Ran. Hampir sepanjang cerita, saya dibuat ngikik senang, walau di beberapa bagian ada hal yang cukup serius diceritakan.
Saya paling merasa luar biasa gembira saat Wei-Xin menegur pembawa acara dan Ke-Ya di pentas terakhir. Ruar biasa! Bravo! Fantastis! Qi-Ran saja sampai dibuat terharu. Dan ngomong-ngomong tentang Qi-Ran, saya harap cerita cintanya juga berakhir bahagia.
***
Secara teknis, pilihan kata yang digunakan translator sudah lebih enak dibaca (ketimbang pertemuan pertama kami di A Dandelion Wish yang masih terasa kaku). Cover-nya juga sangat manis sekali. Walau membuat saya sangat penasaran sama perwujudan Wei-Xin... soalnya Qi-Ran beberapa kali memanggilnya banteng gemuk tapi di cover tidak terlihat sama sekali kalau Wei-Xin gemuk.
Overall: me.nye.nang.kan se.ka.li; ini buku yang saya butuhkan untuk menghalau kenegatifan yang makin hari makin menyelimuti saya.
Profile Image for Ridha Amalia Nur.
131 reviews25 followers
December 4, 2020
Eh kok udah selesai aja? Padahal ini 355 halaman😱😱 kaget sama diri sendiri😳😨
Profile Image for h.
375 reviews149 followers
May 13, 2024
Gue naksir banget, SENAKSIR itu. sangat amat NAKSIR! ini kalo ketauan pemerintah pasti rasa naksir gue udah dijadiin PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NAKSIR. gue gak peduli lo gak bisa digapai YANG PENTING GUE NAKSIR SAMA LO TAO YU QUAN!!
Profile Image for Melati.
70 reviews
February 2, 2019
Ceritanya manis banget duhh :')

Such a light and fun read.

Sebenernya ngga 100% cerita ini fokus ke 'the boy who brought me breakfast', bahkan bagian itu cuma sekitar 50%.

Di sini ditekankan kalau tokoh utama cerita itu doyan banget makan, tapi uangnya selalu kurang buat beli sarapan tambahan. Dia seneng kalau bisa dapet makanan gratis.

Alur ceritanya ketebak dari awal sampai akhir, clue yang dikasih juga udah jelas banget. Untuk plot twist, ngga ada yang wow gitu sih. Cuma menurutku alurnya rapi, proses kisahnya kerasa gitu.

Aku kurang suka sama tokoh utama sewaktu dia bilang ngga-akan-tergoda-sama-cowo-yang-ngasih-makanan-gratis-dan-akhirnya-tetep-tergoda😂. Padahal di sini dia kayak skeptis perkara cinta gitu, ngga gampang percaya, cuma kisah dia sama cowo yang pertama itu bikin aku sebel😂.
Aku suka tingkah laku karakter-karakternya, terutama Yang Qi Ran sama Tao. Tao itu gemesin😆, sedangkan Fang Qi Ran itu sarkas banget wkwk

Ini buku terakhir yang aku baca di bulan Januari, dan ini baru tanggal 2 Februari aku udah lupa nama-nama sebagian besar tokohnya. Shame on me lol.
Profile Image for Vio Reads.
146 reviews
November 29, 2020
Premisnya unik dan setiap karakternya pas. Lucu bgt Xiang Wei Xin sama Tao Yu Quan, sayang bgt interaksi mereka baru intens di akhir2 cerita huhu, padahal aku suka bgt sama mereka.

Sebenarnya di buku ini gaada konflik yang gimana2 sih, yang bikin penasaran, deg-degan atau apa menurutku gaada. Tapi ceritanya tetep asik diikutin, mulai dari Wei Xin yang ikut pertunjukan gitar karena diberi sarapan, patah hatinya dengan anak sekolah lain, cerita Qi Ran dengan sahabat cowonya, sarapan yang terus datang selama setahun.
Profile Image for Ratna Sari.
308 reviews12 followers
February 28, 2019
Buku ini sangat ringan, nggak perlu waktu lama untuk menyelesaikannya. Ide ceritanya juga sangat menarik, bagaimana tokoh utamanya jatuh cinta dengan Kakak Kelas yang tiap pagi memberikan sarapan kepada sahabatnya. Nah loh, teman makan teman? Aku nggak mau spoiler, tapi aku suka kok endingnya.
Interaksi antar tokohnya juga shy-shy cat tapi sweet banget.

Review lengkap bisa dilihat di blogku 👉 http://romanitamore.blogspot.com/2019...
Profile Image for Stella_bee.
496 reviews16 followers
May 30, 2021
Sukaaa❤ padahal biasanya kurang suka dengan novel mandarin. Ceritanya ringan, lucu dan lezat senikmat sarapan-sarapan yang disajikan🤤 plus cover nya manis sekali
Profile Image for Jessica.
1,219 reviews40 followers
May 10, 2019
Udah buka bukunya lama banget, baru kemarin bisa diselesaiin.

