Jump to ratings and reviews
Rate this book

Pain Payable

Rate this book
Una pikir masa-masa awal SMA tuh bakal menyenangkan karena (1) dia punya teman sekelas yang seru, (2) dia bisa ikut ekstrakurikuler yang dia sukai, dan yang penting (3) didekati Bara—cowok senior ganteng yang terkesan dingin.

Sayangnya, masa-masa indah itu hanya terjadi dalam sekejap karena (1) Una jadi incaran para senior untuk dilabrak dengan berbagai alasan tidak masuk akal, (2) susah banget menyembunyikan identitas Fabian—yang merupakan kakaknya—karena cowok itu punya banyak fans, dan ternyata (3) Bara tidak sebaik yang Una pikir!

Kalau begini, Una jadi menyesal rela masuk SMA Nusantara. Padahal kan dia masuk sekolah itu biar bisa membayar utang pada Bara. Eits, tapi masa sih cuma karena utang dia rela masuk ke sekolah itu? Terus, kenapa sejak awal Fabian—kakaknya—selalu memperingatkan Una kalau Bara sangat bahaya padahal dua cowok itu dekat karena sama-sama atlet badminton di sekolahnya? Atau sebenarnya memang ada ”utang” yang belum dibayar lunas?

272 pages, Paperback

Published March 4, 2019

1 person is currently reading
27 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (14%)
4 stars
9 (33%)
3 stars
13 (48%)
2 stars
1 (3%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 10 of 10 reviews
Profile Image for Yandi Asd.
116 reviews4 followers
September 5, 2022
Aku baca novel ini karena nama penulisnya ada "Yandi"-nya wkwk. Dan seperti biasa, aku nggak baca blurbnya dulu, jadi langsung terobos aja wkwk. Untungnya, pas di awal-awal, novel ini udah bikin aku penasaran. Bab-bab awalnya tuh pendek, tapi menarik. Gaya bahasa yang digunain juga mengalir banget. Plus, meski novel ini didominasi sama dialog, tapi tektok dialognya asyik dan berbobot. Jadi dialognya tuh nggak sekadar percakapan sehari-hari. Dan bagiku, ini bisa jadi poin plus karena kebanyakan novel teenlit kan dialognya cenderung percakapan sehari-hari.

Untuk karakter, aku suka sama Una. Pas baca bab empat, aku udah mutusin buat suka sama dia wkwk. Kenapa emang? Baca aja ya sendiri wkwk. Soalnya lagi, karakter Una tuh digambarin secara showing. Jadi kalau dia berani, ya keberaniannya itu dibuat showing. Bener-bener ditunjukin ke pembaca biar percaya sama karakter Una. Jadi nggak pake narasi atau kata-kata yang "Una adalah cewek pemberani blabla". Dan ini juga poin plus yang bisa kita pelajari saat menulis.

Untuk plot dan konfliknya menurutku oke. Cuma nih ya... mungkin karena efek nggak baca blurbnya, jadi aku merasa di-prank wkwk. Pas baca ampe halaman 100, aku mikir, "Oke, ceritanya pasti begini-begini". Tapi, makin ke belakang justru ceritanya nggak bisa kutebak wkwk. Aku nggak nyangka kalau ceritanya dibawa ke situ wkwk. Meski sebenernya dari judulnya aja udah jelas ya. Tapiii, tetep nggak nyangka wkwk. Tapi lagiii, kovernya nipu banget wkwkwkwk.

Dan, mataku berkaca-kaca. DUA KALI. Halaman 200 ke belakang tuh menurutku bagus banget. Aku juga suka banget sama misteri-misteri yang ditunjukin. Hm, maksudnya petunjuk masalah di cerita ini. Intinya, aku masih nggak nyangka. Soalnya di kepalaku tuh ceritanya bakal begini, begini... Tapi ternyata di luar dugaan. Dan aku jadi ngebayangin kalau aku sendiri ada di posisi para tokohnya...

Aku merekomendasikan novel ini. Dan buat kalian yang bilang, "Ah, novel teenfic Indo tuh ceritanya cinta-cintaan mulu," coba deh baca novel ini biar tahu.
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
January 11, 2024
Bintang 4!!!

Omegat plot twist syekaleeh wkwk.

Ishh masih nggak rela kenapa Una sama Fabian harus jadi kakak-adek padahal bisa kali jadi pasangan. *uhuk*

Pain Payable bercerita tentang Fazria Luna alias Una seorang gadis kelas 1 SMA yang blak-blakan. Dia memiliki Kakak laki-laki bernama Fabian. Di sekolah cowok itu sangat populer karena ketampanan dan kelihaiannya bermain bulu tangkis. Una yang merasa minder meminta Fabian untuk merahasiakan hubungan saudara mereka.
Disisi lain ada Bara, sahabat Fabian yang juga seorang atlet bulu tangkis. Sejak SMP Una sudah naksir berat Bara, demi bisa dekat dengan cowok itu, ia sampai mendaftar disekolah SMA Nusantara, tempat Bara dan Fabian bersekolah. Tapi apakah jalan cintanya akan mulus jika ia mendapat perundungan dan tatapan iri dari para siswa lain karena dianggap mafia karena mengencani 2 cowo kece sekaligus? Apalagi ditambah kehadiran Evan, si cowok ganteng nan baik hati dari SMA tetangga yang menambah gosip jelek tentang Una.

