Jump to ratings and reviews
Rate this book

Islam Yang Saya Anut

Rate this book
Buku ini hadir atas permintaan banyak orang yang ingin mengetahui Islam secara ringkas dan padat. Memang sudah cukup banyak buku tentang keislaman, tetapi sebagian di antaranya sangat luas dan uraiannya belum terlalu diperlukan banyak kaum muslimin apalagi para pemula. Sebagian lainnya sederhana dalam uraiannya, tapi belum mencakup apa yang perlu diketahui setiap muslim.

Mengatasi hal tersebut, M.Quraish Shihab dalam buku ini menjelaskan Islam secara sederhana dan mengena. Dari sisi fiqih imam Syafi’i, dari sisi akidah Imam Asy’ari, dari sisi akhlak Imam Ghazaly.

Buku ini tidak panjang sehingga membosankan, tapi juga tidak terlalu singkat sehingga masih menimbulkan dahaga. Penulis berusaha mengetengahkan pembahasan yang amat perlu diketahui tanpa harus menyinggung aneka pendapat yang dapat membingungkan. Dengan demikian, harapannya, kita dapat terhindar dari kekeliruan dan kesalahpahaman.

346 pages, Paperback

Published January 1, 2018

5 people are currently reading
53 people want to read

About the author

M. Quraish Shihab

81 books438 followers
Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, MA adalah seorang cendekiawan muslim dalam ilmu-ilmu Al Qur’an dan mantan Menteri Agama pada Kabinet Pembangunan VII(1998).

Ia dilahirkan di Rappang, pada tanggal 16 Februari 1944. Orangtua Quraish Shihab adalah Bapak Abdurrahman Shihab dan Ibu Asma Aburisyi. Quraish adalah putra ke-empat dari 12 bersaudara. Tiga kakaknya, Nur, Ali dan Umar serta dua adiknya, Wardah dan Alwi Shihab, juga lahir di Rappang. Tujuh adik lainnya yaitu Nina, Sida Nizar, Abdul Mutalib, Salwa dan adik kembar Ulfa dan Latifah, lahir di Kampung Buton.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya di Ujung Pandang, ia melanjutkan pendidikan tingkat menengah di Malang, yang ia lakukan sambil menyantri di Pondok Pesantren Darul-Hadits Al-Faqihiyyah.

Pada tahun 1958 Ia berangkat ke Kairo, Mesir, dan diterima di kelas II Tsanawiyah Al-Azhar. Tahun 1967, dia meraih gelar Lc (S-1) pada fakultas Ushuluddin jurusan Tafsir dan Hadits Universitas Al Azhar. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di fakultas yang sama dan pada tahun 1969 meraih gelar MA untuk spesialisasi bidang Tafsir Al Qur’an dengan tesis berjudul Al-I’jaz Al-Tasyri’i li Al-Qur’an Al-Karim.

Sekembalinya ke Ujung Pandang, Quraish Shihab dipercaya untuk menjabat Wakil Rektor bidang Akademis dan Kemahasiswaan pada IAIN Alauddin, Ujung Pandang. Selain itu, Ia juga diserahi jabatan-jabatan lain, baik di dalam lingkungan kampus seperti Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VII Indonesia Bagian Timur, maupun di luar kampus seperti Pembantu Pimpinan Kepolisian Indonesia Timur dalam bidang pembinaan mental. Selama di Ujung Pandang, Ia juga sempat melakukan beberapa penelitian; antara lain, penelitian dengan tema “Penerapan Kerukunan Hidup Beragama di Indonesia Timur” (1975) dan “Masalah Wakaf Sulawesi Selatan” (1978).