Dapet yg PO, jadi aku juga sekalian nyelesaiin tambahan ceritanya dari Tao Yu Quan’s POV.

Bukunya sebenarnya ngalir gitu aja, karena aku sendiri baca selesai dalam 1 hari dari sisa 75%. Banyak kesibukan di antara 20 Januari sampe 2 Februari yg mengakibatkan tertundanya menyelesaikan buku ini. #curcol

Anyway, ceritanya tuh tipikal teenlit, kisah anak SMA, persahabatan, cinta monyet, patah hati, ketemu cinta baru. Bedanya, si tokoh utama wanita tidak percaya cinta, tapi menantikan cinta, sementara tokoh utama pria baru patah hati dari cinta pertama, ga berniat cari pacar, tapi malah jatuh hati sama tingkah polos nan lugu tokoh utama wanita kita.

Ceritanya bisa bikin ketawa, senyum2 sendiri, kesel sendiri juga karena emang tokohnya nyebelin. Mantul banget.

Paling suka sama persahabatan Xiang Wei Xin dan Fang Qi Ran. Cewe imut dan cewe cantik, si rakus dan si sombong. Tapi keduanya saling percaya dan mengerti, so cute banget. Berharap Fang Qi Ran juga mendapatkan ending bahagia. She’s a truly tsundere and hope someone out there can understand her charms (totally sympathize with her)

Selalu suka sama happy ending, dan sequel nya makes me even happier. Tapi TYQ lumayan sadis juga ya. Hahahaha. Anjir ngakak sumpah di bagian setelah ending, dia berusaha agar XWX ga direbut cowo lain dari jauh 😂

For a delicious love story (yes, banyak makanan2 yg pengen aku coba, beneran bikin ngiler sepanjang buku), I give it 5-stars.
Profile Image for aprinda..
161 reviews4 followers
August 4, 2021
Novelnya lumayan tebal, tapi ukuran fontnya besar jadi nggak makan waktu lama untuk menyelesaikannya.

Menurutku ceritanya sama seperti kebanyakan chinese webnovel, kalau di Indo kayak teenlit kali ya (aku sendiri bukan pembaca teenlit jadi kurang tau ).

Ceritanya ringan banget, konfliknya pun nggak bikin hati kesal. Tapi memang benar deh baca novel ini bikin perutku lapar haha, soalnya si Wei Xin ini suka banget makan.

Sekilas baca sinopsisnya aku paham alurnya akan kayak gimana. Tapi setelah aku baca, aku merasa progress-nya cukup lamban di awal, karena aku selalu menerka kapan wei xin akan bertemu si kakak kelas yang suka bawain bekal.

Ternyata di situ keunikannya, aku dibuat penasaran dengan tokoh utama cowoknya. Yang sebenarnya sudah muncul di awal cerita.

Persahabatan wei xin dan fang qi ran juga membuatku gemas. Walaupun cantiknya fan qi ran, agak terlalu berlebihan dan nggak manusiawi. Namanya juga fiksi.

Ohya, i like wei xin a lot cause shes a positive person, kayaknya bakalan seru juga punya teman kayak dia.
Profile Image for Katherine 黄爱芬.
2,423 reviews291 followers
January 4, 2024
Novel ini sih tergolong YA uwu-uwu. Not my type but not bad.

Xiang Wei Xin ini cewq remaja yg sangat "lemah" terhadap makanan. Sadisnya dia cuma dpt uang jajan yg sama sekali gak bisa memenuhi hasratnya utk makan. Jadi dia girang sekali saat Fang Qi Ran teman dekatnya yg sangat cantik tapi gahar ini memiliki banyak pengagum yg membelikan sarapan utk Fang. Krn otomatis makanan itu diberikan Fang utk Xiang yg selalu kelaparan.

Hingga semua pengagum Fang menyusut tinggal seorang yaitu kakak kelas bernama Tao Yu Quan. Tao pernah punya mantan yg bertipe culas dan sangat dengki kpd Fang. Hingga Xiang yg tadinya diam saja akhirnya "meledak" juga di klimaks cerita. Di sisi lain, Xiang merasa bersalah krn selama ini dialah yg memakan semua pemberian sarapan dari Tao. Dan kenapa utk jujur rasanya berat sekali?

Problematiknya khas remaja sekali. Walaupun awalnya aku kurang suka dgn karakter Xiang yg terlalu merendahkan diri hanya demi makanan, tapi hrs diakui novel ini punya sisi² humor manis yg nyaris alamiah drpd dibuat-buat. Utk romance-nya krn saya bukan tipe penyuka slow burn ❤️‍🔥 jadi saya agak gregetan jg dgn pace nya yg kelewat lamban bagi saya. Tapi bagusnya ya ceritanya gak norak dan masih bisa diterima dgn nalar sih.
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books461 followers
October 1, 2020
Kalau ada jenis novel yang memikatku karena konfliknya meledak-ledak, ada juga tipe novel yang memikatku karena konfliknya simpel dan alur ceritanya heartwarming. Ini adalah contoh novel yang kedua. Karakternya standar, konfliknya standar, tapi menyenangkan untuk dibaca.

