Jump to ratings and reviews
Rate this book

Special Order

Rate this book
Ya Tuhan Yang Maha Esa… begitulah Naya bergumam dengan wajah pucat pasi ketika mendapati kepala koki barunya, Nando, adalah cowok yang sempat dia tabok di kereta karena kesalahpahaman. Sejak itu pekerjaan Naya di restoran tidak kenal kata damai. Nando hobi memarahinya, dan bahkan memecatnya.

Tetapi koki ganteng itu diam-diam menggelitik hati Naya dengan kelakuan rasa nano-nano. Terlebih waktu Naya menemukan Nando menyimpan luka serupa dengannya dalam dunia perdapuran.

Masalahnya, apa Nando punya perasaan sama? Atau Naya bagi Nando cuma kitchen assistant yang perlu dimentori supaya paham dapur tidaklah semanis drama Korea?

Perasaannya pada Nando mungkin akan jadi special order dalam dapur Naya, atau jadi masakan gagal yang harus dibuang.

272 pages, Paperback

Published February 18, 2019

20 people are currently reading
182 people want to read

About the author

Alifiana Nufi

5 books16 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
67 (12%)
4 stars
148 (27%)
3 stars
257 (47%)
2 stars
60 (11%)
1 star
5 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 131 reviews
Profile Image for Reina Tan.
292 reviews143 followers
February 11, 2019
⚠ subjective opinion || bacanya pelan-pelan yaa dan ada kemungkinan minor spoiler tanpa kusadari(?)
° ° °

Mulai dari mana ya review-nya... Mulai dari alasan kenapa aku beli novel ini deh.

Aku suka cover dan kepincut sama blurb-nya. Enemy to lover adalah book trope favorite aku. Hardcore banget deh sama topik itu. Dan dari blurb, Special Order menyajikan book trope kesayanganku bersama Kak Novi, kami membeli novel itu sambil ekspektasi sedemikian rupa.

Sayangnya, ketika buddy read berjalan, aku kecewa. Ekspektasi yang ada sirna begitu aja pas aku sampe bab 4.

Aku enggak bermaksud menjelek-jelekan ya. Ingat, ini pendapatku setelah baca novel ini. Bukan suatu hal objektif yang teruji klinis oleh para pakar pernovelan. Please keep it mind, ok?

Alasan kenapa aku jatuhnya enggak suka sama novel ini adalah...

Berasa banget cetakan dari Wattpad-nya. Aku pun baru tu ini novel dari wattpad pas liat instagram bukugpu. Maksudnya cetakan wattpad banget adalah... Kayak enggak di edit gitu. Khas tulisan yang di-publish di wattpad. Banyak penggalan, alur cepat, dan, yah, plot hole.

Jujur, aku capek baca novel yang kebanyakan penggalan. Yah, mungkin maksud hati bikin alur dipercepat, tapi jatuhnya apa ya. Enggak enak aja gitu. Baru enam paragraf pendek, tau tau dipenggal terus ganti scene. Kadang nih, beberapa penggalan paragraf yang ada di sini enggak penting untuk dicantumkan, menurutku.

Kayak gini↓

Ada suatu scene si Nando tuh semacam nyamperin Disty. Terus, udah dipenggal deh itu scene dan berganti ke bab baru. Awalnya, aku kira bakal diceritain di bab selanjutnya.

Ternyata?

Sampai aku kelarpun, aku enggak ngerti itu scene gunanya apa. Nando sama Disty kayak enggak ada kolerasi juga emang dari awal cerita, selain atasan sama bawahan—udah kayak celana sama kemeja 😂

Intinya, aku agak kurang nyaman dengan penggalan-penggalan scene di novel ini. Selain cepet banget, juga... Kebanyakkan enggak perlu.

Lanjut ke karakter. Dari semua tokoh yang ada, aku cuma nyambung sama Erga. Dia yang paling menonjol ciri khasnya, paling menonjol sifatnya. Dan kerennya lagi dari si Erga, menurutku, dia punya watak yang cukup stabil.

Terus, bagaimana dengan dua tokoh utama kita?

*hands up*

Karakter Naya maupun Nando, bagiku, kurang loveable gitu. Naya terlalu self pity, Nando terlalu tempramental. Bingung aku sama mereka.

Hal yang aku bikin enggak suka karakter Naya itu... Ya, self pity-nya. Nih yang aku kasih tanda '••' berarti itu minor spoiler ya, jadi kalau mau skip silakan sampe paragraf bertanda itu abis.

••Etis enggak sih nyebut-nyebut bokap nyokap udah meninggal di keluarga 'calon' cuma demi nasehatin 'calon mertua' biar baikan sama anaknya? Kalau menurutku, itu enggak etis ya. Kayak, ngapain juga alasan itu ditunjukkin buat begitu doang? I mean, aku ngerti kok maksud penulis mungkin pengin bikin bokapnya Nando sadar apa gimana, cuma aku masih gak paham maksudnya nyebut-nyebut ortu udah enggak ada tanpa ditanya. Padahal kalau Naya usah cukup dewasa, aku yakin dia bisa meyakinkan bokapnya Nando dengan cara lain tanpa bawa bawa orang tuanya udah alm/almh.••

Dan rerata aku kurang simpati sama tokoh-tokoh di sini, kecuali sama Erga. WKWKWK.

Terus, perkembangan chemistry Naya-Nando juga... Sayang banget gitu. Enemy to lover trope-nya ambyar. Aku bahkan enggak paham itu orang berdua maunya apaan.

