Lee Hee Young, seorang fangirl garis keras yang diberkati oleh dewi keberuntungan. Malam itu, ia menyadari bahwa mimpi serta angan-angannya memang dapat menjadi nyata. Tanpa ragu sedikit pun, gadis itu bertekad untuk meraih satu-satunya bintang yang menyinari hidupnya.
Park Jimin, seorang idola bagi jutaan gadis-gadis di luar sana. Malam itu, ia menemukan gadis yang ternyata dapat mengubah pandangannya tentang cinta, sekaligus mengubur kenangan pahir tentang hal yang dinamakan cinta pertama.
Ini kisah tentang takdir dan cinta. Tentang indahnya pertemuan, tulusnya pengorbanan, sadisnya pengkhianatan, hingga perihnya perpisahan. Akankah mereka bertahan meski sebuah fakta telah bersembunyi di balik waktu, menghitung mundur hingga saatnya tiba?
Buku ini adalah side story dari buku sebelumnya, yaitu That Day. Tokoh pembantu yang ada pada buku That Day, menjadi pemeran utama pada buku ini. Dengan mengambil tema yang sama, cerita berfokus pada hubungan seorang idol dan orang dari kalangan biasa. Yang menjadi pembeda adalah, si tokoh perempuan adalah fans dari idol tersebut. Wah, bagaimana ya kelanjutan kisah mereka?
Konflik buku ini menurutku lebih kompleks ketimbang buku yang sebelumnya. Kita diajak untuk menyelami kisah mereka yang penuh dengan rintangan. Berbeda dengan That Day yang lebih banyak membahas rintangan dari luar, di buku That Night ini, rintangan hubungan keduanya banyak bersumber dari dalam diri mereka sendiri. Dengan menggunakan POV orang pertama, menjadikan kita lebih memahami apa yang mereka rasakan.
Diksinya sederhana, alurnya mengalir dengan baik, tidak terkesan dipaksakan. Aku rasa, penulis sudah meningkatkan kualitas menulisnya pada buku ini
ini buku ke 2 dari that day!! klo that day bikin kamu tau rasanya belajar bersama cinta, buku keduanya lebih berasa kayak belajar menerima sakitnya suatu rasa yg nama nya cinta. Ini lebih angst dri buku pertamanya, even sampe hari ini, if i need a really good cry, this book is one of the book that i looked for. lagi, di buku ini kita diajarkan buat merelakan dan mengenal bagaimana toxicnya sebuah hubungan, dan bagaimana keluar dari hubungan itu. persahabatan juga dibahas disini, dan sweet sekali, aku suka bagaimana persahabatan karakter di novel ini. oh iyaa satu lagi. buku ini juga mengingatkan kita bahwa idol itu juga manusia, dam sebagai fans yg baik kita ga bolej atur" hidup idol seakan" mereka ga boleh hidup sesuai yg mereka inginkan. be a smart fan ya teman".