Persahabatan tokoh utama cewek dengan Fan Qi Ran (maafin, aku susah banget mengingat nama-nama di novel mandarin. Dan Fan Qi Ran lebih mudah diingat ejaannya dibandingin nama si tokoh utama) mengingatkanku pada persahabatan Nari dan Yoona di webtoon Girl's World.

Aku suka semua tokoh-tokoh di sini, termasuk si ketua klub gitar (yang aku lupa namanya lagi) dan bahkan si anak-anak drama yang nggak disebut namanya tapi bikin ngakak sama teater mini cowok A-cowok B itu.

Karakter cowoknya tipe cowok baik-baik yang manis dan sweet gitu. Terus karakter ceweknya juga sangat-sangat lovable. Dalam pikiranku si tokoh cewek ini malah keren banget, meski dia ngerasa bagai butiran debu dibandingin Fan Qi Ran.
Profile Image for Calista.
35 reviews5 followers
November 6, 2023
Ini novel romance, slice of life yang menurut aku ringan dan juga kocak sih setiap babnya kek ada aja gitu pas Xiang Wei Xin ngebatin tuh kata katanya bikin ketawa dan juga kelakuan dia yg random dan rakus jujur menghibur bgt sih dan aku greget bgt Xiang Wei Xin gak pekaan eh tapi kalo dia peka pasti novel ini gak mungkin nyampe 300 halaman sih hahahah tapi yaa overall menghibur sih ngikutin lika-liku kisah percintaan Xiang Wei Xin cewek yang pendek dan gak populer tukang makan pula beda sama sahabatnya Fang Qi Ran yang bisa disebut primadonna, anggun juga jadi dia kalo jalan sm Qi Ran kyk jadi bayangan aja gitu tapi siapa sangka malah kali inj keberuntungan di pihak dia🤭

3.5 ⭐️
Profile Image for Tike Yung.
174 reviews5 followers
February 6, 2023
Malam ini aku mau nonton filmnya.

Aku penasaran sama wujud makanan apa saja dikasih Tao You Quan 😂
Oh tentu saja karena yang main Eric Chou.
Profile Image for Alyaa.
28 reviews6 followers
December 31, 2020
WKWWWKKWKWK🤣🤣🤣 Misiii numpang ketawa dulu yakkk😂😂🤣🤣🤣

Kenapa? Karena buku ini gemes dan lawak banget!😂😂🤣🤣 Xiang Wei Xinnnn pengen cubit dehh wkwkwk

Sesuai judul, buku ini nyeritain seorang cowok, tepatnya kakak kelas yang terus-terusan beliin sarapan buat seorang cewek. Ceweknya siapa dan awalnya gimana? Sok atuhlah dibaca aja wkwkwk😝

Semuanya bermula dari Xiang Wei Xin yang bener-bener sobat missqueen, karena doi cuma dikasih uang jajan yang cukup buat sekali makan sarapan doang😂🤣 Sedangkan makanan sarapan di sana mehong-mehong shayy~ wkwkwk

Fun factnya, ternyata di Taiwan tuh banyaaaakkkk banget menu sarapannya. Sampe-sampe Xiang Wei Xin yang doyan banget makan bahkan sanggup ngabisin 3 kali porsi menu sarapan, bingung banget tiap mau milih makan buat sarapan. Udah duitnya terbatas, banyak pilihan, mana harga makanan naik pula di kantin wkwkw. Amsyongg bunnnn🤦🏻‍♀️

Jelas banget kan, kalau buku ini sebenernya punya topik yang sederhana dan simpel banget, cuma gara-gara sarapan, lho! Tapi eksekusinya dibuat menarik dan manis banget! Khas banget anak sekolahan. Aku jadi kangen sekolah huhuhu😭 Oiyaaa bahasa terjemahannya juga khas banget M-Novel yang manis-manis gemes gituuu. Kalau kalian biasa baca buku terjemahan Asia pasti terbiasa banget deh dan udh langsung ngeh sama bahasa terjemahan yang khas banget terjemahan Asia😍💖

Yang bikin aku hepi lagi, dari awal baca buku ini sampai selesai, isi ceritanya keputer di otak aku kayak drama china beneran! Keren khaaann😭😭😆😆💖💖 Seriusss aku malah berasa nonton bangettttt hwakkk seruuuu. Bahkan kebayang kelasnya yang ada dua pintu depan-belakang, halaman sekolah yang luas, gerbangnya, adegan di pasar malam, rumah Xiang Wei Xin, taman yang sering Wei Xin lewatin, sampe ke menu sarapan yang setiap hari berganti itu bikin laper banget whoy!!😫 Mungkin faktor karena belom lama sebelum baca ini aku namatin A Love so Beautiful kali yaa jadi kebayang banget tuh kehidupan sekolahan di Taiwan😍