Alurnya cepet. Cepet banget. Saking cepetnya, banyak lubang yang ditinggalkan menganga tanpa ada yang memenuhi biar rata—alias plot hole.

Sampai sekarang, enggak ada kejelasan itu keluarga Nando jadi gimana hubungannya. Sampe sekarang, enggak paham kenapa si Ayana ngotot jadi mak comblang. Terus, si Nando bisa ujug-ujug bawain obat maag, padahal kalau aku baca mundur ((ini beneran baca mundur)) aku gak nemu scene si Naya itu nunjukkin/ngasih tau kalau dia punya sakit maag.

Perihal klimaks, aku enggak merasakan apa-apa. Flat, plain. Aku bahkan hampir enggak merasa ada klimaks di sini. Mungkin ini efek kesel sama watak dua tokoh utamanya kali ya.

Serius, aku sangat menyayangkan novel ini. Padahal aku suka banget sama topiknya, cuma eksekusinya kurang halus. Kebanyakkan penggalan kesannya kayak buru-buru mau dibikin ending gitu 😭

Tapi intinya, aku suka Erga. HAHAHA. 😂
Profile Image for Novia.
115 reviews2 followers
February 10, 2019
Idk too much plot hole, dari awal baca seperti banyak part yang bolong-bolong. Contohnya, saat Ayana berniat mengenalkan Naya dengan Nizar. Ayana bilang mereka akan bertemu hari Sabtu(?) tapi baik Naya dan juga Nizar sudah saling menelepon dari sebelum bertemu. Hmmm.

"Kalau bapak masih hidup...."
Ini sih yang paling aku ga suka. Self pity. Ya aku tahu Naya sudah yatim piatu. Naya belum lama kehilangan bapaknya. Akan tetapi haruskah diungkit-ungkit di setiap kalimat? Bahkan saat Naya akan menadihati Nando pun ia harus self pity terlebih dahulu. Menurutku itu kurang pantas.

Actual rating : 2.5⭐
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Wardah.
954 reviews173 followers
March 1, 2019
Blurb menarik. Kover cakep. Setting-nya di restoran! Hm, tampak lezat(?).

Sayang, alurnya cepat. Banget. Jadi banyak adegan yang nggak nyambung. Banyak plothole. Banyak bagian yang nggak dijelasin dan tahu-tahu muncul gitu aja. Sayang banget padahal buku ini punya potensi banget.

Meski sejak awal nggak suka sama karaker utama, saya suka sama dinamika kerja mereka. Cuma, ya, itu, banyak bagian yang nggak dijelaskan.

3 bintang buat menggenapkan kover yang cakep. Ulasan lengkap segera
Profile Image for Eksa.
292 reviews25 followers
April 28, 2019
Hmmm
Aku suka gaya bahasanya yang ringan jadi cepet dan enjoy bacanya. Suka juga sama tema chef dan kulinernya. Tapi, Nando-Naya nggak kerasa kemistrinya kaka. Tiba2 jatuh cinta aja gitu hadeh. Aku tau jatuh cinta itu sederhana sj tp kok mereka tuh kayak tiba2 gt ga ada angin ga ada ujan. Jadi ke sananya juga hambar aja hubungan mereka. Konfliknya jg klise aja sih, ringan tp gpp. Cuma agak kesel knp harus 'orang lain' yg nyelesain masalah inti keluarga, paling malesin bagian itu. Hubungan ayah-anaknya jadi gak nendang deh.
Trus banyak banget adegan yg lompat2 gt knp ya, jadi ngga ngalir gitu ceritanya.
Trus gemes pengen ngomen soal bab what are we. Hadeh. Emg gaboleh ya rekan kerja perhatian? Kenapa gt doang naya udh baper pdhl geng teletubis aja pasti care sama dia. Untung nandonya beneran suka. Tp justru di situ anehny cuma gegara perhatian kecil kecilan aja langsung nanya "kita itu apa sebenernya?"😪🙄🙄🙄

Aku kira novelnya banyak humor gitu, ngeliat teasernya di story bukugpu, ternyata ngga juga, humornya dikit2. Tapi suka sama eksekusinya terutama bagian matcha bavarois. Hehehe lol😂😂
Trus suka juga sama kata2 nando yang panjang lebar di akhir😍
Profile Image for Nola Andriyani.
180 reviews
March 2, 2019
Aku suka gimana Kak Alifia menjelaskan detail skema jabatan di dapur dengan baik. Apalagi dengan adanya catatan kaki, hal tersebut sangat membantu bagi yang awam akan dunia dapur. Penjabaran tentang workload chef juga cukup detail, aku merasa related dan bener "dapur" dunia nyata itu berbanding terbalik dengan "dapur" drama Korea. Yang jelas nggak ada romantis-romantisnya, tapi kalau ngomongin kata keluarga di dapur nggak usah diragukan lagi. Gimana Genk Teletubbies care sama Naya, gitu pula kadang yang aku rasakan dulu.