Quraish Shihab menikah dengan Fatmawaty Assegaf pada 2 Februari 1975 di Solo. Mereka dikaruniai lima orang anak, Najelaa, Najwa, Nasywa, Ahmad dan Nahla. Najelaa menikah dengan Ahmad Fikri Assegaf dan memiliki tiga anak, Fathi, Nishrin dan Nihlah. Putri kedua, Najwa Shihab menikah dengan Ibrahim Syarief Assegaf dan memiliki dua orang anak, Izzat dan almarhumah Namiya. Putri ke tiga Nasywa, menikah dengan Muhammad Riza Alaydrus, dan memiliki dua orang putri, Naziha dan Nuha. Ahmad Shihab, satu-satunya anak laki-laki dari Quraish Shihab, menikah dengan Sidah Al Hadad.

Tahun 1980 , Quraish Shihab kembali ke Kairo dan melanjutkan pendidikan di almamater lamanya. Tahun 1982 Ia meraih doktornya dalam bidang ilmu-ilmu Al Qur’an dengan disertasi yang berjudul Nazhm Al-Durar li Al-Biqa’iy, Tahqiq wa Dirasah, Ia lulus dengan yudisium Summa Cum Laude disertai penghargaan tingkat I (mumtaz ma`a martabat al-syaraf al-’ula).

Sekembalinya ke Indonesia, sejak 1984 Quraish Shihab ditugaskan di Fakultas Ushuluddin dan Fakultas Pasca Sarjana IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Selain itu, di luar kampus, Ia juga dipercayakan untuk menduduki berbagai jabatan. Antara lain: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat (sejak 1984); Anggota Lajnah Pentashbih Al Qur’an Departemen Agama (sejak 1989); Anggota Badan Pertimbangan Pendidikan Nasional (sejak 1989).

Quraish Shihab juga banyak terlibat dalam beberapa organisasi profesional; antara lain: Pengurus Perhimpunan Ilmu-Ilmu Syari`ah; Pengurus Konsorsium Ilmu-Ilmu Agama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan; dan Asisten Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Saat ini, Quraish Shihab aktif menulis artikel, buku dan karya-karyanya diterbitkan oleh Penerbit Lentera Hati. Salah satu karanya yang terkenal adalah Tafsir al-Mishbah, yaitu tafsir lengkap yang terdiri dari 15 volume dan telah diterbitkan sejak 2003.

Selain sebagai penulis, sehari-hari Quraish Shihab memimpin Pusat Studi al-Qur’an, lembaga non profit yang bertujuan untuk membumikan al-Qur’an kepada masyarakat yang pluralistik dan menciptakan kader mufasir (ahli tafsir) al-Qur’an yang profesional.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
16 (57%)
4 stars
10 (35%)
3 stars
1 (3%)
2 stars
1 (3%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
Profile Image for Indriani.
67 reviews1 follower
September 25, 2020
"Pendapat kami benar, tapi mengandung kemungkinan salah ; pendapat yang berbeda dengan pendapat kami salah, tapi mengandung kemungkinan benar." (Hal : 21)
.
.
Membaca "Islam yang Saya Anut" karya Abi Quraish Shihab layaknya mengingat kembali materi-materi yang diajarkan dalam mata pelajaran Agama zaman seragam putih merah dulu. Bedanya, dalam buku ini Abi tak hanya memaparkan secara umum saja, tapi juga menyelami esensi dari apa-apa yang menjadi dasar dalam Agama Islam.

Dimulai dari pendahuluan yang menggarisbawahi bahwa dalam Islam ada banyak sekali mahzab yang digunakan oleh kaum Muslim di seluruh dunia. Perbedaan antar mahzab harusnya tidak menimbulkan jurang pemisah antar umat karena semua berpotensi benar ataupun salah. Yang diperlukan adalah sikap saling menghargai dan bekerja sama agar ketentraman dapat tercipta. Selanjutnya buku 338 halaman ini menjawab tiga unsur dari ajaran Islam yakni : Akidah, Syariah serta Akhlak.