Apa ceritanya hanya tentang cinta-cintaan mereka ber-4? Ohhh tentu saja tidak pemirsah! Malah novel ini bisa dibilang nggak ada romancenya wkwk ya karena plot twist itu wkwk.

Sumpah! Saya suka banget sama Una!! Apalagi pas dirundung kakak kelasss. Nggak menye-menye langsung serang balik dengan bar-barly. Pokoknya Una slayyy wkwk 💅💅. Dia mah sama siapa aja diterjang. Berantem sama Bara? Hayu. Sama Evan? Nggak takut. Sama Dodi? Kecilll. Sama Fabian? Apalagi! Langsung gaplok aja wkwk.

Sibling antara Una dan Fabian juga sweeet banget! Bukan sweet ala-ala romance yang pelukan, saling cium kaya orang pacaran gitu. Itu sih menggelikan! Fabian sweet dengan caranya sendiri. Melindungi adeknya yang terus-terusan diteror bahkan sampai rela nyamar jadi glandangan wkwk. Totalitas banget sih dia!

Selain manis ya jelas lucu 2 bocah itu, kaya Tom and Jerry wkwk. Apalagi saat anak-anak disekolah salah paham tentang kedekatan mereka. Kaya kocak aja gitu. Una yang terus-terusan dapet gosip, Fabian yang sengaja naikin pamor biar makin populer. Emang kakak kurang ajar!

Saya selalu senyum-senyum kalo Fabian udah sama Una disekolah. Apalagi pas cowo itu bilang "jangan lupa induk dirumah". Wkwkw entah kenapa lucu banget. Apa saya yang garing ya wkwk.

Untuk Bara.. hm.. gimana ya.. walaupun Bara jahat banget nih ya, tapi sejak awal saya nggak benci dia. Walaupun aneh banget, seorang anak SMA bisa melakukan hal-hal kaya gitu tapi ya okelah, berhubungan nyambung sama plot twistnya saya terima-terima aja.

Eh tapi di akhir dia manis juga lohhh, baek banget sama Una sampai bikininin kado sebesar itu (walaupun tetep Fabian yang paling baekk dan soleh wk)

Terakhir Evan, sejak awal tuh cowok emang mencurigakan sih. Untung Fabian siaga terus.

Pokoknya saya suka banget sama novel teenlit ini!! Nggak cuma bahas cinta tapi juga keluarga yang bener-bener kompleks! Sumpah ruwed banget masalahnya. Saya aja sampai berkaca-kaca bacanya. Dan bener-bener nggak ketebak ini cerita mau dibawa kemana. Penuh misteri. Dan begitu tau yaampunnn ternyata 2 orang kaka-adek itu kasian banget! 2 kakak adek itu siapa hayo?? Apakah Fabian dan Una? Baca aja deh!

Huhu rasanya nggak mau pisah sama Fabian. Ishh lahh, kenapa juga dia dibuat jomblo hingga akhir!
(tapi kalau dia punya pacar lu juga nggak rela kan?) (Iya juga sih)
(dialog hati guweeh)

Pokoknya (yang ke-2) saya suka Fabian karena baik, manis, rela berkorban, lembut hatinya, nggak pernah setengah-setengah kalau menyangkut adeknya, soleh, menjaga iman dan berbakti kepada keempat orang tua (besar kepala sampai meledak tuh pasti si Fabian).

Saya juga suka Una karena dia emosian! Hahaha. Babar tapi slay. Nggak segan gamplok orang kalo memang kurang ajar. Karakternya dynamic sekali. Suka berantem sama Fabian dan biasanya berantemin hal yang nggak penting, kolor misal. Wk

Bara juga, walaupun jahat tapi dia paling menderita. Sayang Bara banyak-banyakkk.

Evan? Udahlah, ke laut aja dia!

Oh iya jangan lupakan Leta dan Rara yang bikin cerita tambah gemesss. Duo cewek ceriwis yang dengan sukarela mengaku sebagai pemuja Fabian!! Bahkan berencana bikin fanclub. Hahah.
Profile Image for Rizky Ayu Nabila.
242 reviews30 followers
March 18, 2019
Keren! Alur cerita dan konfliknya gak biasa.