Full review 👉 https://canolareads.wordpress.com/201...
Profile Image for Sulis Peri Hutan.
1,056 reviews301 followers
February 18, 2019
Aku pikir ini cerita wattpad yg pernah aku rekomendasiin di blog. Ceritanya hampir mirip, bedanya yg di wattpad agak dewasa. Lumayan lah, walau aku tetep suka cerita yg di wattpad. Coba dicek lagi deh nanti sama atau beda, rasanya pas baca kok kayak dejavu gitu.
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
March 7, 2019
[20/100]

Pertemuan pertama Naya dan Nando emang nggak cukup baik, ditambah sikap Naya bikin Nando selalu ingin marah sama Naya jadilah di dapur ini selalu rame. Sebenernya masalah kadang sepele. Entahlah Nando terlalu sensitif kayaknya wkkwkw. ⁣

Dan Nando emang tegas juga sih orangnya. Dibalik ketegasan Nando, sifatnya tetep bikin terpesona. Ya lelaki yang jago masak itu, kegantengan selalu naik 100% menurutku. Makanya Naya pun merasakan getaran itu, tapi sikap Nando yang angin-anginan membuat galau. Yang berujung Naya meyakini pikirannya sendiri, di sisi lain ternyata sosok Nando yang dingin begini mempunyai masalah yang cukup berat. Gimana kisah mereka? Kalian bisa baca ya di Special Order 😍😍.⁣

Aku suka dengan gaya bercerita penulis yang menarik, meskipun emang agak kurang smooth perpindahan scene tapi nggak buat ganggu kok. Cerita tentang chef dan dunia masak ini selalu bikin aku suka dan excited banget. Apalagi di novel ini, ceritanya cukup detail. Bagian 'dapur' yang menjadi nyawa beneran kerasa banget. Ditambah, makanannya ini bikin ngiler pas baca 😭.⁣

Dan settingnya menurutku lumayan bisa dibayangkan sih, meskipun emang nggak detail. Karena tempat yang digunakan restoran dan apartemen sekitaran Jakarta.⁣

Alur maju dan ada sedikit flashback, mengobati rasa penasaran. Dan akhirnya tau, kenapa Nando bersikap demikian sama Naya.⁣

Aku suka karakter mereka ini, kadang dibuat gemes sih sama Nando. Dia tuh kadang dingin kadang panas wkwkwk, bikin bingung. Tapi ya dibalik itu semua, perhatiannya bikin meleleh. Kalau Naya sih, kusuka tipe cewek yang asyik dan supel terlepas dari sikap cerobohnya ya. Dia anaknya lucuk, apalagi kalau udah dijailin sama abang-abang teletubbiesnya. Dan geng teletubbies inilah yang membuat suasana paling rame banget, bikin cerita makin hidup gitu. Meskipun tokohnya cukup banyak, nggak buat pusing. Karakter mereka kuat menurutku, dan konsisten dari awal sampe akhir.⁣⁣

Novel ini memakai sudut pandang orang ketiga, penulis menceritakan pikiran tokohnya dengan baik. Aku dibuat ketawa, gemes dan sedih di bab menuju akhir. ⁣

Dengan gaya bahasa yang mengalir dan ringan, asyik banget buat diikutinnya. Istilah 'dapur' nya pun ada penjelasannya kok, nggak terlalu ribet.⁣

Aku suka sama interaksi antartokohnya ini seru dan juga kehangatannya berasa, apalagi kalau udah dialog si geng teletubbies ini emang beneran bikin ketawa karena rame. Dan kusukanya mereka pun solid juga. Chemistrynya pun berasa feelnya, aku suka ka Alifia membangun chemistry double N ini pelan-pelan.⁣

Yang terakhir konfliknya lumayan rumit, apalagi masalah keluarga inilah yang bikin ceritanya klimaks di akhir. Buat romansa cintanya sih ringan, nggak ada halangan yang berarti menurutku. Aku selalu suka dengan cerita yang ada konfik keluarga, lebih ngena aja gitu. Penulisnya juga mengeksekusi konflik dengan baik dan apik. Endingnya, aku suka dan puas 😍😍.⁣

Overall, aku sukaaaa ceritanya. Bagi yang cari metropop fresh, boleh loh ini dibaca 💕💕. Rekomen menurutku.⁣
Profile Image for wulan.
247 reviews7 followers
August 11, 2024
seru banget 😂 aku baca buku ini tanpa ekspektasi apa apa setelah ganti bacaan karena kalimatnya nggak baku 😭 dan aku asal milih buku ini aja dari list tbr. ternyata sukak!

enak juga ternyata baca buku di akhir pekan karena aku bisa namatin buku ini dalam sehari 😽 tapi kynya pengaruh ceritanya yang seru dan page turner juga 👌

bercerita tentang naya, seorang kitchen assistant yang ceroboh. naya sering kena damprat executive chef karena dirinya yang slebor. ternyata, executive chef yang baru juga sama galaknya.

naya nggak punya background di bidang kuliner/tata boga. tapi naya ingin sekali menjadi seorang chef. semua itu karena dirinya menuruti kemauan bapaknya agar naya nggak mengikuti jejak ibunya dengan menjadi chef.

ayana, atasan naya, berhutang pada naya. melihat ketertarikan naya pada dapur, ayana pun meminta naya mengisi posisi kitchen assistant. naya tentu sangat senang karena berpikir impiannya akan terwujud.

semuanya adem ayem hingga kedatangan nando, executive chef yang baru. nando galak, tapi mungkin itu memang caranya untuk tetap tegas dan disiplin. dunia kuliner memang sekeras itu.

aku seneng banget di sini banyak istilah dapur, juga cara memotong, juga hidangan. tentu aja nggak lupa penulis menambahkan catatan kaki. aku sebagai pembaca jadi betulan berasa kerja di dapur 😂

ah ya! membaca buku ini aku teringat a love like this. tapi tentu aja trope yang diambil berbeda, ceritanya juga berbeda. tapi aku suka karena keduanya membahas makanan hehe
jujur kebayang banget gimana lelahnya orang orang yang bekerja di restoran.