Ditambah lagi bumbu club gitar yang kebanyakan anggota fiktifnya itu ngakak banget si😂🤣

Pokoknya buku ini cocok banget dibuat nostalgia masa sekolah🥺, terus pas banget dibaca pas lagi buruh refreshing, butuh bacaan manis-manis yang gak lebay dan simpel tapi ngena banget di hati, asalkan jangan baca pas lagi laper lho ya! Bahaya! Bertaburan makanan banget ini tuh wkwkwk

Oiya. Selain Xiang Wei Xin, Fang Qi Ran, sahabat Wei Xin yang angkuhnya minta ampun juga jadi favoritku. Meski dia sok kecakepan (tp emang cakep wkwk), angkuh, sombong, dan harga dirinya beuhhh tinggi banget, wkwkwk omongannya juga sering gak diayak, tapi dia sayang banget sama Wei Xin yang lugu. Lucu gasi cewek galak bin kejam kayak Qi Ran temanan sama Wei Xin yang lugu dan iya2 aja kalau dibujuk pake makanan🤣😂 Gemeyyyyy

Rekomen banget pokoknyaaa. Buat bacaan ringan aku gak ragu kasih 5 bintang buat buku ini!😆🌟🌟🌟🌟🌟 Ahh M-Novel emg ga pernah mengecewakanku😍 @penerbit.haru

Salah satu kutipan favoritku: (sebenernya banyak tp lupa nandain halaman jadi lupa hoho)

"Terkadang apa kau tidak merasa manusia sangat...  bagaimana mengatakannya ya? Datang dan pergi, sedikit kesepian?"

"Bukan. Hanya saja aku merasa waktu terus berjalan, dan manusia bisa berubah. Usia yang semakin bertambah, maka semakin peduli pada hal kecil seperti ini."
Profile Image for Greenshe.
78 reviews2 followers
April 19, 2021
Waa really love it!

Ini hanya kisah awal pertemuan dua sejoli hingga akhirnya mereka bisa berpacaran. Katanya cerita ini memang pernah menjadi sensasi dunia maya pada masanya. Dan setelah membacanya, aku bisa memahami kenapa cerita ini bisa menarik sensasi yang besar.

Start with the things i like:
Cerita ini bertemakan romance, tapi pembawaannya sweet dan tidak menye. Pas, gitu.

Penokohan karakter utama disini, Wei Xin, juga bukan cewek bucin yang berfokus sama si Kakak Kelas aja, dan aku suka itu. Banget. Obsesinya terhadap sarapan/makanan tuh benar-benar pengalihan issue yang sempurna, haha. Obsesinya terkesan lucu, tapi nggak berlebihan. Latar belakang keluarganya juga membuatnya jadi karakter yang mendambakan cinta, tapi juga takut terluka. Jadi dia cenderung berhati-hati. Walau kecil, dia kuat, haha.

Dari penceritaannya juga, aku bisa mengenal dan mengetahui bahwa Wei Xin ini dikelilingi oleh orang-orang baik dan seru. Ada Fang Qi Ran, Zhang Yuan Shuo, A Kui, Xiao Xian, Bai He dan Bai Hua. Serius, deh, suka banget sama semua karakter disini. Walau aku hanya mengenal karakter-karakter tersebut dari sudut pandang Wei Xin, tapi Wei Xin hanya menggambarkan action yang dilakukan oleh mereka, sehingga aku sendiri yang menentukan apakah aku suka atau tidak. Dan yang namanya karakter, pasti akan ada saat saat kita dibikin sebal dan suka. Zhang Yuan Shuo kadang menyebalkan dan pelit, tapi dia juga baik, kok.

Pertemuan antara Xiang Wei Xin dan Tao Yu Quan juga mengalir begitu saja. Ngga terkesan terpaksa. Bahkan, nama Kakak Kelas--Tao Yu Quan--baru terungkap di halaman 133/355 and i'm not complaining. Malah jadi bahan hiburan dan bahan tawa, wkwk.

One thing i don't really like:
Penggambaran karakter berdasarkan zodiak. Awalnya aku agak risih setiap kali Wei Xin menggambarkan karakter orang dengan zodiak. Bukan karena apa, hanya saja aku tidak suka mengelompokkan karakter orang seperti itu. Aku lebih suka dia menggambarkan langsung karakternya.

Tapi, menjelang akhir cerita, nyatanya informasi zodiak ini bisa terkesan romantis, ketika Xiang Wei Xin menebak-nebak kapan ulang tahun Tao Yu Quan, dan akhirnya beliin kue saja walau tidak yakin kapan ulang tahunnya, yang penting masih di tanggal Aries.