Yang selalu bikin aku ngakak waktu Una kaget dan teriak "Mamak!"

wkwk
Profile Image for Indri Octa Safitry.
Author 1 book18 followers
June 11, 2021
3.4 🌟🌟🌟

Cerita yang ringan ala anak remaja banget dengan konflik yang cukup padat karena tentang konflik keluarga. Yang awalnya aku mikir ini Fabian tuh kenapa mikul beban sendirian gitu. Taunya ah dia itu kaka idaman banget. Banyak twistnya. Walau singkat-singkat. Tapi, cukup menarik. Eksekusi konfliknya cukuplah. Cukup puas dan menghibur
Profile Image for Merinda.
36 reviews1 follower
January 3, 2021
Narasi enak dan mengalir. Konflik tak terduga dan sulit ditebak, tapi tetap cocok jadi bacaan ringan dengan dialog2 lucu dan menghibur di dalamnya.
Profile Image for Kiya.
7 reviews
October 16, 2021
Bacaan ringan sih, baca ini pas lagi reading slump. Kayak cerita teenlit pada umumnya. bacanya bisa cepet karena konfliknya ngga se-deep itu. Fabian kakak idaman 😩👍
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for pasha.
190 reviews
May 19, 2023
Pain Payable
Artyandi Arty

Rate: 2/5🌟

•••

Oke, pertama. Aku suka covernya. Lucu banget warnanya soft imut gimana gituu.

Lanjut. Menurutku yah, idenya lumayan mainstream. Tapi, ada beberapa ciri unik dari buku ini.

Aku suka sama karakter Una. Ngomongnya itu lho, duh panutan. Bablas ae apapun HAHAHAHA. Salutnya, walaupun sedikit nyeleneh, tapi tetep enggak mengandung kata kasar.

Chemistry Fabian-Una gemes banget. OMG PENGEN PELUK FABIAN. Kakakable banget /nangis mau punya kakak.

Tapi, aku sama sekali enggak dapat feel di buku ini. Sorry to say, agak bingung aja menurut ini itu terburu-buru. Tiba-tiba begini ke begitu. Bikin kayak, WHAT?

Evan agak aneh. Dan aku sedikit bingung, gimana bisa Una cepet suka orang lagi? Selain itu, yang masalah Una di kelas Bara, menurutku agak mmm yeah. Sampai anti banget gitu.

Masalah kaki Una yang patah juga agak mengganggu. Masa iya sampai 2 tahun? Separah itu kah?

Terus alasan Una enggak mau diantar Fabian masa cuma gara-gara itu? Kayak, ya sayang aja gitu. Why kayak Una anti banget ketauan mereka kakak-adek, padahal gemess banget.

Sebenernya aku masih banyak pertanyaan lagi. Mulai dari Evan yang habis itu sama sekali ga nongol. Atau Nita dan kawan-kawan Una.

Masalah Mr. Liam, aku bingung di bagian mana dia nongol. Mungkin aku kurang teliti. Tapi sempet bengong sebentar mikir, ini saha. Dia muncul dimana? Soalnya ga gitu disorot pas awal dan BYAR!

Gaya bahasanya sih, aku suka banget. Ngalir juga. Tapi, kepalaku aja yang masih simpan banyak pertanyaan.

Ngerasa jahat banget ngasih 2 bintang. Tapi banyak pertanyaanku yang masih kayak gantung dan "masa kayak gini aja sih?"

Tapi ini bacaannya ringan dan menurutku konfliknya enggak begitu berat. Good job Kak, aku tunggu karya kamu lainnya✨
Profile Image for AhyaBee.
151 reviews3 followers
January 6, 2023
"Dia yang hancurin hidup gue dan keluarga gue! DIA BUNUH ADEK GUE BERENGSEK!!!"

Pain Payable karya Artyandi Arty ini berhasil menjadi buku yang ngilangin reading slump yang aku alami beberapa waktu terakhir. Aku baca buku ini karena liat review dari Kak Yan. Hm, ternyata ... semakin dilarang semakin dilanggar, ya ... itu aku! Udah dilarang baca blurb, malah penasaran wkwkwk.

Novel ini punya cover yang lucu banget, sejujurnya awal baca 100 halaman pertama itu aku merasa biasa aja. Namun, novel ini punya gaya penceritaan yang enak diikuti tau-tau sudah membalik-balik halaman aja. Kejadian-kejadian yang dialami Una, tuh, mau nggak mau menyeret aku ke masa-masa orientasi siswa yang memang menyedihkan, menakutkan, dan mengesankan sekaligus. Seandainya dulu angkatanku ada yang seberani Una.

Karakter kesukaanku Fabian, uh kakakable banget. Aku merindukan sosok kakak macam Fabian ini. Talk less do more pokokny. Karakter lain pun nggak kalah menarik. Seperti Bara yang memiliki latar belakang paling menyentuh. Interaksi antar karakternya nyenengin banget.

Di beberapa bagian, aku sempat yang mau nangis gitu pas baca halaman 200-an. Untung inget aku masih di lingkungan sekolah yang ramai, jadi nggak sampai mewek apalagi sesenggukan.

Memang semenarik itu? Ya, memang! Ceritanya natural banget, menyentuh sendi-sendi kehidupan anak remaja. Konfliknya nggak sesederhana yang aku duga. Pas baca ini aku tuh waspada banget, hati-hati pas nebak-nebak. Beberapa tebakanku bener, tapi nggak mengurangi antusiasku saat membaca. Aku sangat menikmatinya karena buku ini mengembalikan minat bacaku yang lagi hilang entah ke mana.

Buku ini cocok banget nih buat kamu yang lagi cari bacaan teenlit yang nggak cinta-cintaan mulu~
Displaying 1 - 10 of 10 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.