narasinya oke banget 👌 aku merasa nyaman aja saat baca. aku nemuin beberapa saltik dan kekurangan kata, tapi gapapa karena masih bisa aku toleransi.

aku sepertinya juga jarang banget baca cerita yang karakternya punya sifat tsundere. jadi saat baca ini aku agak meragukan, memang ada ya orang yang bersikap seperti ini di dunia nyata? tapi balik lagi ini buku fiksi jadi aku mencoba untuk nggak mempermasalahkan hal itu.

buku ini cocok banget buat kalian yang lagi cari bacaan ringan. apalagi kalau suka dengan tema kuliner, resto, dapur.
Profile Image for Yonea Bakla.
323 reviews36 followers
February 18, 2019
Hernando Putra Arwidiasta baru saja mendarat di Jakarta, setelah berhasil dirayu sahabatnya Satria untuk bergabung di dapur The Golden Dish. Ada sesuatu terkait pekerjaannya sebagai Chef di The Pavilion Singapura, yang menjadi alasan.

Kanaya Wibisono, mahasiswa yang sedang menunggu wisuda di bidang linguistik, tapi memiliki minat besar di bidang kuliner sangat terkejut mendapati Nando menggantikan Chef Eka di The Golden Dish. Wah, wah, mencurigakan sekali~

Bagaimana Chef Nando menyikapi sikap Kanaya yang ceroboh dan tidak kompeten di dapur?

Novel ini mengambil setting lokasi di dapur The Golden Dish, salah satu restoran fine dinning di Jakarta.

Tema yang diangkat tentu saja urusan masak-memasak. Ada beberapa istilah kuliner yang cukup asing dengan catatan kaki. Jadi buat yang gak paham bakal tetap enjoy bacanya.

Ada masalah Nando dengan keluarganya yang cukup rumit, tapi penyelesaiannya singkat. Tidak terlalu banyak drama.

Tokohnya cukup banyak, termasuk geng Teletubbies; Hesa, Seto, Erga dan Danu yang sangat memeriahkan suasana~
Salut buat abang-abang ini yang selalu jadi sandaran Naya.

Pov 3 Naya dan Nando secara bergantian. Alur maju, flash back. Aku gak nemu plot twist yang mengejutkan. Cocok banget buat bacaan sekali duduk.
Profile Image for Autmn Reader.
891 reviews93 followers
July 3, 2021
Just not my cup of tea aja sih sebenernya.

Pros:

Beberapa obrolan mereka bikin aku ngakak. Geng teletabis nya mood booster apalagi Erga. Pertemuan awal mereka di awal buku juga lumayan.

Cons:

Hal paling krusial yg bikin aku nggak nyaman baca in adalah isu yg ada di buku ini. Soal nepotismenya. Ini mau diliat dari segi manapun jelas nepotisme. Walaupun berkembang juga sih akhirnya. Ayana juga annoying sih mnurutku. Kek dia tuh ngapain gtu. 😂
Penyelesain konflik di akhir terlalu instan dan berasa ingin cepat diselesaikan. Kemistri keduanya juga kurang. Beberpa bagian rada cringe juga. Pas akhi2r. Entah kenapa Nando-nya serasa lbih Girly ngobrolnya.
Profile Image for v i v i n.
139 reviews7 followers
March 23, 2019
Suka cover-nya yang menggoda.
Blurb-nya yang buat penasaran.
Bacaan ringan menurutku.
Gak buat pusing walau ada beberapa bagian yang eh kok gini kok gitu. 😅
Overall, ini bacaan anti mumet dan sedikit menghibur. 💙😄
Profile Image for Indri Octa Safitry.
Author 1 book18 followers
June 22, 2020
Pembuka yang cukup menegangkan, dimana Kanaya bertemu dengan Nando (lagi). Yah, Kanaya pernah bertemu dengan Nando. Dia tidak mengenal Nando. Hanya saja kesalahpahaman membuat Kanaya dan Nando seperti tikus dan kucing. Sayangnya, sekarang Nando atasannya. Jadi, dia nggak malah tidak nyaman bekerja
Kanaya ini asisten chef. Background nya memang bukan di dapur, dia mengambil jurusan Pendidikan. Kenapa bisa nyasar di dapur yah? Ada hal yang membuat dia pindah haluan
Nando sendiri pindah ke Jakarta karena berdalih kontrak di The Paviliun, Singapura sudah habis. Tapi ada hal yang dia tutupi dari semua orang. Dia kecewa, tapi tak bisa berbuat apa-apa
Tapi, kebersamaan Kanaya dan Nando, ternyata perlahan membuat Naya tahu kalau Nando sebenarnya baik. Walau ketus, menyelepekan Naya dalam bekerja. Semua kerjaan Naya selalu salah. Naya terus berusaha belajar memasak yang baik.