***

Buku ini akan diadaptasi menjadi sebuah film.

Penyanyi Eric Chou, sepertinya akan memerankan si Kakak Kelas. Kebetulan sekali aku sedang jatuh cinta dengan lagu Unbreakable Love miliknya ketika mendengar Mika & Zhang Xing Te menyanyikannya di acara survival show China, Chuang 2021.

Lalu, ada beberapa wajah familiar yang aku lihat di drama China yang belum lama ini ku tonton dan (lagi-lagi) sedang membuatku jatuh cinta. Ada beberapa aktor pemain drama "I, Myself". Entah mereka akan memerankan karakter apa. Mungkin Zhang Yuan Shuo si ketua klub musik dan A Kui atau Xiao Xian.

Lalu, sepertinya sutradara film ini adalah sutradara yang sama dengan drama "I, Myself". Dan itu menambah rasa antusiasku menanti kehadiran film ini.

Ceritanya mantap. Aktor-aktornya mantap. Sutradaranya juga aku suka "I, Myself", jadi kupikir akan mantap. Wah, tidak sabar!
Profile Image for Adin.
72 reviews19 followers
March 6, 2022
Surprisingly, buku ini terasa segaaar banget. Ringan dan super menghibur. Jarang-jarang bisa baca novel terjemahan yang benar-benar lucu dan bikin ngakak (mengingat gaya bahasanya cenderung lebih formal ketimbang novel lokal).

Di awal, kita disajikan dengan tokoh Xiang Wei Xin yang hobi makan tapi nggak gemuk-gemuk (re: impian semua orang kayaknya deh wkwk). Dia ikut grup gitar, naksir anggota klub, dan sekilas dibahas juga soal "ketidakpercayaannya" soal cinta karena hubungan kedua orangtuanya. Berhubung cerita ini seharusnya terfokus pada kisah Wei Xin yang makan sarapan orang (sesuai blurb), aku jadi sedikit bingung di awal. Soalnya adegan tsb baru muncul di halaman 150-an. Jadi, seolah nggak jelas ini cerita mau di bawa kemana.

Deskripsi para tokohnya juga ngirit banget, sekadar si A cantik, si B tampan. Bahkan sedikit terganggu di beberapa halaman awal karena semua orang dikatain cakep. Kayak too good to be true nggak sih? Satu sekolahan isinya cantik dan ganteng, tapi kita nggak tahu cantik-gantengnya tuh gimana.

Wei Xin juga mengagung-agungkan kecantikan Fang Qi Ran dengan berlebihan di awal buku. Sampai-sampai aku kepo, ini Wei Xin nggak belok kan ya? Wkwk. Tapi, lama-lama aku justru sadar kalau itu memang sifat si tokoh utama. Centil, suka memuji teman-temannya dengan tulus, polosnya kebangetan, dan ceria. Jadi lama-lama aku maklum gitu aja.

Menjelang pertengahan, perkembangan tokoh dan ceritanya mulai kelihatan. Kayak jadi baguuus banget ini buku hahaha. Menu-menu sarapannya bikin lapar. Dan narasi-narasi dari sudut pandang Wei Xin makin lucu gitu, kerasa polos dan keimutannya.

Overall, walau pun endingnya mudah ditebak, tapi buku ini menghibur banget. Karakternya makin kuat menjelang akhir cerita. Seolah penulis benar-benar mendewasakan tokoh-tokohnya.

Fav quotes:

Kalau memang ditakdirkan bersama, maka pasti akan bersatu. Tidak akan ada waktu yang salah, dihalang-halangi orang lain, atau ada orang ketiga. Pasti akan tetap bersama. - pg. 146

Hidup adalah milik kita sendiri, tapi apa kita sendiri tidak pernah menyesali semua keputusan yang kita ambil untuk hidup kita sendiri? - pg. 186

Dan kemudian aku dilukai oleh daya imajinasiku sendiri. - pg. 270

Seharusnya, cinta memang dasar dari segalanya, tapi mungkin banyak orang yang sudah berhasil mencari cara untuk hidup bersama tanpa cinta. Sangat, sangat menyedihkan. Aku, selamanya, tidak ingin merasakan hal yang seperti ini. - pg. 334


[SPOILER]














Ngakak banget sama kata-kata Qi Ran di akhir buku.
"Atas dasar apa kau bisa dapat pacar hanya karena makan jatah orang lain? Kurang aja."
Oke. Ini semata-mata karena aku receh sih. Bayangin aja enaknya jadi Wei Xin, udah makan sarapan gratis selama satu tahun, terus dapat pacar. Sekali lagi too good to be true hohoho.
Profile Image for vey.
4 reviews3 followers
January 28, 2021
Ceritanya manis bangett, sepanjang alur selalu dibuat ketawa sama tingkahnya Xiang Wei Xin — karakter utama yang menurutku loveable!

