Akan ada suatu keadaan dalam hidupmu, kau bertemu dengan seseorang yang begitu berharga untuk kemudian mematahkan hatimu. Dalam berjuta harapan, kau selalu saja dikalahkan olehnya, walau kau sempat memenangkan hatinya. ***“Nelangsa” merupakan buku kumpulan prosa ke-3 Gentakiswara setelah “Pada Sebuah Kata Pergi” dan “Evolusi Rindu” yang terbit di Gradien Mediatama.
Penulis yang juga seorang flashpacker dan barista dengan basis masa di Instagram ini memang selalu memadukan tema cinta, patah hati, dan kehilangan dalam setiap tulisannya. Dan kini, setelah buku pertama dan keduanya direspon pembaca dengan baik, ia menghadirkan “ruang sendiri untuk mengenang yang telah pergi” dalam buku ketiganya.
Saat patah hati hadirlah kata-kata puitis yang diharapkan mengobati rasa nelangsa sang penulisnya.
Pola nya kurang lebih mencurahkan kesedihan karena kehilangan kekasih, menyesal dan ada kemarahan, lalu maaf atau mengikhlaskan, dan harapannn entah masih mengharapkan atau berharap nasib baik datang untuk sang kasih dan penulis.
Alurnya di sekitaran itu. Berulang dan panjang semuanya memang menggambarkan tema seperti dalam judul. Kalau kamu punya nasib yang sama paling tidak dengan buku ini kamu tidak sendirian
Buku prosa, yang menceritakan tentang kisah percintaan penulis (Gentakiswara) yang sedang mengalami patah hati, yang membawa dampak luar biasa terhadap hidupnya. Yang kemudian ia tuangkan melalui sajak-sajak prosa.
A great read. It's about loss and the journey of said loss. Its a great read, although sometimes It gets pretty personal. I highly recommend it! It's so gooooddd!