Jump to ratings and reviews
Rate this book

Hipernova: Sang Paradoks, Pesujud, dan Monotheisme

Rate this book
Novae, seorang model terkenal penderita albino sudah lama berhenti mempercayai Tuhan. Semua berawal sejak dia kehilangan saudara-saudaranya pada tragedi tsunami di Aceh tahun 2004. Setelah pulih dari kecelakaan awal tahun 2017, dia mengujungi pusara kucing maine-coon kesayangannya di bawah pohon rindang yang jauh dari kota. Di sana dia menemukan scrapbook tergeletak di dekat pusara. Rasa penasaran membuatnya memungut scrapbook itu dan membawanya pulang.

227 pages, Paperback

Published December 12, 2018

5 people are currently reading
21 people want to read

About the author

Fariza Aulia Jasmine

2 books4 followers
An eternal servant. A freelance daydreamer. A full-time mum. A blessed wife. A former Coffee-Master who can't even drink coffee anymore.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
17 (80%)
4 stars
3 (14%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
1 (4%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 13 of 13 reviews
Profile Image for insightcure.
56 reviews3 followers
July 31, 2022
Hipernova mengisahkan tentang Novae, seorang model albino yang sudah lama berhenti memercayai Tuhan. Dia yatim piatu, karena kehilangan semua keluarganya sejak tragedi tsunami Aceh tahun 2004.

Sekilas cerita, novel bergenre religi ini kubeli dengan tidak sengaja saat main ke lantai bawah Blok M pada 2019 silam. Lagi ada obralan buku dan aku langsung ambil aja tanpa benar-benar membaca sinopsisnya. Gak nyangka, ternyata temanya bagus.

Jika dilihat, Novae memang senang sekali melontarkan pertanyaan dan pernyataan skeptis tentang Tuhan. Misalnya, kenapa kita masih berdoa jika sudah punya takdir? Jika semesta ini berakhir, apakah Tuhan akan pensiun? Jika Tuhan Maha Penyayang, mengapa Dia ciptakan bencana di bumi-Nya?

Masih banyak lagi hal-hal yang diucapkan Novae, yang paling menarik bagiku adalah pernyataan ini :

"Tuhan tidak pernah ada. Kamu memohon pertolongan atau tidak memohon pertolongan-Nya pun tidak akan terjadi apa pun atas hidupmu. Kamu menyebut nama-Nya atau tidak menyebut-Nya, kamu menyembah-Nya atau tidak menyembah-Nya, nggak akan ada apa pun yang terjadi dalam hidupmu."

Suatu hari, saat berziarah ke makam kucing maine-coon kesayangannya, Novae menemukan sebuah scrapbook di dekat pusara. Isi scrapbook itu tentang hidup Novae lima tahun terakhir.

Jadi, keseluruhan novel ini bisa dikatakan kutipan isi scrapbook yang menjawab setiap pertanyaan Novae tentang Tuhan di masa lampaunya.

Di setiap penggalan cerita di scrapbook, selalu ada kehadiran seorang fotografer paruh waktu yang menjawab pertanyaan Novae, seakan-akan cerita di masa lalu sedang diubah plotnya.

Siapa yang membuat scrapbook? Siapa fotografer paruh waktu? Mengapa Novae tidak memercayai Tuhan? Bagaimana akhirnya? Inilah yang nanti akan jadi bagian cerita novel ini.

Menurutku, tokoh Novae terlalu dingin dan blak-blakan untuk ukuran model terkenal, karena kariernya malah tidak redup meski suka mengeluarkan pertanyaan sensitif di banyak kesempatan penting. Dia juga digambarkan terlalu "tidak peduli", termasuk ke orang sekitarnya.

Random kepikiran, scrapbooknya panjang banget, sepanjang novel ini, capek pasti bikinnya. HAHA.

Secara keseluruhan, aku merasa adem aja bacanya. Ternyata buku ini available di iPusnas.

More review on IG @insightcure
1 review
April 26, 2020
dakwah tidak hanya disampaikan lewat mimbar saja, melalui buku fiksi ini penulis menyampaikan dakwahnya dgn cara yg berbeda.
ini kali kedua ku membaca buku ini. ga bosen karena banyak kutipan kutipan ayat yg sangat relate dengan kehidupan dunia kita.
ditunggu buku selanjutnya mba Fariza!
Profile Image for kiadh.
148 reviews7 followers
April 7, 2022
Cerita tentang Novea, seorang model ternama yang tidak percaya akan keberadaan Tuhan dan cinta manusia berjenis kelamin laki-laki. Novea digambarkan sebagai sosok yang tidak memiliki ekspresi, emosi, dan tidak mau dianggap "suci". Dia menjadi sosok yang haus akan teori mengenai ketuhanan, "Kalian selalu menyebut-nyebut kata takdir setiap waktu. Jika dunia ini telah memiliki takdir dari Tuhan, lantas untuk apalagi kalian berdoa?" hlm. 40.

Sampai akhirnya dia menemukan scrapbook yang mengisahkan perjalanan dia dan bagaimana menemukan Tuhan.

Hal yang aku suka dari cerita ini adalah penggambaran masa lalu novea. Diantara keporak-porandaannya dunia baik keluarga maupun tempat tinggalnya akibat musibah tsunami, dia mengalami kegetiran dan kehilangan namun juga menemukan alive-nya yang baru. Cerita yang mungkin berat karena terdapat banyak sisipin ayat alquran juga kisah Nabi namun percayalah cerita ini amat sangat menyentuh.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Kai.
84 reviews2 followers
January 9, 2023
Buku ini cocok banget buat saya yang ga jarang bertanya dan mendapat pertanyaan skeptis seperti Novae, alhamdulilah jadi perantara supaya lebih banyak belajar lagi.