Apa Kanaya dan Nando akan jadi satu? Sayangnya, nggak semudah itu. Banyak konflik bermunculan menyerbu mereka berdua

Baca ini tuh gemas gemas emosehhh. Apalagi sikap Nando yang super flat dan sok. Walau emang dia keren, ganteng, penuh pesona lah tetep pengen unyel-unyel
Tentunya seperti judulnya, pekerjaan mereka Chef yang bekerja di Restaurant. Sampai ending baru paham kenapa diberi judul Special Order hehe
Tokoh dan karakter kuat. Suka setiap tokoh punya karakter berbeda tapi nggak saling tumpang tindih. Suka sama gengs teletubies, tim hore abis haha
Alurnya maju dengan sedikit mundur menceritakan kisah Kanaya dan Nando. Walau Nando lebih banyak permasalahannya. Tapi, pengemasan dan penyelesaian konfliknya rapih
Profile Image for jian..
77 reviews3 followers
January 12, 2022
2,8/5⭐

aku melahap novel ini hanya dalam sehari. blurb dan covernya yang menarik aku untuk membacanya. tapi sangat disayangkan, plothole nya ada banyak, mana alurnya sangat terburu-buru menurutku. jadinya ada beberapa part yang bikin bingung dan agak maksa. padahal novel ini memiliki potensi yang cukup besar kalau dalam eksekusinya bisa sedikit ditingkatkan lagi.

ada beberapa bagian yang bikin aku ketawa sih wkwk, selanjutnya lebih ke emosi. emosi karena si nando mulutnya pedes banget, trus naya yang rada bego, mau aja digituin sama si nando. ya meskipun itu pacarnya sih. but if i were her keknya udah mencak-mencak dan minta putus kalau digituin hehehe. tapi balik lagi cinta itu buta dan ini fiksi jadi yeah apapun bisa terjadi.
Profile Image for Nana.
405 reviews27 followers
April 1, 2019
Ini dari wattpad ya? Keliatan banyak bolongnya, entah apa karena di wattpad-nya emang begitu atau karena editingnya yang kurang rapi--ada bagian yang harus di-cut tapi trus adegan pentingnya ilang, lupa dipindahin.

Akan tetapi....
Gue suka cara bercerita pengarang, terutama detail soal pekerjaan koki. Jadi inget sama dorama Bambino-nya Matsu Jun. Jadi koki tuh emang hectic banget ya, tapi bisa fun juga kalo emang passion-nya. Dan detail tentang pekerjaan koki ini ngeblend aja sama ceritanya, natural.

Kalo suka cerita di mana tokoh cowoknya galak dan perfeksionis sementara ceweknya sembrono tapi nggak gampang patah semangat (kayak korean dramas gitu deeeh...) bisa deh dicoba baca.
Profile Image for Isa Sulistyorini.
168 reviews3 followers
June 20, 2020
Mini Review:

1. I like the characters, they so cute and funny. Karakter di dalam novel ini saling melengkapi.

2. Untuk cerita dalam novel ini cukup menarik buat aku. Lengkap sih untuk dari prolog - epilog. Menarik tapi kurang nendang. Ya intinya novel ini bagus "aja", ga ada yang WOW. I don’t know why, padahal ya untuk masalah Heroinnya itu nyerempet banget sama hidup aku yang jurusannya “ga nyambung”. .

3. Novel ini termasuk ringan dan aku baca ini dalam sekali duduk di akhir pekan.
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
May 28, 2019
#2019-[63]

Ended up balik ke metropop lagi gegara kehabisan lanjutan #WithMeInSeattle series. Padahal aslinya penasaran parah sama ceritanya si Dominic, huft.

Yaamps lagi-lagi ku merasa dejavu nih, iyaa kaya ngulang baca cerita yang mirip pol sama ini. Jadi sama-sama Executive Chef super galak namun ganteng abis yang akhirnya jatuh cinta sama asistennya yang super ceroboh dan super slebor. Iya sesimple itu ceritanya, tapi tetep asik diikutin karena banyak bickering-bickering yang bikin gemasss.

The Golden Dish kehilangan Executive Chef-nya karena harus pindah ke Surabaya, Satria owner TGD akhirnya minta bantuan Nando teman kuliah di Aussie dulu buat ngisi posisi itu sampai kontrak Nando di salah satu resto di Singapore di extent. Ya itu sih alibi Nando aja ya, nyatanya doi nggak minat buat lanjut di SGP juga. Nah disana Nando dan Naya ketemu lagi setelah pertemuan pertama di KRL yang bisa dibilang kelewat nggak enak. Naya yang jadi korban harassment kakek-kakek dibelakangnya malah nuduh Nando dan mukul muka cowok itu pake map yang dia bawa tapi terus kabur gitu aja. Nando? yah karena udah dituduh gitu dia sempat bakalan dihakimi massa, untungnya ada saksi mata yang lihat kalau bukan dia pelakunya.

Saat perkenalan dia hari itu sebagai EC dan akhirnya yakin kalau kitchen assistant itu beneran cewek yang udah nabok dia. Nando bersumpah bakalan bales dendam dengan mempermalukan Naya didepan umum juga suatu saat nanti. Naya yang emang background akademisnya nggak ada hubungannya sama sekali sama masak-masakan sering banget kena omel Nando dan puncaknya berujung pada pemecatan Naya. Agak drama-drama dikit ya dibagian ini. Namun nggak butuh waktu lama Nando akhirnya bisa bikin Naya balik ke TGD lagi, namun T & C applied kali ini, wkwkw. Nando yang bayar penalty Naya di tempat bimbel akhirnya minta gadis itu buat bersihin apartemennya 2 hri seminggu. Nando dan Naya mulai akrab lah disana, dikit banyak mulai ngobrol eh terus sarapan bareng, ahay! meski pas balik kitchen Nando balik ke mode chef galaknya lagi.

