Banyak yang sering mendengar istilah Montessori, tetapi hanya sedikit yang mengenalnya lebih dalam. Sejak ditemukan oleh dr. Maria Montessori di awal tahun 1900an, metode ini terbukti sukses dan bertahan hingga abad sekarang. Hal ini karena Montessori adalah metode pendidikan anak yang bisa mengoptimalkan potensi anak berdasarkan pengalaman mereka sendiri.
Berbagai aktivitas dan stimulasi melalui permainan, dapat kita berikan kepada anak untuk memberinya pengalaman secara langsung. Karena Montessori telah membuktikan hal ini dapat mengembangkan rasa percaya diri dan disiplin dalam diri anak.
Di buku ini dipaparkan berbagai ide permainan dan stimulasi anak yang dapat dilakukan di dalam rumah, luar rumah, serta merangsangnya untuk mengenal dunia luas. Dengan menggunakan bahan dan peralatan yang mudah ditemukan di sekitar, Anda bisa memainkan semua ide stimulasi ini bersama anak usia 2-6 tahun.
I enjoyed the history and Montessori belief overview. I found that most of the information on preparing the house I have already heard before. What I found most useful was the list of activities and games. I think it would be great if they make a new edition. The pictures and some of the story examples were very out of date being 20 years old. Like telling use about expensive cassette players and new thing called scotch guard. ;)
Sejak saya memutuskan untuk mengasuh anak mandiri, saya membutuhkan amunisi yang tepat. Seiring dengan mudahnya teknologi, akses bacaan mengenai pendidikan anak usia dini pun semakin beragam. Namun, tentu saja kita perlu kembali memahami hal-hal dasar, sebelum bicara sesuatu yang besar. Semisal siapakah Maria M. itu dan apa dasar pemikirannya dalam menciptakan metode pembelajaran yang sangat mendunia saat ini: Montessori.
Montessori semacam jadi tujuan para orang tua kala berbicara soal pendidikan usia dini. Sekolah pun dianggap lebih bagus jika menerapkan sistem ini dalam metode pengajarannya. Namun, terlepas bagaimana para pengajar kelas merumuskan permainan montessori, mengenali potensi dan pengembangan yang tepat pada setiap anak adalah tugas orang tua. Dilengkapi dengan ilustrasi hitam putih sederhana, dan beberapa highlight qoute menjadikan buku ini mudah dipahami. Kamu yang beralasan tak suka membaca, secara perlahan pasti ingin mengkaji buku ini lebih dalam. Kalau pun terlalu bosan, skip saja paparan panjang dan loncat ke Bab permainan. Niscaya buku inilah yang akan jadi jujukan pertama untuk menggali ide bermain bersama anak.
Ini adalah satu dari sekian banyak buku pengasuhan yg pasti akan direkomendasikan banyak orang untukmu. Mari pahami dunia mereka dengan cara yang tepat.
Buku ini menjelaskan sekilas, siapa Maria Montessori, esensi montessori, bagaimana menerapkan metode montessori di lingkungan sehari-hari.
Beberapa catatan dari buku ini
Setiap anak memiliki karakteristik universal yang yaitu: - Semua anak memiliki pikiran yang mudah menyerap informasi (absorbent mind)
- Semua anak melewati periode yang sensitif Montessori mengidentifikasi 6 periode sensitif dimana anak-anak terus menerus melakujan aktivitas tertentu dan sangat tertarik pada apa yang dilakukan dan saat itu hanya itu saja yang menarik untuk mereka; 1. Sensitif pada keteraturan 2. Sensitif pada bahasa 3. Sensitif pada berjalan kaki 4. Sensitif pada aspek sosial kehidupan 5. Sensitif pada benda kecil 6. Sensitif pada belajar melalui indra
- Semua anak ingin belajar
- Semua anak belajar melalui bermain atau melakukan sesuatu
- Semua anak melewati beberapa tahap perkembangan
- Semua anak ingin menjadi mandiri
Setiap anak akan belajar dengan cara dan waktunya sendiri
Dari karakteristik ini, menjadi inti dari pembelajaran Montessori
Bukunya bagus menjelaskan sejarah ttg Montessori, perkembangan krusial anak (terutama fase golden period), beragam aktivitas Montessori yg merangsang sensorik, motorik (pada buku ini lebih ditekankan motorik halus), dan kognitif anak. Mungkin saran untuk buku ini adalah penjelasan lebih detail mengenai fase2 tahapan perkembangan anak dan fase2 apa saja yg tdk boleh sampai terlewat sehingga para orangtua lebih aware dan bisa mengejar bila ada yg tertinggal.
The book says the activities are for kids from 2 years to 6 years old, but I thought that the 2 year old were just boring versions of the six year old activity.
Great book! Bahkan metode ini bisa digunakan untuk Adults yang lagi belajar bhs inggris dari dasar. Adults love playing games like this . good method,good book
Outdated language and references to technology took me out of this book too much—too distracting to still seem relevant. Aimed toward SAHMs in the burbs. Not one POC until 100+ pages in. Would skip.
Cocok dibaca untuk para orangtua yang baru mengenal metode pengasuhan Montessori. Penjelasan tentang background Montessori, pandangan dan filosofinya mudah dipahami. Selain itu buku ini kaya dengan berbagai aktivitas untuk anak di berbagai tahapan usia.