"Buku Bintang 'Arasy yang ditulis oleh Sdr. Said Muniruddin, memberikan kita pemahaman serta makna tujuan HMI. Dengan pemahaman ini alumni serta anggota HMI akan lebih meningkatkan upaya untuk mencapai tujuan serta meningkatkan amal ibadah dan perjuangan untuk mencapai cita-cita bersama, "Terbentuknya manusia akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam".
- M. JUSUF KALLA, Tokoh Bangsa
Setelah 42 tahun tafsir tujuannya tersimpan 'di lemari pustaka', kini muncul usaha untuk mendedah kembali hakikat tujuan organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia. Dari kalimah ringkas tujuannya, berhasil dipaparkan berbagai aspek ketuhanan dan kemanusiaan, worldview dan ideologi, ke-Islam-an dan ke-Indonesia-an, manajemen dan leadership, serta sisi idealis dan praktis dari cita-cita terbesar kemanusiaan. Semuanya berujung pada terjelaskannya makna "bintang", sumber cahaya pada lambang HMI, yang juga simbol umum dunia Islam.
Konsepsi Bintang 'Arasy ini menandai lahirnya "Tariqah HMI". Sebuah tariqah kemahasiswaan yang menyandarkan ide dan perilaku pada arasy insan cita, sebuah arasy rasional yang spiritual. Inilah tariqah kaum intelektual muda universitas yang menggabungkan dua dimensi besar kemanusiaan: "filosofis" dan "gnostik" (falsafi dan sufistik). Dua dimensi inilah yang membentuk wujud menyempurna akhlakul karimah.
'Kitab tafsir' ini merupakan yang terlengkap yang pernah ditulis tentang Tujuan HMI. Ratusan halamannya hanya bertujuan mengurai sebuah pernyataan sederhana yang dirumuskan oleh ulama-ulama terdahulu HMI:
"Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah swt" (PB HMI, 1971).
Tidak hanya berhasil memadukan doktrin-doktrin dasar ke-HMI-an, isinya juga kental dengan nilai-nilai dan contoh figur insan kamil yang menjadi prototipe universal Islam. Mengingat begitu luas dan dalamnya kupasan tentang prinsip-prinsip yang menjadi acuan perkaderan dan perjuangan, maka tidak berlebihan jika kami mengatakan, "Belum dapat disebut anggota apalagi kader HMI, jika anda belum membaca kitab ini".