Awal baca kirain latarnya ada di China, tapi ternyata lokasinya di Taiwan dan gaada masalah sih. Sebagai novel mandarin pertama yang kubaca, selamat! Kamu udah berhasil bikin aku jatuh cinta sama tulisannya! Rencananya abis ini mau baca You Are the Apple of My Eye karena suasanaya mirip, tapi itu dibahas di lain kesempatan aja.

Sebagai novel romance, aku suka sama pembawaannya yang ringan dan sederhana. Bisa dibilang ini novel yang cocok kalau kamu lagi reading slump dan mau bacaan yang ringan + happy bikin cengar cengir — jangan lupa ini romance ya. Dan jujur! Kelakuan dan kecintaan Xiang Wei Xin terhadap makanan ini sangat menghibur.

Untuk alurnya sendiri, kisah "The Boy" yang ada di judul novel sebenernya baru mulai setelah hampir setengah cerita, walaupun . Alurnya juga menurutku pas, ga terlalu lambat atau terlalu cepat. Kisahnya tipikal dunia SMA yang ekskul, belajar, main, cinta, dan pastinya makanan — karena itu objek penting di novel ini.

Untuk tokoh-tokohnya gaada tipe karakter yang dibenci banget, paling ada satu orang yang jadi cowok kurang ajar, . Kalau duo di cerita ini: Xiang Wei Xing & Fang Qi Ran, persahabatan mereka tulus dan pure banget. Yah... meskipun Fang Qi Ran mulutnya pedes, tapi dia peduli ke Xiang Wei Xin dan percaya sama dia. Sifatnya agak kebalik sama Wei Xin yang polos dan berisik tapi mereka berdua saling support dan percaya. Keren sih friendshipnya, salut 👍

Tapi disamping ceritanya yang fun, Kak Ikumisa juga nyisipin kondisi yang mungkin agak relate. Kayak kondisi rumah yang "kurang mengenakkan" dan pasangan yang saling suka tapi ga bisa bersama karena satu dan lain hal.

Sebagai penutup, ada kutipan yang aku suka dan pas buat yang mau ada di tahun terakhir. Dan maaf juga kalau ada salah kata dalam penulisan review ini, happy reading!
"Kalau tidak belajar dari sekarang, saat sampai pada waktunya di tahun depan, kau akan menyesali tidak menggunakan kesempatan sebaik-baiknya."
— 'The Boy', halaman 295
Profile Image for Orlin Tiara.
5 reviews
February 5, 2019
"Hubungan yang datar ini seharusnya cukup seperti ini. Asalkan aku bisa terus mengingat matahari senja hari ini, kemudian kehangatan terasa di punggung tanganku, dan mengingat bahwa kami berdua pernah duduk bersama disini. Itu sudah cukup." - Hal. 338

Dibawakan sarapan setiap pagi, gratis pula! Xiang Wei Xin yang selama setahun penuh memakan sarapan dari kakak kelas yang tidak dikenalnya! Pada akhirnya karena merasa bersalah, dia mencari kakak kelas tersebut untuk mengakui perbuatannya, "Aku adalah gadis brengsek yang rakus, aku memakan semua sarapan cintamu"

Dari awal lihat buku ini muncul di feed penerbit haru, langsung suka banget sama covernya (dan berpikir untuk ikut pre order karna ada added storynya), meskipun judulnya panjang banget dan bingung harus disingkat seperti apa yang akhirnya banyak yg bilang 'breakfast boy'

Ceritanya bener-bener lain dari biasanya karena ini true story. Plot nya nggak terlalu lambat, jadi bener bener bisa dinikmati, bahasanya juga santai dan ringan.

Aku suka dengan cara penulis menyampaikan setiap karakter tokoh-tokohnya jadi pembaca benar benar paham karakter satu tokoh dengan yang lain.

Yang aku suka juga dari buku ini, beberapa perkataan ada yang 'nendang' banget gitu jadi cocok buat dijadiin quotes(mungkin karena dari true story)
Profile Image for Erixa Putri.
127 reviews6 followers
April 16, 2021
Rating : 4.23 stars

I don't know why but I really LOVE this book!

It's a cliche story in high school. But the way the writer wrote the cliche plot was very different than many other cliche stories and that's why I love it.

The book told us about a Taurus girl named Wei Xin, who loves to eat (mostly anytime) but lucky her, she's friend with the most beautiful and popular girl in her school, Qi Ran. Their friendship is unique and I really jealous of their friendship instead of their love stories (but that doesn't make me stop imagining what would I do if I have a school-life like Wei Xin was)

Shortly there was this boy who always gave Qi Ran a bag of breakfast and (you can guess it) Wei Xin was the one who always ate them all. It's kinda funny how Wei Xin met the boy before (read the book and you'll know) but somehow it looks cute too.

