Jump to ratings and reviews
Rate this book

Semut Ibrahim

Rate this book
Kisah tentang Semut Ibrahim memberi kita banyak ibrah. Di antaranya ketika kebaikan dan ketidakbaikan sudah di depan mata, kita tidak lagi berbicara tentang menang, sukses, atau berhasil. Kita hanya harus bisa memastikan posisi keberpihakan kita, apakah berpihak kepada kebaikan atau ketidakbaikan. Sekecil-kecilnya usaha, tetap bernilai besar selama kita berpihak kepada hal-hal baik. Selagi masih di dunia, mungkin masih banyak hal yang ingin kita lunasi, tetapi kita menundanya, atau memendamnya. Melunaskan cinta, melunaskan maaf, dan sejenisnya amat besar harganya. Jika tiada nanti, kita bahkan ingin kembali ke dunia walau hanya satu menit untuk melunasi segala yang tertunda. Waktu yang telah lewat adalah waktu yang telah hilang. Kita tak mungkin lagi memilikinya. Seseorang yang tidak memanfaatkan waktu sekarang hanya akan menyesal di masa mendatang. Ia tidak akan mungkin dapat kembali ke masa lalu dan memperbaiki kesalahannya. Tahun-tahun telah lewat. Ada baiknya kita bertanya tentang waktu yang telah kita pergunakan. Buku ini adalah kumpulan tulisan penulis yang terbit setiap Sabtu di kolom Inspirasi Sabtu Koran Harian AMANAH. Inspirasi Sabtu telah terbit sejak akhir tahun 2016 sampai dengan saat ini.

200 pages, Paperback

Published February 1, 2019

5 people want to read

About the author

Fitrawan Umar

14 books8 followers
Fitrawan Umar lahir di Pinrang, Sulawesi Selatan. Karya-karyanya pernah dimuat di beberapa antologi, seperti Merentang Pelukan (Motion, 2012), Dunia di Dalam Mata (Motion, 2013), Wasiat Cinta (Nala, 2013), Through Darkness to Light (UWRF, 2013), Esai tanpa Pagar (Nala, 2014), dan Out of Ubud (Yayasan Lontar, 2013).

Ia pernah diundang sebagai penulis terpilih pada festival sastra internasional Ubud Writers and Readers Festival pada tahun 2013. Buku puisinya, Roman Semesta (Motion, 2014) meraih nominasi Anugerah Pembaca Indonesia 2014. Novel debutnya adalah Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan (Exchange, 2015).

Fitrawan mengelola blog www.fitrawanumar.com dan Twitter @fitrawanumar. Ia bisa dihubungi secara personal melalui email: fitrawan.umar@gmail.com.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (33%)
4 stars
1 (33%)
3 stars
1 (33%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Ahmad Ahmad.
21 reviews
May 5, 2019
Nasihat itu tidak cuman diperoleh dari manusia yang beradab, berilmu, dan berpengalaman. Sejatinya, nasihat dapat diperoleh dari semua makhluk ciptaan Tuhan, termasuk hewan sekecil semut sekalipun.

Banyak sekali ibrah yang dapat dipetik dari Semut Ibrahim dan kisah-kisah lainnya dalam buku ini. Menariknya, ia menasehati dan mengingatkan tanpa terkesan menggurui.

Saya rasa buku ini sangat tepat menemani ramadan kali ini.
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.