Nando yang Hot & Cold itu akhirnya bikin Naya baper juga, meski saat itu udah ada Nizar --cowok yang dikenalin sama Ayana, isteri Satria--Namun Naya galau bahkan sempat menduga kalau Nando udah punya anak isteri hanya karena kelihatan akrab sama cewek yang mereka temui di mall saat JJS bareng Gisha. Padahal itu cewe dan anak kecil yang Naya bilang mirip Nando adalah Kakak dan ponakan Nando. What are we? setelah dikonfrontasi saat di rumah Nindya--kakak Nando soal hubungan mereka, akhirnya Nando dan Naya make it clear, voila, jadianlah mereka. Mengakhiri cerita soal Naya Nando.

Cerita beralih ke masalah Nando dan keluarganya. Nando yang milih untuk jadi chef dan meninggalkan kuliah arsitekturnya membuat Papanya berang dan ngecut semua uang buat sekolah. Nando yang udah sepuluh tahunan nggak pulang dan nggak akur sama papanya akhirnya mulai mau buat ketemu Papa setelah didesak Nindya, Mama, dan Naya. Sempat ditolak dan make a scene saat di ulang tahun Aksya namun setelah merubah cara pendekatan ke Papa, akhirnya Papa sedikit melunak juga.

Cerita diakhiri dengan special order dari satu artis kondang yang akan merayakan Anniv di hari senin, hari libur mereka. Namun bukannya ngajak semua yang kerja di kitchen Nando dengan entengnya bilang kalau doi berdua Naya udah bisa handle semuanya.Nah sebenernya ini cuma akal-akalan Nando aja. Jadi hari itu Nando ngelamar Naya, dibantuin Satya dan para Teletubbies. Proposal yang kudunya romantis versi Nando itu harus sedikit zonk gegara Erga yang ketuker naroh dessert berisi cincin yang harusnya buat Naya.
Profile Image for Afy Zia.
Author 1 book116 followers
February 22, 2019
❝Pengin aja nggak cukup buat jadi koki karena dunia kuliner lebih kejam dari yang orang kira.❞ ―Special Order, Alifiana Nufi


Special Order bercerita tentang Naya yang ingin mendalami dunia kuliner. Masalahnya, dia ceroboh banget kalau lagi di dapur. Udah gitu, ada Nando selaku kepala koki yang judesnya minta ampun.


Pertama, saya suka premis cerita ini. Kayaknya saya masih rada jarang deh nemu novel lokal dengan tema kuliner seperti Special Order. Baca ini bikin saya keinget sama salah satu drama Korea yang pernah saya tonton―Wok of Love. Bukan karena jalan ceritanya mirip atau gimana, tapi karena temanya sama-sama kuliner. Dapur, koki, that "Yes, Chef" thingy! 😆 *maafkeun salfok*


Kedua, KOVERNYA CAKEP BANGET, SUER! Dan bikin laper juga. *jadi kepengin pasta kan nih* 🙊


Dan memang, dunia koki-dapur-restoran cukup kental di buku ini. Istilah-istilah memasak yang nggak saya mengerti juga terbantu dengan adanya catatan kaki. Lumayanlah, nambah pengetahuan dikit. 😷


Gaya penulisannya ngalir dan cepat, meskipun beberapa kali masih suka nemu typo. Banyak 'jeda' di cerita ini, jadi saya nggak ngos-ngosan bacanya. Tapi karena jeda yang cenderung banyak itu, kadang-kadang saya kurang dapet feelnya.


Chemistry antara Naya dan Nando pun greget. Nando judes, Naya bawel (dan agak judes juga). Suka ngakak kalo liat interaksi mereka berdua. Dan geng Teletubbies juga nggak kalah kocak dong! 🤣 tapi memang sih, saya beberapa kali suka agak kesel sama Naya dan Nando. Terkadang, mereka berdua itu rada batu. 😶


Namun selama membaca SO, saya merasa Nando kayak "ada di mana-mana". Lagi begini, tiba-tiba Nando muncul. Lagi begitu, tiba-tiba Nando muncul. Frekuensinya bukan yang selalu terjadi gitu sih, tapi yaa jadi agak mengganggu. Saya kadang-kadang heran aja. Kok kemunculannya bisa tepat. 😂


Secara keseluruhan, saya menikmati Special Order. Untuk bacaan romansa dengan bumbu humor, buku ini sangat menghibur. Seperti yang udah saya wanti-wanti di postingan sebelumnya, kusarankan kalian udah kenyang kalo mau baca Special Order, soalnya banyak makanan di buku ini yang bisa bikin perut kalian seketika demo minta diisi. 🤭🍲


RATING: 3,8/5 🌟!
Profile Image for Jessica.
1,220 reviews40 followers
March 4, 2019
As I said (di status currently-reading sebelumnya), beli pre-order buku ini karena tertarik sama blurb-nya dari ig story fiksigpu. Ternyata ku tak doki-doki sampai akhir. Kinda fail for me sih untuk buku metropop dan romance. Not exciting enough.

Ceritanya sih asik, smooth, very quick reading, tapi banyak hole di beberapa tempat yg bikin aku bertanya-tanya, loh ini stop disini? Mana lanjutannya? Kenapa udah begini aja, terutama pada perasaan di antara Kanaya dan Chef, dimana perasaan kalian berada? Chef, lu tiba2 bilang naksir gitu aja tu bikin gw banyak bertanya-tanya lu kapan naksirnya? Justru gw udah dapet banget ama si Nizar, tapi disosor aja sama si Chef.