Ini juga buku pertama yang bikin saya tersentuh dan nangis di tahun 2023 terutama di bagian yang menyebutkan Sang Nabi Besar, Muhammad SAW. Banyak insight dan ilmu yang kembali diingatkan melalui buku ini👍🏻
Profile Image for Sorrowka.
158 reviews
April 23, 2020
alur ceritanya dikemas dengan bagus. Bagaimana scene2 yang telah terjadi bisa di"andaikan" memiliki alur alternatif. seolah-olah buku yang Novae selalu memainkan pikirannya dengan cerdik sampe ada "click" dalam pikirannya.
Dan yang menarik, buku ini juga menjawab pertanyaan yang pernah ditanyakan dalam hidup (seperti kata reviewer lain), pertanyaan semacam filsafat mungkin namun berkaitan dengan agama.
Dan yang membuat menarik, kita bisa melihat lebih jauh pemikiran atheis seperti apa. Dan mereka tidak hanya sekedar tidak mempercayai Tuhan tanpa alasan, tentu beberapa dari mereka memiliki pemikiran yang belum terpecahkan.

Cuma sakit aja sih dengan ending ceritanya... ;-;
Tapi alhamdulillah, penulis dapat mengembangkan karakter protagonis menjadi lebih baik dan mencapai ultimate goal hidup.
1 review
May 19, 2020
Saya sangat merekomendasikan buku ini untuk kalian pencari jawaban dalam hidup ini. Mungkin tidak semua jawaban ada, tetapi paling tidak pertanyaan paling dasar yang banyak orang pertanyakan ada di dalam buku ini.
Saya adalah orang yang merasa membaca buku semacam ini sangat sulit untuk dipahami, tetapi berbeda dengan buku lainnya. Buku ini sangat mudah dipahami. Saya merasa seperti seorang Novae yang berada di dunia nyata. Setiap chapter yang merupakan 1 pertanyaan benar2 sangat memudahkan saya memahami makna yang ingin disampaikan author.
Terimakasih author sudah menulis buku ini.
1 review
October 25, 2021
Sesuai judul dan halaman-halaman pengantarnya, novel ini disuguhi oleh nilai religius yang kental. Spesifiknya, nilai Islam.
Dikemas dengan sederhana tapi juga misterius. Pembaca tidak akan dipusingkan dengan alur dan tokoh. Meski begitu, novel ini juga tidak bisa dikatakan 'mudah'. Sebab muatan nilai yang dibawa dalam tiap bab akan membuat pembaca senantiasa berpikir.
1 review
March 2, 2019
Novel Hipernova, yang beralur maju mundur, memiliki kisah dari masa kecil sampai dewasa dari tokoh utama, ada beberapa kisah yang bisa di petik ilmunya (menambah pengetahuan)bukan hanya untuk berimajinasi.
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review
Read
March 22, 2019
Alhamdulillah buku ini banyak mengandung informasi agama dan bisa dijadikan acuan.
1 review
January 14, 2020
buku ini sangat mudah dipahami dan isinya sangat mampu utk membuat kita berpikir lebih dalam lagi.
2 reviews
February 1, 2020
Ceritanya bagus yang mewakili beberapa pertanyaan yang sempat saya tanya dihidup saya. Pembawaannya juga dikemas dengan baik sehingga mudah dipahami.
1 review
June 29, 2020
Masya Allah, buku yang sangat luar biasa. Membuka mata hati dan menyadarkan akan cinta yang tulus dari sang Kekasih Allah.
Sungguh karya yang mengagumkan.
Profile Image for Fariza Aulia Jasmine.
Author 2 books4 followers
December 29, 2022
Hai, aku Fariza :)
Izinkan aku bercerita sedikit, Hipernova adalah novel pertamaku yang terbit, tetapi ia bukanlah naskah pertama yang kutulis. Aku menulisnya sekitar tahun 2016, dan berhasil diterbitkan tahun 2018. Dan ternyata skrg sudah akan masuk 2023 ya? Cepat sekali :')

Apa kalian mau tahu yang terjadi dari tahun 2018 setelah Hipernova diterbitkan? Banyak hal terjadi, aku sangat sangat terjatuh hingga terasa sulit sekadar untuk bernapas. Dan semua ini membuatku tidak mampu untuk menulis, atau menyelesaikan tiap naskah yang kucoba tulis.

Aku pernah menyelesaikan dua naskah namun qaddarullaah penerbit menolak untuk menerbitkannya. Setelah kuevaluasi nyatanya memang dua naskah tersebut amat sangat kacau. Aku jadi berpikir, kenapa saat itu aku bisa menulis? Apa yang membuatku menulis?

Sampai akhirnya aku iseng membaca Hipernova-ku sendiri di pengujung tahun 2022 ini. Kulenyapkan internet dari HP-ku, kubaca novel ini dalam waktu singkat. Pada akhirnya aku mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaanku.

Hipernova adalah cara Tuhan untuk membangkitkanku dari keterjatuhan hidupku. Tuhan tidak akan mengubah suatu kaum sampai kaum itu sendiri yang mengubahnya. Tuhan menakdirkanku menulis Hipernova hanyalah untuk diriku sendiri, untuk membangkitkanku, untuk menyembuhkanku.

Terima kasih bagi yang berkenan membacanya. Dan juga, terima kasih untuk diriku yan sudah menuliskan karya seindah ini, yang aku sendiri pun masih tak percaya bahwa akulah penulisnya.
Displaying 1 - 13 of 13 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.