I really enjoy reading this book. I finished it in 8 hours! Since it'll be an adaptation movie, anyone who has not readi it, well I tell you now. READ IT!

Profile Image for Hafizhah Nurdini.
41 reviews1 follower
September 30, 2022
"Terkadang apa kau tidak merasa manusia sangat... bagaimana mengatakannya ya? Datang dan pergi, sedikit kesepian?"
"Bukan. Hanya saja aku merasa waktu terus berjalan dan manusia akan berubah. Usia yang semakin bertambah, maka semakin peduli pada hal kecil seperti ini"

Cerita ringan niiih 🤩🙌 Cocok banger dibaca kalo lagi reading slump (kayak aku beberapa hari terakhir, hehe). Terjemahannya lumayan nyaman dibaca dan banyaaak banget nyebut nama makanan, jadi bikin laper 🤭

Kecintaan Xiang Wei Xin sama makanan menghibur banget 😆 Ngebayangin dia sarapan 3x aja bikin aku mikir "ini cewek kapan kenyangnya sih??" 😭🤣. Ketulusan persahabatan Xiang Wei Xin dan Fang Qi Ran  yang memiliki kepribadian beda 180 derajat berasa banget. Qi Ran si cantik yang memikat satu sekolah tapi jutek banget dan Wei Xin yang positive vibes, suaranya bagus, tapi mau aja ngelakuin ini itu asalkan dapat makanan 😫.

Interaksi intens Wei Xin sama Kakak Kelas yang ngasih sarapan itu gemes bangetttt, sukaaa 🤭💖!!! Tapi cuma sedikit, terus di akhir cerita pula 😭😭😭.

Cerita ini nggak cuma membahas tentang makanan dan percintaan loh, tapi ada juga membahas tentang masalah keluarga dan hubungan persahabatan.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Qomichi.
91 reviews2 followers
May 7, 2023
Lagi, nggak sesuai ekspektasi:) Aku udah jauh mikrin blurbnya tapi ternyata cerita tentang kakak kelas yang ngirim sarapan itu baru ada di paruh akhir. Awal ceritanya masih kenalan sama Xiao Wei Xin dan kehidupan sekolahnya. Dia si cewek Taurus, makan banyak, punya temen super cantik, dan klub gitar yang penuh dengan anggota bayangan. Sepanjang cerita terpusat pada hal itu. Dan barulah di tengah masuk ke cerita tentang si kakak kelas, meski di awal sempet ada pertemuan antara mereka. Mungkin karena ini diambil dari kisah hidup seseorang melalui tweet yang viral kali ya, jadinya ceritanya cenderung biasa menurutku.

Gaya penceritaannya banyak yang tell dan beberapa adegan memang kurang dapet feelnya. Yang aku suka sih tentang pemaparan sedikit mengenai sarapan di Taiwan yang beraneka ragam serta kehidupan sekolah yang terasa 11/12 sama komik Jepang. Selebihnya so-so.

Untuk tokoh utamanya sih clearly baik, tapi entah kenapa I kinda not really into her. Maslah keluarga Xiao Wei Xin yang nggak terlalu dramatisir lumayan nyambung. Over all ini hampir sama dengan cerita teenfict wattpad pada umumnya.
Profile Image for venee jung.
55 reviews
February 23, 2021
M-novel kedua yang aku baca dan sangat suka! Waktu beli cuma mikir mumpung lagi flash sale lagi pula judulnya juga unik.

Khas drama Taiwan sebenernya, gampang buat aku nyebayangin alur ceritanya kayak apa. Karakter Wei Xin juga tipikal tokoh utama di drama remaja yang ceria dan positif. Suka juga cerita persahabatannya sama Fang Qi Ran. Bikin inget webtoon Girls World Nari - Yoona ga sih?

Selain itu, cerita novel ini sederhana, ngebahas Wei Xin yang doyan makan khususnya soal sarapan. Aku juga jadi tau kalau Taiwan itu punya banyak jenis sarapan ya? Dan sarapan merupakan hal yang penting di sana. Perkara sarapan aja bisa jadi kisah cinta yang menarik!

Bener-bener pas ngebaca novel ini dibuat senyum dan ketawa juga. Sebenernya kode-kodenya udah banyak dikeluarin di tengah cerita tapi tetep gemes mau liat endingnya gimana.