Cuma kelakuan teletubbies yg bikin gw terhibur dan Nizar yg diphp. Erga kamu ucul bangett, moga ketemu jodohmu, nak. Mungkin di lain buku.


Anyway busway, ternyata ini cerita dari wattpad yaa. Baca2 dari review lain, di wattpad justru lebih hot, ini kenapa Special Order kayak pesennya tahu isi goreng dapetnya tempe goreng yang udah dingin dan lempem? :((


To tell you the truth, di awal aku terima buku ini, ak kecewa banget sama bukabuku. Bukuku ada bekas gigitan di ujung kiri. Jadi berlobang deh di bagian bindingnya, komplen ke email CS ga direspon sama sekali. Permintaan maaf would be much appreciated, but I received nothing. No more pre order book online. Pergi beli aja ke tokbuk langsung biar bisa pilih2 sendiri.

Despite of the bad impression in the beginning, this book review about the content was not affected by the purchase experience. Honest review from the final reading.

PS: my song for this book might be It Only Takes A Taste from Waitress Broadway musical.
Profile Image for Seva.
67 reviews6 followers
April 11, 2020
actual rating: 2,5/5🌟

covernya menarik dan aku juga tertarik baca cerita kehidupan chef. aku punya ekspektasi yang cukup tinggi sama novel ini, tapi i have to admit, i'm kinda disappointed.

aku merasa ceritanya terburu-buru. penjabaran setiap event-nya buru-buru. saat pindah ke event lain juga kayak kurang smooth(?) aku kurang paham dunia kepenulisan, tapi itu yg kurasain. aku merasa ada plot hole juga.

mungkin karena efek terburu-buru itu jadi event yg harusnya mengharukan (kayak misal waktu di pemakaman bapaknya naya atau waktu papanya nando baikan sama nando) jadi ga berasa apa-apa; datar.

tapi aku suka ada beberapa istilah dalam dunia masak-memasak(?) yang disebutkan. aku mengharapkan detail mengenai profesi mereka (profesi di dapur) itu lebih diperdalam lagi. biar pembaca (well, at least "aku") bisa ngerasa ikutan ada di dunia mereka selama membaca.

aku suka sama beberapa dialog di novel ini. fun banget. beberapa moment juga kerasa manis, sesuai yang aku harapkan (aku baca ini memang mengharapkan sesuatu yang ringan dan manis). moment waktu lamaran juga lucu dan sweet🥺

overall, it's 2,5/5🌟 for me.
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
January 8, 2024
Bintang 3!!

Aduhh baca ini tuh kaya love & hate gituu. Beberapa watak karakter annoying parah bikin sebel bacanya wkwk.

Special Order bercerita tentang Kanaya alias Naya seorang kitchen assistant yang selebor parah, lelet tapi juga pantang menyerah yang harus menjadi bawahan Nando seorang executive chef yang memiliki sifat tegas, ceplas-ceplos, dingin dan judes. Karena kesalahpahaman dimasa lalu, Kanaya sangat membenci Nando apalagi dengan segala kekejaman Nando yang bahkan tega sampai memecatnya membuat ia semakin anti dengan cowok itu.
Bagaimana kehidupan perdapuran mereka? Apakah Naya masih akan terus membenci Nando kalau cowok itu jugalah yang membuatnya menjadi lebih maju bahkan berkorban untuk mencapai impiannya?

Hmm, awal-awal baca tuh bener-bener dibuat kesel parah sama tingkah Naya yang annoying banget! Ngeselin, menye-menye, lemah, nggak bisa membela diri sendiri. Pokoknya bikin darah tinggi! Ditambah sikap Nando yang kejamnya kaya VOC hampir membuat saya DNF loh sumpah. Frustasi banget bacanya. Oh iya, jangan lupakan juga Ayana yang sebenarnya baik tapi gimana ya? Baiknya itu nyebelin, ngerti nggak sih wkwk.

Yang membuat saya bertahan baca ya geng Teletubbies! Terimakasih buat Erga, Seto, Danu dan Hesa tanpa kalian mungkin saya baca ini sambil marah-marah 😅

Kemistri antar tokoh utama menurut saya juga kurang karena sifat Nando yang terlalu dominan jadi nggak balance. Si FL cuma iya iya doang kerjaanya. Apalagi pas adegan ciuman, yang harusnya mesra, intimate malah jadi hambar karena moment buildingnya nggak ada.

Terus masih banyak plot hole, problem solving terlalu cepat dan kurang memuaskan. Apalagi yang masalah papanya Nando, gemesss banget karena kurang detail penyelesaiannya. Padahal itu bisa dibilang masalah utama dari pihak Nando kan. Akar yang akhirnya membuat Nando seperti sekarang. Tapi rasanya kurang dieksplor gituu.

Yah walaupun awal-awal novel ini ngeselin tapi setelah kedua tokoh dekat, mulai asik dibaca kok. Mulai keluar masalahnya juga satu per satu jadi nggak monoton internal problem antara Naya dan Nando doang.