Selain itu dalam buku ini juga dijelaskan apa itu sebenarnya agama, mengapa manusia membutuhkan agama, asal mula manusia dari perspektif agama dan ilmu pengetahuan serta dua bab menjelang akhir ada ulasan tentang dapatkah ajaran Islam diterapkan seiring perkembangan zaman? Karena di antara tiga agama samawi, Islam merupakan agama yang muncul paling terakhir.
.
.
Topik yang dibahas dalam buku ini lumayan lengkap dengan pemaparan yang sederhana dan gampang dipahami bagi yang ingin belajar (lagi) mengenal Islam secara komprehensif. Dilengkapi pula dengan indeks yang memudahkan untuk mencari kata/topik yang ingin ditemukan.
Profile Image for Nanny SA.
343 reviews41 followers
June 13, 2021
Ketulusan beramal adalah rahasia antara Tuhan dengan manusia. Bisa seseorang telah menduga dirinya ikhlas, tetapi di sisi Allah dia masih berkekurangan. Lawan dari ikhlas adalah riya atau pamrih. Sifat ini pun sangat tersembunyi dan seringkali tidak dapat kita rasakan. Riya dilukiskan bagaikan semut hitam yang kecil berjalan di atas batu licin di tengah gelapnya malam. Dapatkah itu kita rasakan? Karena itu yang mesti kita andalkan bukan amal kebaikan, melainkan rahmat dan kasih sayang Allah setelah beramal sesuai kemampuan.
( M.Quraish Shihab)-339
Profile Image for Edwin Setiadi.
406 reviews17 followers
October 1, 2021
This is a really smart book, written by a proper scholar who shows that Islam is peaceful, progressive, and has a rich history.

It teaches us the vast intellectual landscape of Muslim theology, that it is intellectually diverse with many different point of views, but all of the Mazabs can still live in harmony (at least those at the [real] scholar level).

Most crucially, the book identifies Islam in Indonesia as rooted in the Syafi’i school of thought, which combine the observance of the Prophet’s (PBUH) sunnah with modern logic, while - I may add - the ever growing Wahhabi penetration in our country is rooted in Hanbali school of thought, which advocates Islamic teachings and way of life back to its purest root in the year 600s (if you feel that Islam is changing in Indonesia, this is why).

This, of course, only a small part of the topics discussed in the book. Other equally eye opening discussions include the history of religion, comparative verses with other religions’ holy text (like Matthews 22:37-40 with QS 6:151-154), inter-faith harmony (QS 5:48, QS 2:256, QS 18:29), how Muslims should not insult other religion (QS 6:108), the author also discusses Darwin’s theory of evolution, and many, many more, from the big picture till the smallest Islamic personal habits.

A true scholar, M. Quraish Shihab makes his points using very diverse set of references, such as Al Qur’an, Hadiths, all the Sunni and Shia School of thoughts, the Torah, the Bible, even the philosophies of Plato, Immanuel Kant, Nobel Prize winning doctor Alexis Carrel, and my favourite Seneca.

It’s a relatively thin book considering the range of topics that are covered, concised enough to be easily understood without losing its essense, very soothing and empowering, and imensely enlightening. Can’t recommend it enough.
Profile Image for Ariel Seraphino.
Author 1 book52 followers
November 15, 2019
Sebagai salah satu guru yang paling adem di Indonesia, beliau menuliskan hal-hal mendasar dalam Islam yang Saya Anut ini dengan pemahaman sederhana tetapi cukup detail dengan beberapa hal yang ternyata kita bisa tidak sadari sendiri maknanya sejak dulu. Yang paling penting bahkan kesan yang didapat dari membaca ini adalah bagaimana kita seolah saling belajar, mendapatkan ilmu dari seorang yang sangat dihormati tetapi tanpa merasa menggurui. Betapa penting memahami fondasi dalam Islam yang sudah kita kenal sejak kecil ini dalams perspektif berbeda tetapi terasa menyejukkan.
Displaying 1 - 4 of 4 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.