Cerita yang simpel tapi sangat menghibur. 5 stars indeed!
Profile Image for Ayatin Anisa.
47 reviews2 followers
March 2, 2019
M-Novel kedua yang kubaca dari Penerbit Haru dan aku kasih dua jempol untuk terjemahan novel ini. Sungguh aku nggak berasa baca novel terjemahan lho 😊 Dan lagi ukuran font-nya lebih besar dari yang biasa dipakai Penerbit Haru, jadi mata bakalan lebih enteng buat baca 😁 Cuma aku lebih suka halaman cover dibuat sama dengan covernya.
.
Oh ya, salah satu alasan kenapa aku suka novel terjemahan dari Penerbit Haru adalah footnote yang banyak membantu. Biar nggak kesusahan memahami istilah yang jarang kita tahu karena perbedayaan budaya dan bahasa.
.
Terakhir, ketika kamu melihat buku ini di tokbuk offline atau online, jangan lupa dibeli. Aku nggak bakalan bilang apa-apa sampai kamu baca dan menikmati keseruan menu sarapan gratis milik Xiang Wei Xin. Seru, manis dan bikin ngakak.
.
full reviewnya ada di blogku
anisa-ay.blogspot.com
Profile Image for Vania Macaire.
112 reviews53 followers
January 3, 2020
🍔
Kisah dalam novel ini merupakan kisah nyata yang sangat menyenangkan. Selama membaca, aku teringat masa2 menyenangkan selama SMA seperti, belajar bersama sahabat, mengikuti pensi dan juga menaksir kakak senior !
🍔
Xiang Wei Xin adalah tokoh utama wanita yang memiliki sahabat yang sangat cantik dan populer di sekolah. Suatu ketika ada kakak kelas yang memberikan sarapan untuknya setiap hari. Namun Fang Qi Ran, sahabat Wei Xin ini tidak menggubrisnya dan malahan memberikan sarapan itu pada Wei Xin. Selama setahun penuh Wei Xin lah yang memakan sarapan dari kaka kelas. Tapi sarapan2 itu justru membawa Wei Xin pada kisah cinta yang indah dan membuat orang lain iri.
Semoga kalian semua dan juga diri ku ini bisa memiliki kisah cinta yang indah dan menyenangkan seperti Wei Xin. Oia novel ini diangkat dari kisah nyata loh 😍
Profile Image for Tiny Shen 沈帝妮.
1,251 reviews34 followers
March 30, 2021
The Boy Who Bought Me Breakfast During the Whole Year - Ikumisa


Xiang Wei Xin ini bikin speechless. Sarapan aja bisa 3x! Diriku bisa sarapan sehari sekali aja udh bersyukur. Tiada duanya emang.

Weixin bersahabat dengan Fang Qiran yang populer dan banyak penggemar. Bahkan ada kakak kelas yg membelikan sarapan demi mencairkan hati Qiran. Tapi sarapannya ditolak mentah-mentah oleh Qiran. Tebak, siapa yang menghabiskan sarapan tsb?

Setahun penuh Weixin jadi "tempat sampah" Qiran. Kog kyk ga ada harga dirinya si Weixin ini, smpe kadang gemes dan kesel sendiri. Diimingi makanan aja Weixin bakalan melakukan segala yg diperintahkan.

Cuma ga nyangka sih endingnya itu. Hahahaha.. All happy For you lovebirdz!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Fitria Y.
154 reviews3 followers
August 4, 2019
If I were reading this one year ago, I probably didn't give it 3 stars. Now it gives me wonder how life that the only worries I have to think about are what food to eat at breakfast, studying, and falling in love?
"Don't you think sometimes people are felt so fleeting-how to say it?- they just come and go, and this makes you feel lonely?
"Time goes on. People change. The older you are, the more you pay attention to little things like these." - Ikumisa
The only reason to keep everything simple and..... superficial. When the only one who feels nostalgic is you. The lonelier you become. 💁‍♀️ Said it like a fact.
Profile Image for Weni yuanita.
93 reviews1 follower
August 8, 2019
Ceritanya sederhana , easy reading banget . Alur mudah ditebak dan temanya mainstream. Tapi, saya suka, alasan utama adalah terjemahannya enak dibaca dan mungkin karena genrenya romance atau era ceritanya yang terjadi ketika dibangku SMA yang membuat saya ingat jaman sekolah dulu atau juga karena penulisnya bisa mendeskripsikan setiap sarapan yang dimakan oleh Xiang Wei Xin dan sukses buat saya lapar, atau mungkin juga karena tokoh utamanya loveable. Yang pasti setelah baca novel ini saya sungguh ingin sekali pergi ke Mei - Mei .⁣ ⁣
Profile Image for Gabrielle.
156 reviews12 followers
December 14, 2021
Baca ini gak bisa berenti senyam senyum sama kelakuannya Wei Xin. Imuuut banget. Baca ini ya ngalir aja, konfliknya nyaris gak ada, malah lucu 😂 dialog antara tokohnya udah langsung kebayang banget kayak di drama.

Qi Ran ngomongnya gak pake filter kalau sama Wei Xin, tapi pertemanan mereka 👍 si kakak kelas yang pacarnya selingkuh itu juga gemesss, apalagi kalau udah ngobrol sama cewek di klub gitar.

Kalau butuh novel yang ringan-ringan, yang hubungannya too good to be true tapi ngegemesin, novel ini pas banget buat dibaca 😁
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 30 of 76 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.