Ps : endingnya menurut saya surprise banget sih dan bikin ngakak sekaligus blushing-blushing. Emang nggak pernah ketebak definisi romantis dari Nando yang mukanya aja nggak meyakinkan kalau dia bisa pacaran wkwk.
Profile Image for Laura Yuwi.
216 reviews16 followers
April 21, 2023
Buku pertama yang aku baca dari penulis. Tema yang diangkat bagus. Ceritanya sangat mengalir dan realistis. Jadi ini tuh cerita tentang Nando yang diminta jadi executive chef oleh sahabatnya dan bertemu dengan staff bernama Kanaya yang ceroboh banget, namun lama kelamaan benih2 cinta itu timbul. Yes, mereka tuh cinlok! Karakter pria disini yaitu si Nando digambarkan galak, tegas, anti lelet, keras kepala dan ga bisa romantis. Lol. Hmmm... Actually aku kurang suka sama genk Teletubbies disini karna too much bully si Kanaya. Kalau aku ga bisa sihh diledekin terus-terusan gitu, risih. Tapi aku suka dengan solidaritas dan perhatian mereka ke Kanaya. Overall ceritanya bagus. Aku enjoy banget bacanya. Ini termasuk bacaan ringan ya. Soooo, please give this book a try!
Profile Image for Juwita.
336 reviews5 followers
December 14, 2020
Naya punya keinginan untuk menjadi Chef, namun keinginannya ditentang ayahnya. Setelah kisah pilu ia akhirnya mencapai mimpinya, namun takdir masih menentangnya dengan kehadiran Chef Nando. Chef Nando membenci orang yang tidak punya kemampuan di dapurnya.
Perkelahian mereka memicu percikan api cinta.
Karakternya berkembang dengan baik, dari sikap labil menjadi lebih terkontrol dan dewasa.
Kemistri antara Naya dan Nando, Naya dan Geng Teletabish dibangun dengan baik.
Endinya lucu dan fine.
Profile Image for parkjunjun.
31 reviews1 follower
January 4, 2020
⭐ 3,5

Buku pertama yang dibaca di tahun 2020. Dan selesai dalam tiga hari di tengah kesibukan kerja yang membabu buta.
Novel ini adaptasi dari wattpad yang sama sekali nggak aku baca versi wattpadnya dan langsung beli cetaknya. Ada kelebihan dan kekurangan dari novel ini.

Kelebihan:
1. Dari covernya aja udah menarik perhatian banget. Warna merah sebagai latar bikin nata langsung tertuju ke novel ini. Jelas, aku suka banget sama covernya.
2. Blurb. Yang bikib aku beli novel ini karena blurbnya yang menarik banget.
3. Cara penulisannya yang enak banget. Nggak kerasa udah di bab terakhir. Kerasa page turner banget.
4. Karakter pendukung yang bikin cerita ini lebih hidup. Terutama geng Telletubis yang bikin ketawa pas mereka udah bully Naya.
5. Konflik. Yaaa... konfliknya ringan banget. Wajar, genre metropop emang ringan-ringan konfilknya.

Sekarang, kekurangan selama aku baca novel ini adalah:
1. Alur cepet banget. Beneran cepet banget, dan tiba-tiba si Nando ini nembak Naya buat jadi pacarnya. Nggak terlalu dijelasin juga gimana perasaan Nando sebelum nembak ke Naya itu gimana selain kesel, kesel, dan kesel sama Naya.
2. Lebih banyak penjelasan tentang perasaan Naya ke Nando, dan dari awal sebelum Nando nembak, aku nggak ngerti gimana perasaan dia ke Naya.
3. Typo. Wajar sih kalau ini. Tapi ada di halaman berapa, salah nama. Aku baca ada nama Niar. Btw, Niar siapa?
4. Penyelesaian konflik yang nggak terlalu dijabarkan. Gimana hubungan Nando sana Bapaknya juga nggak dijelasin secara rinci. Tau-tau bapaknya senyum pas syukuran rumahan. Itu senyum apa ya? Bangga atau mengejek?
5. Tokoh utama yang nggak terlalu membekas. Serius deh, selesai baca, udah aja. Apalagi karakter Nando yang nggak terlalu suka karena terlampau menyuruh ini itu dengan semau dia ke Naya. Dan Naya juga iya-iya aja, kesannya kayak kurang pendirian.
6. Adegan Naya yang ngungkit-ngungkit kematian orangtuanya ke calon mertua. Sumpah deh, itu ganggu banget. Padahal, orangtua Nando nggak tanya-tanya tentang keluaraga Naya. Seakan Naya itu pengin dikasihani sama keluarga Nando.

Meski lebih banyak kurangnya, tapi novel ini cocok banget untuk kalian yang suka dengan tema bos jatuh cinta sama bawahan dan tokoh cowoknya yang tsundere.

Oh satu lagi, temanya aku suka. Tentang dapur yang kebetulan aja aku lulusan sekolah tata boga. Tapi sayang, yang dibilang bakal ngiler karena banyak makanan enak di sini, aku nggak sama sekali. Mungkin udah tau dan udah pernah nyoba kali, ya. Hehehe...
Profile Image for Ossy Firstan.
Author 2 books103 followers
May 10, 2019
38/2019
Hmm... hmm. Banyak hal yang membuat dahi berkerut. Akan tetapi, kucukup menikmati hingga tamat. Kovernya tjantik. Sukses tuk penulisnya 🍉
Profile Image for Gita Karmani.
433 reviews15 followers
October 9, 2022
Secara story, it was ok walaupun aku kayak nggak bisa memberikan simpatiku ke semua tokohnya. Berpotensi bagus sebenarnya. Tapi lumayan banyak plothole nya 😅

Thankyou!
Displaying 1 - 30 of 131 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.